KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/627320b13e9b463c8d17224d/disodomi-koma-selama-42-tahun-dan-akhirnya-meninggal-kamiskriminal

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal


Aruna Ramchandra Shanbaug lahir pada tanggal 1 Juni 1948 di Haldipur, India. Dia memiliki tiga orang saudara yang bernama Shanta Nayak, Anand Shanbaug, dan Balakrishna Shanbaug. Ayahnya meninggal ketika dia berumur 10 tahun, sedangkan ibunya tidak diketahui tentang informasi dan keberadaannya. Aruna berasal dari sebuah desa yang bernama Haldipur yang terletak di Karnataka, dan datang ke Mumbai untuk mempelajari tentang keperawatan.

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal
Aruna Shanbaug

Pada tahun 1973, Aruna bekerja sebagai junior nurse di King Edward Memorial Hospital, yang terletak di Parel, Mumbai. Dan saat itu, Aruna diketahui sudah bertunangan dengan seorang dokter yang juga bekerja di rumah sakit yang sama dengannya.

***********************************

Pada tanggal 27 November 1973 malam, ketika dia sedang mengganti pakaiannya di basement rumah sakit, Aruna diserang oleh seorang pria yang merupakan petugas kebersihan kontrak, yang juga bekerja di rumah sakit yang sama, yang bernama Sohanlal Bartha Walmiki.

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal
Sohanlal Bartha Walmiki

Sohanlal menjerat leher Aruna dengan menggunakan rantai anjing, dan kemudian melakukan tindakan sodomi terhadapnya. Jeratan rantai anjing yang dialaminya tersebut membuat oksigen yang mengalir ke bagian otak Aruna terputus. Dan hal tersebut mengakibatkan batang otaknya mengalami pembengkakan, bagian serviksnya cedera, dan dia juga mengalami kebutaan kortikal. Dimana penglihatannya hilang secara total atau hanya sebagian pada mata yang tampak normal, yang disebabkan oleh kerusakan pada korteks oksipital otak. Aruna ditemukan keesokan paginya pada sekitar jam tujuh pagi, oleh seorang petugas kebersihan rumah sakit.

Sohanlal kemudian ditangkap dan diadili. Namun, dia diberi putusan hukuman atas tuduhan pencurian dan penyerangan yang dia lakukan, bukan atas tuduhan pemerkosaan, pelecehan seksual, atau pelanggaran seksual yang tidak wajar, dimana dia dapat dihukum dengan hukuman penjara seumur hidup. Dan pada kenyataannya, Sohanlal hanya dijatuhi hukuman selama tujuh tahun penjara, dan dibebaskan pada tahun 1980.

***********************************

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal
Pinki Virani

Seorang jurnalis dan aktivis Hak Asasi Manusia yang bernama Pinki Virani, berusaha melacak keberadaan Sohanlal setelah dia dibebaskan. Dia percaya bahwa Sohanlal memiliki kemungkinan untuk mengganti namanya, dan bekerja di Delhi Hospital. Dan ketika Pinki berusaha untuk mendapatkan file foto Sohanlal dari pihak King Edward Memorial Hospital dan dari pihak pengadilan yang mengurus persidangannya, Pinki gagal mendapatkannya.

Namun, Sohanlal berhasil ditemukan oleh seorang jurnalis Mumbai yang bernama Dnyanesh Chavan. Sohanlal diketahui sudah menikah dan berkeluarga, serta tinggal disebuah desa yang bernama Parpa yang terletak disebelah barat Uttar Pradesh. Dia juga bekerja sebagai buruh dan petugas kebersihan disebuah pembangkit listrik. Dnyanesh kemudian melakukan wawancara terhadap Sohanlal mengenai kasus yang menimpanya. Berdasarkan pembelaan versi dirinya, Sohanlal mengklaim bahwa dia hanya menampar Aruna dengan keras hingga Aruna terjatuh dan pingsan. Kemudian dia keluar dari rumah sakit dan bergegas menuju ke rumahnya.

Sohanlal mengaku bahwa serangan yang dia lakukan merupakan sebentuk kemarahan atas Aruna, yang merupakan atasannya ketika dia masih bekerja sebagai petugas kebersihan di King Edward Memorial Hospital. Aruna sering melontarkan komentar tentang kasta kepadanya, dan melemparkan kata-kata seperti mehtar yang berarti pemulung, serta kata-kata serupa lainnya. Aruna juga akan memberinya pekerjaan tambahan dalam urusan menyapu dan mengepel lantai, dan Sohanlal akan melakukannya secara diam-diam.

Selain itu, Sohanlal juga mengaku bahwa dia dan Aruna memiliki hubungan yang tidak baik. Aruna tidak bersikap ramah pada Sohanlal, namun dia justru terbilang sangat ramah pada anggota staf yang lain. Sohanlal sempat memberitahu Aruna untuk mengubah sikapnya terhadap Sohanlal, tapi Aruna tetap saja menunjukkan sikap yang sama. Bahkan ketika mendapat perlakuan sikap yang kurang baik, Sohanlal sempat meminta dokter senior untuk memindahkannya ke departemen yang lain. Suatu hari, sebuah pertengkaran sempat terjadi. Hal tersebut disebabkan karena Aruna menolak memberi Sohanlal ijin untuk mengunjungi kerabat istrinya yang sedang sakit di Pune. Dan jika Sohanlal bersikeras untuk pergi, maka Aruna akan memberi ulasan yang buruk tentang pekerjaan yang dimiliki oleh Sohanlal.

***********************************

Pinki sangat mengikuti kasus Aruna. Menurutnya, Aruna seakan dipaksa untuk menjalani hidupnya tanpa martabat yang besar. Oleh karena itu, dia mengajukan petisi ke Mahkamah Agung India pada tahun 2009, untuk memberikan tindakan euthanasia terhadap Aruna agar dia bisa terbebas dari penderitaan akibat perlakuan keji yang dialaminya. Namun, para perawat yang bekerja di King Edward Memorial Hospital dan memberikan perawatan pada Aruna, menolak permohonan yang diajukan oleh Pinki dan tidak akan membiarkan Aruna meninggal.

Setahun kemudian, pihak Mahkamah Agung India memberikan respon terhadap permohonan euthanasia bagi Aruna. Namun sebelumnya, pada tanggal 17 Desember 2010, pihak Mahkamah Agung India meminta laporan dari King Edward Memorial Hospital terkait kondisi medis yang dimiliki oleh Aruna saat itu. Pada tanggal 24 Januari 2011, tiga orang panel medis yang dibentuk dan diberi tugas oleh Mahkamah Agung India untuk memeriksa Aruna, memberikan laporan bahwa Aruna sudah berada dalam kondisi Persistent Vegetative State (PVS), atau Post-coma unresponsiveness (PCU), yang merupakan sebuah gangguan kesadaran dimana pasien yang mengalami kerusakan otak parah berada dalam keadaan sadar parsial daripada kesadaran sejati.

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal

Pada tanggal 7 Maret 2011, Mahkamah Agung India memutuskan bahwa mereka menolak mengabulkan petisi yang diajukan oleh Pinki untuk melakukan euthanasia terhadap Aruna. Euthanasia bukanlah sebuah tindakan yang diperbolehkan bagi Aruna, karena pihak Mahkamah Agung India tidak memiliki indikasi pandangan atau keinginan dari Aruna sendiri. Para staf King Edward Memorial Hospital yang menentang petisi tersebut mengatakan bahwa mereka akan merawat Aruna sepenuhnya karena Aruna sudah dianggap sebagai salah satu dari mereka.

Mahkamah Agung India memuji bentuk perhatian Pinki terhadap kasus Aruna. Namun, hubungan yang dimiliki oleh Pinki dan Aruna tidak memberinya hak untuk mengajukan petisi atas nama Aruna sebagai bentuk pembunuhan atas dasar belas kasihan. Satu-satunya pihak yang dapat mengajukan tindakan euthanasia untuk Aruna adalah anggota staf King Edward Memorial Hospital yang telah merawatnya sejak dia ditemukan di basement rumah sakit. Selain itu, juga muncul sebuah argumen bahwa ada kemungkinan euthanasia dilakukan oleh teman atau kerabat yang dapat bersekongkol dengan dokter dan mengatur kematiannya untuk mewarisi harta dari orang yang mendapatkan tindakan euthanasia tersebut.

Keputusan Mahkamah Agung India dalam menolak tindakan euthanasia terhadap Aruna, dirayakan oleh para perawat dan anggota staf lainnya di King Edward Memorial Hospital dengan membagikan permen. Salah satu dari mereka juga mengatakan bahwa mereka akan memberikan sepotong kecil permen bagi Aruna.

Disodomi, Koma Selama 42 Tahun, dan Akhirnya Meninggal #KamisKriminal

Beberapa hari sebelum kematiannya, Aruna didiagnosis menderita pneumonia. Dia kemudian dipindahkan ke unit perawatan intensif medis (MICU) King Edward Memorial Hospital dan memakai selang ventilator. Pada akhirnya, Aruna meninggal pada tanggal 18 Mei 2015 pagi, dan upacara pemakamannya dilakukan oleh para perawat anggota staf lainnya dari King Edward Memorial Hospital.

***********************************

Sekian, dan terimakasih.

*
*
*
*
*

sumber 1, sumber 2, sumber 3, sumber 4, sumber 5

profile-picture
profile-picture
profile-picture
asamboigan dan 29 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vizum78 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Emang orang2 sana otak nya ngacengan, lihat aja video ciwi2 bule disana, pada dikerumunin sama muka2 mupeng
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vizum78 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Beneran khawatir aku sama kondisi psikologimu, emoticon-Ngakak (S)
Lihat 122 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 122 balasan
Oh foto yang kemarin temenku posting di status wa nya 3 hari yang lalu.
Ku kira neneknya yang meninggal
profile-picture
murayh0 memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Ya ya india
Baca yg kaya gini jd kaya denger umbra skull,gimana klo sis @marywiguna13 bikin chanel YouTube juga?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fan.kui dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Hmm .. judulnya disodomi, tapi pelaku nggak di hukum atas kasus pemerkosaan, dan tersangka juga menyangkal pas si Pinky mewancarai dia, jadi taunya dia disodomi dari siapa, ini aku yang baca tritnya kurang teliti apa gimana ?

Atau si Pinky nemu bukti forensik yang disembunyiin atau gimana, karna kan korban udah koma setelah di jerat pake rantai anjing.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
terserahsaja659 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
miris, jadi berfikir sebenarnya apakah semudah itu pria2 di india maaf "sange" ya?
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
Kasus ini ada putusan pengadilan nya ga sih ? Mau baca putusannya itu bener sol do mi atau cuma nampar

Di india emang kacau banget soal kasta
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalo mau diet ya ke india trus tinggal di pinggir sungai
emoticon-Ngakak
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
membuat miris dan memprihatinkan.....tak habis pikir dengan pelakunya.....tega banget.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Saya kira kasusnya akan mudah selesai karena kasta korbannya yg tinggi. Dilyat dari alasannya si pelaku ya, yg melakukan penyerangan (jadi kelihatan kasta korban lebih tinggi) klo dari kesaksian pelakunya. Atau bisa jadi dibelakang pelaku ada org yg lebih tinggi lagi kastanya dari si korban, antara jadi otak pelaku atau yg ngebantuin emoticon-Big Grin

profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 24 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 24 balasan
42 tahun koma gimana rasanya ya?

42 tahun hidup di dalam dunia mimpi. Selama 42 tahun, dunia mimpi nya dikira Aruna sebagai dunia nyata, dengan keanehan-keanehannya. Seperti hidup di dalam The Matrix.

Mungkin di dalam dunia mimpi Aruna selama 42 tahun, dia menikah, punya anak-anak lucu, anaknya sekolah, anaknya lulus sekolah, anaknya menikah, punya cucu, padahal itu semua hanya mimpi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raineyupnews dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kampret.strez
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Ditahun yg sama doi mulai kerja dan kejadian... Apa ga ada kecurigaan pelaku lain di rs tersebut,pihak rs mau ngurus doi sampe ajal.42 th bukan waktu yg sebentar🤔🤔
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kasihan banget emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
ga kebayang sih puluhan tahun koma,
eh boro2 koma, pingsan aja blom tau gmn rasanya emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
duh duh indihe
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Duhhh negara ladoo singh, warganya pada ngacengan pantesan populasi gak kekontrol emoticon-Cape d...
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Diubah oleh ganisaurus
Tragis bgt.....
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Motif nya balas dendam

Hmm....Ga di benarkan secara hukum

Apalagi sampai mengakibatkan kerusakan

Permanen terhadap jasmani korban.

Layak di penjara seumur hidup sih si petugas

Kebersihan emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di