KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Inilah salah satu Penyebab GanSist ngisi BBM kadang nominalnya gak singkron=budget
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62b434b2adf3024e28615186/inilah-salah-satu-penyebab-gansist-ngisi-bbm-kadang-nominalnya-gak-singkronbudget

Inilah salah satu Penyebab GanSist ngisi BBM kadang nominalnya gak singkron=budget

Sebuah SPBU di Serang, Banten, terbukti melakukan kecurangan mengurangi takaran BBM dengan menggunakan remote control. SPBU ini meraup untung hingga miliaran rupiah dari kecurangan tersebut.
Kasubbid I Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) pada Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Chandra Sasongko menyebut dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa praktik curang penjualan BBM tersebut sudah berlangsung sejak 2016 sampai Juni 2022 atau sekitar 6 tahun dan mendapatkan keuntungan besar.

"Dari hasil pemeriksaan, para pelaku yang menjalankan kecurangan penjualan BBM mendapat keuntungan Rp 4-5 juta per hari dengan jumlah keuntungan (akumulasi) sekitar Rp 7 miliar," jelasnya dikutip dari kantor beita antara

Ia menambahkan para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta sakelar otomatis pada mesin dispenser SPBU tersebut.

"Akibatnya, volume BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang dijual tidak sesuai dengan takaran, timbangan atau jumlah selain menurut ukuran yang sebenarnya, isi bersih, berat bersih, atau jumlah yang sebenarnya," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Polisi Shinto Silitonga menjelaskan bahwa praktik curang itu ditemukan di SPBU Gorda Nomor 34-42117 di Jalan Raya Serang-Jakarta KM 70 Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, pada 6 Juni lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saat dilakukan pengecekan lokasi, benar ada penjualan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang dilakukan oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan remote control," katanya.

Ia menyebutkan dari pengungkapan kasus itu pihaknya juga berhasil mengamankan dua orang tersangka yakni BP (68) sebagai Manajer SPBU dan FT (61) pemilik tempat usaha SPBU. "Atas kasus ini, dua orang tersebut kami tetapkan sebagai tersangka," ujar dia.

sumur

Pengusaha pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) di Gorda, Kecamatan Kibin ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan pengelolaan SPBU nakal, dengan mengurangi takaran perdagangan bahan bakar minyak (BBM).
Selain pemilik, Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Banten, juga menetapkan manager SPBU berinisial BP (68) sebagai tersangka. Namun keduanya tidak dilakukan penahanan karena pertimbangan umur dan tersangka sedang sakit.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan kasus itu terbongkar setelah pihaknya menerima laporan masyarakat yang dicurigai adanya kecurangan pengurangan takaran atau tera dalam menjual BBM, baik Pertamax, Peralite, Pertamina Dex, Dexlite dan solar.

"Pada saat dilakukan pengecekan di SPBU, ditemukan adanya kegiatan penjualan semua jenis BBM oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser," katanya saat ekpose di Mapolda Banten, Selasa (22/6).
Shinto mengungkapkan SPBU Gorda Nomor : 34-42117 di Jalan Raya Serang – Jakarta KM 70 Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang telah melakukan modifikasi mesin dispenser yang dapat diatur menggunakan alat berupa remote control.
"Mereka menggunakan remote control. Jika ada pemeriksaan, mereka mematikan alat tersebut dengan menggunakan remote tadi," ungkapnya.

Shinto menjelaskan para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta saklar otomatis pada dispenser SPBU, agar takaran takaran BBM tidak sesuai dengan jumlah yang dibeli oleh masyarakat.
"Setiap pengisian 20 liter BBM, ada pengurangan takaran sekitar 500 mililiter atau setengah liter BBM," jelasnya.

Shinto menambahkan dalam sehari pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp4 hingga 5 juta. Perbuatan itu dilakukan sejak tahun 2016 sampai dengan Juni 2022 dengan jumlah keuntungan sekitar Rp7 miliar.

Source @bantenraya_ 



Sudah jadi Rahasia Umum......Banyak yg begini sebetulnya..
Gimana menurut ente gansist ? Pernah ngalamin gak? ane sering, tp dispbu daerah ane sih..

Inilah salah satu Penyebab GanSist ngisi BBM kadang nominalnya gak singkron=budget

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh 50F14
bkn cm disono sist, dikampung ane jga banyak spbu yg kek gini.. ngehe bet emoticon-Big Grin
Ane sih seringnya ngisi di satu tempat saja pada saat di kota sendiri lho ya
Diubah oleh indra.blora
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ane klo ngisi di spbu coco, selama ini ga ada keluhan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
koq pemilik spbu nye kagak ditahan yaa.. emoticon-Ngacir








Spoiler for lagi viral ternyata:
Diubah oleh kmaha4ing
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Di daerah gw ada 1 SPBU yg emg sering curang, pernah di skors juga gegara ada orang pertamina tanpa sengaja mergokin operator jual pertalite ke jerigen tanpa disertai surat emoticon-Cape d...

Pernah viral dan emg kelakuan udah jd rahasia umum di daerah gw, yg orang asli sini anti bgt sm nih spbu mknya sepi.
Dan saat konfirmasi di berita ngelesnya cem mana? emoticon-Ngakak padahal sebelum viral udah sering modus begini.
Inilah salah satu Penyebab GanSist ngisi BBM kadang nominalnya gak singkron=budget
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
banyak keluhan sih kalo diliat2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di