KOMUNITAS
Informasi! Kaskus Update Fitur Baru! Intip di Sini!
Home / FORUM / All / Female / Sista /
2 Sisi Kebermanfaatan Pendidikan Bagi Wanita, Mending yang Mana Guys?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/626c8913a78c1d74d333b21e/2-sisi-kebermanfaatan-pendidikan-bagi-wanita-mending-yang-mana-guys

2 Sisi Kebermanfaatan Pendidikan Bagi Wanita, Mending yang Mana Guys?

Ada omongan orang yang entah darimana datangnya yang bilang gini, "wanita mah gak usah sekolah tinggi-tinggi karena ujung-ujungnya ya bakal balik ke dapur, sumur, kasur.

Tentu itu banyak menuai kontra. Namun ada beberapa kasus yang kalo kita pakai statement itu, kita jadi pro. Seperti kasus berikut yang sangat ramai diperbincangkan oleh netizen, baik di instagram maupun twitter.

Quote:


Beredar video di tiktok yang menampilkan seorang bayi sekitar berumur bulanan disuapi makanan bubur bayi. Tentu hal ini bukan tindakan yang bijak ya gaes. Soalnya bayi itu harus dikasih ASI eksklusif selama 6 bulanan. Kalo udah lebih, bisa sambil dikasih makanan tambahan dan tetap ASI.

Nah kalo kurang dari itu udah dikasi MPASI, takutnya memicu hal-hal yang gak diinginkan kayak obesitas, risiko infeksi telinga, saluran cerna, dan infeksi pernapasan. Pada gak mau kan? Mending dikasih ASI aja dulu. Jangan nyeleneh kayak di video tiktok itu.

Quote:


Dari beberapa foto diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa pentingnya pendidikan bagi wanita. Bener gak nih gaes? Soalnya dari pendidikan, atau minimal edukasi dan pengalaman, maka yang katanya sumur, dapur, dan kasur tadi bisa benar. Minimal gak nyeleneh kayak gitu lah.

Tapi di sisi lain, pendidikan terlalu tinggi bagi wanita juga menimbulkan semacam dampak yang bisa dibilang wadididaw. Contohnya si anu yang sekolahnya sampai di luar negeri tapi kelakuannya di negeri sendiri wadididaw.

Quote:


Pendidikan yang terlalu tinggi emang mungkin buat sumur, dapur dan kasur jadi baik dan benar. Tapi pada hal lain malah nyeleneh. Bisa jadi sombong dan Mythomania atau kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan berbohong yang tidak dapat dikendalikan dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian orang lain atau tanpa tujuan serta maksud apapun.

Jadi itu aja menurut ane soal 2 sisi kebermanfaatan pendidikan yang tinggi bagi seorang wanita. Kalo ada tambahan, sanggahan atau opini lain dari gan sis silahkan tuliskan di kolom reply hehe.

Oke segitu dulu untuk thread ane kali ini, thread ini sifatnya entertainment yang bersumber dari keresahan ane di sosial media ya gan. Kalau kurang informatif ya tolong dimaklumi. Kalau menyinggung ya mohon maaf. Terimakasih udah baca, jumpa lagi di thread ane selanjutnya.


2 Sisi Kebermanfaatan Pendidikan Bagi Wanita, Mending yang Mana Guys?
Referensi: Opini pribadi & Inspirasi
Sumber gambar: Tertera
@abdulqadirz©2022
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gunturmustanir dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh abdulqadirz
Halaman 1 dari 2
Mending yang mana nih gaes?
Meskipun masih banyak manfaatnya yang sekolah tinggi2 ya, tapi tetap ada sisi mudhorat nya hehe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wisnusaputra98 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan

Bicara secara Fair

Pro:
1. Pendidikan anak lebih bagus
2. Kesehatan keluarga lebih baik.
3. Bisa menggantikan suami sebagai pencari nafkah.
4. Ekonomi meningkat

Kontra:
1. Tingkat cerai lebih tinggi.
2. Single parenthood lebih common begitu juga dengan efek buruk spt kriminalitas anak ketika dewasa.
3. Pernikahan berkurang.
4. Beban sosial meningkat
profile-picture
anoezar memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
orang tua jman dulu wlaupun pndidikan ny minim tpi otak ny gak minim kyk gitu mblo emoticon-Stick Out Tongue

emoticon-Angel
profile-picture
xy1996 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus
Walopun sama2 ibu rumah tangga, hasil didikan emak lulusan SD sama S-1 emang beda kok emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andrainirani dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Mungkin lebih tepatnya ilmu yang didapatkan itu memang benar, sudah teruji dan ada penelitiannya baru boleh diterapkan. Yah percuma juga gelar tinggi S1 ekonomi, atau IT tapi ilmu ngurus anak buta ga tau sama sekali. Cuman sekedar mitos atau kepercayaan jaman dulu maen coba coba aja. Banyak loh yang masih percaya begitu. Giliran anaknya dikasih makan waktu balita gpp malah ngeyel. "Anakku gpp tuh dikasih makan umur sekian bulan". Memang gak semua keadaan itu sama, bukan berarti gak ada risiko sama sekali dari yang namanya "coba-coba". Pilihan kalian sih sebenernya mau ngikutin kepercayaan orang tua jaman dulu atau mau ngikutin hasil penelitian para dokter.
profile-picture
DoDoLanDoDoL memberi reputasi
Sejatinya pendidikan yang "proper" yang paling dibutuhkan bree.. terlalu tinggi atau terlalu rendah pasti ada efek sampingnya bree..
Tapi dibalik itu semua, naluri dan nurani seorang ibu yang paling berperan penting bree.. disamping berkonsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman dan berpengetahuan.

Just my opinion bree..
Diubah oleh gasaptol
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Harus mantab
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Apa hubungannya pendidikan dengan kang kibul?

emoticon-Bingung
Keponakan ane umur belum setahun udah dikasih minum kopi sama kakeknya emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reep1000 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Pendidikan itu wajib lah, bukan untuk wanita aja, laki-laki juga, sementara masalah kontra seperti contoh TS, itu mah generalisir namanya, sesat fikir, gk semua individu memiliki sifat yg sama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reep1000 dan 3 lainnya memberi reputasi
.....

Tapi di sisi lain, pendidikan terlalu tinggi bagi wanita juga menimbulkan semacam dampak yang bisa dibilang wadididaw. Contohnya si anu yang sekolahnya sampai di luar negeri tapi kelakuannya di negeri sendiri wadididaw.

Pendidikan yang terlalu tinggi emang mungkin buat sumur, dapur dan kasur jadi baik dan benar. Tapi pada hal lain malah nyeleneh. Bisa jadi sombong dan Mythomania atau kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan berbohong yang tidak dapat dikendalikan dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian orang lain atau tanpa tujuan serta maksud apapun.

.....


----- > weks.....Isi artikel yg sesat pikir bgini, bhw tingkat pendidikan yg tinggi bg kaum wanita bs bahayakan diri sendiri dan keluarga nya jg, mlh jd HT di forum ini..... Hny berdasarkan IMO doank...... tanpa ada kualitas dan kuantitas dr data2 penelitian yg ilmiah satupun....... Wow, makin mantap aja ini SF longe, gan....... emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reep1000 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yoseful
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Teknologi makin canggih, bahkan sudah banyak penjelasan yg valid di google. Kenapa masih mengada2 mengurus bayi
loh kalo kebermanfaatan dianggap kependidikan,
lalu guru guruan apa harus keberguruan sekalian ngikuti kejurusan masing masing??
waduh masih bayi dikasih makan nasi ya ampunemoticon-Frown
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
Kasian anak sndri dijadiin konten
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan tukangprabot memberi reputasi
halah nama nya juga tiktoker koplak, udah pasti goblok. Rela lakuin hal aneh2 sama anak bayi demi konten.
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
kalo ane pilih yang berpendidikan gan dan tidak pernah malas atau berhenti belajar. dan ane menemukan itu pada istri ane. emoticon-Cipok
profile-picture
profile-picture
zudinnn dan caerbannogrbbt memberi reputasi
buset dah baru lahir di kasih milna? itu brand ambasador apa gimana??

ngakak dahh, kayaknya lahirnya autodidak dia kagak lewat dokter emoticon-Hammer2
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di