KOMUNITAS
Home / FORUM / All / ... / Blogger Indonesia /
Mengenal Pendidikan di Finlandia yang Memukau
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62be7d4f8078201a6a1514fe/mengenal-pendidikan-di-finlandia-yang-memukau

Mengenal Pendidikan di Finlandia yang Memukau

Mengenal Pendidikan di Finlandia yang Memukau
Sudah bukan menjadi rahasia, Finlandia adalah negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Tidak heran, pendidikan di Finlandia menjadi patokan sistem yang ditiru oleh berbagai negara lain.

Bahkan juga terkenal di negara Indonesia.
Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan mengenalkan pendidikan d Finlandia kepada Anda. Sehingga akan lebih jelas bagaimana kurikulum yang ada di pendidikan Finlandia. Tentunya, informasi ini sangatlah cocok dan tepat untuk praktisi pendidikan di manapun.

Hebatnya Sistem Pendidikan di Finlandia

Setidaknya, ada beberapa hal yang akan saya soroti dari sistem pendidikan di negara ini. entah itu dalam kurikulum, biaya, dan bagaimana teknik pengajaran. Kami akan jelaskan secara detail dan semoga bermanfaat untuk Anda.

1. Menjadi Guru itu Sulit dan Selektif

Berbeda sekali dengan di Indonesia, pendidikan Finlandia memposisikan guru sebagai profesi yang sangat mulia. Selain itu, gaji guru sangatlah besar. Sehingga, sangatlah sulit menjadi guru di negara yang satu ini.

Tidak semua lulusan pendidikan bisa dijadikan seorang guru. Karena memang, hanya guru-guru yang kompeten yang memiliki dedikasi tinggi sajalah yang bisa menjadi guru di Finlandia. Hal tersebut dilakukan, karena Finlandia menganggap guru adalah ujung tombak pendidikan.

Jika seorang guru diremehkan dan tidak dianggap penting, maka pendidikan tentu tidak akan berjalan dengan baik. Pasalnya, guru adalah elemen yang sangat penting dalam dunia pendidikan.

Jika di Indonesia lulusan sarjana sudah bisa menjadi guru, di Finlandia tidaklah boleh. Seorang guru harus minimal memiliki pendidikan magister. Dengan kata lain, harus sudah lulus S2 dan tentunya memiliki sertifikasi guru yang profesional.

2. Sekolah Gratis untuk Anak

Rahasia kerennya pendidikan di Finlandia adalah masalah biaya. Pemerintah Finlandia bahkan berani menggratiskan layanan sekolah untuk PAUD dan TK. Sehingga, anak usia 3 hingga 6 tahun bisa memanfaatkan waktunya untuk bermain dan belajar.

Berbeda dengan di negara Indonesia, pendidikan untuk anak sangatlah diperhatikan di Finlandia. Sistem sekolah gratis ini diadakan karena memang penting sekali, agar semua anak di usia tersebut memperoleh pendidikan yang layak.

Tidak bisa dipungkiri, pendidikan untuk anak adalah salah satu gerbang untuk menciptakan generasi bermoral di hari esok. Maka dari itu, sekolah gratis ini benar-benar diadakan demi memupuk harapan anak-anak agar bisa mengenyam pendidikan dari usia dini.

3. Tidak Ada Sistem Persaingan

Uniknya sistem pendidikan di Finlandia selanjutnya adalah masalah persaingan dan ranking. Di negara tersebut, pendidikan benar-benar menjamin sebuah kesejahteraan jiwa bagi siswanya. Sehingga tidak ada tekanan untuk berprestasi pada satu pelajaran.

Dengan adanya sistem tersebut, siswa akan termotivasi untuk selalu mengembangkan skill yang mereka inginkan. Sehingga tidak terjadi standarisasi siswa pintar dan siswa bodoh. Yang ada, satu siswa dengan siswa lain saling berkolaborasi untuk membantu.

Itulah kerennya sistem pendidikan di Finlandia. Tidak ada persaingan di antara siswa, sekolah. pendidikan dijamin menjadi tempat untuk mengembangkan diri dan tidak ada harus begini dan begitu.

Bahkan, guru tidak perlu mencari tes standar nasional maupun internasional. Guru dibebaskan untuk membuat tes sendiri sesuai dengan apa yang ia ajarkan kepada siswa mereka. sehingga, penilaian tersebut jauh lebih relevan dan tentunya adil.

4. Eksperimen dan Penelitian Didukung

Sempat ada beberapa orang yang mengatakan jika penemu di Indonesia tidak diapresiasi di negara sendiri. Berbeda dengan fenomena tersebut, pemerintah Finlandia sangatlah peduli dengan penelitian dan eksperimen.

Hal itu bahkan sudah diajarkan dari usia dini. Sehingga mereka dididik dengan bebas untuk bisa menghasilkan sebuah karya sesuai dengan skill yang ingin mereka kuasai. Mereka dibebaskan untuk melakukan itu semua dan dibiayai.

Selain itu, tidak ada kepentingan politik dalam hal penelitian dan pengembangan. Pemerintah benar-benar membuat keputusan ekslusifitas pendidikan dengan sangat efektif dan tentunya efisien.

Boleh dikatakan, pendidikan di Finlandia disetting memang jauh dari hal-hal yang bersifat politis. Sehingga kemurnian pendidikan tidak tercampuri oportunisme pemerintah dalam mencari keuntungan dalam penelitian tersebut.
Hal inilah yang sangat sulit ada dalam sebuah negara. Karena pasti, di balik sebuah penelitian ada seseorang yang mendapatkan keuntungan. Dari keuntungan tersebutlah, sang peneliti malah merasa rugi dan akhirnya tidak mau meneliti lagi.

5. Membebaskan Anak untuk Bermain

Dalam setiap 45 menit pembelajaran, Pendidikan di Finlandia membebaskan siswanya bermain selama 15 menit. Waktu bermain ini memang sengaja diadakan agar siswa tidak merasa bosan dan stress menerima pembelajaran.

Karena memang sudah diteliti, ketika siswa sudah mendapatkan pembelajaran selama 45 menit, konsentrasinya pasti akan menurun dan akhirnya tidak bisa menyerap pembelajaran dengan baik. Maka dari itu, waktu bermain ini sangatlah penting di Finlandia.

Anak-anak di Finlandia benar-benar dididik untuk menjadi seorang pencetus dan penemu. Mereka tidak dipaksa untuk menghafal dan menjawab soal ujian dengan benar. karena hal itu akan percuma, karena hasilnya nanti pasti akan lupa kembali.
Maka dari itulah, tidak ada konsep menghafal dalam Pendidikan Finlandia. Mereka diberi instruksi untuk memahami, bukan menghafal materi. Karena menghafal saja tidaklah cukup untuk mengembangkan pikiran mereka.

6. Tidak Ada PR yang Berbejibun

Jika di Indonesia, PR adalah sebuah santapan umum yang harus ada. Sehingga satu guru dengan guru lainnya memberikan PR yang berbeda-beda. Akhirnya, siswa stress dan malas untuk mengerjakan semua PR yang diberikan.

Di Finlandia, tidak ada sistem seperti itu. Bahkan, tidak ada PR yang diberikan di sekolah-sekolah Finlandia. Karena PR adalah sebuah pembelajaran yang tidak efektif dalam proses pemberian materi. Maka dari itu, harus dihindari.

Meski tidak ada PR, orang tua di Finlandia tetap memberikan edukasi di rumah. Sehingga, di rumah siswa tidak hanya bermain saja. Mereka tetap mengembangkan apa yang dipelajari dan tentunya mendapatkan waktu istirahat.

Guru dan orang tua sudah saling percaya untuk menciptakan generasi yang cerdas dan sehat. Maka dari itulah, PR ditiadakan di pendidikan Finlandia. Orang tua benar-benar teredukasi untuk juga terlibat dalam pendidikan.

7. Otonomi Sekolah yang Tinggi

Keunggulan Pendidikan Finlandia selanjutnya adalah masalah otonomi sekolah. Pendidikan memang dilaksanakan dengan dukungan pemerintah, akan tetapi sekolah diberikan hak penuh untuk mengelola sistemnya sendiri.

Sehingga, pendidikan menjadi lebih eksklusif dan variatif. Hal itu menjadikan Finlandia sebagai negara yang memiliki pendidikan yang khas dan berbeda. Sistem yang santai, namun hasilnya tetap tidak kalah dengan jenis pendidikan lainnya.
Sekolah bisa membuat kurikulum sendiri atas kolaborasi antara guru.

Hal tersebut dilakukan karena guru adalah orang yang paling mengerti potensi yang dimiliki oleh siswa-siswanya. Maka dari itu, otonomi sekolah ini sangatlah diperhatikan di Finlandia.

Penutup

Demikian informasi mengenai pendidikan di Finlandia yang memukau. Pada dasarnya, semua sistem pendidikan dibuat untuk menghasilkan generasi emas. Dengan sistemnya yang khas, Finlandia berhasil menjadi salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di Indonesia. Bagaimana pendidikan di negara Indonesia?

Baca informasi lain di ilmutikus.eu.org


profile-picture
provocator3301 memberi reputasi
Diubah oleh n4z1r
Halaman 1 dari 2
Nice info emoticon-Jempol
Semoga Indonesia bisa meniru Finlandia ini, tentunya yang namanya pendidikan itu adalah memanusiakan manusia
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
di wakanda program yg paling banyak duit yg jalan.

kalau idealisme pendidikan ga ada anggaran gedhe, ya percuma



emoticon-Bingung
Negar amaju dan berkembang memang beda sekali cara pengajarannya gans. MEreka sudah menemukan sistem yg bisa memaksimalkan kecerdasan
Endonesyah bisa ga ya begitu?! Sekolah kayaknya bisa aja menerapkan sistem begitu. Tapi orangtua juga pasti ada tuntutan ke anaknya, supaya pintar lah, ini lah, itu lah. Kayak malu aja kalau ga masuk sekolah favorit or anaknya begok (menurut orang tua)
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tergantung sudut pandang. Mereka termasuk demokrasi liberal, negara sekuler. Manajemen pendidikan mmg bagus, tp mengesampingkan membentuk SDM yg berakhlak.
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Bayangin aja dah berasa seperti di surga
Tanpa beban dan tekanan
Gue belajar kalkulus sampek pusing... Pas udah kerja cman butuh matematika sederhana
Kali tambah bagi kurang... Gtu doank udah bisa cari makan... Serasa rugi kuliah mahal2 sampek setres...
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Di Indonesia
- Guru itu profesi dimana yang mereka cari duit
- 1 guru ngurus banyak anak
- 1 anak wajib lulus semua mata pelajaran, padahal anak memiliki kelebihan sendiri
- Tugas guru adalah menjadikan murid pintar. Kalau dalam seleksi dipilih anak-anak pintar dan sekolah masuk favorit, maka guru tidak bisa dianggap sukses
- Perkembangan manusia > kapasitas sekolah
Emang bagus pendidikan di sana kata suami ane juga. Tapi apakah bisa Swiss Citizen nanti sekolah di sana? Ane kalau program hamil di masa depan, pengin banget ngimpi muluk2 ane sekolahin anak nanti SD di Suiss, SMP dan SMA di Finland, kuliahnya di Inggris. Terus membuka karier di Indo hahahaha. emoticon-Wagelaseh
profile-picture
jakompank memberi reputasi
Untuk diterapkan disini mungkin bisa.
Tp murid/siswa didiknya bisa kg??
Tidak sedikit loh, siswa yg cm dtg, sekolah, pulang, maen dah, malah kl memungkinkan bikin anak dah.
Nah, jadi menurut gw sih, sistem pendidikan kita udh bagus, hanya orang tua dan siswanya aja yg perlu pembenahan mental. Bukan sedikit loh anak Indonesia yg jenius, tp apa mereka juga diapresiasi??
Siap kg negara ini untuk maju, atau mau tidak rakyat kita diajak maju??
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Di sono, guru itu teman murid, guru diem dikelasnya muridnya yg datang buat belajar masuk ke kelas, jd gurunya bakal hapal murid mana yg sering masuk ke kelas dia. Dan murid mana yg masuk sesekali doang, tdk ada matkul wajib dan sks. Artinya 1 murid klo mau bisa datang ke kelas 1 guru sesering mungkin dalam 1 tahun. Membuat hub. si murid ma guru jd deket, dan pelajaran tdk selalu dikelas, artinya bisa dimana saja yg muridnya mau. Makanya, bocil yg suka biologi bisa jd spesialis biologi ntar gedenya.

Selebihnya mungkin banyak yg hari ini ikut temen A kelas A, besok ikut B kelas B .. Murid yg begitu diarahkan agar fokus ke 1 Matkul saja dng pendekatan dr gurunya, diarahkan kmn minat si murid yg sebenarnya. Mereka mendidik spesialis, bukan murid general yg ini tau itu tau, tp cuma di permukaan saja. Klo di wakanda mau jd Ahli belajar sendiri ato ngambil kursus di luar sekolah. watdefak emoticon-DP
Diubah oleh ironman.jarvis
Sistem Finlandia tidak bisa diterapkan di Indonesia:
1. Indonesia negara miskin dan banyak penduduk. anggaran pendidikan per murid sangat kecil.

2. Gaji guru di Indonesia terlalu kecil utk dilirik bakat paling cerdas supaya mau jadi pengajar.

3. Indonesia mempunyai iklim yg bersahabat dan kultur santai sehingga menelurkan manusia yg mental lembak disiplin longgar.

4. Sistem kerja indonesia tidak menghadiahi pekerja yg pintar, masih mengandalkan kuantitas tenaga murah. Besar nya gaji masih dipercaya sebagai keberuntungan dan koneksi, bukan keahlian.

5. Orangtua Indonesia belom memprioritaskan secara utama ilmu pengetahuan. Hal simple seperti laptop dan internet 24 jam masih menjadi sebuah kemewahan utk banyak keluarga.

6. Kalah gizi jauh. Otak berkembang dari umur 0-25 tahun.

Mengenal Pendidikan di Finlandia yang Memukau
Kenapa sistem standarisasi ujian dan ranking lebih bagus?
i) Penyelarasan ilmu kota kecil dengan kota besar.

ii) Memacu semangat bersaing utk memaksimalkan potensi.

iii) Mengajarkan disiplin dan kerja keras supaya berhasil.

- otak yg terlatih akan memberi daya ingat dan kelenturan lebih utk menyerap ilmu baru lebih cepat.
- kemampuan berpikir secara kritis oleh pendidikan barat hanyalah mitos. keinginan utk bertanya dan mempertanyakan segala sesuatu lebih tergantung dengan kultur lingkungan terutama dari keluarga anda sendiri.
profile-picture
nyimak92 memberi reputasi
Berat rasanya kalo plek kyk gitu di Indo.
Mgkin di sekolah swasta international ada yg gitu.. tp biayanya naudzubillah.
kalau pendidikan disini maju belum tentu org org negara api bisa ngikutin, taunya tawuran doang ama nge tiktod
Jadi ingat guru honorer di +62
kebalikan dari indo semua emoticon-Ngakak
pentingnya kualitas guru dan org tua tentu akan menghasilkan generasi yg baik kedepannya.
Sistem pendidikan kita itu selalu berubah ubah, setiap ganti mentri juga ganti.
Harusnya punya sistem pakem yang jelas emoticon-Shakehand2
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di