KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62c3cc1170146f7cf96c7924/masihkah-kita-peduli-dan-iba-kepada-mereka

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Dijaman yang serba sulit seperti saat ini,mencari uang adalah perkara yang lumayan membuat pening. Apalagi bagi yang tidak mempunyai skil tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk mencari cuan.

Melihat masyarakat kita yang mudah menaruh iba pada sesuatu,peluang itu pun dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari rupiah dengan cara-cara yang menurut ane kurang patut.
Munculah hiburan disaat kita sedang menunggu lampu merah,mulai dari manusia silver yang sedang marak,pengamen dengan alat musik alakadarnya, pengemis dengan menggendong bayi, bahkan tak jarang ane temui anak-anak yang dengan sengaja disuruh mengemis sedangkan orang tuanya menungguinya dari kejauhan. Atau bahkan pengemis yang dengan menaiki sepeda motor yg diparkir didekat trafict light tempat mereka beroperasi. Pada akhirnya segala usaha pun dilakukan, tak terkecuali pekerjaan mengemis untuk mendapatkan uang mudah dengan hasil yang lumayan daripada pekerjaan lain yang menguras tenaga.

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Bermodalkan pakaian lusuh yang sudah dipersiapkan dari rumah, masker atau topi untuk menyamarkan identitas,mereka siap beraksi. Bahkan manusia silver rela melumasi sekujur tubuhnya dengan cat yang mungkin bisa membahayakan kesehatan mereka sendiri.

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Ane pikir orang-orang yang meminta-minta adalah orang yang (maaf) miskin dan perlu dikasihani/dibantu dengan menyisihkan sedikit rezeki kita dengan harapan sedikit membantu mereka membeli makananan dan
meringankan kebutuhan mereka sehari-hari.

Dari mereka yang terjaring razia pemerintah, kebanyakan mereka masih berusia produktif. Dari anak-anak,remaja belasan tahun sampai dengan usia dewasa yang masih bisa berusaha bekerja apa saja selain menipu rasa iba dari orang lain. Dan yang membuat sedikit rasa tercengang, uang hasil dari mengemis/mengamen mereka pergunakan dengan tidak selayaknya orang yang tidak mampu. Mulai dari untuk membayar arisan, membayar kredit kendaraan bermotor sampai dengan membeli obat-obatan terlarang.

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Merasa salut hormat kepada mereka yang berusia renta ataupun yang kurang beruntung mendapatkan pekerjaan yang layak, penyandang disabilitas tetapi masih mau berusaha untuk mencari nafkah dengan terhormat. Bahkan anak-anak yang rela berjualan demi membantu ekonomi keluarganya tanpa meminta belas kasihan dari orang lain.

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??
Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??
Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??

Memang urusan bersedekah adalah hak pribadi masing-masing. Tetapi ane rasa perlu adanya ikut andil peran serta dari kita untuk menyelamatkan generasi muda untuk tidak mempunyai mental mengemis dengan tidak memberikan mereka uang.
Alangkah lebih bijak jika kita ingin membantu,dengan membeli dagangan mereka yang berjualan. Bahkan ada kalanya justru mereka-mereka yang berjualan, pantang untuk hanya menerima uang tanpa memberikan dagangan mereka kepada kita.


Opini pribadi
Pict google & jepretan pribadi
Sumber: SUMUR 1

profile-picture
knoopy memberi reputasi
Diubah oleh pang5biru
Halaman 1 dari 2
Cerdas dalam memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan yang hakiki
Ane sih udah stop min ngasi" begituan. Gantinya seberapapun mampunya masukin kotak amal masjid deket rumah 😁
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
Lihat 18 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 18 balasan
Sebaiknya jangan dikasih, kalau memang niat mau memberi sebaiknya berikan makanan..
profile-picture
knoopy memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalo minta2 yg udah jadi "pekerjaan" hilang "rasa" ane, karena orang yang benar2 membutuhkan malah dirusak citranya oleh mereka yg menjadikannya sebuah pekerjaan.

kalo hiburan di lampu merah, mereka ini kehilangan "panggung". mereka belum punya tempat yang layak, dan tempat itu bukan dijalan raya.

yang lebih sialnya orang2 ini dimanfaatkan oleh orang yang menganggap "yg punya daerah itu".
profile-picture
qiyazya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Pendapat ane mengemis adalah kerjaan orang2 pemalas. Coba tawari mereka pekerjaan yg dibayar, misalnya cuci mobil, potong rumput halaman, bersih2 rumah, dll....pasti mereka menolak. Ane sudah sering nyoba tawarin seperti itu.
profile-picture
qiyazya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Ane ga pernah ngasih. Tp uangnya ane ksh ke org terdekat yg membutuhkan
profile-picture
l13ska memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gak pernah mau ngasih ane buat modelan ngemis sama ngamen wkwkwk

waktu ntu pernah lagi ngafe di mall, ketemu anak kelas 5 SD anjir sopan banget jualan pempek" panggang, masuk pertama kali langsung minta ijin ke mba" yang jaga kasir, di ijinin langsung datengin meja satu", ane inget bener langsung ngomong dengan suara lantang sambil senyum gak malu", misi kak mau nawarin mpek" panggang satu 12rb, wuih kaget ane dengernya wkwkk tadinya ane tolak trus kata temen ane (dia pernah ketemu di deket rumahnya) ini anak sampe jauh dagangnya akhirnya ane panggil lagi beli 2 bungkus, wawancara dikit kelas 5 SD dagang'in punya orang tua, rumahnya mayan jauh dari mall berangkat naek angkot, langsung kepikiran ponakan ane yang tiap hari main hp kelas 3 SD hidup serba ada wkwkk, ane gak mau bawa sara tapi ini anak orang cina sih gaya jualannya beda banget sama mental orang "biasanya" yang suka nawarin dagang'an dengan muka melas malah ane gak ada respect
profile-picture
wiwitoye memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
kaga peduli, mau duit kerja boss emoticon-Wakaka
profile-picture
drenovsky memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Lebih respect ke pemulung, paling nggak mereka ada usaha, ketimbang minta" emoticon-Belo
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
Kadang iba kadang ngga gan
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
Kaum2 parasit pemalas.... kalo d kasi duit besokny dateng lg bawa temen ampe besok2, klo gk d kasi ngamuk mencak2. tmpt gw banyak bnget beginian kayak kecoak

Bangsаt emng
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yoiiiiiiii kdg ane lebih suka beli nenek2 yg dagang kue bacang ma telor asin di pasar mlm, dripada yg..........emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
pang5biru memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ane udah stop ngasih2 ke pengemis atau yg berkostum badut kartun ngakunya pengamen padahal ngemis (ngga ngamen sama sekali, cuma sok2an jalan lesu atau duduk lemes di pinggir jalan...kadang kalo ngeliat pengemis badut model gini pengen ane geplak palanya sambil teriakin "woy ngamen yg bener!), udah stop juga ngasih ke gelandangan2 yg suka nongkrong di pinggir jalan dsb dsb...

dulu pernah satu akun twitter (lupa nama akunnya) ada yg cerita kalo gelandangan2 kaya gitu sebenernya kaga suka dikasih makanan atau barang, mereka cuma mau duit...kalo lagi banyak yg sedekah kaya lagi bulan puasa, kalo dikasihnya makanan (nasi box dsb) itu makanannya bakal mereka jual atau dibuang

ane lebih suka ngasih ke pengamen yg bener2 niat (nyanyinya bener bukan cuma modal tepok pramuka doang atau yg rada modal dikit pake sound system kaya yg sekarang banyak di lamer2 kota besar) atau ngasih ke pengamen ondel2 tapi yg rombongan bawa dan bener2 mainin alat musik tradisional betawi lengkap, bukan cuma modal kaset doang
profile-picture
knoopy memberi reputasi
Diubah oleh medyudhapradja
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Susah membedakan yang mengemis karena susah atau jadi
mata pencaharian...

{thread_title}
profile-picture
knoopy memberi reputasi
Diubah oleh apawaal
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane paling benci liat orang tua yg nyuruh anaknya masih kecil buat mengemis. Masa didik anak kok gitu. Orang tua ane dulunya susah, tapi ga pernah nyuruh anaknya minta2 kesiapapun.
Curhat pengalaman:


1. Ada aki2 minta2 di angkot ane kasih duit recehan 200perak 2pcs eh malah dibuang asuuu...


2. Ibu2 jualan Snack ciki yg biasa di warung 2000an eh sama si ibu itu dijual 10.000rb maksa klo blm beli ga pergi dia, karena rada kasihan+biar dia cepet pergi yaudah ane beli dah tuh 1 pake duit 20.000 ane minta kembalian 10.000 malah dikasih ciki 1 lg dong gada kembalian katanya... Asu asu......
profile-picture
brnonl memberi reputasi
Kwkww. Kan banyak anak banyak rejeki.
Ya gak?

Mending miskin d dunia tp kaya di akhirat
Wkwkwkwkw

Tiap anak ada rejekinya masing²... mana? Kwkwkw


Kalah berdebat.. agama dibawa.. wkkwkw

Masihkah Kita Peduli Dan Iba Kepada Mereka??
Diubah oleh penthouse.3
saya mah gapernah ngasih uang sama pengemis yang keliatannya masih bisa kerja.
sedekah aja semampunya, bersyukur atas apa yg kita miliki emoticon-Leh Uga
Semakin ada yg memberi, semakin banyak yang meminta


Sebenernya banyak cara berbagi, selain membeli dagangan pedagang asongan juga bisa memberi kepada saudara terdekat / tetangga.
profile-picture
viensi memberi reputasi
Diubah oleh sy0may
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di