CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Militer dan Kepolisian /
Sekilas Pandang 2S43 Malva, SPH Beroda Ban Buatan Rusia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61dc5a7bdf5b440052264aea/sekilas-pandang-2s43-malva-sph-beroda-ban-buatan-rusia

Sekilas Pandang 2S43 Malva, SPH Beroda Ban Buatan Rusia

Di era modern ini penggunaan self-propelled howitzer (SPH) dengan platform truk beroda ban semakin digemari, di mana platform ini menawarkan mobilitas yang lebih tinggi. Selain itu paltform ini juga cukup mudah dalam pasokan suku cadang karena dibangun dari basis truk sipil. Mengikuti tren era modern, Rusia pun juga mulai merancang SPH dengan platform truk yang diberi nama "2S43 Malva."

Sebenarnya masih belum banyak informasi terkait alutsista ini, Army Recognition mengatakan jika Malva pertama kali terlihat pada acara parade Hari Kemenangan pada 9 Mei 2021 di Nizhny Novgorod, yang terletak di pertemuan sungai Oka dan sungai Volga di bagian Tengah Rusia.

2S43 Malva sendiri memakai paltform truk 8x8, SPH ini dikembangkan oleh Research Institute Burevestnik, yang merupakan bagian dari perusahaan Uralvagonzavod. Desain Malva pertama kali terungkap pada tahun 2019, setahun kemudian pada forum militer Army 2020, prototype Malva dipresentasikan secara tertutup. SPH ini dilengkapi meriam utama 2A64 kaliber 152 mm, di mana meriam ini juga digunakan pada varian self-propelled howitzer berbasis roda rantai 2S19 MSTA-S.


Quote:



Malva mengusung laras senjata kaliber 47, dilengkapi dengan 3 chamber muzzle brake, ejector, dan advanced recoil devices. Untuk penembakan biasa tidak langsung, ketinggian sudut elevasi berkisar dari -3° hingga +70° dengan sududt lintasan 30° kiri dan kanan. Kapasitas amunisi Malva adalah 30 peluru, serta punya jarak tembak maksimum 24,5 km. SPH ini punya rata-rata tembakan 7 proyektil per menit.

Bicara soal jarak tembak maksimum, varian Malva memang sedikit kurang jika dibandingakan dengan SPH 2S19 MSTA-S, yang punya jarak tembak maksimun 28,9 km. Dalam event Army 2020, Malva belum dilengkapi senjata pertahanan diri, kemungkinan sistem artileri ini akan dilengkapi dengan senapan mesin 7,62 mm atau 12,7 mm.

Sementara itu kendaraan pengusung howitzer ini memiliki kabin lapis baja yang memberikan perlindungan awak terhadap tembakan senjata ringan dan pecahan peluru artileri. Sistem artileri ini menggunakan chassis truk BAZ-6010-027. Ini adalah kendaraan militer yang dirancang khusus, yang dapat beroperasi di berbagai medan.

Truk beoeda 8 ini didukung oleh mesin diesel YaMZ-8424.10, yang punya tenaga maksimum 470 hp. Tenaga dari mesin tersebut lantas dikimpoikan dengan transmisi 9 kecepatan. Truk ini nis digeber sampai kecepatan maksum 80 km/jam serta punya jarak jelajah mencapai 1000 km.


Quote:



SPH 2S43 Malva dioperasikan oleh lima awak yang terdiri dari pengemudi, komandan, dan tiga penembak. Sistem artileri 2S43 Malva kelak akan menggantikan 2S19 MSTA 152 mm dan 2S1 Gvozdika 122 mm. Varian S243 Malva sendiri memiliki total berat tempur 32 ton dengan panjang 13 m, lebar 2,75 m, dan tinggi 3,1 m.

Menurut informasi yang diterbitkan oleh kantor berita Rusia TASS pada September 2021, Kementerian Pertahanan Rusia dilaporkan telah menyelesaikan uji coba pertama. Program uji tersebut termasuk uji coba negara bagian, yang akan selesai pada tahun 202. Rencananya Malva mungkin memasuki produksi serial setelah tahun 2023, dan kemungkinan akan memasuki layanan sekitar tahun 2024/2025.


Quote:




Referensi Tulisan: Army Recognition& military-today.com
Sumber Foto: sudah tertera di atas


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyol21 dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Sekilas Pandang 2S43 Malva, SPH Beroda Ban Buatan Rusia

Sekarang era SPH beroda ban emoticon-Ngacir



Tambahan:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh si.matamalaikat
#1 emoticon-Angkat Beer

Pke ban
Emg sblmny gmn?

Gw awam nih emoticon-Malu (S) emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh redemption878
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Sepertinya AD dan marinir india selaku pelanggan setia atas berbagai macam alutsista rusia sdh pasti akan tertarik ama tuh SPG beroda dr moscow, gan......

Kalo TNI AD n marinir RI kmungkinan besar jk pny bujet, akan mmbeli SPG beroda yg setara spt SPG beroda nya moscow yg itu, tp yg pasti bukan buatan Rusia.......
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yoseful
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Emang buat mobilitas lebih enak pake ban karet atau truk ..

Apalagi perang masa kini banyak di daerah dataran rendah dan pasir.

Cuma perlindungan kurang kuat dibandingkan model tank.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uray24 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:

mau gantiin SPH yg berpenggerak rantai..?
bukannya udah ada Koalitsiya-SV..?emoticon-Big Grin

btw namanya hampir sama dgn 2S7M Malka (varian lanjut dari 2S7 Pion), howitzer 203mm..
Sekilas Pandang 2S43 Malva, SPH Beroda Ban Buatan Rusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Post ini telah dihapus
Kalau diganti pake ban mungkin mobilitas lbh cepet drpd pake rantai tank. Tapi armornya lbh bagus kl pake tank
Spoiler for :
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
dengan roda ban karet kayanya untuk mempercepat mobilisasi nya yah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
Keberadaan Self Propelled Howitzer / SPH di era perang modern saat ini masih sering menjadi bahan perdebatan karena secara fungsi sudah bisa digantikan oleh MBT dan Bomber walaupun semua pihak juga setuju dengan keunggulan SPH yang lebih terjangkau harga belinya, biaya operasional dan biaya perawatannya.

Evolusi dari SPH juga terjadi pada platform penggeraknya dimana saat ini semakin banyak SPH yang menggunakan platform beroda berbasis truck militer atau sipil dari kelas heavy duty daripada tracked karena memiliki keunggulan dari sisi biaya produksi yang lebih terjangkau, biaya operasional dan perawatan yang lebih rendah, self deployment serta mampu berpindah dari 1 titik ke titik lainnya dengan cepat dan efisien. Kekurangannya ada pada kemampuan off road yang terbatas dan secara umum : proteksinya. Cukup fatal memang kalau ranpur punya sistem proteksi yang rendah karena mudah dihancurkan oleh lawan.

Russia sendiri terbilang pemain lama tapi baru dalam pembuatan alutsista ranpur beroda khususnya SPH. Ada 2 sebab utama :

1. Russia belum mempunyai platform penggerak truk militer / sipil yang tepat yang secara konstruksi mampu menahan berat dan recoil besar dari kanon howitzer.
2. Karakteristik alam di Russia dan Eropa Timur secara umum adalah lumpur pekat karena banyak rawa dan salju tebal sehingga ranpur buatan Russia rata rata adalah tracked yang memang ideal untuk off road menembus lumpur pekat dan salju tebal.

Seiring dengan kemajuan jaman dan membaiknya infrastruktur sarana transportasi seperti jalan, jembatan yang menghubungkan antar wilayah juga ikut mendorong produsen SPH atau SV dalam bahasa Russia juga mengikuti trend penggunaan SPH beroda. Di era modern, SPH beroda pertama Russia adalah 2S35-1 Koalitsiya SV Ksh yang diluncurkan tahun 2016 dan berbasis dari SPH tracked 2S35 Koalitsiya SV. Basis truk militer heavy duty yang digunakan 2S35 - 1 Koalitsiya SV Ksh adalah KamaZ 6560 8x8. Kedua sistem SPH ini dikembangkan dan diproduksi oleh Russia - Uralvagonzavod.

SPH wheeled 2S35 -1 Koalitsiya SV Ksh
Sekilas Pandang 2S43 Malva, SPH Beroda Ban Buatan Rusia

Uralvagonzavod yang kini menjadi bagian dari BUMN Russia : Rostec kemudian mengembangkan versi light dari 2S35-1 Koalitsiya SV Ksh yaitu 2S43 Malva yang berbasiskan truk militer heavy duty BAZ 6010 - 027 8x8. Walaupun ukuran kanon keduanya sama : 152 mm tetapi mempunyai kaliber yang berbeda. 2S35-1 Koalitsiya SV Ksh menggunakan kaliber 52 mm dengan range max 70 km sedangkan 2S43 Malva menggunakan kaliber 47 mm dengan range max 24.5 km.
Prototypenya sudah diperkenalkan secara terbatas tahun 2019 dan diperkenalkan kepada publik tahun 2020 serta direncanakan pada tahun 2023 sudah masuk produksi. Salah satu kelebihan truk BAZ 6010 - 027 8x8 ini ada pada armoured cabin, all independent suspension, locker dan CTIS serta punya range 1000 km.
Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah penampilannya yang modern tidak seperti alutsista Russia pada umumnya yang terkenal punya penampilan kaku dan keras.
Proses development masih terus dilanjutkan untuk menambah daya jangkau kanonnya, integrasi sistemnya agar mampu lebih banyak menembakkan berbagai jenis peluru kanon kaliber 47 dan sistem pertahanan diri yang mumpuni. Saat ini 2S43 Malva sudah dilengkapi sistem pertahanan diri peluncur granat asap tetapi belum ditentukan akan menggunakan senjata pertahanan diri dari jenis apa serta kalibernya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gonugraha76
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ane masih pantau bre emoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan banditos69 memberi reputasi
Quote:


umumnya memakai roda rantai gan, biasanya dikembangkan dari chassis MBT. cmiiw



Quote:


TNI AD beli SPH buatan Prancis, lupa namanya gan. kalau Marinir kayaknya masih belum ada howitzer baru, cmiiw


Quote:


masing2 punya plus dan minusnya gan emoticon-Ngacir



Quote:


itu menurut beberapa media non-Russoa gan, bisa jadi infonya salah emoticon-Hammer (S)


Quote:


betul gan, urusan armornya memang masih lebih bagus tank.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
banditos69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


rupanya belum lama beemain di segmen roda ban, btw terima kasih tambahannya. sangat legkap emoticon-Cendol (S)



Quote:


makasih gan, terima kasih sudah hadir emoticon-Cendol (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
Wah sepi iki bre emoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 2 lainnya memberi reputasi
keren coy
pengen beli buat nganter anak sekolah
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
iskrim dan jagotorpedo memberi reputasi
BAN MATI KAH VROH???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Transmisi sampai 9 tapi kecepatan maksimum hanya 80 KM per Jam
profile-picture
profile-picture
rubah007 dan jagotorpedo memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
saia masih cinta sama akatsiya emoticon-Angel
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
Rusia emang ga di ragukan lagi, semoga Indonesia bisa berkembang dan bisa menghasilkan kendaraan tempur sendiri emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
iskrim dan jagotorpedo memberi reputasi
Rusia ajib.....
profile-picture
gepyan memberi reputasi
Beruang merah mulai bangkit kembali & menunjukkan taringnya, setelah sempat bangkrut di tahun 90-anemoticon-Takut
profile-picture
gepyan memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di