KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62e60798f55096780847ada2/portal-berita-indonesia-banyak-yang-bermutu-rendah-serakah-iklan-dan-clickbait

Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait

Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait

Sekitar sepuluh sampai lima belas tahun yang lalu, media cetak masih banyak bertebaran walaupun sudah ada internet. Berbeda dengan sekarang di mana media cetak seperti surat kabar semakin sedikit karena sudah beralih ke digital alias portal berita online. Dengan cepat, masyarakat bisa mengakses konten berita lewat smartphone kapan saja tanpa harus keluar rumah untuk ke kios koran atau menunggu loper koran melamparkan surat kabar ke rumah kita.

Dengan hal yang serba praktis seperti sekarang, rasanya semakin mudah saja untuk mendapatkan berita yang aktual. Akan tetapi, di sisi lain portal berita di tanah air justru kalau dilihat-lihat hampir semuanya produk jurnalistiknya begitu rendah dan bahkan lebih layak disebut sebagai portal iklan daripada portal berita. Kenapa bisa demilkian?

Iklan Portal Berita yang Membabi Buta
Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait

Kalau hanya menampilkan iklan dari Google Adsense sih wajar-wajar saja, tapi kebanyakan portal berita di Indonesia dipasangi oleh iklan yang sangat brutal, menutupi layar, memberatkan loading, bahkan ada iklan video yang menyedot kuota. Aneh memang, konten teks tapi yang hadir adalah iklan video.

Kalau dilihat lagi, tampilan iklan bisa lebih banyak daripada konten berita itu sendiri. Bisa lebih dari lima puluh persen. Apalagi kalau diakses lewat smartphone, iklan bisa mengerubungi seluruh layar dan kita hanya kebagian 25 layar untuk membaca berita.

Kenapa ini bisa terjadi? Tak lain adalah agar perusahaan portal berita bisa mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya untuk bisa membayar para jurnalis, penulis, dan kontributor lainnya. Kita tahu kalau portal berita di Indonesia itu gratis.

Tapi ada juga portal berita premium seperti Kompas.ID dan The Jakarta Post yang berbayar dan tanpa iklan sama sekali. Tapi berapa banyak orang Indonesia yang mau bayar untuk produk jurnalistik?

Satu Artikel dibagi banyak Halaman
Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait
Pionir dari pagination atau pembagian satu konten ke banyak halaman adalah Tribun News dan diikuti oleh portal berita lainnya. Artikel hanya 300 kata tapi dibagi sampai 5 halaman dan membuat pembaca tidak nyaman karena buang-buang waktu dan tenaga saat berkonsentrasi dalam membaca konten.

Semua ini adalah karena algoritma Google yang memberikan nilai lebih kepada website yang punya banyak page view dan tingkat bounce rate yang rendah. Sehingga Google lebih memprioritaskan situs-situs seperti di page rank. Inilah sebenarnya, algoritma Google ini seperti bukan untuk manusia saja dan harus diperbarui.

Kualitas Berita dan Tulisan yang Alakadarnya
Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait

Terkadang ane berpikir apa benar para penulis konten di situs-situs besar itu para jurnalis profesional? Karena kebanyakan tulisannya justru asal-asalan, tidak memperhatikan kaidah jurnalistik, penjelasan yang berputar-putar hanya untuk memperpanjang kata sampai dengan judul yang ngawur dan clickbait.

Tribunnews sering melalukannya namun sekarang banyak yang meniru Tribunnews. Menariknya Tribun versi koran cetak justru kualitas kontennya bagus dan berbanding terbalik dengan versi websitenya yang kualitasnya parah. Para penulisnya bahkan tidak lebih baik dari penulis amatir yang sering menulis di blog.

Ini dikarenakan para penulis dan jurnalis di media-media online hanya berfokus pada kuantitas dan menjadi hamba SEO. Mereka menulis untuk mesin pencari, bukan untuk manusia.

Media Online di Luar Negeri
Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait

Media online di luar negeri yang sudah punya nama besar seperti The York Times memiliki kebijakan yaitu tidak gratis dan harus membayae $0.25 USD atau sekitar Rp. 4000 per minggu untuk mengakses konten berita tanpa iklan, murah memang kalau dibandingkan dengan konten premium di Indonesia. Tapi kalau hal ini diterapkan di media online Indonesia, sudah pasti pembaca akan ngamuk-ngamuk karena maunya ingin gratis.

Nah, menurut agan gimana nih tanggapannya? emoticon-Ngakak (S)

Referensi

Referensi 2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gpandita dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cintadine
Halaman 1 dari 5
bedanya dulu penikmat berita bayar buat beli koran dan para jurnalis dan tim redaksi dapat duit dari itu.

Sekarang portal berita gratis bergantung pada iklan untuk bisa bertahan. Tapi ya gak harus serakah juga kali. emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan

Portal berita sampah memang

Ane dulu demen baca berita online
Sebelum negara api iklan mulai menyerang

Udah judulnya sampah
Isinya bertele-tele
Dibagi banyak page
Kan anjing yang nulis yak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsssyups dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Quote:


Indonesia kan pengen gratisan tapi g ada iklan. Dikira nyari berita tu gratis??
ACT aja nyalurin donasi digaji
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
sumber berita ane malah KK dan 9gag emoticon-Hammer
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Beda tipis sama di youtube nye.. kemaruk earning semua.. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
bukan.bomat dan Nevareth memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bener banget gan, mau baca berita kadang udah males duluan krn banyak iklannya
Media abal-abal buat nyebarin hoax emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
backon dan 4 lainnya memberi reputasi
Mending baca yg dah di copas di kaskus, aman dr iklan yg ga jelas, bonus ketawa baca komen2 emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsssyups dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ane paling sebel klo buka berita online,
itu halamannya sampe 7
tiap halaman cm 1-2 paragraf,
isinya iklam semua
beda tipis sm situs bokep
profile-picture
profile-picture
itsssyups dan blues... memberi reputasi
Diubah oleh tuankompeni
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kita punya keresahan yang sama. Terlebih karena gue pernah gabung klub jurnalistik waktu kuliah doeloe, jadi berasa banget mana yang udah menyimpang dari pakem jurnalistik yang santun.

Contohnya naroh foto KTP atau identitas pelaku gede-gede. Gue speechles. Terus nulis lokasi seenak jidat: Fatmawati di Jakarta Barat, Mall Kelapa Gading di Jakarta Timur. Ada juga yang ngasih self-opinion pada jenis artikel "news". Belum lagi yang wartawannya maksa nanya-nanya gaji, etc, etc.

Kalo gue diskusi sama orang yang ngga paham jawabannya sama aja: "ya itu kan tugasnya wartawan" Hmmm, deadlock.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cintadine dan 5 lainnya memberi reputasi
Efek nyari duit dari iklan, karna koran tergantikan. Mau buka berita yang nongol iklan ads dulu, mau scrool kebawah yang muncul iklan ads dulu. Mau lanjut ke halaman selanjutnya yang nongol iklan ads lagi.

Makanya ane lebih sering baca berita dari temen" kaskus.
profile-picture
jiresh memberi reputasi
Hahaha belum tau cnn, msnbc, bbc dan kawan2 dia, yg beritanya lebih hancur lagi

Portal Berita Indonesia banyak Yang Bermutu Rendah, Serakah Iklan dan Clickbait
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh .online.online
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
iklannya ngalahin situs donlod game sama filem bajakan emoticon-Wakaka


makin ga minat buka web berita emoticon-Ngakak
Kebanyakan media memang begitu gan ,utk mengundang traffic, baik di indo maupun diluar emoticon-Leh Uga, kalau masalah iklan ada adblock gan
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Diubah oleh greasemonkey09
Sama kayak trit di kaskus.. Tulisannya dipanjang2in... Inti nya cm seupil..
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan nowbitool memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Portal berita digital skrg ga ada bedanya sama cerpen ala2 blogger
1. Judul lebay (terkesan provokatif)
2. Iklan bejibun
3. Satu berita biasanya 5-7 halaman
4. Topik sepele diangkat jadi berita
5. Kolom komentar setiap berita rata2 dipenuhi cuitan para binatang yg haus keributan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
linglungmin dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Iklannya nutupin 1 halaman..

Makanya gw lebih suka baca berita lewat kaskus aje..
Dtik dot kom

Isi berita d ulang2 sampe bosen

Cm d tambah satu paragraf

5 Fakta kasus bla bla .....
Pdhl isinya cm gabungan berita bbrp hari sebelumnya

Udh gt iklannya. Gila banyak banget
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Embed
Komp*siana yang aslinya cuma modelan forum kayak Kaskus aja udah model partisi halaman emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
Apalagi yg judul beritanya ada kata2 'terungkap'.. Ngehe tu berita..
profile-picture
profile-picture
jiresh dan Soekarti memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di