Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Mahfud Klaim Mayoritas Masyarakat Papua Setujui Pemekaran, Filep Usulkan Referendum
Mahfud MD Klaim Mayoritas Masyarakat Papua Setujui Pemekaran, Filep Usulkan Referendum
Mahfud Klaim Mayoritas Masyarakat Papua Setujui Pemekaran, Filep Usulkan Referendum
Wakil Ketua Komite I DPD RI dari Provinsi Papua Barat Dr. Filep Wamafma. Foto: Humas DPD RI
JPNN.com Facebook JPNN.com Twitter JPNN.com Line JPNN.com Telegram JPNN.com Linkedin JPNN.com WhatsApp
jpnn.com, JAKARTA - Menkopolhukam Mahfud MD menyebutkan hasil survei yang dilakukan lembaga kepresidenan menyimpulkan 82 persen orang Papua menyetujui pemekaran wilayah.

Terkait pernyataan Mahfud MD tersebut, anggota DPD RI Filep Wamafma memberikan tanggapan.

Dia meminta hasil survei yang diklaim oleh Mahfud MD dibuka ke publik.

Pertama, kami berharap keterbukaan dari Menkopolhukam Mahfud MD terkait hasil survei. Survei apa dan oleh lembaga apa?” tanya Filep seperti dilansir dalam siaran pers pada Sabtu (30/4).

Menurut Filep, publikasi survei tersebut bisa menjadi jalan masuk untuk melihat kebenaran di lapangan. Apalagi, menurutnya, pro dan kontra pemekaran sudah terlihat jelas di masyarakat.

Situasi di Papua akhir-akhir ini menuju friksi yang cukup parah. Saya khawatir, sesama anak Papua akhirnya bertengkar jika pandangan Menkopolhukam ini dilemparkan begitu saja tanpa ada verifikasi data,” ujar Filep.


Apalagi, menurutnya, jika hasil survei tersebut terkesan dibuat-buat setelah penetapan RUU pemekaran wilayah.

Berkaitan dengan itu, Filep juga berpandangan Pemerintah sedang ‘membangun’ legitimasi terhadap upaya pemekaran di tanah Papua. Padahal, menurutnya, upaya menyerap aspirasi secara down-top sangat diperlukan.

Menurut Filep, mencari legitimasi tentang pemekaran melalui survei itu tidak dilarang. Yang dipersoalkan ialah jika survei itu tidak menampilkan aspek keterbukaan.

“Atau, jika mau lebih real dan membuat masyarakat menerima, saya mengusulkan supaya langsung diadakan referendum, agar bisa dilihat perbandingan yang menolak dan yang menerima pemekaran,” kata Filep.

Senator Papua Barat ini mengungkapkan bahwa referendum mengenai pemekaran Papua sudah seharusnya dilakukan.

Filep menyebut ada dua alasan mengapa referendum harus dilakukan. Pertama, karena referendum yang jujur dapat menunjukkan aspirasi yang sebenarnya. Kedua, referendum dapat menampilkan pelibatan masyarakat Papua terhadap apa yang terjadi di negerinya sendiri.

“Momentum ini yang dinantikan masyarakat Papua agar perpecahan ini tidak terus-menerus terjadi,” ujar Filep Wamafma.(fri/jpnn)


https://m.jpnn.com/news/mahfud-md-kl...erendum?page=2

tidak ada aturan di Indonesia mengenai referendum
dulu ada dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1985 tentang Referendum

tapi dicabut setelah dipakai di Timur Timur 1999


sementara itu teroris kembali beraksi

KKB Serang Rombongan TNI Pembawa Logistik di Ilaga Papua, 2 Prajurit Terluka
Mahfud Klaim Mayoritas Masyarakat Papua Setujui Pemekaran, Filep Usulkan Referendum

Foto: Dear prajurit dari Satgas Kodim Yonif R 408/SBH yang terluka tembak dievakuasi ke Timika, Sabtu (30/4). (ANTARA/HO/Korem 173 PVB)
Puncak - Teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) terlibat kontak senjata dengan personel TNI di Kabupaten Puncak, Papua. Sebanyak 2 prajurit TNI terluka akibat terkena tembakan.
Prajurit Satgas Kodim Yonif R 408/SBH berjumlah 10 orang yang dipimpin Lettu Inf A. Mizam awalnya melakukan serah terima pasukan pada Jumat (29/4) malam dari Pos Makodim Ilaga menuju Pos Wuloni guna mengantar logistik. Selanjutnya para prajurit kembali ke Posnya di Ilaga, Puncak Papua.

Namun rombongan yang menggunakan truk itu tiba-tiba dihadang oleh KKB dalam perjalanan. Akibatnya kontak tembak pun tak terhindarkan.

"Insiden terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 00.15 WIT di Kampung Kimak, Distrik Ilaga," kata Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro dilansir dari Antara, Sabtu (30/4/2022).

Dua prajurit terluka adalah Sertu Sudirno yang terkena tembakan di siku tangan kanan. Kemudian Praka Zubaidi terkena tembakan di hidung sebelah kanan tembus di bibir atas sebelah kiri.


Kedua prajurit yang terluka sudah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan pesawat milik SAS Air, katanya saat dihubungi dari Jayapura.

"Keduanya saat ini sudah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan pesawat milik SAS Air," katanya.

Baca artikel detiksulsel, "KKB Serang Rombongan TNI Pembawa Logistik di Ilaga Papua, 2 Prajurit Terluka" selengkapnya https://www.detik.com/sulsel/hukum-d...jurit-terluka.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Baca artikel detiksulsel, "KKB Serang Rombongan TNI Pembawa Logistik di Ilaga Papua, 2 Prajurit Terluka" selengkapnya https://www.detik.com/sulsel/hukum-d...jurit-terluka.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
muhamad.hanif.2Avatar border
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
758
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan