KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6289fc2d25f8307381562563/kenapa-negara-maju-tidak-religius

Kenapa Negara Maju, Tidak Religius?

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 10
Post ini telah dihapus
Gua cuma bilang negara sekuler aja
2 kasih gua bataKenapa Negara Maju, Tidak Religius?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 2 lainnya memberi reputasi
Wow, ayo kita ke cina negara maju land of sick & retard tukang berak sembarangan, pasti aman nyaman dan bahagia dipimpin xi jingping dengan segala kebijakan dan kredit sosialnya emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemeCute dan 3 lainnya memberi reputasi
Nice thread gan emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
@.nona. Agak sulit saya terima argumen TS, bukan berarti saya orang religius, tapi TS tidak membuat keterangan bagaimana sih ekonomi ini bergerak, kenapa harus pakai dolar kenapa dunia diatur oleh negara negara yg TS sebut maju itu.
Lalu Singapore mereka menghasilkan apa, selain semua perdagangan harus melalui mereka (dipaksa).

Lalu bagaimana dengan Korea Utara , apakah mereka lebih religius dari korea selatan ?

Bagaimana dengan kuba ? Apakah mereka religius.

Bagaimana pula dengan brunai Darussalam, apakah mereka tidak religius ?
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Diubah oleh sutanjuga
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
hidup negara maju
rata2 klo bikin BF
mantul semua emoticon-Big Grin
profile-picture
gigbuupz memberi reputasi
Mungkin definisi "maju" pada negara maju berbeda hakikat dengan maju artian religi. mungkin lho, mungkin
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Diubah oleh arhaab
Agama di hadapan orang yang budaya bacanya tinggi dianggap belenggu, pemaksa hingga dinding nalar mereka gak mau gagal karena tekanan dari agama

Beda di hadapan orang malas terutama malas baca, agama dianggap tameng dari rasa takut akan penindasan, kambing hitam solusi, sampai alat manipulasi di kehidupan sosial misalnya minta sumbangan sampe rampas duit thr anak kecil....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Negara maju akan punah dengan tingkat kelahiran < tingkat kematian.
Yg tertawa terakhir adalah pemenangnya.
Hehehe
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Karena menuhankan ulama & agamanya

Bukan menuhankan nilai nilai ajaran agamanya

emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan bayuimade memberi reputasi
Terus kalo maju lebih hepi gitu? Lebih sejahtera? Faktanya, paylater jadi udah jadi gaya. Hidup terburu2 demi status dunia. Ga sadar udah mundur jauh sebagai manusia.
profile-picture
madjoeki memberi reputasi
Karena belajar agama butuh otak yg bagus. Selama otaknya cacat dan gk mumpuni selamanya religius akan membawa kerusakan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan 3 lainnya memberi reputasi
Mau komen takut di demo pasukan angka togel dan kroninya
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan nowbitool memberi reputasi
Di negara maju kadal gak dikasih ruang, gak dikasih panggung, mau koar2 ampe monyong juga gak akan digubris
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Beruntunglah orang yang asing
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan nowbitool memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
iya ya ane juga bingung

Sekaliber abdul somad

Yg kondang di tanah air,mau panggil dia

Datang aja.Musti nyiapin mahar puluhan juta

Ini singapore dia yg datang,malah di tolak

Aneh emoticon-Ngakak
profile-picture
madjoeki memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Nyimak aja gan...
profile-picture
madjoeki memberi reputasi
Maju atau tidaknya negara bukan masalah relijius atau tidaknya sih, menurut saya. Apalagi kalau kita sebut dalam cakupan lebih luas: peradaban. Mungkin kita semua lupa, Albert Einstein, adalah seorang yang ternyata sangat relijius. Dan ia yang telah mengatakan: ‘science without religion is lame, religion without science is blind’ yang coro Jowone artine kurang lebih: sains/ilmu pengetahuan tanpa agama adalah (suatu) kepincangan, sementara agama tanpa sains adalah kebutaan. Neither science nor religion alone can provide all the answers to life and the world we live in. Karena itu seharusnya kedua hal ini tetap harus seiring sejalan, dengan demikian majulah sebuah negara, sekaligus peradabannya. Ingat, Islam di saat penganutnya masih menjalankan sendi kehidupannya dengan baik sesuai agamanya, peradaban mereka tumbuh besar. Banyak ilmuwan-ilmuwan ternama yang bahkan juga menjadi pionir sains dunia. Tidak perlu disebutkan lagi bahwa dunia berutang budi kepada Islam. Astronomi, fisika, biologi, kedokteran, sosial, sejarah, dan sebagainya. Eropa saat itu masih dalam zaman jahiliyah, zaman kegelapan, hingga setelah belajar kepada Islam lah, mereka mencapai zaman enlightment, pencerahan.
Nah, karena Eropa, atau negara lainnya (yang disebutkan tidak relijius) terus mengembangkan pikirannya sehingga sains dan teknologi maju pesat, namun, mereka meninggalkan agamanya karena merasa bahwa agama hanya menghalangi pemikirannya. Akhirnya, apa yang mereka hasilkan dari sains dan teknologi tersebut digunakan untuk menghancurkan sesamanya, dan lain-lain. Itulah, bukti dari kata-kata Einstein: ‘science without religion is lame’.
Sebaliknya, yang beragama namun jumud, tidak mau menggunakan akal dan pikiran mereka, beranggapan bahwa ilmu dan teknologi tidak penting, padahal dalam Qur'an mereka diperintahkan berpikir mengenai semesta ini, mempelajarinya, sehingga menghasilkan kehidupan yang lebih baik di dunia; akhirnya berjalan dalam kebutaan. Taklid buta terhadap kejumudan dan kejahilan mereka, sampai-sampai mereka lupa pada sejarah generasi emas mereka sendiri sebagai pionir dunia. Maka tinggallah kebodohan pada mereka, kembali ke masa jahiliyah—jahiliyah modern. Karena itu mereka tidak maju sebagai negara, apalagi peradaban, bahkan dalam agamanya sendiri mereka tidak memiliki kemajuan. Padahal Nabi bersabda: ‘Bekerjalah untuk duniamu seakan engkau akan hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan engkau akan mati besok pagi.’ Inilah ‘religion without science’.
CMIIW. Mohon maaf kepanjangan. Terima kasih.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Ijin nyimak gan...
ethiopia 98% ga salah? tinggi beneremoticon-Wakaka
negara miskin itu kelaparan, busung lapar dari dulu ane taunya

vatikan juga relijius tapi santai2 aja

china 3% mak, sebenarnya mereka ateisemoticon-Big Grin

benua afrika miskin semua, mungkin afrika selatan lebih ga miskin, elon musk lahir disana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 2 dari 10


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di