KOMUNITAS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61dea9e0512a1969ae3521d3/aroma-lily-kematian

Aroma Lily Kematian

Quote:


Quote:



Quote:



Jika kamu ingin datang, klik Star untuk menuju ruangan 1
(Kamu tidak bisa mundur setelah memutuskan datang)


Quote:



Selamat mencoba


Sumber gambar : Google + PicsArt



profile-picture
profile-picture
profile-picture
provocator3301 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Visiliya123
Halaman 1 dari 2
1


Saat ini kamu telah sampai di depan vila tempat pesta ulang tahun temanmu. Kernyitan tercetak di dahi, ketika kamu menyadari kawasan vila itu sepi. Tak ada suara musik, tak ada tawa, tak ada kemeriahan pesta seperti yang sering kamu lihat. Ragu kini menelusup, tetapi karena kepalang tanggung sudah jauh-jauh datang, akhirnya kamu memutuskan untuk melanjutkan.

Kamu mengetuk pintu vila. Cukup lama, tetapi tak ada yang kunjung membuka. Ternyata pintu tak terkunci. Kamu menelan ludah, rasa ragu bercampur takut kekmbali menyusup. Namun, rasa itu tak jauh lebih besar daripada rasa penasaran saat itu. Akhirnya, dengan langkah pelan kamu membuka pintu. Mengucapkan permisi dengan sopan, dan melangkah masuk.

Kegelapan kini menyelimuti ketika kakimu telah melewati pintu. Kamu terkejut ketika pintu tiba-tiba tertutup. Kamu terjebak di sana, berteriak meminta dibukakan pintu sambil menggedor-gedor pintu tersebut. Sayang, tak ada yang mendengarmu.

Lampu tiba-tiba menyala. Kamu memutar tubuh dan kembali terkejut. Tiga orang yang kamu kenal terlihat tergeletak di lantai. Cairan merah kental keluar dari tubuh mereka, mengotori baju juga lantai marmer putih di sekitarnya. Lututmu gemetar, semburat dingin menelusup hingga menusuk ke tulang.

Apa yang terjadi? Tanyamu dalam hati. Namun, tak ada yang menjawab.

Suara besi yang bergesekkan dengan lantai terdengar. Seseorang berpakaian serba hitam dengan topeng yang menutupi wajah terlihat berjalan ke arahmu. Tangannya memegang kampak penuh darah yang dibiarkan menggesek lantai hingga menimbulkan suara dan juga jejak. Kamu menelan ludah. Ingin sekali teriak, tetapi tak ada suara yang terdengar.

Dalam ketegangan itu, orang misterius tersebut melemparkan sebuah kertas berwarna merah muda. Dengan tangan gemetar, kamu mengambilnya. Matamu melotot ketika melihat tulisan di kertas tersebut.

"Lari atau mati."

Otakmu langsung bekerja keras dan melihat ke sekeliling. Tak ada celah untuk lari. Pintu keluar tertutup, hanya ada dua pintu lainnya yang terlihat dengan angak yang terukir di bagian permukaannya. 8 dan 2. Namun, kamu tidak tahu pintu itu mengarah ke mana. Karena saat datang ke sini dulu, kamu hanya di ruangan 1, tepat di mana kakimu berpijak.

Jika kamu memilih pintu 8 maka klik 8
Jika kamu memilih pintu 2 maka klik 2


Diubah oleh Visiliya123
2

Saat ini kamu berada di ruangan nomer 2. Kamu kebingungan dengan apa yang terjadi. Tetapi tak memiliki waktu untuk mencari tahu. Kamu tak bisa lama-lama di ruangan ini, kecuali jika ingin tertangkap dan berakhir seperti temanmu lainnya. Kamu ingat, temanmu dulu pernah bilang, jika vila ini dibagun seperti labirin. Ruangan satu terhubung dengan ruangan lainnya.

Adu dua pintu yang terlihat.

Jika kamu memilih pintu 9, maka klik 9
Jika kamu memilih pintu 3, maka klik 3
Diubah oleh Visiliya123
3

Kamu berada di ruangan nomer 3. Ruangan ini begitu gelap dari sebelumnya. Tanpa sengaja kakimu tersandung sebuah kursi hingga membuatmu Cumiik kesakitan. Reflek, kamu menutup mulutmu ketika menyadari orang misterius itu bisa saja menemukanmu di sini. Dengan tangan gemetar, ponsel di saku kamu ambil. Kamu berniat menghubungi polisi. Tetapi tidak ada sinyal di sana. Alhasil, pilihan terakhir yang bisa kamu ambil adalah menyalakan senter untuk mencari pintu baru.

Ada tiga pintu yang terlihat. Pintu 10 dengan suara-suara berisik di dalamya. Pintu 4 yang terlihat ruangannya terang dari celah pintu. Dan pintu 2 yang terdengar sunyi.

Jika kamu memilih pintu 10, maka klik 10
Jika kamu memilih pintu 4, maka klik 4
Jika kamu memilih pintu 2, maka klik 2
profile-picture
aditrodostress memberi reputasi
Diubah oleh Visiliya123
4

Kamu memasuki ruangan 4. Di sini sangat terang sekali hingga matamu silau karena cahaya lampu yang terletak di setiap sudut. Kamu seakan-akan seorang bintang yang berdiri di tengah panggung dan tersorot oleh banyaknya cahaya lampu. Saking silaunya, kamu menutup mata dengan salah satu tangan dan tak bisa melihat jalan. Samar-sama kamu melihat dua pintu. Dari balik pintu 11 terdengar jeritan yang suaranya mirip dengan suara ibumu. Dan pintu 3 dengan debu yang menebal di permukaan pintu.

Jika memilih pintu 11, maka klik 11
Jika memilih pintu 3, maka klik 3
profile-picture
good.indonesia memberi reputasi
Diubah oleh Visiliya123
8

Saat ini kamu berada di ruangan nomer 8. Kamu kebingungan dengan apa yang terjadi. Tetapi tak memiliki waktu untuk mencari tahu. Orang misterius itu telah melihatmu memasuki ruangan ini. Kamu harus segera kabur untuk menyelamatkan diri.

Adu dua pintu yang terlihat.

Jika kamu memilih pintu 9, maka klik 9
Jika kamu memilih pintu 15, maka klik 15

profile-picture
good.indonesia memberi reputasi
Diubah oleh Visiliya123
9

Kamu berada di ruangan 9. Pendingin ruangan yang menyala membuatmu semakin gemetar. Keringat dingin terus mengucur bersamaan detak jantung yang memburu. Bau ruangan yang telah tak terpakai bercampur dengan AC. Membuatmu bersin-bersin. Di pojok ruangan terdapat tumpukan kardus. Dari balik tumpukan kardus tersebut terdengar suara-suara. Kamu melangkah mundur dengan wajah pucat pasi seperti mayat.

"Apa orang misterius itu ada di balik kardus tersebut?" tanyamu.

Kamu menjerit ketika kardus yang tertumpuk itu bergerak dan jatuh ke lantai. Keadaan yang sunyi sepi membuat suaranya terdengar jelas di telinga.

Kamu ketakutan. Kabur. Hanya itu yang kamu pikirkan saat itu.

Ada empat pintu yang terlihat. Salah satunya adalah pintu yang sudah kamu lewati tadi.

Pintu 10 terbuat dari besi. Pintu 16. Pintu 8. Dan pintu 2.

Jika kamu memilih pintu 10, maka klik 10
Jika kamu memilih pintu 16, maka klik 16
Jika kamu memilih pintu 8, maka klik 8
Jika kamu memilih pintu 2, maka klik 2

Diubah oleh Visiliya123
10

Kamu berada di ruangan 10. Ruangannya begitu rapi, tidak seperti ruangan lainnya. Terdapt sofa yang tersusun rapi mengarah ke televisi besar. Kamu menghela napas, mendudukkan tubuh di sofa. Mencoba mengatur napas yang memburu. Sepertinya ruangan ini nyaman untuk sembunyi sebentar. Saat tengah asyik mentralkan napas, suara jeritan terdengar dari balik pintu 11. Kamu mengenal suara itu, itu adalah suara ibumu. Matamu membulat seketika. Bagaiamana ibu bisa ada di sini, pikirmu saat itu. Tak lama setelah itu, dari balik pintu 9, gedoran keras terdengar di susul suara minta tolong yang terdengar asing di telinga. Jantungmu mulai berdetak kencang lagi. Ada empat pintu yang terlihat. Pintu 11, pintu 9, pintu 3 dan pintu 17


Pilih 11, jika kamu ingin melihat, apakah itu ibumu atau bukan.
Pilih 9, jika kamu penasaran siapa yang menggedor pintu dan ingin membantunya.
Pilih 3, jika kamu tak peduli tetang semua itu
Pilih 17, jika kamu tak peduli tentang semua itu
Diubah oleh Visiliya123
11

Kamu di ruangan 11. Ruangan terasa lembab. Dinding berjamur dan cat mengelupas mengotori lantai. Bau anyir tercium bercampur bau tanah basah. Kamu menatap ke sekeliling, tetapi di ruangan ini tidak ada orang sama sekali. Jeritan ibumu pun sudah tak terdengar lagi, yang kamu dengar saat ini hanya suara hujan terdengar bergemuruh membasahi atap.

Kamu melihat 3 pintu. Pintu 10 yang terbuat dari besi. Pintu 18 yang terdengar gemuruh air dari baliknya dan terlihat lebih lembab dari pintu lainnya. Dan pintu 4 yang ruangannya terlihat terang jika dilihat dari celah pintu.

Jika kamu memilih pintu 10, maka klik 10
Jika kamu memilih pintu 18, maka klik 18
Jika kamu memilih pintu 4, maka klik 4

Diubah oleh Visiliya123
15

Kamu berada di ruangan 15. Matamu membola ketika melihat orang misterius itu ternyata ada di sana. Tanpa sempat untuk berlari kabur. Kampak di tangan orang itu meluncir cepat ke arahmu dan menebas lehermu hingga putus dari kepala. Permainanmu selesai.
16

Selamat, kamu memilih pintu yang tepat. Kini kamu sudah bisa keluar dari vila labirin yang memyeramkan. Kamu menghela napas lega karenanya. Lalu tiba-tiba, aroma lily kembali menguar di udara dan itu membuatmu takut. Dengan langkah seribu kamu berlari sekencang mungkin agar tak tertangkap oleh orang misterius tadi.
17

Kamu anak durhaka karena mengabaikan ibumu. Kamu pantas untuk di hukum. Lihat ke atas!

Dor dor dor

Beberapa tembak yang sengaja dipasang di atap menghujanimu dengan peluru. Kamu tewas seketika dan merasa menyesal. Permainanmu selesai. Kamu kalah.
18

Kamu berada di ruangan 18. Ruangan ini begitu berbeda. Lantainya masih terbalut tanah asli, tidak di marmer seperti ruangan lainnya. Atapnya dibiarkan terbuka hingga Hujan deras yang mengguyur, membuatmu basah dan kotor karena percikan air yang jatuh ke tanah. Kamu harus segera pergi sebelum mati membeku karena kedinginan. Ada dua pintu yang terlihat. Pintu 11 dan pintu 17. Dari balik pintu 11, kamu mendengar jeritan, dan jeritan itu terdengar mirip seperti suara ibumu.

Pilih pintu 17, jika kamu mengabaikannya
Pilih pintu 11, jika kamu ingin memastikannya
Diubah oleh Visiliya123
Bermain secara jujur ya. 🙂
profile-picture
miftah9898 memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Post ini telah dihapus
nyimak gan.
Permainan ini terdiri dari 12 ruangan, yang masing-masing ruangan dinamai dengan angka dari 1--18.


12 ruang dinamai dgn 18 nama, jadi ada 6 ruang yg dinamai dengan 2 nama.
Yah baru baca, lsg selese...masuk pintu no 15....😥😥
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di