KOMUNITAS
Pengumuman! Kuy Ikutan Survey Feedback Kaskuser, Isi di Sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62f754f96a055840a22accbd/dilema-kereta-cepat-china-pilih-yang-murah-hasilnya-tetap-mahal

Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal

Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal


KOMPAS.com - Proyek kereta Jakarta-Bandung yang digarap konsorsium perusahaan Indonesia-China kini tersandung sederet masalah. Proyek ini seharusnya rampung pada 2019, namun diperkirakan baru selesai pada pertengahan 2023. Biaya pembangunan pun membengkak.

Biaya pembangunan mega proyek infrastruktur itu mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun menjadi 8 miliar dollar AS atau setara Rp 114,2 triliun. Angka tersebut membengkak 1,9 miliar dollar AS, dari rencana awal sebesar 6 miliar dollar AS.

Sejumlah faktor penyebab pembengkakan biaya antara lain perobohan dan pembangunan ulang tiang pancang karena kesalahan kontraktor, pemindahan utilitas, penggunaan frekuensi GSM, pembebasan lahan, pencurian besi, hingga hambatan geologi dalam pembangunan terowongan.

Melonjaknya biaya investasi kereta cepat kerja sama Indonesia-China bahkan juga sudah jauh malampaui dana pembangunan untuk proyek yang sama yang ditawarkan proposal Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), meski pihak Tokyo menawarkan bunga utang lebih rendah.

Baca juga: Jonan Dulu Bilang, Jakarta-Bandung Terlalu Pendek untuk Kereta Cepat

Agar proyek tidak sampai mangkrak, pemerintah Indonesia menambal sebagian kekurangan dana dengan duit APBN melalui skema penyertaan modal negara (PMN) pada BUMN yang terlibat di proyek tersebut.

Kalangan yang kontra terhadap proyek tersebut menyebut bahwa perkembangan realisasi proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tak sesuai dengan janji pemerintah dulu.

Sebagai upaya menyelamatkan proyek kerja sama Indonesia-China itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Dalam Pasal 4 Perpres Nomor 93 Tahun 2021, Jokowi mengizinkan penggunaan dana APBN untuk membiayai Kereta Cepat Jakarta Bandung. Padahal sebelumnya, Jokowi beberapa kali tegas berjanji untuk tidak menggunakan uang rakyat sepeser pun untuk mega proyek tersebut.

Baca juga: Mengingat Janji Jokowi saat Pilih China: Kereta Cepat Tak Pakai APBN
Pilih China yang lebih murah

Menilik ke belakangan, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sebenarnya pertama kali diajukan Jepang. Negeri Sakura itu menawarkan proposal pembangunan ke pemerintah Jokowi melalui JICA

Saking seriusnya menawarkan proyek tersebut, JICA bahkan telah menggelontorkan modal sebesar 3,5 juta dollar AS sejak 2014 untuk mendanai studi kelayakan.

Nilai investasi kereta cepat berdasarkan hitungan Jepang mencapai 6,2 miliar dollar AS, di mana 75 persennya dibiayai oleh Jepang berupa pinjaman bertenor 40 tahun dengan bunga 0,1 persen per tahun.

Belakangan di tengah lobi Jepang, tiba-tiba saja China muncul dan melakukan studi kelayakan untuk proyek yang sama. Hal itu rupanya mendapat sambutan baik dari Menteri BUMN 2014-2019, Rini Soemarno.

Baca juga: Keruwetan Kereta Cepat dan Sikap Keberatan Jonan saat Jadi Menhub

Rini bahkan menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi China Xu Shaoshi pada Maret 2016.

China kemudian menawarkan nilai investasi yang lebih murah, yakni sebesar 5,5 miliar dollar AS dengan skema investasi 40 persen kepemilikan China dan 60 persen kepemilikan lokal, yang berasal dari konsorsium BUMN.

Dari estimasi investasi tersebut, sekitar 25 persen akan didanai menggunakan modal bersama dan sisanya berasal dari pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahun.

Selain itu, China menjamin pembangunan ini tak menguras dana APBN Indonesia. Meski pada akhirnya, pihak China justru kini meminta pemerintah Indonesia ikut menanggung pembengkakan biaya yang muncul.

Penegasan semua biaya Kereta Cepat Jakarta Bandung tanpa uang APBN kemudian disahkan pemerintah Jokowi lewat penerbitan Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Meski demikian, Jokowi kemudian meralatnya agar APBN bisa ikut mendanai kereta cepat dengan menandatangani Perpres Nomor 93 Tahun 2021.

Baca juga: Kala Jonan Tak Hadir Saat Jokowi Groundbreaking Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Alasannya...


Kompas


bukannya untung malah buntung. ujungnya make APBN pula
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bestieku dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Terimakasih Mukidi, generasi masa depan ga berpendidikan - penyakitan. Hutang melonjak, bayar sistem gali lubang tutup lubang, masih dibilang hutangnya kecil. APBN disikat, subsidi diperbanyak tapi biaya pendidikan meroket, masyarakat ga bakal pinter, ga diperkenankan mandiri, disuap subsidi terus.

emoticon-Angel
profile-picture
pamansengkuni memberi reputasi
Diubah oleh kbeniadip
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
yang gua bingung itu cina bunganya 3x lipat lebih tinggi dari yg ditawarin Jepang. kok malah tetep ambil ke Cina sih emoticon-Gila
profile-picture
profile-picture
slider88 dan xrm.xrn memberi reputasi
Diubah oleh banteng.muda
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Kog kaga ngaca y..alasan biaya bengkak d baca..pencurian pembebasan lahan..kesalahan kontraktor..
Makany jgn teriak pejabat maling rakyat maling juga besi2 d curi..Kayak jembatan suramadu.
profile-picture
qavir memberi reputasi
Diubah oleh fghjjhgf
Voblok ente joke😡
Apa kalau perusahaannya jepang juga tidak akan membengkak, terutama dalam pembebasan lahan?
profile-picture
lenktaywonk memberi reputasi
Diubah oleh pacuan.kuda
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal
profile-picture
odjay05 memberi reputasi
Siapa yg paling ngotot ama ni project??

Waktu tender yg menangin cina sapa??

Yg jd mentri BUMN saat mutusin sapa??

Emang blangsak tu si anak emas mamak banteng. Dulu sok2an bacot audit BUMN bermasalah, taek kucinglah!!!! Yg ada negara boncos gara2 kelakuan ni betina!!
profile-picture
nandangrahman memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Dilema Kereta Cepat China: Pilih yang Murah, Hasilnya Tetap Mahal
Tak peduli yang penting cuan proyek besar
Akupasi nya banyak dan balik modal setelah 2 tahun pengoperasian
Hentikan saja emoticon-Cape deeehh
Pemerintah indon nipu rakyatnya yang dijamin business to bussines bisa bisanya jadi tanggungann negara mo gimana lagi buat nipu rakyatnya BUMN dimasukin ke swasta supaya hutangnya gak super overdosis nilainya
Pilih jepang bisa2 mangkrak seperti india, mau kayak gitu? emoticon-Ngakak
profile-picture
zero099 memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
proyek gila Jakarta-Padalarang 🤣🤣🤣
profile-picture
nandangrahman memberi reputasi
Gmn nih cebb??
Aye jg punya pengalaman beli lampu murah dgn tujuan biar hemat tp 1 tahun 4X ganti emoticon-Cape d...

Pas beli yg agak mahal 3 tahun lebih gak pernah ganti

Bisnis itu kadang lucu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
skiesman dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
yang penting gayakan
sama kayak kita kita ini
pengen motor utang
pengen mobil utang
pengen rumah utang
profile-picture
profile-picture
qavir dan slider88 memberi reputasi
Ga usa bandingin ama jepang
Mau kerjasama ama wakanda jg uda salah dari awal
Wong ga perlu ini kereta cepat padalarang
Buat apa ?
Nol urgensi, makan tai aja yg manggut2 di goblokin desi emoticon-Leh Uga

Matamu ketutupan tahik emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
ruuuruuu dan banteng.muda memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Semua itu demi kemakmuran rakyat Tiongkok...


emoticon-Selamat
profile-picture
dalamuka memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Uangnya mana? Uangnya ada, tinggal mau hutang atau tidak emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
nandangrahman dan slider88 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di