KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
AT-802U Sky Warden - Pesawat Pertanian yang Diborong US Air Force
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62e93fc1a0e26772b63e7882/at-802u-sky-warden---pesawat-pertanian-yang-diborong-us-air-force

AT-802U Sky Warden - Pesawat Pertanian yang Diborong US Air Force

Quote:


Mengutip artikel Defense Newspada Senin (01/08/2022) USAF resmi memesan 70 pesawat AT-802U buatan L3Harris Technologies dan Air Tractor sebanyak 75 unit, dengan nilai kontrak mencapai US$3 miliar (sekitar Rp 45 triliun); di sisi lain pemerintah AS telah membayar uang muka senilai US$170 juta.

Produksi awal Sky Warden akan berlangsung di fasilitas Air Tractor di Olney, Texas. Sementara itu pihak L3Harris kemudian akan memodifikasi pesawat-pesawat itu ke dalam konfigurasi misi Armed Overwatch di pusat modifikasi Tulsa, Oklahoma, mulai tahun 2023. L3Harris mengatakan pekerjaan tersebut juga akan dilakukan di lokasi lain di Greenville, Rockwall dan Waco, Texas dan Nashville, Tennessee.

Program Armed Overwatch dari Komando Operasi Khusus Angkatan Udara AS (SOCOM) bertujuan untuk membangun armada hingga 75 pesawat fleksibel bersayap tetap yang cocok untuk ditempatkan di lokasi yang sulit, dengan sedikit logistik yang dibutuhkan untuk membuat mereka tetap beroperasi.

SOCOM berencana memakai Sky Warden yang bermesin tunggal sebagai pesawat Armed Overwatch AFSOC; untuk dapat memberikan dukungan udara jarak dekat, serangan presisi dan misi intelijen bersenjata, pengawasan dan pengintaian untuk operasi kontraterorisme. Komandan AFSOC Letnan Jenderal Jim Slife mengatakan pada tahun lalu bahwa, dia berharap pesawat dari program Armed Overwatch akan cocok untuk menyerang kelompok-kelompok ekstremis di tempat-tempat seperti Afrika, di mana wilayah udara mereka pada dasarnya jarang memiliki sistem pertahanan udara. Pasalnya pesawat tempur dan pembom USAF terlalu mahal untuk melakukan misi semacam itu.

Quote:


Sky Warden menurut SOCOM akan menjadi pesawat berbiaya rendah, mampu lepas landas dan mendarat di medan yang sulit, terbang untuk waktu yang lama, dan mendukung berbagai muatan modular. Sementara itu L3Harris mengatakan akan bergerak cepat untuk mengubah pesawat prototype menjadi konfigurasi produksi, dan memungkinkan SOCOM untuk segera memulai pengujian akhir tahun ini.

Rencanaya enam pesawat akan dikirimkan di tahap awal, berdasarkan kontrak, L3Harris juga akan menyediakan sistem pelatihan, sistem perencanaan misi, peralatan pendukung, suku cadang, dan dukungan logistik. Sky Warden diharapkan mempunyai kemampuan operasi awal pada tahun 2026 dan operasi penuh pada 2029. USAF berencana memiliki 5 skadron Sky Warden di mana masing-masing skadron akan berisi 15 pesawat, dari 5 skadron tersebut; satu skadron bakal digunakan untuk kebutuhan latihan.


Pesawat Pertanian Lawan Tanding Super Tucano


AT-820U adalah varian militer dari pesawat AT-820 yang biasanya digunakan untuk kebutuhan pertanian dan pemadam kebakaran, pesawat buatan Air Tractor asal Texas ini tergolong muda; karena pertama kali terbang pada Oktober 1990. Meski desainnya jadul, tetapi pesawat ini bisa dijejali beragam sensor dan persenjataan canggih yang biasanya dipasang pada jet tempur.

Pada tahun 2008 ketika USAF merilis program Light Attack/Armed Reconnaissance (LAAR), pesawat AT-802 dirubah menjadu versi AT-802U yang dipersenjatai dan dilengkapi beragam sensor. Beberapa bagian vital di AT-802U pun juga sudah dilengkapi proteksi yang mampu menahan terjangan proyektil. Pada kokpit dan sekitar tangki bahan bakarnya menerima penambahan lapisan pelat baja yang kuat menahan peluru 7,62 mm. AT-802U juga sangat pas dijadikan pesawat tempur COIN (Counter Insurgency). Beberapa analis militer bahkan menyebut AT-802U dsebagai lawan tanding EMB-314 Super Tucano, pesawat COIN yang kini digunakan TNI AU.

Kokpit dan sekitar tangki bahan bakar menerima penambahan lapisan pelat baja yang kuat menahan impak peluru 7,62 mm. Untuk menemukan sasaran di darat, AT-802U bisa dipasangi IOMAX Flexible Pod yang dipasang di pylon tengah dengan sensor optics/infra red L3/MX-15 Wescam. Sensor ini digunakan untuk memandu bom pintar.

AT-802U dapat membawa sekitar 4 ton senjata, meski sebemarnya pihak Air Tractor telah merancang roda pendaratnya untuk menahan payload hingga 7 ton. Daftar senjata yang bisa dibawa Sky Warden juga bukan senjata kaleng-kaleng, senjata itu mencakup senapan mesin GAU-19 kaliber 12.7 mm, 7 tabung roket M260 kaliber 70 mm, bom laser Paveway II, serta rudal anti tank AGM-114 Hellfire.

Quote:


Tidak hanya memiliki kapasitas muatan terbesar dari pesawat turboprop bermesin tunggal, Sky Warden juga dilengkapi datalink dan radio yang memungkinkan umtuk komunikasi line of sight (LOS) dan beyond line of sight (BLOS) yang sangat baik. Untuk membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan modern, model baru ini juga mudah dirawat dan tidak memerlukan peralatan pendukung khusus. Pesawat bisa melakukan 450 jam terbang dalam satu tahun dengan biaya sekitar US$400 per jam terbang (Rp 5,9 juta).

AT-802 sejatinya dilahirkan sebagai pesawat untuk mendukung misi pertanian, pasalnya pesawat memililki fuselage lebar dan sayap yang membentang lurus; desain ini membuat AT-820 tetap stabil di ketinggian rendah. Selain itu ciri khas pesawat ini adalah roda pendarat yang tidak bisa ditarik/dilupat. AT-802/802U ditenagai sebuah mesin turboprop Pratt & Whitney PT6A-67F turboprop, dengan lima bilah baling-baling. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 1.600 shp dengan kecepatan maksimal 394 km/jam serta jarak jelajah 2.414 km dengan tangki bahan bakar tambahan.

Untuk pasar ekspor militer, pesawat ini telah sukses dijual untuk kebutuhan Angkatan Udara Yordania, UEA serta Mesir. Di Indonesia pengguna AT-802 adalah Pelita Air yang memakainya untuk distribusi BBM di pedalaman Papua, sementara itu Susi Air memakai AT-802 untuk mengirim BBM di pedalaman Kalimantan.

Quote:




Referensi Tulisan: Defense News & indomiliter.com
Sumber Foto: sudah tertera di atas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 9 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 7 lainnya memberi reputasi
Cocok nih yg versi militer buat nyapu gerombolan KKB di Papua, yg terkenal sulit medannya. Buat misi2 di medan yg sulit spt nya pas sekalian buat back up serangan dr udara selain pake heli tempur.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wah, asli nya pesawat tuk pertanian, tp bs di ubah lngsung tuk jd pesswat tempur, luaelr biasa flexibilitas nya.....

TNi AU mmg hrs pny bnyk pesawat bginian tuk melawan genk2 teroris dan separatis di pegunungan2 di NKRI, sbg pengganti ov10 bronco nya.....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 4 lainnya memberi reputasi
kirain USAF punya Satuan Udara Pertanian emoticon-Hammer2
ternyata buat SOCOM "siram-siram" COIN.

pesawat kecil tapi dikasih engine Turboprop emoticon-Leh Uga membuat tenaga yang dihasilkan menjadi masif dan terstruktur. seperti F4U Corsair yang kebesaran mesin sampai cockpit nya mundur kebelakang.

ini pesawat loitering nya berapa lama ya? kalo operator di darat perlu CAS kan tinggal panggil langsung Brrrrrttt !!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 5 lainnya memberi reputasi
Ini ada kursi lontarnya kah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
disini sih bukan jd petani ...kebanyakan jd kang minyak bre ...gahar jg emoticon-Big Grin

AT-802U Sky Warden - Pesawat Pertanian yang Diborong US Air Force

profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Murih meriyih nih hemat bbm, kalo cuma buat first sight & kiter kiter ronda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
Dusty Crophopper
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
Buset....beneran iki cakemoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 2 lainnya memberi reputasi


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di