KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62bc5d5b8d293500a23b5bae/hikmahbudhi--penolakan-renovasi-vihara-akan-jadi-dalih-mayoritas-tekan-minoritas

Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!

Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!

JAKARTA (Independensi)- Renovasi Vihara Jiu Tien Kung di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat mendapat penolakan dari sekelompok orang mengatasnamakan ormas.

Mereka beralasan renovasi Istana Langit ke 9 Jiu Tien Kung Kebon Limus di Kampung Cipari Girang, Kebon Limus, Desa Tenjojaya tersebut oleh Yayasan Gema Gita Nusantara itu, tak memenuhi persyaratan dan berpotensi memunculkan buddha-isasi terhadap warga Muslim.

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) menyayangkan penolakan renovasi rumah ibadah umat Buddha tersebut.

“Hikmahbudhi menilai bahwasanya alasan penolakan tersebut sangat tidak berdasar dan berpotensi merusak persatuan dan kerukunan umat beragama, hal tersebut sangat berbahaya. Tidak menutup kemungkinan alasan-alasan tersebut akan terus digunakan sebagai dalih pembenaran kaum mayoritas di berbagai daerah kepada minoritas,” kata Ketua Bidang Kajian Strategis, Penelitian dan Pengembangan PP Hikmahbudhi Jan Suharwantono, Rabu (29/6/2022).

Dia menuturkan secara prinsip hak beragama mencakup hak kebutuhan beribadah. Namun, kenyataannya hingga hari ini konflik penolakan pembangunan rumah ibadah masih saja terjadi.

Penolakan pendirian rumah ibadah, kata Jan menjadi cerita berulang dari tahun ke tahun yang sampai hari ini pemerintah cenderung tidak mampu memberikan jaminan rasa aman dan keadilan.

“Alasan klasik rumah ibadah tak memiliki izin acap menjadi pembenaran untuk melakukan tindakan intoleran dan dikriminasi,” ujarnya.

Sejumlah peraturan diskriminatif dan pemerintah daerah yang kerap tak bergigi terhadap tekanan kelompok intoleran, menurutnya makin menyudutkan kaum minoritas.

Seperti hadirnya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Memelihara Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan FKUB dan pendirian rumah ibadah.

“Pada praktiknya, aturan tersebut seringkali digunakan untuk pembenaran melakukan tindakan intoleran dan diskriminasi terhadap kaum minoritas di suatu wilayah di Indonesia,” ungkap Jan.

Hikmahbudhi menegaskan akan selalu mengingatkan dan mendorong pemerintah untuk serius dalam menangani persoalan intoleransi dan diskriminasi.

Dia mengingatkan jangan sampai penyelesaian selalu melalui hukum yang mengorbankan kelompok minoritas, atas nama tertib hukum dan kerukunan.

Hukum, kata Jan semestinya berdasarkan kebenaran bukan maunya kelompok mayoritas.

“Itu juga akan memberikan pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat bagaimana hidup bermasyarakat dan bernegara sesuai Pancasila, di banyak tempat masih kita temukan kelompok minoritas seringkali mesti tunduk, dipaksa menandatangani Surat pernyataan atau aturan dengan dalih kerukunan, yang padahal semua adalah kemauan sepihak kelompok mayoritas,” tegas Jan.

“Pemerintah harus adil dan semestinya fokus pada persoalan intoleransi dan diksriminasi yang berpotensi merusak kerukunan dan persatuan antar sesama anak bangsa,” imbuh Jan.

Hikmahbudhi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan DPR memberikan atensi khusus terhadap persoalan penolakan renovasi rumah ibadah tersebut.

Selain itu, Hikmahbudhi juga mendesak pemerintah provinsi dan Kementerian Agama untuk memberikan rasa aman dan keadilan atas hak beragama dan pembangunan rumah ibadah umat Buddha di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat ini.

“Mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga, persatuan, kerukunan dan toleransi antarumat beragama,” tegas Jan.

Jan berharap kita sebagai sesama umat beragama punya komitmen yang sama dalam menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama, serta saling menghormati satu sama lain.

“Jangan sampai persoalan konflik semacam itu terus terulang yang tidak ada titik temunya,” ujar Jan. (Hiski Darmayana)

https://independensi.com/2022/06/29/...kan-minoritas/

Jadi mayoritas aja sudah hasil paksaan bukan atas keinginan sendiri

Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!


profile-picture
viniest memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Maklum...inferior complex, ajaran Marxis

emoticon-Ngakak
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!
profile-picture
sarjuu5 memberi reputasi
Renovasi rumah ibadah yang sudah berdiri sejak tahun 1975 ini ditolak oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cicurug.

Penolakan ini disampaikan langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Cicurug, KH Endang Sana’ul Azha pada musyawarah di salah satu pondok pesantren yang dihadiri forkompimcam dan kepala desa setempat.

Musyawarah membahas keluhan dan penolakan warga serta ormas Islam terkait tidak dipenuhinya persyaratan pembangunan kembali Rumah Ibadah Jiu Tien Kung oleh pihak Yayasan Gema Cita Nusantara.

Menurut KH Endang Sana’ul Azha, ada 6 syarat yang harus ditempuh oleh yayasan tersebut untuk pembangunan kembali Rumah Ibadah tersebut.

“Saat ini, hanya satu yang sudah terpenuhi, yaitu dukungan warga sekitar sementara sisanya tidak dipenuhi. Berarti sudah menyalahi aturan,” jelas KH Endang pada Senin, 20 Juni 2022.

APA DASAR HUKUMNYA MUI MENOLAK UMAT BUDHA MERENOVASI RUMAH IBADAHNYA SENDIRI??????
profile-picture
viniest memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
fobia pada agama lain
tapi orang lain ga boleh fobia pada agama elu?

mau renovasi saja sudah ketakutan akan buddhaisasi
padahal islamisasi terang terangan tutup mata saja

tapi namanya satu grup
mari tutup mata saja, tutup telinga saja
anggap ga pernah terjadi
lalu di lupakan
namanya juga tutup aib toh
sesuai ajaran belum?

yang satu beringas, yang satu diam
yang diam sok bilang mereka bukan bagian kami
tapi dalam hati ikut senang akan tindakan si beringas ini

sehingga tidak pernah turut serta mengambil tindakan tegas
untuk membuktikan mereka bukan bagian dari kalian

1 negara ada 10000 penduduk
100 penduduk ikut pemilu dan mendukung pemimpin A
sedangan 9900 yang tidak ikut pemilu katanya mendukung pemimpin B

lantas yang akan jadi pemimpin kemudian ada A yang didukung 100 orang itu ikut pemilu
atau yang B yang katanya di dukung oleh 9900 orang tapi tidak ikut serta dalam pemilu?

tidak bergerak, tidak bertindak
ya dianggap tidak ada

bukan malah ngelucu bilang yang beringas hanya segelintir kok
jadi bukan bagian kami

emoticon-Traveller

profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Janganlah kau membantu dalam pendirian umat ibadah agama lain ~ hadits shahih sulit memang Kalau manual booknya rasis begini
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Apa yang diharapkan dari Islam bila sudah menjadi mayoritas ?

Bersikap adil ke non Islam ?
Bersikap melindungi ?
Bersikap mengamankan ?

Jangan bermimpi deh.
Meski di tabur bedak bernama toleransi, wajahnya tetap sama.
Sejarah telah membuktikan, ajaran ini bersikap korosif.

So, ga usah tuntut hal2 seperti itu. Selain buang waktu, juga hanya akan menjadi bahan lelucon bagi mereka.
Semakin teraniaya kaum minoritas, semakin tinggi senyum mereka.
Jangan memberi mereka kenikmatan untuk bersenang2 dengan menunjukkan kemarahan.

Biarkan karma berjalan,toh sifat korosif ajaran mereka juga berlaku bagi mereka sendiri.

Cukup gaungkan keseluruh dunia, inilah apa yang akan terjadi bila mereka menjadi mayoritas.
Biarkan nasib kita di negara ini menjadi pelita terang bagi dunia luas
profile-picture
sarjuu5 memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Pir, ndak usah banyak gaya mbisa ndak? emoticon-Mad

Cukup hidup diem2 tanpa terlihat oleh non tapir aja susah amat kah? emoticon-Mad




















































emoticon-Mad (S)
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Stop mengeluh, ente ngeluh gini uclim malah bahagia
profile-picture
pilotwaras108 memberi reputasi
Quote:


Ditakutkan terjadi buddhaisasi mbong emoticon-Mad

Ngumat itu labil dan gampang terbawa arus, tolong dipahami lah emoticon-Mad

Apalagi kalau di dalam viharanya ada patung buda julai, bahaya itu, mbisa ada jin tapirnya emoticon-Mad












































emoticon-Mad (S)
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Udahlah, semua organisasi keagamaan keluar aja dari FKUB, gak guna tuh
profile-picture
akumidtorc memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Harus nya antum semua udah pada tau knp kami bnyk buat gangster2 pembela agama kami
Ya krn agama kami insecure dan rapuh,jd please jgn buat kami lebih cemas


Ttd

Mayoritas
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Diubah oleh pembela.tuhan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Hikmahbudhi : Penolakan Renovasi Vihara, Akan Jadi Dalih Mayoritas Tekan Minoritas!

Bangunan uda berdiri cuma mau renovasi pun ditolak, bener2 dah kafirphobia.
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
belum setor kayaknya...
profile-picture
pilotwaras108 memberi reputasi
Balik ke tahun 2005-10an. Apakah seperti begini juga?

Sebenarnya arus intoleransi ini mulai sejak kapan sih? Kapan FPI pertama muncul?

emoticon-Mewek Miris, ane masih ingat waktu Sri Paus datang ke sini, dan negeri ini dinilai paling toleransi antar umat, tanpa ironi.
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
astagfirullah, ya alloh, ini adalah penjoliman thd ummat islamopombob ya akhi emoticon-Marah
profile-picture
nurade247 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jadi teringat di tempat kerja ane dulu. Ane dulu kerja di gedung retail gitu, nah gedung retail itu kan ada aula kosong untuk siapapun yang mau sewa.

Dulu ada yang pendeta yang sewa aula itu untuk beribadah/dijadikan gereja tiap hari minggu ataupun acara mereka. Baru beberapa bulan berjalan, ada ormas Is*lam baju putih berpeci datang ramai2 komplain ke pihak gereja dan pemilik gedung. Katanya di sini mayoritas muslim, di sini dekat dengan Mesjid Raya (seberangan aja sama gedung tempat ane kerja), jangan bikin gereja dekat sini. Akhirnya daripada pihak gedung kenapa2, pihak penyewa pun nggak lanjut beribadah lagi. Takut kenapa2 nanti.

Sedih lihatnya walaupun ane kapir. Emang bener kata teman2 ane; Orang itu bisa bebas bangun mes*jid di mana2 kayak minimarket, giliran agama lain mau sembahyang ataupun bangun tempat ibadah aja harus sembunyi2. Syukur2 ketemu umat Is*lam yang masih waras ngerti arti toleransi dan gak fanatik, sempat ketemu umat Is*lam yang nggak ngerti? Habislah umat agama lain.
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Dan MUI dibelakang semwa penolakan itu sambil purak2 gak paham masalah emoticon-Leh Uga
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Coba saya tebak
Yang nolak dari pemegang kunci surga
Agama paling damai
Yang suka meleduk
Terus sukanya nyenggol disenggol balik mewek
Habibnya mesum
Dresscodenya kalau ga hitam2 kayak karung buat ceweknya atau putih putih daster emak buat cowoknya...
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
mino 2030 MERDEKA !!!
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
sama mino pun insecure emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
aldonistic memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di