KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/633f7bd33ad0e42fdc58f352/sisi-negatif-demokrasi-terutama-dalam-prakteknya

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Sudah 77 tahun sejak Indonesia merdeka dan menganut sistem demokrasi. Dalam prinsipnya, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang mana semua warga negara memiliki hak yang sama dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan banyak orang. Memilih presiden dan wakil rakyat lain melalui pemilu adalah contoh demokrasi.

Konsepnya bagus, keadilan. Meski demikian apakah keadilan benar-benar penting dalam memilih pemimpin negara.

Sederhananya seperti ini; mengapa kita membiarkan orang yang sama sekali tak paham politik memilih seseorang untuk memimpin? Ini sama seperti meminta seorang tukang sayur memberikan pendapat dalam debat fusi nuklir. Nggak nyambung.

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Ini adalah salah satu kekurangan dalam demokrasi, jumlah kepala jauh lebih penting dibanding isi kepala. Suara sembilan pakar politik akan kalah melawan suara sepuluh anggota PKI. Di negara yang dianggap memiliki IQ di bawah rata-rata, kita memilih figur paling penting dengan mengandalkan jumlah.

Demokrasi dianggap sebagai sistem yang cacat sejak lahir, bahkan diolok-olok di negara asalnya sendiri (Yunani). Aristoteles tidak menganggap demokrasi sebagai pemerintahan rakyat melain pemerintahan segerombolan orang. Dalam praktek di masa modern, terutama di negara ini, apa yang Aristoteles karakan bisa kita lihat kebenarannya.

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Sejatinya, kita harus memilih orang paling pintar dalam berpolitik sebagai presiden. Namun, karena IQ masyarakat kita di bawah rata-rata, tak semua orang bisa memilih dengan benar siapa sebenarnya yang paling layak untuk memimpin negara ini. memanfaatkan fakta ini, para politikus pun melakukan “segala cara” agar rakyat memilih mereka.

Orang yang akan memenangkan pemilu bukanlah orang yang paling paham berpolitik melainkan orang yang berhasil mendapat mayoritas suara rakyat. Karena itulah banyak sekali politikus yang melontarkan janji-janji manis yang menyenangkan hati rakyat agar rakyat mau memilih mereka. Tak peduli meski janji itu terdengar amat tidak masuk akal.

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Dan bagaimana cara untuk benar-benar memenangkan hati rakyat? Satu hal yang pasti, para politikus ini akan butuh uang. Banyak sekali uang. Dari mana mereka mendapat banyak uang? Dukungan partai dan sponsor akan sangat berperan penting.

Terkadang, jumlah uang yang mereka butuhkan untuk menang akan jauh melampaui apa yang mereka dapat setelah memenangkan jabatan. Untuk membalas jasa partai-partai politik kemungkinan besar para pejabat harus membagi-bagi jabatan yang ada pada para pendukungnya, sedangkan untuk sponsor kemungkinan besar harus dibalas dengan kebijakan-kebijakan yang akan menguntungkan mereka meskipun itu merugikan rakyat.

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Pada kenyataannya seorang pejabat tak pernah benar-benar bisa berpihak pada rakyat, akan selalu ada banyak kepentingan di belakangnya yang harus didahulukan. Inilah yang akhirnya menyebabkan demokrasi secara praktik menjadi cacat.

Dan yang paling parah adalah; orang yang benar-benar peduli pada rakyat dan ahli mengatur negara tak akan punya kesempatan bila mereka tak punya cukup banyak uang. Jika mereka benar-benar ingin menjadi pemimpin maka mereka harus tunduk pada sistem partai politik dan pada akhirnya dikendalikan, sama seperti banyak pejabat lainnya.

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya

Sudah 77 tahun sejak Indonesia menganut sistem demokrasi dan mungkin selamanya akan seperti itu. ada banyak negara di dunia yang menganut sistem demokrasi, tetapi tampaknya mereka jauh lebih maju dalam praktek pemerintahan tersebut.

Benarkah? Entahlah. Bagaimana menurut kamu?

sumur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fathroni dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Terus gimana kalau indonesia dipimpin oleh diktator seperti kim jong un? Hmm... Kalau cuma melihat sisi positifnya, itu hal yang baik. Terkadang masyarakat indonesia ini memang harus dipaksa agar bisa kerja daripada diberi kebebasan yang akhirnya jadi malas malasan

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
smallest dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ih.sul
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam PrakteknyaSisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ih.sul
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Ya beginilah sistem demokrasi
Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
siloh dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Demokrasi kriminal kalo kata RR

partai partai harus berkoalisi & tentu ada deal deal ketika membentuk kabinet

kabinet nya isinya orang partai kebanyakan tidak profesional

jadi kerjanya juga abal abal

orang mau nyalon independen sangat sulit karena ada treshold 20 %

kadar demokrasinya juga kebablasan..

orang bodoh, napi, orang pintar, profesor, orang gila, dll punya satu suara
ada yg milih karena ganteng, ada yg milih karena agamanya sama, dll

debat program program pun percuma, gak nyangkut di kebanyakan kepala rakyat yg milih.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
smallest dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
demokrasi cocoknya mmg bwat negara yg makmur, high educated rakyatnya.

klu bwat negara misquin, ya gitu, yg kaya makin kaya, yg miskin makin miskin, yg educated mengeksploitasi yg bodoh.

tp 1 kelebihan demokrasi adalah kebebasan berpendapat tanpa ada ancaman.


emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan

Sisi Negatif Dari Demokrasi

Democrazy...
Dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat..
Jangan heran jika pemimpin mencerminkan rakyat yang memilihnya..
Ingin jadi pemenang pemilu?
Biarkan rakyat miskin dan bodoh..
Dan tebarlah uang untuk memikat rakyat..

Sisi Negatif Demokrasi, Terutama Dalam Prakteknya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
s.c.a. dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ytbjts
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kalo ada duit nya, pada rebutan jabatan.

Kalo ga ada duit nya, ga ada yang mau dipilih
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
intinya saling sayang saling peduli, di akhir jaman ini. Tetap berfikir yg baik2 dan tak tergoda dgn duniawi/uang, supaya negara tetap bagus dan lancar.
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
no komen aku, mending urus hidup sendiri
Pada akhirnya sejarah membuktikan, syatem yg masih bertahan dengan baik, yg membawa negara2 menjadi maju...

Tetap system demokrasi, yg lain sudah gagal dan tumbang.
Demokrasi adalah pilihan ygbterbaik dr yg buruk2....

Jangan salah,
Setiap negara melewati fase yg sama spt bangsa kita sekarang.
Cuma lama prosesnya beda2....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rarebali dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Sekedar berpendapat. Tujuan berdirinya Indonesia, sesuai Pancasila:
1.Kebebasan dan penghargaan berketuhanan.
2.Menghargai dan menjunjung tinggi kemanusiaan.
3.Mengupayakan persatuan dan kesatuan.
4.Menghargai perbedaan pendapat ,bermusyawah untuk mencapai mufakat.
5.Kehidupan berkeadilan sosial.. realnya, sembako terjangkau untuk semua kalangan. Kemudahan untuk berkehidupan yang layak.
Untuk sekarang yang diperlukan untuk prioritas point' 5.
profile-picture
profile-picture
siloh dan ih.sul memberi reputasi
ga lebih dari :
demokrasi adalah cara merebut kekuasaan mengatasnamakan rakyat.
dengan begitu sang penguasa memiliki pengesahan atas apa yang akan menjadi tindak-tanduknya.
profile-picture
profile-picture
siloh dan ih.sul memberi reputasi
Indonesia demokrasi tapi berasa komunis.
profile-picture
profile-picture
siloh dan ih.sul memberi reputasi
Ane jd mikir,mungkin akan ada baiknya juga kalo kita dipimpin sama pemimpin yg agak otoriter atau ya otoriter macem pak harto sekalian.
Ane liat sekarang serba kebablasan.
Kebablasan korupsi,kebablasan menggunakan jabatan,dan kebablasan lainnya.
profile-picture
profile-picture
siloh dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Masa si Mbah hanya 3. Di US pun hanya 2 party.

Demokrasi w/ banyak party pun malah membingungkan. Apalahi di tengah situasi ekonomi kekinian.


nb. Politik hanyalah cara bukan tujuan! emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
siloh dan ih.sul memberi reputasi
Bentar pemilu.waktu Cari lowongan pekerjaan caleg modal uang dan baliho.ada yg jual mobil, rumah.

Pendukung nya diadu domba perang sosmed ,demo di jalan.
Kalah menang dapat ampas.
Kecuali dukung jagoan menang diangkat jadi direksi BUMN rela demo atau perang sosial media
emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan ih.sul memberi reputasi
Diubah oleh meimeiput
Ane yakin kita semakin baik min, memang proses nya lama sekali, terutama bagian mencerdaskan kehidupan bangsa, soalnya mesti ada kemauan bersama untuk mencapai nya. Intinya semua harus cerdas 😁
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Nice thread emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
s.c.a. memberi reputasi
Demokrasi lebih bagus asal pihak yg berkuasa harus ada oposisi yg kuat. Kalo nggak ya jadinya otoriter. Itu para pemimpin otoriter kan terpilih melalui 'pemilu' juga.
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Otoriter pasti parah lah. Harus ada kekuatan penyeimbang. Selain ada yg berkuasa harus ada jg yg bisa mengkritik dan menegur. Makanya kan ada eksekutif legislatif yudikatif. Kalo ngga sempurna ya wajar krn manusia ga ada yg sempurna. Yg penting selalu berproses menjadi lebih baik. Ada kemakmuran ada keadilan ada pendidikan ada kesehatan dll dll.. yg kurang diperbaiki yg salah dibenerin. Kayak ada yg bilang diatas ane setuju demokrasi tetap yg terbaik diantara pilihan2 yg lain
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di