KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sudah Memviralkan Ormas Melakukan Pemerasan, Korban Tidak Mau Buat Laporan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/628c0be34acf0c66f52b4333/sudah-memviralkan-ormas-melakukan-pemerasan-korban-tidak-mau-buat-laporan

Sudah Memviralkan Ormas Melakukan Pemerasan, Korban Tidak Mau Buat Laporan

PADAHAL Sudah Memviralkan 2 Anggota Ormas Melakukan Pemerasan, Korban Malah Tidak Mau Buat Laporan



TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah memviralkan 2 pria anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) melakukan pemerasan, korban malah tidak mau buat laporan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipda Elia Karo-Karo mengungkapkan, setelah viralnya video tersebut di media sosial, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian, di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.

Baca juga: DESAK Permintaan Maaf Atas Pendeportasian Ustaz Abdul Somad, Ormas Islam Geruduk Konjen Singapura

"Anggota sudah turun ke lapangan, memang yang jelas korban nggak mau buat laporan. Sudah kita bujuk pun tadi supaya buat laporan tapi nggak mau buat laporan," kata Elia kepada Tribun-medan, Senin (23/5/2022).

Ia mengatakan bahwa, korban dan pelaku dikabarkan akan melakukan perdamaian dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

"Dengar-dengar besok rencana mau diselesaikan mereka dengan keluargaan," sebutnya.

Dijelaskannya, ketua ormas yang terlibat dalam pemerasan itu juga telah mendatangi korban dan telah minta maaf.

"Kalau pengakuan dari ketuanya, tadi sudah mendatangi pihak panglong (korban), sudah minta maaf," bebernya.

Namun, kendati demikian ia menegaskan akan tetap memanggil dan memeriksa kedua anggota Ormas yang terlibat dalam pemerasan tersebut.


"Nanti kita cek gimana besok. Tapi tetap kita upayakan untuk memanggil yang dua orang itu ke Polsek. Tetap yang dua itu kita mintai keterangannya, nggak mungkin nggak kita ambil keterangannya," ucapnya.

Sebelumnya, beredar video memperlihatkan dua orang pria sok jago memakai baju ormas memaksa minta pekerjaan, Senin (13/5/2022).

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di salah satu tempat usaha di simpang Tuntungan, Kota Medan.

Kedua pria sok jago tampak memaksa minta pekerjaan agar mendapatkan uang.

Sementara pekerja untuk menurunkan barang berupa semen sudah ada.

"Tapi sudah aku kasih Rp 200 perbulan, apalagi yang kurang. Ini cuma 200 sak saja," kata pemilik toko bangunan.

Pria sok jago membalas dan menyebut dirinya sebagai pekerja.

"Kami pekerja kak, kami mau kerja," katanya.

"Sudah kerja, sudah siap dibongkar setengah. Tinggal dilanjutkan lagi dan lagian sudah perbulan kita janjikan terus apalagi," sebut pemilik toko bangunan kesal.

Namun, pernyataan itu dibantah oleh pria sok jago yang mengenakan topi terbalik.


"MoU saja tidak ada, ini buktinya kami tarik kop suratnya," katanya mengancam.

"Kan sudah dibilang bulanan kamu bayar. Kenapa lagi kalian apa ini (gangguin)," ujarnya.

"Kami bukan mau cari masalah," kata pria sok jago membantah.

"Abang ini macam enggak pernah aja kesini," katanya.

"Enggak apa kak rekam aja kak," sahutnya.

"Ini cuma 200 sak aja yang mau diantar. Terus-menerus kalian kesini," tutur pemilik toko.

Namun, pria sok jago mulai tinggi ngomongnya.



"Kak ini memang kerjaan kamu SPSI. Kakak jangan bilang kami ganggu ya, kami kerja," jawab pria sok jago membantah omongan pemilik toko bangunan.

"Terus kalian ngapain disini," tanya pemilik toko bangunan.

"Kami bongkar kok," katanya.

"Bongkar apa kau," sebutnya.

"Kami kerja kok," ujarnya.

"Kerja apa, ini sudah dibongkar setengah. Mau kalian lanjutkan lagi, kalian yang bongkar kalian bilang. Cemana coba, itu sudah setengah dibongkar. Sabar kalian dikit kenapa rupanya," teriak pemilik toko bangunan kesal.

"Kami orang SPSI kak, kerja kami bongkar," katanya.

"Tahu, kalian dari SPSI. Tapi semalam itu enggak bisa bongkar kalian bilang anggota itu," tanya pemilik toko bangunan.

"Jangan belit-belit kakak. Kami enggak mau cari keributan," katanya mengancam.

"Iya bukan kalian saja SPSI yang datang kesini, tapi yang lain bukan macam kalian caranya," kata pemilik toko bangunan.

"Cemana rupanya cara kami kak, enggak bagus," tantangnya.

"Enggak baguslah kayak gini. Jam 8 pagi kalian datang, ngeri kali kau. Orang belum buka dasar, kalian minta SPSI," katanya.

"Yang minta siapa kak, karena perjanjian abang semalam suruhnya nanti datang," kata pria oknum SPSI.


"Kan sudah dibilang tadi pagi, nanti kami bayar bulanan saja. Terus apalagi. Sudah dibilang bulanan saja, apalagi. Iya bulanan, ya bulan depan ini kan sudah tanggung. Enggak usah berbelit-belit kalian," urai pemilik toko bangunan meluapkan kekesalannya.

"Berbelit-belit dari mana kak. Kalau Kakak semalam oke, sudah enggak gini kami kak," katanya.

"Kan sudah dibilang ok sama suamiku semalam. Kalian saja enggak sabar," tuturnya.

"Sudah kami disuruh tarik kop suratnya, sudah itu aja," jawab pria sok jago.

"Terserah kalian, banyak SPSI kesini. Tapi enggak kalian caranya. Nafsu kali kalian, enggak ada sabarnya sedikitpun," pungkasnya.

https://medan.tribunnews.com/2022/05...poran?page=all

Kan sudah mintak maap dengan tulus,lae

MIntak maap lae, ini sudah tulus aku minta maaf atas pemerasan oleh anak buah ku, soale sudah viral laek, maap yah

*sambil elus2 pipi korban dengan parang,sambil mintak maap*

emoticon-Ngakak

JADI SELAMA INI TIAP TOKO BAYAR IURAN 200 RIBU KE SPSI ? SUDAH BERAPA TAHUN ? KANIT RESKRIM BLAGA BODO TIDAK TAHU SEPERTI KASUS KERANGKENG BUPATI LANGKAT ? emoticon-Big Grin

di medan selama banyak muppetnistan, dan ustad parkir falaktullahi dari tepi kali dan tepi rel, serta beking preman dari aparat pemkot dan non sipil, maka sampai kiamatpun tidak bakal aman emoticon-Ngakak (S)

terlampau banyak perkampungan illegal yang berdiri di atas tanah negara di medan, sehingga menjadi surga preman pemalak pemadat pemeras perampok pembunuh dan pemerkosa selama 2 periode dinasti PKS yang dibeking bemokarat sir Kebo emoticon-Big Grin

seperti biasa jenderal muppet sesudah kumpul duit banyak dari preman di medan, kemudian ke jakarta, beli pangkat, dan itulah yang dibangga2 kan oleh kaum muppetnistan, 'putera daerah sumut jadi panglima','putera daerah sumut jadi pejabat teras', 'putera daerah sumut jadi menterik', 'putera daerah sumut sukses di ibukotak','putera daerah sumut jadi dai kondang di jawa' emoticon-Ngakak

dimana2 di medan sama saja, lihat saja kepling2 di medan maimun, terutama yang bau air taek kali deli dan tepi rel kereta api, mayoritas dari keluarga preman nyambi bandar narkoba,background nya semua kental aroma premanisme parkir, duit keamanan, narkoba, bersinergi dengan lurah dan camat

yang milih mereka jadi kepling juga mayoritas anggota ormas preman, apa yang hendak diharapkan ?

kecamatan medan kota dan tetangganya,yakni kecamatan medan maimun memang makin banyak keliaran tampang2 kriminal dan preman beserta anak istri mereka, mantau rumah dan ruko warga,inilah akibatnya kalau premanisme,terorisme, dibeking terang2 an oleh aparat dari zaman orba, sampah masyarakat beranak pinak cucuk cicit di tepi kali deli dan tepi rel kereta api emoticon-Traveller

geng preman hafitz masih jalan santai berangkat malak dari tangga besar kampung aur lingkungan IV tepi kali deli ke jalan pemuda dan sekitarnya, untuk ibadah malak parkir dan duit bongkar muat

geng preman wandi masih santai lenggak lenggok berangkat dari kampung badur, jalan di jembatan tepi jalan letjen suprapto ke jalan pemuda, jalan pandu, dan sekitarnya, untuk ibadah malak parkir dan duit bongkar muat, dll

geng alex dkk masih jalan santai dari kampung badur tiap sore ke jalan pemuda, jalan pemuda baru I, jalan katamso ,jalan pegadaian buat malak parkir dan duit keamanan

geng jek masih juga lenggak lenggok santai tiap sore dari kampung aur tepi kali deli, jalan di jalan teratai menuju jalan pemuda, untuk malak santai, aman dan terkendali

geng arif fadillah harahap yang resividis jambret, walau dulu pernah ditangkap di kompleks multatuli dan pemuda, karena malak sambil silet tangan warga pakai cutter, masih bebas santai malak di jalan pegadaian dekat belakang perisai plaza dan mondar mandir sepanjang jalan tsb, buat malak anjengchinese,maklum kaum anjengtullahi dan anak2 mereka makan nya dari anjengcipit, sekaligus uang toa mereka di tepi kali deli

dan anak2 kaum anjengtullah badur aur yang bocil2, makin banyak gentayangan di pemukiman warga dari pagi hingga pagi berikutnya, bawa senter, tongkat panjang untuk 'maen' di rumah warga seperti biyasah,maklum sudah cukup umur untuk aksi tradisionil manjat pagar khas kampung badur dan kampung aur tepi kali deli

semua aktivitas premanisme dan kriminalisme meningkat pesat 150% dari tepi kali deli, merebak hebat di seluruh kecamatan medan maimun, rahmat setan toa kali deli untuk seluruh medan maimun dan medan kota sejak dari zaman orba, DENGAN KEPLING SEBAGAI TULANG PUNGGUNG PREMANISME

bahkan anjeng kampung badur yang sering manjat ruko di jalan pemuda, jalan pegadaian dijadikan jukir resmi oleh dishub medan kotak di jalan samak emoticon-Ngakak (S)

kabar baiknya, pungli THR 2022 sukses besar berkat dukungan aparatur sipil dan non sipil medan emoticon-Rate 5 Star

Kasihan kalian para kafir fir tafir, dirampas duit hasil keringat dan darah kalian, dirampas waktu tidur kalian, dirampas kewarasan kalian,dirampas harta kalian, kalian dan keluarga kalian cacat penurunan pendengaran permanen akibat trauma akustik dari toa jizyaatullah (sudah berkali2 dibahas dalam kampanye penurunan angka ketulian dan gangguan pendengaran di pulau jawa, tanya ke spesialis THT yang kalian kenal), dirampas nyawa kalian oleh kaum jizzyaalullah tanpa bisa berbuat banyak,hal sama juga dirasakan oleh banyak penduduk pribumi perancis saat ini emoticon-Traveller

sudah banyak obrolan mengenai revolusi perancis jilid II di medsos2 mereka emoticon-Ngakak (S)

Untuk kecamatan medan maimun, sudah beredar semua preman al badur al aur lingkungan IV tepi kali deli mintak THR,sumbangan paksa mesjid/madrasah/pornsantren/whatever mereka ke ruko2 di medan maimun (diluar falak parkir, spsi, sptsi,ormas okp preman), dimana camat, lurah, kepling masa bodo seperti biyasah emoticon-Ngakak (S)

dan juga terjadi penurunan jumlah tombak pagar rumah warga, kalau anda perhatikan semua pagar rumah warga di medan maimun, minimal ada 1 tombak atas pagar yang hilang, nah itu patah karena jadi pegangan waktu santri al badur al aur lingkungan IV tepi kali deli ,manjat pagar, dimana patahan itu dibawa pulang, jadi "IJAZAH"" alias tanda bukti lulus dari pornsantren anjengtullahi kali deli emoticon-Sundul Up

kalau anda bisa ketemu satu saja pagar rumah yang tombak atas nya lengkap semua di medan maimun, maka anda tanya ke pemilik rumah, baru ngelas perbaiki pagar ga ? emoticon-Ngakak (S)

Untuk kecamatan medan polonia, banyak ojol juga lapor preman berpeci gendut naik motor malak THR PS (pemuda setempat) di restoran2 sana

Untuk kecamatan medan area, preman PP dengan motor keliling mungut THR ormas OKP PS di sekitaran asia mega mas ,platnya bulukan bk2281adg (geng fendi hasibuan PP)

premanisme selalu berjalan lancar aman kondusif di kota medan,mulai dari depan kantor walikota, kantor camat, kantor lurah, dan menyeluruh ke semua jalan di medan emoticon-Shakehand2

mess karyawan premanisme alias bangunan2 liar tanpa IMB diatas drainase, ditepi kali, diatas got, diatas RTH,juga bertambah banyak di medan maimun, sebenarnya medan maimun yang paling banyak jumlah bangunan liar milik anjeng kali deli, tapi satpol PP dan pemkot medan hanya fokus ke ruko2 cainak emoticon-Recommended Seller

sebenarnya kalau mau gusur kali deli itu gampang, ga perlu pakai satpol PP,warga baik2 medan maimun cukup kompak :

1. Kompak tidak bayar jizyaa,THR,duit keamanan, duit parkir, duit renovasi,duit ngemis lampu merah, duit malak puteran balik, duit ngamen di warung2 makan,dll

2. Kompak tidak beli makanan dari asongan, steling atas trotoar/bangunan terbengkalai/badan jalan/drainase, karena rata2 pemiliknya yah anjengtullah kampung badur dan aur tepi kali deli

3. Kompak upload semua bentuk video pungli di medan maimun, kelihatan kok tampang2 kampung tepi kali deli

4. Kompak tidak memperkerjakan/merekrut karyawan dari kampung aur dan badur tepi kali deli

5. Kompak tidak sedekah/zakat/infaq ke lembaga2 yang berlokasi dekat tepi kali deli, toh sekarang bisa zakat online, dengan zakat online, lebih tepat sasaran, yang dibantu bukan keluarga preman narkoba dengan stempel kismin dari kepling (hitung sendiri berapa persen kepling di medan maimun yang anggota ormas preman/okp)

kalau 5K diatas dijalankan dengan teguh,jamin dalam setahun, para mujahidin falaktullah al badur al aur lingkungan IV beserta anak cucu cicit dengan sendirinya enyah dari tepi kali deli di medan maimun

semua dana sedekah,zakat,infak lampu merah medan maimun dimanfaatkan sebesar2 nya untuk kemakmuran anjengtullahi al badur al aur tepi kali deli, untuk berkembang biak subur sesuburnya oleh aparat medan maimun emoticon-Recommended Seller

yang serem sekarang si, becak barang kampung aur tepi kali deli tanpa plat dan bocil2 kali deli sudah makin aktif mondar mandir perumahan dan ruko sekitar medan maimun, tiap hari 24 jam, mantau rumah mana yang kosong ditinggal mudik, sementara CCTV bobby masih transit di pulau kapuk

WE NEED A LEADER, NOT A CHEERLEADER emoticon-Ngakak (S)

PEMBERANTASAN PREMAN MEDAN PERLU PIDANA UNTUK PELAKU DAN OKNUM BEKINGAN,BUKAN ACARA SELFI AKBAR UNTUK KASIH SENANG PRESIDEN,DIDUKUNG DENGAN PENGGUSURAN PUSAT2 PENANGKARAN PREMAN TEPI KALI DELI DAN TEPI REL KERETA API







profile-picture
profile-picture
profile-picture
Makati2019 dan 3 lainnya memberi reputasi
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Ini artinya simpel

kok ga mau lapor polisi
ya jawabannya sederhana
kalo lapor polisi, masalah bukannya hilang, malah nambah

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
servesiwi dan 2 lainnya memberi reputasi
keknya orng idiot juga paham deh.,
ngelapor bukannya dapat keadilan malah bikin kantong jebol..

dikira kehidupan seperti di film fiksi, realitanya keadaan disini terlalu licik, keras, yg lemah tergerus arus...

ngebela diri dri begal aja bisa masuk bui, satu²nya yg bisa ngelametin elu cuma 2 hal..
1. duit
2. viral (the power netizen)
profile-picture
didududi memberi reputasi
Diubah oleh redgondar
Post ini telah dihapus
Kira kira mafia di medan itu melayu islam atau kristen batak?

emoticon-Bingung
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ada dua alasannya, bisa diporotin polisi atau dibawah ancaman ormas.
profile-picture
didududi memberi reputasi
lafor isilof?

beliau ini kocak geming emoticon-Leh Uga
 Sudah Memviralkan Ormas Melakukan Pemerasan, Korban Tidak Mau Buat Laporan
Lapor wereng > ormas ditangkap > dibebaskan karena baik > ormas balik gerudug rumah korban.

Wereng emang korup.
profile-picture
didududi memberi reputasi
dah bener tuh, daripada dikenyot kanan kiri, mending milih dikenyot kiri aja, biar ga kena dua-duanya. emoticon-Traveller
Ya prosedur polisi uda benar lah.
Itu kan delik aduan.
percuma lapor opilis emoticon-Ngakak (S)
Dua kali gw buat laporan, dua kali kena tangkap.
Ngasi seiklhasnya aja.

Emang kelen ini belum ngelakuin apa2 uda salah terka.

Ya kalo klen dimintain emangnya kamera HP kelian buat apa?
Percuma bikin laporan, jelas banget itu.
Lapornya ke tuhan saja
Diubah oleh peaceworld888
emoticon-Kemana TSnya?TS tak perlu coment kepanjangan yg sangat tendensius begitu, it's useless. Lapor ke Walikota n Polkis setempat, pemuka agama n sosiolog.
Supaya issue² yg ente sampaikan itu bisa step by step diselesaikan

Jangan biasakan menyebut mupet, itu penghinaan seperti ente menyebut hitam kribo ke orang Papuaemoticon-Leh Uga
Bukannya korban tidak mau melapor tapi mereka di ancam kalau melapor polisi juga kalah soalnya ormas itu kerja sama polisi pakai uud (ujung-ujungnya duit).
Diubah oleh daud34343434
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
makanya kasus pemerasan oleh preman atau ormas itu dijadikan aja menjadi DELIK BIASA, bukan DELIK ADUAN. jadi aparat WAJIB proses tanpa butuh laporan atau aduan dari korban
emoticon-Ngakak

ini khan delik umum

seharusnya gak perlu lapor

emoticon-Ngakak

emoticon-I Love Indonesia
emang selama ini lapor polisi pernah ada manfaat nya buat berantas ini ormas? yg ada malah bikin makin mencekam krn ormasnya marah. polisinya mah santai aja, yg penting bikin laporan


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di