KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/627c5d5fd7388a2fd35e396f/quotthe-satanicquot-serial-killer-richard-ramirez-kamiskriminal

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal


"I love to kill people. I love to watch them die. I would shoot them in the head and they would wiggle and squirm all over the place, and then just stop".

- Richard Ramirez


Ricardo Leyva Muñoz Ramirez atau Richard Ramirez, lahir pada tanggal 29 Februari 1960 di El Paso, Texas. Ayahnya bernama Julián Ramirez, sedangkan ibunya bernama Mercedes Ramirez. Dan Richard merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Ayahnya adalah seorang warga negara Meksiko dan mantan polisi Ciudad Juárez yang kemudian menjadi buruh di Atchison, Topeka, and Santa Fe Railway. Namun karena dia seorang pecandu alkohol, dia sering rentan terhadap ledakan kemarahan yang mengakibatkan kekerasan fisik terhadap istri dan anak-anaknya. Sedikitnya, hal tersebut membuat Richard mulai merokok ganja dan minum alkohol ketika dia berumur sepuluh tahun.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Ketika Richard berumur 12 tahun, dia sangat dipengaruhi oleh sepupunya yang bernama Mike Ramirez, yang merupakan seorang veteran tentara perang Amerika-Vietnam. Mike sering menyombongkan diri tentang kejahatan perangnya yang brutal, termasuk berbagi foto-foto polaroid yang menunjukkan para wanita Vietnam yang telah dia perkosa, dibunuh, dan dimutilasi atau dipenggal kepalanya. Ketimbang merasa jijik, Richard justru merasa terpesona dengan hal tersebut. Kemudian Mike mulai mengajari Richard beberapa keterampilan militer yang dimilikinya, seperti cara membunuh dengan sembunyi-sembunyi dan cara untuk bersembunyi di kegelapan, terutama di malam hari. Dan saat itu, Richard mulai mencari pelarian dari kemarahan ayahnya dengan tidur di area pemakaman setempat.

Pada tanggal 4 Mei 1973, Mike menembak mati istrinya yang bernama Jessie tepat di bagian wajahnya ketika sebuah pertengkaran rumah tangga terjadi. Pertengkaran tersebut tidak membuat Richard trauma, namun dia menjadikannya sebagai sesuatu hal yang menarik. Setelah peristiwa tersebut, Richard menarik diri dari keluarga dan teman-temannya. Sedangkan Mike dinyatakan tidak bersalah karena dia dianggap mengalami kegilaan dan PTSD yang berkaitan dengan tugasnya sebagai seorang tentara perang. Oleh karena itu, dia dikurung selama beberapa tahun di Texas State Mental Hospital.

Tidak lama kemudian, Richard pindah ke tempat kakak perempuannya yang bernama Ruth, dan suaminya yang bernama Roberto, yang merupakan seorang "Peeping Tom" yang obsesif dan sering melakukan perjalanan voyeristik di jendela rumah bersama dengan Richard dan Mike setelah dia keluar dari rumah sakit jiwa pada tahun 1977. Ketika Richard berumur 14 tahun, dia dan Mike kembali menggunakan obat-obatan dan alkohol. Dan Richard sendiri mulai memiliki ketertarikan terhadap setanisme dan okultisme. Beranjak remaja, Richard mulai menggabungkan fantasi seksualnya yang saat itu sedang berkembang dengan bentuk kekerasan, termasuk BDSM, pembunuhan, mutilasi, dan perkosaan.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Ketika sedang menjalani pendidikan di Jefferson High School, Richard juga bekerja disebuah tempat penginapan yang bernama Holiday Inn. Dia sering menggunakan kunci sandinya untuk merampok pelanggan yang sedang tidur. Dia juga pernah melecehkan dua orang anak kecil ketika berada di lift penginapan, namun dia tidak pernah dilaporkan atau dituntut atas tindakannya tersebut. Dan ketika Richard berusaha memperkosa seorang wanita, dia tertangkap basah oleh suami wanita tersebut. Dia sempat memukuli Richard, namun tuntutan pidana terhadap Richard dibatalkan karena pasangan itu menolak untuk kembali ke Texas untuk bersaksi melawan Richard.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Mei Leung

Pada tanggal 10 April 1984, Richard membunuh seorang anak kecil keturunan Tionghoa-Amerika yang berumur sembilan tahun yang bernama Mei Leung, di ruang bawah tanah gedung apartemennya di distrik Tenderloin, San Francisco. Mei Leung dilaporkan sedang mencari uang satu dolarnya yang hilang ketika Richard mendekatinya, dan menyuruhnya untuk mengikuti Richard ke ruang bawah tanah untuk membantu menemukan uangnya yang hilang. Begitu mereka berada di ruang bawah tanah, Richard kemudian memukul, mencekik, dan memperkosa Mei Leung sebelum menikamnya dengan pisau hingga dia tewas. Richard juga menggantung sebagian tubuh Mei Leung yang telanjang di pipa dengan menggunakan blusnya. Saat itu, Richard dianggap tidak terkait dengan pembunuhan yang terjadi. Oleh karena itu, dia tidak dijadikan sebagai tersangka. Namun hasil tes DNA yang dilakukan pada tahun 2009, DNA milik Richard memiliki kecocokan dengan DNA yang didapatkan di tempat kejadian.

*****

Pada tanggal 28 Juni 1984, Jennie Vincow yang berumur 79 tahun ditemukan tewas karena dibunuh secara brutal di apartemennya di Glassell Park, Los Angeles. Dia ditikam berulang kali di bagian kepala, leher, dan dada ketika dia sedang tidur di tempat tidurnya. Tenggorokan Jennie juga digorok begitu dalam hingga dia hampir dipenggal. Sidik jari Richard ditemukan di bagian kaca jendela yang dia hapus untuk mendapatkan akses melalui jendela yang terbuka.

*****

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Maria Hernandez

Pada tanggal 17 Maret 1985, Richard menyerang seorang wanita muda yang bernama Maria Hernandez yang berumur 22 tahun di luar rumahnya yang terletak di Rosemead, California. Richard menembak bagian wajahnya dengan menggunakan pistol kaliber 22 setelah dia masuk ke garasinya. Namun, Maria bertahan ketika peluru yang mengarah padanya memantul dari kunci yang dia pegang ketika dia mengangkatnya untuk melindungi diri. Maria kemudian pura-pura mati hingga Richard meninggalkan rumahnya. Sedangkan teman sekamar Maria yang sedang berada di dalam rumah yang bernama Dayle Yoshie Okazaki yang berumur 34 tahun, sempat mendengar suara tembakan dan merunduk di belakang meja ketika dia melihat Richard memasuki dapur. Ketika Dayle mengangkat kepalanya untuk melihat apa yang terjadi, Richard langsung menembak Dayle di bagian dahi dan membunuhnya seketika.

*****

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Tsai-Lian "Veronica" Yu

Satu jam setelah melakukan penyerangan terhadap Maria Hernandez dan Dayle Yoshie Okazaki, Richard menarik Tsai-Lian "Veronica" Yu yang berumur 30 tahun dari mobilnya ketika berada di Monterey Park. Richard menembaknya dua kali dengan menggunakan pistol kaliber 22, dan kemudian melarikan diri. Tsai-Lian dinyatakan meninggal ketika dia sampai di rumah sakit.

*****

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Vincent dan Maxine Zazzara

Pada tanggal 27 Maret 1985 pada jam dua pagi, Richard memasuki sebuah rumah yang pernah dirampoknya setahun lalu yang terletak di daerah Whittier, California. Richard membunuh seorang pria yang bernama Vincent Charles Zazzara yang berumur 64 tahun ketika dia sedang tidur, dengan menembak bagian kepalanya dengan menggunakan pistol yang sama yang digunakan untuk membunuh korban-korban sebelumnya. Istri Vincent yang benama Maxine Levenia Zazzara yang berumur 44 tahun, terbangun karena dia mendengar suara tembakan. Ramirez kemudian memukulinya dan mengikat tangannya sambil memintanya untuk menunjukkan letak barang-barang berharga yang mereka miliki.

Ketika Richard sedang melakukan pencarian barang-barang berharga, Maxine berhasil melepaskan ikatannya dan mengambil senapan yang diletakkan di bawah ranjang. Namun, Richard merasa marah dan menembaknya sebanyak tiga kali, lalu mengambil pisau besar dari dapur. Richard kemudian memutilasi tubuh Maxine, mencungkil matanya dan memasukkannya ke dalam kotak perhiasan, serta menyimpannya di apartemen Richard sebagai bentuk suvenir. Mayat Vincent dan Maxine ditemukan oleh anak laki-laki mereka yang bernama Peter. Richard sempat meninggalkan jejak sepatunya di hamparan bunga, dan hal tersebut dijadikan bukti oleh polisi yang mereka dapatkan saat itu. Dan peluru yang ditemukan di tempat kejadian cocok dengan peluru yang ditemukan pada beberapa pembunuhan sebelumnya. Oleh karena itu, polisi menetapkan bahwa seorang pembunuh berantai sedang menjadi buronan polisi.

*****

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Bill Doi

Pada tanggal 14 Mei 1985, Richard memasuki rumah milik seorang pria yang bernama Bill Doi yang berumur 66 tahun, dan istrinya yang cacat yang bernama Lillian yang berumur 56 tahun, yang terletak di Monterey Park. Richard mengejutkan Bill di kamar tidurnya dengan menembaknya di bagian wajah ketika Bill berusaha untuk mengambil pistolnya sendiri. Setelah memukuli Bill hingga pingsan, Richard kemudian memasuki kamar tidur Lillian, mengikatnya dengan borgol, lalu memperkosanya setelah sebelumnya dia sempat menggeledah rumah mereka untuk mencari barang-barang berharga. Bill dinyatakan meninggal karena luka-luka yang dialaminya ketika dia berada di rumah sakit.

*****

Pada tanggal 29 Mei 1985 malam, Richard mengendarai sebuah mobil curian ke daerah Monrovia, dan berhenti di sebuah rumah milik Ma Bell yang berumur 83, dan saudara perempuannya yang cacat yang bernama Florence Lang yang berumur 81 tahun. Richard sempat menemukan sebuah palu di dapur, lalu memukul dan mengikat Florence di kamar tidurnya. Dia juga mengikat dan memukul Ma sebelum menggunakan kabel listrik untuk menyetrumnya. Setelah memperkosa Florence, Richard menggunakan lipstik milik Ma untuk menggambar simbol pentagram setan di bagian paha Florence, serta di bagian dinding dikedua kamar tidur milik Ma dan Florence. Kedua wanita tersebut ditemukan dua hari kemudian dalam keadaan hidup, namun mereka koma karena terluka parah. Dan Ma kemudian meninggal ketika berada di rumah sakit.

*****

Keesokan harinya, Richard mengendarai mobil yang sama dan pergi menuju ke Burbank. Dia menyelinap ke rumah milik Carol Kyle yang berumur 42 tahun. Sambil menodongkan senjata, dia mengikat Carol dan anak laki-lakinya yang berumur 11 tahun dengan borgol. Richard sempat melepaskan Carol untuk memintanya menunjukkan tempat dia menyimpan barang-barang berharga, lalu memperkosanya berulang kali. Richard sempat memberikan ancaman bahwa dia akan mencongkel matanya jika Carol terus menatapnya. Richard lalu melarikan diri setelah mengikatnya lagi dengan borgol.

*****

Pada tanggal 2 Juli 1985 malam, Richard mengendarai mobil curiannya ke daerah Arcadia dan secara acak memilih rumah milik Mary Louise Cannon yang berumur 75 tahun. Richard menemukan Mary Louise sedang tertidur di kamarnya, lalu memukulnya hingga pingsan dengan menggunakan sebuah lampu dan kemudian menikamnya sampai Mary Louise tewas dengan menggunakan pisau daging 10 inci yang diambil dari dapurnya. Bahkan Richard masih menikam tubuh Mary Louise berulang kali walaupun dia sudah tewas.

*****

Pada tanggal 5 Juli 1985, Richard mendobrak masuk ke sebuah rumah di Sierra Madre dan memukul seorang gadis remaja yang bernama Whitney Bennett yang berumur 16 tahun dengan menggunakan sebuah besi ban ketika dia sedang tidur di kamar. Richard kemudian mencoba untuk mencekik gadis itu dengan menggunakan kabel telepon. Namun, Richard sempat terkejut ketika dia melihat percikan listrik muncul dari kabel tersebut. Dia kemudian melarikan diri ketika melihat Whitney mulai bernafas, karena Richard berpikir bahwa Yesus Kristus telah ikut campur dan menyelamatkan Whitney. Whitney selamat dari pemukulan yang dilakukan oleh Richard terhadapnya, walaupun kepalanya mendapat 478 jahitan untuk menutupi luka di kulit kepalanya yang terkoyak.

*****

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Joyce Lucille Nelson

Pada tanggal 7 Juli 1985, Richard merampok sebuah rumah milik Joyce Lucille Nelson yang berumur 60 tahun, yang terletak di Monterey Park. Richard menemukan Joyce sedang tertidur di sofa ruang tamunya, lalu memukulinya sampai mati dengan menginjak bagian wajahnya berulang kali dan membuat jejak sepatu dari sneaker Avia yang dikenakannya tertinggal di bagian wajah Joyce.

*****

Dihari dan daerah yang sama, Richard memasuki rumah milik seorang wanita yang bernama Sophie Dickman yang berumur 63 tahun. Richard menyerang dan memborgol Sophie dengan menodongkan senjata, lalu berusaha memperkosanya, dan mencuri perhiasannya. Dan ketika Richard bersumpah pada Joyce bahwa dia telah mengambil semua barang miliknya yang berharga, Richard menyuruh Joyce untuk bersumpah pada setan.

*****

Pada tanggal 20 Juli 1985, Richard sempat membeli sebuah parang sebelum dia mengendarai mobil curiannya ke arah Glendale, California. Dia memilih sebuah rumah milik seorang wanita yang bernama Lela Kneiding yang berumur 66 tahun, dan suaminya yang bernama Maxon yang berumur 68 tahun. Richard memasuki kamar tidur mereka, menyerang mereka dengan menggunakan parang, lalu membunuh mereka dengan tembakan pistol yang diarahkan ke bagian kepala mereka. Richard kemudian memutilasi tubuh mereka dengan parang sebelum mengambil barang-barang berharga yang mereka miliki.

*****

Dari kediaman Lela Kneiding, Richard pergi menuju ke daerah Sun Valley. Dan pada jam 4.15 pagi, dia mendobrak masuk ke rumah keluarga Khovananth. Richard menembak kepala Chainarong yang sedang tidur dengan menggunakan pistol kaliber 25, lalu berulang kali memperkosa dan memukuli istri Chainarong yang bernama Somkid. Richard juga mengikat anak laki-laki mereka yang berumur 8 tahun sebelum menyeret Somkid dan memintanya untuk menunjukkan lokasi barang-barang berharga yang mereka miliki. Selama melakukan penyerangan, Richard meminta Somkid agar dia bersumpah kepada setan bahwa dia tidak menyembunyikan uang dari Richard.

*****

Pada tanggal 6 Agustus 1985, Richard berkendara ke daerah Northridge dan masuk ke sebuah rumah milik Chris dan Virginia Peterson. Richard memasuki kamar tidur mereka, mengejutkan Virginia yang berumur 27 tahun, dengan menembak bagian wajahnya dengan menggunakan pistol semi-otomatis kaliber 25, dan menembak leher Chris yang berumur 30 tahun. Namun, Chris sempat memberikan perlawanan dan menghindari dua tembakan lagi sebelum Richard berhasil melarikan diri. Chris dan Virginia selamat dari luka yang mereka alami.

*****

Pada tanggal 8 Agustus 1985, Richard mengendarai mobil curiannya ke daerah Diamond Bar, California. Dia memilih sebuah rumah milik seorang wanita muda yang bernama Sakina Abowath yang berumur 27 tahun, dan suaminya yang bernama Elyas Abowath yang berumur 31 tahun. Elyas langsung tewas seketika setelah dia ditembak, sedangkan Richard memborgol dan memukuli Sakina sambil memaksanya untuk menunjukkan lokasi tempat dia menyimpan perhiasan yang dia miliki.

Setelahnya, Richard memperkosa Sakina secara brutal dan berulang kali memintanya agar Sakina bersumpah kepada setan bahwa dia tidak akan berteriak selama Richard melakukan penyerangan. Dan ketika anak laki-laki Elyas dan Sakina yang berumur 3 tahun memasuki kamar tidur orangtuanya, Richard mengikat anak itu dan kemudian terus memperkosa Sakina. Setelah Richard melarikan diri, barulah Sakina meminta bantuan tetangganya.

*****

Pada tanggal 18 Agustus 1985, Richard memasuki sebuah rumah milik Peter dan Barbara Pan. Dia menembak Peter yang berumur 66 tahun yang saat itu sedang tidur, lalu memukul dan menyerang Barbara yang berumur 62 tahun secara seksual sebelum menembak bagian kepalanya hingga dia tewas. Dengan menggunakan sebuah lipstik, Richard kemudian menggambar simbol pentagram dan menulis kalimat "Jack the Knife" di dinding kamar tidur mereka.

Richard kembali meninggalkan jejak sepatunya di tempat kejadian. Jejak sepatu tersebut ditemukan oleh seorang detektif dan dicocokkan dengan jejak sepatu Avia tertentu yang tidak umum pada saat itu. Dua orang detektif yang bernama Frank Salerno dan Gil Carrillo kemudian menghubungi produsen Avia Shoes dan mengambil contoh solnya. Dari distribusi yang dilakukan di seluruh Amerika, hanya ada enam pasang sepatu yang diproduksi yang memiliki ukuran 11 1/2. Lima pasang diantaranya dikirim ke Arizona, dan satu pasang dikirim ke sebuah toko sepatu di Los Angeles. Dan satu pasang sepatu tersebut menjadi milik Richard.

Ketika bukti balistik dan jejak sepatu yang ditemukan di tempat kejadian di Los Angeles cocok dengan jejak sepatu yang ditemukan di tempat kejadian dimana Peter dan Barbara Pan dibunuh, walikota San Francisco yang bernama Dianne Feinstein membocorkan informasi tersebut dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan di televisi. Kebocoran informasi tersebut sempat membuat para detektif marah karena mereka tahu bahwa si pembunuh akan mengikuti liputan media, yang akan memberinya kesempatan untuk menghancurkan bukti forensik yang dianggap penting. Saat itu Richard memang menonton berita tersebut, dan dia kemudian menjatuhkan sepatu kets miliknya di sisi jembatan Golden Gate pada malam hari.

*****

Pada tanggal 24 Agustus 1985, Richard melakukan perjalanan sejauh 76 mil selatan Los Angeles menuju ke Mission Viejo. Dia memasuki sebuah rumah milik James Romero Jr.. Anak laki-lakinya yang berumur 13 tahun yang bernama James Romero III terbangun dan pergi ke luar rumahnya untuk mengambil bantal yang berada di dalam truk yang terkunci. Ketika berada di luar, James mendengar suara gemerisik. Dia berasumsi bahwa suara tersebut adalah suara binatang, dan ketika dia pergi untuk menyelidiki suara tersebut, dia tidak melihat sesuatu yang aneh.

James kemudian pergi ke garasinya untuk mulai mengerjakan sepeda mininya sebelum mendengar langkah kaki Richard di luar rumah. James sempat berpikir bahwa ada pencuri muncul, dan setelah dia mengamati Richard melalui jendela kamar tidurnya, dia pergi untuk membangunkan kedua orangtuanya, dan Richard segera melarikan diri dari tempat kejadian. James kemudian berlari keluar dan memperhatikan warna, merek, jenis mobil, dan plat nomor mobil yang dikendarai oleh Richard. Lalu ayah James menghubungi polisi untuk memberikan informasi tersebut.

*****

Setelah gagal melakukan kejahatan di lokasi sebelumnya, Richard kemudian memasuki sebuah rumah milik Bill Carns yang berumur 30 tahun, dan tunangannya yang bernama Inez Erickson yang berumur 29 tahun, melalui pintu belakang. Richard memasuki kamar tidur mereka dan menembak kepala Bill sebanyak tiga kali di bagian kepalanya. Richard kemudian berkata pada Inez bahwa dia adalah The Night Stalker, dan memaksanya untuk bersumpah bahwa dia mencintai setan ketika Richard meninjunya dan mengikatnya dengan dasi yang diambil dari lemari.

Setelah mencuri apa yang bisa dia temukan, Richard kemudian menyeret Inez ke ruangan lain dan memperkosanya. Richard juga meminta uang tunai dan lebih banyak perhiasan, dan membuat Inez bersumpah pada setan bahwa dia tidak memiliki uang dan perhiasan lagi. Sebelum melarikan diri, Richard meminta Inez untuk memberitahu mereka bahwa The Night Stalker ada disini. Inez kemudian melepaskan ikatannya dan pergi ke rumah tetangga untuk mendapatkan bantuan bagi tunangannya yang terluka parah. Dan Bill masih bisa bertahan dari luka-luka yang dialaminya.


bersambung ke #2...

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Sekian, dan terimakasih.

*
*
*
*
*

sumber 1, sumber 2, sumber 3, sumber 4

profile-picture
profile-picture
profile-picture
antarabelahan dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Pada tanggal 30 Agustus 1985, Richard pergi ke Tuscon, Arizona, dengan menaiki sebuah bus untuk mengunjungi saudaranya. Tanpa dia sadari, dia telah menjadi berita utama di hampir semua media di California. Setelah gagal bertemu saudaranya karena dia sedang tidak ada di rumah, Richard kembali ke Los Angeles pada pagi hari tanggal 31 Agustus 1985. Masuk ke sebuah toko serba ada yang berada di daerah Los Angeles Timur, Richard sempat melihat sekelompok wanita Hispanik tua yang ketakutan ketika mereka melihat Richard. Dan ketika dia melihat wajahnya terpampang di halaman depan surat kabar La Opinion, Richard langsung melarikan diri dari toko serba ada tersebut dengan panik.

Setelah berlari melintasi Santa Ana Freeway, Richard berusaha untuk membajak sebuah Ford Mustang yang tidak terkunci. Namun, seorang penduduk yang merasa marah yang bernama Faustino Pinon berhasil menariknya keluar. Richard kemudian berlari ke seberang jalan dan berusaha mengambil kunci mobil milik seorang wanita yang bernama Angelina De La Torre. Suami wanita tersebut yang bernama Manuel De La Torre, menyaksikan upayanya tersebut dan sempat memukul kepala Richard dengan sebuah tiang pagar. Sejumlah penduduk berusaha mengejar Richard ketika berada di jalan Hubbard di daerah Boyle Heights, mereka kemudian menahan Richard dan memukulinya tanpa henti. Dan sekitar jam delapan pagi, polisi tiba dan membawa Richard ke kantor polisi Hollenbeck.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Pada tanggal 22 Juli 1988, pada sidang pengadilan pertamanya, Richard mengangkat tangannya dengan simbol pentagram di atasnya dan berteriak, "Salam Setan!". Pada tanggal 3 Agustus 1988, surat kabar Los Angeles Times melaporkan bahwa beberapa orang sipir penjara sempat mendengar Richard berencana untuk menembak jaksa dengan pistol yang diselundupkan oleh Richard ke ruang sidang. Mendengar hal tersebut dan sebagai bentuk antisipasi, detektor logam dipasang di luar ruang sidang dan pencarian intensif dilakukan terhadap setiap orang yang masuk kedalam ruang sidang tersebut.

Pada 14 Agustus 1988, sidang pengadilan dihentikan karena salah satu juri yang bernama Phyllis Singletary tidak hadir di ruang sidang, dan didapat informasi bahwa dia ditemukan tewas tertembak di apartemennya. Hal tersebut membuat juri lainnya merasa ketakutan dan bertanya-tanya apakah Richard merencanakan peristiwa tersebut dari dalam selnya, dan apakah dia berencana untuk melakukan hal yang sama terhadap juri yang lain atau tidak. Namun, Richard dinyatakan tidak bertanggung jawab atas kematian juri tersebut karena dia ditembak dan dibunuh oleh pacarnya sendiri, yang kemudian pacarnya tersebut melakukan bunuh diri dengan senjata yang sama di sebuah hotel. Dan seorang juri yang menggantikan juri yang tewas tersebut sempat merasa terlalu takut untuk kembali ke rumahnya.

Pada tanggal 20 September 1989, Richard dinyatakan bersalah atas semua tuduhan yang diajukan terhadapnya. Yaitu tiga belas kasus pembunuhan, lima kasus percobaan pembunuhan, sebelas kasus serangan seksual, dan empat belas kasus perampokan. Dan Richard dijatuhi hukuman mati di kamar gas California pada tanggal 7 November 1989. Sidang pengadilan atas kasus kejahatan yang dilakukan oleh Richard menelan biaya hingga 1,8 juta dolar, yang menjadikannya sebagai sidang pengadilan termahal dalam sejarah California, hingga dikalahkan oleh sidang pengadilan atas kasus pembunuhan yang dilakukan oleh O.J. Simpson pada tahun 1994.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Richard meninggal karena komplikasi sekunder limfoma sel B di Marin General Hospital yang terletak di daerah Greenbrae, California, pada tanggal 7 Juni 2013. Selain itu, dia juga terkena penyalahgunaan zat kronis dan infeksi virus hepatitis C kronis. Ketika Richard berumur 53 tahun, dia telah menunggu pelaksanaan hukuman matinya selama lebih dari 23 tahun, karena proses naik banding di California memakan waktu yang lama.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Quote:


"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal

Richard Ramirez memiliki julukan The Night Stalker karena dia memiliki kebiasaan untuk melakukan kejahatannya pada malam hari. Salah satu pembunuh berantai yang terkenal di Los Angeles tersebut juga dikatakan memiliki kebiasaan untuk menginap di hotel Cecil setiap dia selesai membunuh korbannya. Pada tengah malam sebelum memasuki hotel, dia akan berada di gang belakang hotel untuk melepas bajunya yang terkena noda darah dan membuangnya ke tempat sampah. Terkadang dia akan memasuki hotel dan menaiki tangga menuju ke kamarnya hanya dengan mengenakan celana dalamnya saja, atau bahkan telanjang. Dan saat itu, tidak akan ada seorang pun yang mempedulikannya.

Richard Ramirez akan selalu menginap di lantai 14 dan membayar sejumlah 14 dolar per malamnya. Dan walaupun dia sering menginap di hotel Cecil, namun dia tidak pernah membawa korbannya ke hotel. Dia hanya menganggap tempat tersebut sebagai tempat yang aman baginya untuk kembali setelah melakukan kejahatan. Hotel Cecil yang berada di pusat kota Los Angeles, dipilih oleh Richard Ramirez sebagai base, karena setiap kejahatan yang dia lakukan, letaknya tidak jauh dari hotel tersebut.

"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal


profile-picture
profile-picture
profile-picture
ades15795 dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Quote:
profile-picture
profile-picture
alg18 dan servesiwi memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
wadidaw, hotel Cecil lagi emoticon-Takut (S) pantesan hotel nya horror
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Petisi : Kembalikan foto pp yang dulu.
:merdeka
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Sakit jiwaemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
pphs94 dan indrag057 memberi reputasi
Baru awal langsung disuguhi quote dari seorang psikopat

I love to kill people. I love to watch them die. I would shoot them in the head and they would wiggle and squirm all over the place, and then just stop".
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
Penjahat kelamin emoticon-Blue Guy Bata (L)
Edan, nenek2 cacat juga digarap. Psiko abis
Woww ini nih Hotel yang fenomenal emoticon-Takut
"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
Cerita Tambahan:
Waktu di masa-masa pengadilan Richard Ramirez, ada cewek yg jadi penggemarnya (pengidap Hybristophilia yg suka ama kriminal) namanya Doreen Lioy yg menulis hampir 75 surat & suka menjenguknya. Pada tahun 1988 akhirnya Ramirez melamarnya & mereka menikah di California's San Quentin State Prison tanggal 3 Oktober 1996. Tapi Lioy meninggalkan Ramirez tahun 2009 setelah Ramirez terbukti dari test DNA memperkosa & membunuh Mei Leung yg berusia 9 tahun.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
badbironk dan 2 lainnya memberi reputasi
Pembunuh berantai berdarah dingin, ketangkepnya gegara dikeroyok massaemoticon-Big Grin
profile-picture
ades15795 memberi reputasi
Baru x ne tulisan sepanjang ini ane baca, ini real beneran yah, gila banget sih. Berawa dari keluarga yang ga bener, d ajarin tentara perang prkosa dan mutilasi. Bener banget kelakuan kriminal itu berawal dari sekitar ya..
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Si ngehe ini dicintai banyak wanita... gila emang
"The Satanic" Serial Killer, Richard Ramirez #KamisKriminal
setan yg paling bahaya yg berwujud manusia dam punya fisik yg tamvan / cantiq emoticon-Takut
Buset, enak bngt tuh TSK psikopat .... Mlh koit di dlm penjara, bukan gara2 di bunuh ama pasukan polisi..... emoticon-Marah
Diubah oleh yoseful
Sakit jiwa ni orang, ngebunuh ko gampang benerr
Ngeri bre lebih setan dari setan ini orang
Dalam waktu bbrp bulan udah ngelakuin kriminal sebanyak itu, gila sih ini.
Dalam waktu bbrp bulan udah ngelakuin kriminal sebanyak itu, gila sih ini.
gasss terozzzz
Diubah oleh postinganmar326
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di