KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62c2b27b18945d1c530e8eb6/takut-dilengserkan-kim-jong-un-diyakini-membunuh-saudara-tirinya-seninmisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri


Kim Jong Nam lahir pada tanggal 10 Mei 1971 di Pyongyang, Korea Utara. Ibunya yang bernama Song Hye Rim, merupakan salah satu dari empat orang wanita yang memiliki keturunan dengan mantan presiden Korea Utara sebelumnya yaitu Kim Jong Il. Karena Kim Jong Il tetap ingin menyembunyikan bentuk perselingkuhan yang dia miliki dengan Song Hye Rim karena tidak disetujui oleh ayahnya, Kim Il Sung. Oleh karena itu, Kim Jong Nam sengaja tidak dimasukkan ke sekolah umum. Namun, dia justru dikirim untuk tinggal bersama dengan kakak perempuan Song Hye Rim yang bernama Song Hye Rang, yang kerap memberikan pelajaran di rumahnya. Kim Jong Nam menghabiskan masa kecilnya di sekolah internasional di Rusia dan Swiss hingga dia kembali ke Korea Utara pada tahun 1988.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Sekembalinya dari luar negeri, Kim Jong Nam yang saat itu berumur 17 tahun, ditunjuk sebagai kepala North Korean Computer Committee yang bertugas mengembangkan industri teknologi informasi. Dan ketika dia berumur 24 tahun, dia ditunjuk sebagai seorang Jenderal di Korean People's Army dan mengambil alih badan intelijen asing dalam National Security Agency.

Ketika berumur 20an, Kim Jong Nam menikah dengan seorang wanita yang bernama Choi Hye Ri dan mereka memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Dong Hwan. Hingga saat ini, istri pertama dan anaknya tersebut tinggal di Beijing, China. Dan setiap Kim Jong Nam berencana untuk memasuki Korea Utara melalui Beijing, atau melakukan kunjungan ke China, Kim Jong Nam akan tinggal bersama dengan mereka.

Kim Jong Nam juga memiliki istri kedua yang bernama Lee Hye Kyung. Mereka memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Kim Han Ryul, yang diduga sedang menjalani perawatan penyakit tumor kelenjar tiroid, dan seorang anak perempuan yang bernama Kim Sol. Hingga saat ini, mereka bertiga tinggal di Macau. Lee Hye Kyung juga dikenal dengan nama Jang Gil Sun karena dia sering tampil bersama Chosun Performing Arts Troupe, dan dia juga dikenal sebagai penyuka barang mewah. Sebuah sumber media Korea Selatan di Macau sempat memberitakan bahwa dia melihat penampilan istri kedua Kim Jong Nam ditutupi dengan barang-barang mewah dari merk-merk yang mendunia.

Selain itu, Kim Jong Nam memiliki seorang selir yang bernama Myung Ra yang dikenalnya baru-baru ini di Macau. Mereka memiliki seorang anak perempuan yang bernama Hyun Kyung, yang dibesarkan oleh istri pertama Kim Jong Nam karena beberapa alasan.

Kim Jong Nam dikenal sebagai playboy dan penjudi. Ketika diasingkan, dia tinggal di Macau diantara para penjudi dan gangster. Karena dia adalah satu-satunya anggota terkemuka dari dinasti Kim yang tinggal di luar wilayah dan pekerjaan rezim, maka wartawan Jepang dan Korea Selatan akan berduyun-duyun mendatanginya. Dia adalah seorang bon vivant yang menikmati jam tangan mahal, anggur, dan cerutu.
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Pada tanggal 6 Februari 2017, Kim Jong Nam tiba di bandara Malaysia untuk melakukan perjalanan ke pulau Langkawi pada tanggal 8 Februari 2017. Pada tanggal 13 Februari 2017 jam 9 pagi ketika dia sedang menunggu penerbangan ke Macau, dua orang wanita menyerangnya dengan menggunakan cairan beracun VX. Kim Jong Nam kemudian memberitahu pihak resepsionis bandara bahwa seseorang menangkapnya dari belakang, menyemprotkan cairan ke bagian wajahnya, dan seorang wanita menutup bagian wajahnya dengan kain basah.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Kim Jong Nam sempat dirawat disebuah klinik bandara dan ditangani oleh seorang perawat yang bernama Rabiatul Adawiyah Mohd Sofi dan seorang dokter yang bernama Dr. Nik Mohd Adzrul Ariff Raja Azlan. Kondisi Kim Jong Nam saat itu yang tidak memberikan respon, berkeringat, dan tampak kesakitan, diberikan dosis obat Atropine dan Adrenaline. Dia juga memerlukan tindakan Tracheal Intubation, dimana air liur, muntahan, dan darah yang terdapat di dalam mulutnya harus disedot keluar. Namun, Kim Jong Nam meninggal ketika akan dipindahkan dari klinik bandara ke Putrajaya Hospital.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Kemudian pada tanggal 15 Februari 2017, proses otopsi tetap dilakukan terhadap jenazah Kim Jong Nam walaupun diplomat Korea Utara sempat merasa keberatan dengan hal tersebut. Proses otopsi dilakukan di Kuala Lumpur Hospital oleh seorang ahli patologi Malaysia yang bernama Mohamad Shah Mahmood, dan dihadiri oleh beberapa orang pejabat Korea Utara. Hasil proses otopsi menyebutkan bahwa bagian paru-paru, otak, hati, dan limpa dalam tubuh Kim Jong Nam terkena racun. Selain itu, penyempitan bagian pupil dan kotoran yang terdapat di celana dalamnya menunjukkan bahwa dia telah diracun.

Pada tanggal 24 Februari 2017, seorang kepala kepolisian Malaysia yang bernama Khalid Abu Bakar mengumumkan bahwa laporan toksikologi post-mortem telah menemukan jejak cairan beracun VX dibagian wajah Kim Jong Nam. Menurut para ahli, penggunaan cairan beracun VX dapat menjelaskan mengapa ada dua orang penyerang yang terlibat, karena masing-masing penyerang bisa menyekakan cairan beracun VX tersebut dua kali atau lebih ke bagian wajah Kim Jong Nam. Penyerangnya sendiri tidak akan terbunuh, namun dapat berakibat fatal dalam jumlah yang sangat kecil.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Sedangkan menurut ahli senjata kimia yang bernama Jean-Pascal Zanders dan Richard Guthrie, efek yang dilaporkan tidak sepenuhnya sesuai dengan potensi efek yang ditimbulkan oleh cairan beracun VX. Kim Jong Nam dapat berjalan ke klinik medis tanpa menderita kejang, pihak paramedis tidak akan terpapar, penyerang akan selamat, dan tidak akan ada laporan cedera lainnya walaupun lokasi serangan tidak dibersihkan selama lebih dari seminggu. Cairan beracun VX akan terdegradasi dengan cepat dalam penyimpanan dan persediaan Korea Utara dalam kurun waktu beberapa tahun.

Pada awalnya, pihak kepolisian Malaysia mengidentifikasi orang yang mendapatkan serangan cairan beracun VX di bandara sebagai Kim Chol, hal tersebut terbukti dari empat buah paspor Korea Utara yang dibawanya. Namun, pada tanggal 10 Maret 2017, pihak kepolisian Malaysia mengidentifikasi bahwa orang tersebut adalah Kim Jong Nam, berdasarkan DNA yang diberikan oleh anaknya yang bernama Kim Han Sol. Jenazah Kim Jong Nam kemudian diserahkan ke pihak Kementerian Kesehatan untuk dilakukan pengawetan selama menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Sayangnya, pihak keluarga Kim Jong Nam menolak mengambil jenazahnya dan memberi ijin pada pihak kepolisian Malaysia untuk mengelolanya. Kim Han Sol merasa keberatan dengan hal tersebut dan menerbangkan jenazah ayahnya ke Pyongyang pada tanggal 31 Maret 2017, beserta dengan barang-barang miliknya yang pada awalnya akan diserahkan ke departemen kimia kepolisian Malaysia untuk dianalisis.
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri(ki-ka) Aisyah, Đoàn Thị Hương

Dua hari kemudian setelah penyerangan terhadap Kim Jong Nam terjadi, pihak kepolisian Malaysia menangkap seorang wanita Vietnam bernama Đoàn Thị Hương yang berumur 28 tahun, yang diidentifikasi melalui rekaman CCTV. Keesokan harinya, seorang wanita Indonesia bernama Aisyah yang berumur 25 tahun juga ditangkap, bersama dengan kekasihnya yang merupakan warga negara Malaysia bernama Muhammad Farid bin Jalaludin yang berumur 26 tahun.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriMuhammad Farid bin Jalaludin

Menurut pengakuannya, Aisyah mengatakan bahwa pada tanggal 5 Januari 2017, dia direkrut untuk menjadi bagian dari sebuah acara yang dia pikir adalah acara lelucon Jepang, dimana dia dikatakan bisa menjadi bintang Youtube. Selama lima minggu sebelum hari "H", Aisyah dibawa oleh "produser"nya mengunjungi hotel-hotel mewah, mal, dan bandara di Malaysia serta Kamboja, dimana dia diberikan sesi latihan tentang cara mengoleskan baby oil dan saus pedas pada para pria yang berpenampilan Cina.

Aisyah mengaku sempat gugup ketika dia melakukan lelucon dan orang lain memberikan reaksi buruk atau bahkan memukulnya, tapi dia merasa senang dengan pekerjaannya tersebut. Dia juga sempat mempertanyakan mengapa ada orang yang menonton acara semacam itu. "Produser"nya menjawab karena penonton Jepang menyukainya. Untuk aksinya tersebut, Aisyah dibayar sebanyak RM 400-650, jumlah yang jauh lebih banyak dari penghasilan pekerjaan tetapnya sebagai seorang tukang pijat.

Pada hari penyerangan, Aisyah dikatakan bahwa dia memiliki target tertentu dan akan beradu kecepatan dengan wanita lain yaitu Đoàn Thị Hương. Sebelum melakukan perintah untuk menutupi bagian wajah Kim Jong Nam dengan menggunakan saputangan, Aisyah sempat memperhatikan bahwa cairan yang akan dioleskan memiliki bau seperti oli mesin dan cenderung berbeda dengan yang dia gunakan ketika menjalani sesi latihan. Dan saat itu dia masih belum tahu bahwa cairan yang dioleskannya adalah racun. Sedangkan Đoàn Thị Hương mengatakan bahwa dia diperintahkan oleh empat orang pria untuk menyemprot Kim Jong Nam dengan menggunakan cairan yang tidak dikenalnya.

Pada akhirnya, Đoàn Thị Hương mampu melakukan aksinya lebih dulu. Sedangkan Aisyah bahkan tidak memiliki kesempatan untuk menyentuh Kim Jong Nam, walaupun dia memiliki racun yang sama yang siap digunakan. Setelah melakukan penyerangan, Đoàn Thị Hương dan Aisyah kemudian melarikan diri ke arah yang berbeda, dan bergegas ke toilet untuk membersihkan cairan yang menempel di tangan mereka. Dan mereka kemudian menuju ke pangkalan taksi bandara.

**********

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriRi Jong Chol

Pada tanggal 18 Februari 2017, pihak kepolisian Malaysia menahan seorang pria warga negara Korea Utara bernama Ri Jong Chol yang berumur 47 tahun untuk diinterogasi, yang diduga sebagai ahli bahan kimia. Dia merupakan pekerja IT untuk perusahaan Tombo Enterprise dan tinggal di Malaysia. Namun, dia dibebaskan dan dideportasi pada awal bulan Maret 2017. Dia kemudian mengklaim bahwa dia adalah korban konspirasi untuk menodai kehormatan Korea Utara.

Pihak kepolisian Malaysia kemudian mengumumkan bahwa mereka mencari tujuh orang warga Korea Utara lainnya yang diduga berkaitan dengan pembunuhan yang terjadi terhadap Kim Jong Nam. Tiga diantaranya sempat ditahan untuk menjalani interogasi. Yang pertama adalah Ri Ju U yang berumur 30 tahun, yang dikenal dengan nama James. Pengacara Aisyah sempat mengatakan bahwa Ri Ju U mengelabui Aisyah untuk mengambil bagian dalam penyerangan terhadap Kim Jong Nam. Yang kedua adalah Hyon Kwang Song yang berumur 44 tahun. Dia merupakan sekretaris kedua yang bertugas di kedutaan Korea Utara yang berada di Kuala Lumpur. Dan yang ketiga adalah Kim Uk Il yang berumur 37 tahun, dan merupakan anggota staf maskapai penerbangan Korea Utara, Air Koryo. Namun, karena pihak kepolisian Malaysia tidak memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka dalam kasus penyerangan terhadap Kim Jong Nam, mereka dideportasi pada akhir bulan Maret 2017.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriRi Ju U

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriHyon Kwang Song

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriKim Uk Il

Sedangkan empat orang warga negara Korea Utara lainnya diyakini telah meninggalkan Malaysia setelah Kim Jong Nam diserang. Oleh karena itu, pihak kepolisian Malaysia meminta bantuan pihak Interpol untuk menangkap mereka. Dan keempat orang tersebut adalah Ri Ji Hyon yang berumur 33 tahun, Hong Song Hac yang berumur 34 tahun, O Jong Gil yang berumur 55 tahun, dan Ri Jae Nam yang berumur 57 tahun.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriRi Ji Hyon

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriHong Song Hac

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriO Jong Gil

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriRi Jae Nam

Menurut anggota parlemen Korea Selatan, pihak National Intelligence Service mengatakan bahwa keempat warga negara Korea Utara yang sedang dicari oleh pihak kepolisian Malaysia tersebut, merupakan mata-mata dari Kementerian Keamanan Negara Korea Utara dan mereka masih belum ditemukan hingga saat ini. Sedangkan dua orang tersangka lainnya berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Korea Utara. Selain itu, anggota parlemen Korea Selatan juga mendapatkan informasi bahwa Kim Jong Un mengarahkan teror yang disusun oleh negara untuk membunuh saudara tirinya.
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Quote:


Pada tahun 2001, Kim Jong Nam tertangkap ketika dia mencoba untuk memasuki Jepang dengan menggunakan paspor palsu, karena dia berupaya untuk mengunjungi Tokyo Disneyland. Hal tersebut membuat Korea Utara merasa malu dan membuat Kim Jong Nam kehilangan kesempatan untuk menggantikan kepemimpinan ayahnya.

Sejak tahun 2003, Kim Jong Nam tinggal di Macau dan secara rutin mengunjungi China, serta mempertahankan hubungan dekat dengan Beijing melalui pamannya yang bernama Jang Song Taek, yang merupakan orang paling berkuasa kedua di Korea Utara setelah kematian Kim Jong Il. Jang Song Taek merupakan sumber pendapatan bagi Kim Jong Nam dan dianggap sebagai orang China di Pyongyang. Mungkin itulah yang menjadi alasan mengapa China melindungi Jang Song Taek.

Pada tahun 2013, Jang Song Taek dieksekusi atas perintah Kim Jong Un. Hal tersebut memberi arti bahwa Kim Jong Un merampok Kim Jong Nam dari sekutu terkuatnya di Pyongyang dan hubungan utamanya dengan Beijing. Jika Korea Utara dipastikan sebagai pihak yang berada di balik kematian Kim Jong Nam, maka hal tersebut akan merusak kepercayaan China terhadap rezim Kim Jong Un. Walaupun Kim Jong Nam telah lama menganjurkan pendekatan pro-reformasi di Korea Utara dan secara terbuka mendorong Pyongyang untuk mengikuti China sebagai contohnya, dan China adalah satu-satunya sekutu bagi Korea Utara. Namun, hubungan diantara keduanya semakin tegang karena Pyongyang terus menjalankan program nuklirnya dalam menghadapi sanksi internasional yang justru didukung oleh Beijing.

Tampaknya Korea Utara memusnahkan semua elemen rezim pro-China, walaupun eksekusi Korea Utara terhadap Jang Song Taek dilakukan untuk urusan bisnisnya di China. Namun, langkah tersebut menjadi kesalahan perhitungan yang dilakukan oleh Pyongyang. Dan jika pembunuhan terhadap Kim Jong Nam benar-benar diperintahkan oleh Kim Jong Un, maka harapan China tentang kemampuan kepemimpinan Korea Utara untuk membuka diri akan pupus. Hal tersebut akan mengubah cara Beijing dalam berurusan dengan Korea Utara dan program nuklirnya. Dan bentuk ketidaksenangan Beijing atas kematian Kim Jong Nam dibuktikan dengan menghentikan semua impor batubara dari Korea Utara.

**********

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Quote:


Kim Jong Nam dianggap sebagai saingan bagi adik bungsunya sebagai penerus kepemimpinan. Namun, melalui kampanye penumpasan dan eksekusi secara brutal yang dilakukannya, mampu membuat Kim Jong Un berkembang lebih cepat daripada yang diperkirakan dan mampu menopang cengkeramannya pada kekuasaan. Dikabarkan bahwa sejak tahun 2011, Kim Jong Un telah memerintahkan eksekusi yang dilakukan terhadap 340 orang.

Menurut ahli kepemimpinan negara Korea Utara yang bernama Michael Madden, Kim Jong Nam tidak memiliki sesuatu yang dekat dengan basis kekuatan di Pyongyang. Oleh beberapa elit senior Korea Utara, dia dipandang sebagai figur seorang cucu. Kasih sayang dan jenis hubungan yang dimilikinya tidak akan membentuk basis dukungan politik di dalam negeri. Namun, kedua hal tersebut akan membantu jika Kim Jong Nam pernah menempatkan dirinya sebagai saingan politik bagi saudara tirinya.

Sayangnya, Kim Jong Nam tidak memberikan kejelasan apakah dia ingin menggantikan kepemimpinan ayahnya atau saudara tirinya, atau tidak. Selain itu, anak Kim Jong Nam yang bernama Kim Han Sol mengatakan bahwa ayahnya tidak begitu tertarik dengan politik. Walaupun Kim Jong Nam pernah memberikan kritik tentang penerus kepemimpinan yang dilakukan secara turun-temurun dan menyerukan reformasi ekonomi dan politik di Korea Utara. Jika peluang keberhasilan Kim Jong Nam sebagai penerus kepemimpinan Korea Utara sangat rendah, maka adalah hal yang tidak masuk akal bagi China untuk terlibat dalam konspirasi politik melawan Kim Jong Un dan mempertaruhkan hubungan China-Korea Utara secara keseluruhan.


bersambung ke #2..
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Sekian, dan terimakasih.

*
*
*
*
*

sumber 1, sumber 2, sumber 3, sumber 4, sumber 5, sumber 6, sumber 7, sumber 8, sumber 9, sumber 10

profile-picture
must.cod.ok memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Quote:


Kim Jong Un lahir ketika Kim Jong Nam sedang belajar di luar negeri. Ketika Kim Jong Nam kembali ke kampung halamannya pun, mereka dibesarkan secara terpisah. Oleh karena itu, Kim Jong Un tidak pernah dekat dengan kakak laki-laki tertuanya tersebut, bahkan keduanya tidak pernah bertemu. Ketidakdekatan antara mereka membuat Kim Jong Nam tetap memberikan kritik secara terbuka terhadap Kim Jong Un. Dia mengatakan bahwa Kim Jong Un terlalu lemah untuk mempertahankan kendali atas negara dan merupakan boneka bagi para tetua rezim. Kritik semacam itu tidak diterima dengan baik di Pyongyang, karena mereka cenderung akan memberikan reaksi dengan marah terhadap apa pun yang dianggap remeh, terutama jika kritik yang mereka terima berasal dari luar negeri.

Seorang anggota parlemen Korea Selatan yang bernama Lee Cheol Woo mengatakan bahwa Pyongyang telah berusaha untuk membunuh Kim Jong Nam selama lima tahun. Salah satu usahanya adalah seorang mata-mata Korea Utara yang berumur 50 tahun yang membelot ke Korea Selatan, mengaku bahwa dia merupakan seorang supir taksi yang menjadi bagian dari rencana yang gagal untuk menabrak Kim Jong Nam di China pada tahun 2010, karena Kim Jong Nam sedang berada di luar negeri. Seorang anggota parlemen lainnya yang bernama Kim Byung Kee mengatakan bahwa Kim Jong Nam telah menulis surat kepada saudaranya pada tahun 2012, memintanya untuk menyelamatkan nyawanya dan keluarganya.

Kim Jong Nam merasa dia hidup dalam pinjaman waktu. Secara kebetulan dan dalam waktu yang bersamaan, kematian Kim Jong Nam membuat Korea Utara menjadi canggung ketika menghadapi kecaman internasional secara besar-besaran atas aktivitas nuklir yang dilakukannya. Kim Jong Un sendiri mungkin telah mengirim seorang mata-mata untuk melacak Kim Jong Nam, dan secara tidak langsung mengeluarkan perintah untuk membunuhnya.

**********

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Quote:


Di balik penampilan seorang penjudi papan atas Korea Utara, Kim Jong Nam menambah penghasilannya dengan menjadi seorang informan CIA. Dia akan memberikan informasi kepada badan intelijen, dan sering bertemu dengan agennya di Singapura atau Malaysia. Menurut sebuah sumber, Kim Jong Nam dan CIA memiliki sebuah hubungan, walaupun banyak detail diantara hubungan keduanya yang masih belum jelas. Empat hari sebelum kematiannya yaitu pada tanggal 9 Februari 2017, Kim Jong Nam diduga diam-diam bertemu dengan agen CIA disebuah kamar hotel di pulau Langkawi, Malaysia Utara.

Dari rekaman CCTV hotel menunjukkan bahwa Kim Jong Nam terlihat berada di dalam lift bersama dengan seorang pria berwajah Asia yang dilaporkan sebagai agen CIA. Di dalam ransel milik Kim Jong Nam ditemukan sejumlah uang tunai sebesar $120.000, yang bisa menjadi pembayaran untuk kegiatan yang berhubungan dengan intelijen, atau pendapatan dari bisnis kasino yang dimilikinya. Selain itu, sebuah stik USB telah dimasukkan ke dalam laptop yang dibawa oleh Kim Jong Nam, yang memicu kecurigaan bahwa dia menyerahkan sebuah data penting pada agen CIA tersebut.

Hal tersebut memicu teori bahwa Amerika atau China mungkin telah berusaha untuk menyingkirkan Kim Jong Un dari kekuasaannya dan menempatkan Kim Jong Nam di tempatnya. Seorang pejabat kepolisian Malaysia muncul untuk mengkonfirmasi teori tersebut dalam kesaksiannya di pengadilan. Namun, dia tidak dapat mengkonfirmasi beberapa detail, termasuk nama hotel atau orang Amerika yang diduga ditemui oleh Kim Jong Nam.

Beberapa mantan pejabat Amerika mengatakan bahwa Kim Jong Nam mungkin tidak dapat menjelaskan banyak tentang politik internal rezim Kim Jong Un, dan dia juga tidak mungkin dapat memberikan perincian tentang cara kerja rahasia Korea Utara. Namun, Kim Jong Nam pasti telah melakukan kontak dengan dinas keamanan negara lain, termasuk China.
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
Quote:


Pada tanggal 1 Maret 2017 Aisyah dan Đoàn Thị Hương didakwa di Pengadilan Magistrate atas pembunuhan terhadap Kim Jong Nam dan akan menerima putusan hukuman mati jika keduanya terbukti bersalah. Pengacara Đoàn Thị Hương sempat meminta otopsi kedua karena dia meragukan ahli patologi Malaysia, dan meminta ahli patologi dari Jepang, Irak, dan dari Korea Utara sendiri. Namun, pihak kepolisian Malaysia memberikan tanggapan dengan memberitahunya untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

Sidang pertama pembunuhan terhadap Kim Jong Nam dengan terdakwa Aisyah dan Đoàn Thị Hương digelar pada tanggal 2 Oktober 2017 di Pengadilan Tinggi di Shah Alam, Selangor, Malaysia, yang dipimpin oleh Hakim Ketua yang bernama Datuk Azmi Ariffin. Dalam sidang tersebut, Aisyah dan Đoàn Thị Hương mengaku tidak bersalah, karena mereka dianggap sebagai pion dalam pembunuhan politik yang diatur oleh empat orang warga negara Korea Utara yang melarikan diri dari Malaysia dihari Kim Jong Nam dibunuh.

Dalam sidang yang digelar pada tanggal 18 Agustus 2018, seorang Hakim Pengadilan memerintahkan Aisyah dan Đoàn Thị Hương untuk memberikan pembelaan setelah adanya cukup bukti untuk menyimpulkan bahwa mereka berdua terlibat dalam konspirasi yang terencana. Namun, dalam sidang yang digelar pada tanggal 11 Maret 2019, Jaksa Agung tiba-tiba membatalkan dakwaannya terhadap Aisyah tanpa memberikan alasan apapun. Oleh karena itu, Aisyah dibebaskan dan kemudian diterbangkan dengan sebuah jet pribadi dihari yang sama. Pejabat Indonesia mengatakan bahwa pembebasan Aisyah dilakukan karena lobi tingkat tinggi yang terus menerus dilakukan oleh mereka.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Merasa Aisyah dibebaskan secara tidak sebanding oleh Pengadilan Tinggi membuat Menteri Luar Negeri Vietnam Phạm Bình Minh menghubungi rekannya dari Malaysia yang bernama Saifuddin Abdullah, dan meminta Pengadilan Tinggi untuk bersikap adil dan juga membebaskan Đoàn Thị Hương. Permintaan tersebut ditolak oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dengan alasan bahwa pembebasan Aisyah didasarkan pada aturan hukum yang berlaku di Malaysia. Sedangkan Menteri Hukum Liew Vui Keong memberikan alasan bahwa Jaksa Agung Malaysia memiliki kebijaksanaan tunggal untuk mencabut dakwaan terhadap Aisyah, dan pemerintah tidak dapat mencampuri kewenangan Jaksa Agung.

Dan dalam sidang yang digelar pada tanggal 1 April 2019, Jaksa Agung menawarkan pengurangan tuduhan kepada Đoàn Thị Hương menyusul permohonan baru dari pemerintah Vietnam dan pengacaranya. Đoàn Thị Hương dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun empat bulan. Dan jika Đoàn Thị Hương berperilaku baik, maka dia akan mendapatkan remisi selama sepertiga dari masa hukumannya.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

**********
Quote:


Pasca pembunuhan terhadap Kim Jong Nam terjadi dan ketika pemerintah Malaysia mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, Malaysia terlibat sebuah perselisihan diplomatik dengan Korea Utara. Mereka menuduh Malaysia mempolitisasi pembunuhan tersebut setelah melakukan otopsi terhadap jenazah Kim Jong Nam. Selain itu, Malaysia juga dianggap mempolitisasi pemindahan jenazah Kim Jong Nam dengan mengabaikan hukum dan moralitas internasional.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriKang Chol

Duta Besar Pyongyang untuk Malaysia yang bernama Kang Chol diusir pada tanggal 4 Maret 2017 setelah dia membatalkan izin masuk bebas visa bagi warga negara Korea Utara yang ingin memasuki Malaysia. Selain itu, dia mengecam penyelidikan Malaysia atas kematian Kim Jong Nam dan menuduh Kuala Lumpur berkolusi dengan kekuatan luar untuk mencemarkan nama baik Pyongyang. Dan Korea Utara juga mengusir Duta Besar Malaysia untuk Pyongyang yang bernama Mohamad Nizan Mohamad.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteriMohamad Nizan Mohamad

Dua minggu kemudian muncul berita bahwa Korea Utara melarang sebelas orang warga negara Malaysia untuk meninggalkan Korea Utara. Hal tersebut dianggap sebagai bentuk penyanderaan. Dua orang diantaranya kemudian dilepaskan, namun Malaysia masih belum mendapatkan kejelasan tentang kesembilan orang lainnya. Malaysia juga melakukan hal yang sama dengan melarang warga negara Korea Utara untuk meninggalkan Malaysia. Kebuntuan berakhir ketika Malaysia membebaskan tiga orang warga Korea Utara dan mengirim jenazah Kim Jong Nam ke Pyongyang, sementara Korea Utara mengizinkan sembilan orang diplomat Malaysia dan keluarga mereka untuk keluar dari Korea Utara.

**********
Quote:


Tujuh orang mata-mata Korea Utara dikirim ke China untuk membunuh salah satu anak Kim Jong Nam yang bernama Kim Han Sol, setelah dia menyebut Kim Jong Un sebagai diktator dalam salah satu TV Finlandia pada tahun 2012. Dia juga mengatakan bahwa dia selalu bermimpi bahwa suatu hari dia akan kembali dan membuat segalanya lebih baik dan memudahkan orang-orang di Korea Utara. Selain itu, secara terbuka dia menyatakan harapan untuk reunifikasi antara Korea Utara dan Korea Selatan. Namun, rencana pembunuhan tersebut gagal setelah pihak kepolisian China menangkap dua orang diantaranya.

Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri

Pada tanggal 8 Maret 2017, tidak lama setelah kematian Kim Jong Nam, Kim Han Sol yang dikatakan mengikuti ayahnya dalam hal memiliki pandangan terbuka tentang dunia, mempublikasikan sebuah video dimana dia mengkonfirmasi kematian ayahnya dan mengatakan bahwa dia dan keluarganya tinggal di lokasi yang dirahasiakan karena mereka takut keselamatan mereka akan terancam.
Takut Dilengserkan, Kim Jong Un Diyakini Membunuh Saudara Tirinya #SeninMisteri
profile-picture
must.cod.ok memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Quote:
profile-picture
agarina88 memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
profile-picture
anggrekbulan memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Sepi.. Gpp, amal "ngasih informasi"nya semoga bisa gw dapet di akhirat nanti. Aamiin..

emoticon-Big Grin
profile-picture
zazang memberi reputasi
Salah satu pemimpin negara yang isunya banyak kembarannya.
emoticon-Matabelo

Tumben banget ini Sis Marry bahas kasus yang muatan politisnya gede banget, ada apa gerangan ???.
emoticon-Bingung

Seperti biasa another great thread plus sumbernya bejibun.
emoticon-Rate 5 Star
profile-picture
wesly771 memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 17 balasan
Tread bagus
profile-picture
wesly771 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
agak males klo dh intrik antar negara..rumit...sama sprt malaysian airlines yg 2 x hilang itu...
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Senin bikin malas orang, ini ditambah trit misteri emoticon-Blue Guy Bata (L)
Spoiler for Penetral pemandangan:
profile-picture
profile-picture
provocator.3301 dan lumpret memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Pejabat Indonesia mengatakan bahwa pembebasan Aisyah dilakukan karena lobi tingkat tinggi yang terus menerus dilakukan oleh mereka

Sepertinya Indonesia cukup berpengalaman dalam hal ini sama seperti sebelumnya juga ada terdengar kasus pidana TKI di Saudi dan juga Malaysia sendiri. hanya terkait korban orang penting Korea Utara dirasa lebih gimana gitu. adapun latar kasus pembunuhan sendiri mungkinkah adik perempuan Kim Jong Un juga turut berperan. sepertinya selama ini diketahui merupakan sosok yang ambisius serta dianggap lebih kejam dan berpotensi besar jadi lebih berbahaya jika menggantikan kakaknya. dari figur sosoknya sendiri juga lebih pas jika sang adik yang dicurigai. dengan adik perempuan yang mumpuni dalam banyak hal dan juga dipersiapkan dan dianggap pantas sebagai pengganti dirasa seperti ga guna pula bunuh saudara tiri dengan alasan kuatir dilengserkan. kecuali mungkin untuk alasan penghianatan seperti kerjasama dengan agen CIA seperti disebut  di atas dan juga jika terbukti membocorkan rahasia negara. belum lama Kim Yo Jong bahkan juga dicurigai membunuh kakaknya yang lama tidak muncul ke permukaan
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan
Post ini telah dihapus
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Edited
Diubah oleh gentongb
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
paman kim gak pandang bulu, saudara sendiri dihabisi emoticon-Matabelo
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Korut memang lebih pas di pimpin jong un drpd jong nam...
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Apakah kekuasaan benar benar membuat orang tidak ingin kehilangannya?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kasihan ya Rakyat nya akan kekejaman Pemimpin nya.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
si Aisyah dibebasin tanpa ada hukuman sama sekali, diterbangin pake private jet balik ke indo pula emoticon-Big Grin canggih juga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
kayaknya sempat pernah booming di tv kasus ini ya emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
emoticon-Traveller
Dulu sempet nyimak perkembangan beritanya emoticon-Smilie
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ngeri dah kalo udh bahas korea utara... ga masuk diakal... tega dan jahat kek di drama korea emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di