KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Komisi VIII Harap Polisi Makin
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62c6c90d9d343563de48a6b9/kemenag-cabut-izin-ponpes-shiddiqiyyah-jombang-komisi-viii-harap-polisi-makin

Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Komisi VIII Harap Polisi Makin

Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Komisi VIII Harap Polisi Makin Leluasa Proses Hukum Mas Bechi

Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Komisi VIII Harap Polisi Makin Suara.com - Anggota Komisi VIII Fraksi PKB Luqman Hakim mengapresiasi Kementerian Agama (Kemenag) yang resmi mencabut izin operasional Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah di Jombang, Jawa Timur.

Menurut Luqman, pencabutan izin itu memang perlu dilakukan lantaran ponpes terkait terlibat dalam tindakan pelanggaran hukum berat mengenai kekerasan seksual hingga menghalangi upaya polisi menangkap Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau Mas Bechi yang merupakan tersangka pelaku pelecehan seksual terhadap santriwati.

"Ketegasan Kemenag itu saya pastikan memberi kontribusi besar bagi pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia, yang sering kali terkendala pihak-pihak yang mengatasnamakan simbol-simbol atau institusi keagamaan," kata Luqman kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Luqman mengatakan, tindakan tegas Kemenag lewat pencabutan izin pesantren harus menjadi momentum bagi semua lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag dalam meningkatkan upaya pencegahan tindak kejahatan seksual yang melibatkan personel lembaga.

"Dengan dicabutnya izin Pesantren Shiddiqiyyah Ploso Jombang, saya harap aparat polisi makin mendapatkan keleluasaan untuk menegakkan proses hukum kepada MSAT dan pihak-pihak yang selama ini terbukti telah menghalang-halangi upaya penegakan hukum dalam kasus pencabulan santri-santri putri di sana," ujarnya.

Sebelumnya, Kemenag resmi mencabut izin operasional Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur. Keputusan Kemenag itu berdasarkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh Moch Subchi Al Tsani (MSAT) atau Mas Bechi terhadap di pondok pesantren tersebut.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengungkapkan, jika nomor statistik dan tanda daftar Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah telah dibekukan.

"Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat," tegas Waryono di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Terkait dengan kasus dugaan pencabulan, Waryono menyebut kalau pihak pesantren juga dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap Mas Bechi. Waryono mengatakan pencabulan bukan hanya tindakan kriminal yang melanggar hukum, tetapi juga perilaku yang dilarang ajaran agama.

"Kemenag mendukung penuh langkah hukum yang telah diambil pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut," terangnya.

Untuk langkah selanjutnya, Waryono menegaskan kalau pihaknya akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kantor Kemenag Jombang, serta pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa para santri tetap dapat melanjutkan proses belajar dan memperoleh akses pendidikan yang semestinya.

Waryono menambahkan bahwa hal yang tidak kalah penting supaya para orang tua santri maupun keluarganya bisa memahami keputusan yang diambil dan membantu pihak Kemenag.

"Jangan khawatir, Kemenag akan bersinergi dengan pesantren dan madrasah di lingkup Kemenag untuk kelanjutan pendidikan para santri."

Evaluasi Pesantren

Luqman Hakim meminta Kementerian Agama mengevaluasi pendidikan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur. Ia sekaligus meminta Kemenag membekukan izin ponpes.

Permintaan itu menyusul langkah Ponpes Shiddiqiyyah yang melibatkan para santri untuk menghalang-halangi upaya kepolisian dalam menangkap Moch Subchi Al Tsani (MSAT), pelaku pelecehan seksual terhadap santri. MSAT diketahui merupakan anak kiai pengasuh ponpes.

"Meminta kepada Kementerian Agama agar melakukan evaluasi secara serius proses pendidikan yang berlangsung di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso Jombang. Apabila terdapat praktik yang menyimpang maka saya minta Kementerian Agama tidak ragu untuk membekukan izin pesantren ini," kata Luqman kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Luqman prihatin dan penyayangkan Ponpes Shiddiqiyyah yang mengerahkan santri di bawah umur untuk menghalangi upaya polisi. Ia berujar seharusnya pihak ponpes kooperatif membantu polisi menangkap MSAT, bukan justru menghalangi.

Menurut Luqman menjadikan ponpes sebagai tameng untuk melindungi MSAT yang merupakan pelaku pelecehan seksual hanya akan memperburuk situasi dan merugikan nama baik pesantren secara umum, bukan hanya Ponpes Shiddiqiyyah.

"Melibatkan santri untuk menghalang-halangi penegakan hukum, merupakan praktik buruk yang dapat merusak mental dan keyakinan agama para santri pada masa mendatang. Tentu hal ini bertentangan dengan tujuan pendidikan di semua pesantren yang ingin melestarikan ajaran Islam dan mencetak calon-calon pemimpin Islam di masyarakat," tutur Luqman.

https://www.suara.com/news/2022/07/0...s-bechi?page=2

Good job MENAGemoticon-Shakehand2
profile-picture
kaninaninditya. memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
setelah viral sana sini akhirnya berbuah manis, emoticon-Ngacir
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Matursuwun.
profile-picture
taikucingloh memberi reputasi
Udah dibungkus

{thread_title}
profile-picture
dewimetal memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Kasus yg bikin banyak pihak kehilangan muka. Ya polisi, ya kemenag, ya MUI, ya institusi yg namanya pesantren, sampai sekarang jg masih banyak pihak2 yg pilih diam membisu dan pura2 gak lihat
profile-picture
shinkutou memberi reputasi
muantep, emang perlu diginiin, biar jadi pelajaran bagi para penyelenggara pendidikan emoticon-Shakehand2 salah ya salah.
profile-picture
dragunov762mm memberi reputasi
Bikin malu dan Bikin Rusak nama se Indonesia

Yang bikin Rusak yah seperti ini !!!

Harus di ingat saat ini dunia makin kecil

Ada wartawan dari luar dan pemerhati dari luar

Misal dari negara negara tetangga seperti India, Thailand, Kang guru, Malingsia, Sin city, dst

profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Diubah oleh SunDaimond
hari ini cuma dapet keroco nya aja.....

________emoticon-Ngacir
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
pernyataan luqman sudah benar, habis sudah nama baik bapak beserta pesantrennya, kalo beliau mau kooperatif, mungkin ga bakal serunyam ini.
profile-picture
putzpitz memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus
Byk cewek yg open BO tapi malah ngerusak anak orang, nyusahin aja itu bocah tua, skrg yg kena malah ponpes nya.
profile-picture
night.fury95 memberi reputasi
Yg bela tersangka statusnya legal diciduk
Kalo perlu gebukin di tempat bila melawanemoticon-Leh Uga
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Demi melindungi sang anak bajingan malah hancur deh legacy yang sudah dibangun bertahun-tahun emoticon-Ngakak emang enak pak tua ? rasakan akibatnya sekarang.

Harta tahta wanita itu semuanya titipan tuhan, anda lupa untuk selalu dengan baik menjaga itu semua dijalur ridho-Nya, punya pesantren punya jamaah punya ribuan santri itu semua bukan sekedar ladang penghasilan namun juga amanah yang dikasih tuhan.

Anda mengemban tanggung jawab akan semua hal itu, diakhirat kelak akan ditagih hasilnya.
profile-picture
night.fury95 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Appreciated,
Btw biang keroknya pasti si tua bangka itu.

Gak mungkin para santri jadi nekat gitu; bawa airsoftgun, kompakan menghalangi aparat, bahkan menyiramkan air panas ke polisi, tanpa didoktrin sama si tua bangka.

Kapan dikarungin tuh, aki-aki...??!!
emoticon-Lempar Bata
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
"Jangan khawatir, Kemenag akan bersinergi dengan pesantren dan madrasah di lingkup Kemenag untuk kelanjutan pendidikan para santri."

Good job
profile-picture
dragunov762mm memberi reputasi
Btw, doa gw dikabulkan Allah swt, buat menghancurkan pesantren si aki2

Terima kasih ya Allah

PKS next☑️
profile-picture
Raphz memberi reputasi
Diubah oleh pilotwaras108
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Dalam Al Qur'an ada disebut Gusti Allah juga memberikan ujian lewat isteri dan anak kandungnya

Kyai pemilik Ponpes sepertinya gagal dalam ujian ini. Karena lebih memilih anaknya daripada menegakkan kebenaran.

Kalopun merasa anaknya tidak bersalah kenapa harus takut mrngikuti proses hukum. Kalo nggak bersalahkan pasti bakal diputus bebas di pengadilan.
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Yg di beji depok. Di cabut juga dong.... Biar adil.
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
tampang si pelaku ngingetin gw ke ini :

Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Komisi VIII Harap Polisi Makin
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
coba googling nama ponpes shidiqiayh....yang muncul...tuh ponpes yg kunjungi para petinggi yg lagi berkuasa sekarang...malah pimpinan ponpes lagi salama ma lord luhut....
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
jadi timbul prasangka bahwa kelakuan anak tak jauh dari kelakuan bapaknya
emoticon-Turut Berduka
profile-picture
hantumasam memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di