KOMUNITAS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62482952d61fd7049c7611f2/koleksi-uang-kuno

Koleksi Uang Kuno

Hobi yang satu ini terdengar aneh, mengoleksi uang kuno.

Apa? Uang Kuno? Uang sudah tidak laku koq dikoleksi? emoticon-Bingung


Ya betul, hobi ini memang terdengar aneh, mengoleksi uang-uang yang sudah tidak laku/sudah tidak beredar. Hobi ini dinamakan numismatik.


Hobi ini tidak hanya sekedar mengumpulkan lembaran uang-uang yang sudah tidak laku saja, namun didalamnya ada sejarah suatu bangsa, dalam hal ini adalah negeri Indonesia tercinta.

Dari hobi ini kita jadi tau, rupiah yang kita kenal saat ini mempunyai perjalanan panjang hingga bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. 

Uang pertama Indonesia dulu disebut Oeang Republik Indonesia (oeang masih menggunakan ejahan lama, dibaca uang), disingkat ORI. Dan taukah kalian kalau dulu tiap-tiap daerah memiliki mata uangnya tersendiri loh, khususnya daerah Sumatera dan Jawa.


Spoiler for Uang RI Pertama:



Karena sulitnya pendistribusian uang rupiah, pemerintah pusat menginstruksikan masing-masing kepala daerah untuk mencetak dan menggunakan uang daerahnya masinng-masing. Uang-uang daerah ini disebut ORIDA (Oeang Republik Indonesia Daerah), masa edarnya tahun 1947 - 1949.


Berbicara uang, tokoh yang satu ini sangat populer. Dari mulai uang pertama sampai uang yang masih berlaku saat ini dihiasi oleh fotonya. Ialah bapak Proklamator, bung Karno.


Saking berkhaismanya banyak hal-hal mistis dikaitkan terhadap bung Karno, tidak terkecuali pada uang kuno. Banyak uang kertas maupun koin palsu bergambar beliau. 


Koin palsu dan kertas bergambar bung Karno banyak sangat banyak dipalsukan. Untuk koin biasa bertuliskan tahun 1818, sementara untuk kertas umumnya tertulis pecahan 1000 tahun 1964, gambarnya jelek, cenderung hanya 1 warna misal hijau doank, merah doank atau biru doank tanpa ada degradasi warna, dengan gambar belakang penari serimpi dan biasa ada embel-embel bisa melengkung baik di tangan, di air hangat maupun air es.


Spoiler for Rp 1000 1960 Soekarno | ASLI:



Spoiler for Kertas Soekarno Melengkung | PALSU:



Spoiler for Koin Soekarno | PALSU:



Di sinilah pentingnya mengoleksi uang kuno tidak sekedar mengumpulkan lembaran-lembarannya, tapi juga belajar sejarah. Dari 2 contoh yang disebutkan, kalau saja kita mau buka sejarah, kita bisa ketahui bahwa bung Karno dilahirkan tahun 1901, koq koinnya tahun 1818 sebelum beliau dilahikan sudah ada? Dan yang kertas, 1000 Soekarno dikeluarkan pemerintah hanya tahun 1960. Tahun lainnya (termasuk 1964) bisa dipastikan palsu, biasa dipakai untuk perdukunan untuk sarana penipuan. Atau dengan embel-embel ada buyer yang mau beli jutaan bahkan milyaran.


Uang kuno tidak selamanya mahal. Faktor penentu utama memang usia, tapi tidak menjadi harga mutlak/satu-satunya penentu harga.
Mahal/murahnya uang kuno lebih ditentukan oleh kelangkaan/tingkat kesulitan dalam mendapatkannya. Tidak selamanya kuno berarti mahal. Dan untuk mahal, tidak selalu kuno. Uang yang masih beredarpun mempunyai nilai yang melebihi nominalnya jika ada kriteria-kriteria tertentu, seperti salah cetak, salah potong atau nomor cantik
Di lain kesempatan akan saya ulas kembali uang dengan kriteria-kriteria tertentu.


Yuk kita mulai mengoleksi uang-uang kuno kita. Jangan sampai uang-uang kuno kita lari ke luar negeri, menjadi barang koleksi mereka.
Kalau bukan kita yang mencintai koleksi kita, siapa lagi?


Eh kirim-kirim donk uang kuno apa yang kalian masih simpan.


Spoiler for Jika berkenan:



Spoiler for Menerima:



Spoiler for Tidak Terima:
masih ada simpan 100 kertas 500 kertas sama 20 rb lama


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di