CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahasiswi Unsri Ngaku Ditanya Dosen Warna Dalaman-Ukuran Bra Via Chat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61ac4d32af45016118221b22/mahasiswi-unsri-ngaku-ditanya-dosen-warna-dalaman-ukuran-bra-via-chat

Mahasiswi Unsri Ngaku Ditanya Dosen Warna Dalaman-Ukuran Bra Via Chat

Palembang - Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen berinisial R bertambah. Mahasiswi berinisial D itu mengaku dilecehkan dosen R dengan kata-kata yang tidak pantas melalui aplikasi perpesanan.

Hal itu diungkap D usai memberikan keterangan di Subdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel, Sabtu (4/11) kemarin. D baru berani buka suara usai dua kakak tingkatnya C dan F sudah melapor terlebih dahulu.

"Karena apabila kasus ini tidak diangkat, saya yakin bisa membuat dia (R) semakin menjadi-jadi. Dia tidak akan jera, bakal terus berlanjut. Bahkan juga bisa menimbulkan ketakutan untuk diri kita sendiri, juga sebagai mahasiswa," kata D di Mapolda Sumsel.

D mengaku, mendapat pelecehan dari sang dosen melalui aplikasi Telegram. Sementara, dua korban lainnya dilecehkan R via WhatsApp.

"Saya sendiri mengalami pelecehan dari telegram," kata D.

Baca juga:
Mahasiswi Unsri Ngaku Korban Pelecehan Dosen Bertambah 1 Orang

D kemudian menjelaskan pelecehan seperti apa yang ia alami. Kejadian itu menurutnya, bermula ketika ia menghubungi R. R saat itu merupakan dosen pengujinya dalam ujian kompre.

"Awalnya saya menghubungi dia, dengan tujuan untuk mengurus keperluan administrasi sebelum menghadapi ujian. Tapi, komunikasi itu berlanjut, dia menghubungi telegram saya pada 14 Juli 2021 lalu," katanya.

"Memang nomor yang saya pakai itu nyambung ke segala sosmed (sosial media) saya termasuk telegram. Nah, dia nge-chat dari telegram dengan sistem yang otomatis 15 menit langsung hilang. Tapi beberapa yang sempat saya simpan," imbuhnya.

Namun, D mengaku tidak habis pikir isi percakapan dosen R terhadapnya tiba-tiba mengarah ke arah pelecehan seksual. Dosen R, kata D, sempat meminta nomor rekeningnya untuk memberikan uang jajan. Permintaan R itu pun lantas tidak digubrisnya.

"Awalnya dia (R) nanya-nanya biasa, tapi ujungnya nge-chat minta nomor rekening. Saya tanya untuk apa, terus dia jawab katanya mau kasih uang jajan. Langsung saja saya tolak, karena saya pikir untuk apa kok dia mau kasih uang. Makanya tidak saya balas," ungkap D.

Risih yang dialami D tidak sampai di situ, malam harinya, menurut D, dosen R kembali mengirimkan chat yang berisi kata-kata yang menurutnya itu sangat tidak pantas dilakukan seorang dosen terhadap anak didiknya.

"Terus malamnya dia chat lagi ke saya, tanya hal-hal yang tidak pantas. Dia tanya lagi pakai baju warna apa, dalaman nya pakai warna apa, ukuran bra juga ditanya. Jelas saya risih, makin tidak saya gubris. Tapi tetap saja dia chat terus," bebernya.

"Gimana mau ketemu, setiap kali mau ke kampus saya takut duluan. Sikap dia seperti itu, kirim chat yang aneh-aneh jelas saya takut," imbuh D.

Baca juga:
Unsri Panggil Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen, Keluarga Minta Tak Dintimidasi

D yang hanya mengabaikan pesan tak senonoh itu semakin resah, karena menurutnya, dosen R sepertinya tidak pantang menyerah dan terus berusaha menghubungi D. Pada akhirnya oknum dosen itu mengirimkan pertanyaan yang menurut D sudah sangat tidak pantas.

"Saya ingat benar pesan tersebut dikirimkan nya pada 25 Agustus 2021. Tetap dengan bahasa yang sama, seperti minta nomor rekening. Tapi kali itu bahasa dia lebih fulgar lagi chatnya. Makin tidak saya gubris," ucapnya.

Lebih lanjut, D mengaku sengaja tidak melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke pihak Unsri karena tidak mau masalahnya hanya berakhir di jalur mediasi. Oleh karena itu, D lebih memilih untuk langsung membuat laporan ke polisi.

"Karena saya berkaca dengan kasus sebelumnya. Perlakuan tidak nyaman diterima oleh mereka berdua (korban sebelumnya C dan F). Memang sengaja saya tidak memberitahukan fakultas karena tidak mau ditawari mediasi dan semacamnya. Saya mau langsung ke polisi saja karena memang tujuan saya untuk melaporkan dosen R. Saya tidak mau melibatkan kampus," jelas D.

Baca juga:
Kasus Dosen Unsri Diduga Cabuli Mahasiswi Skripsi Naik ke Penyidikan!

Sebelumnya, Polisi kembali menerima pengakuan seorang Mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen berinisial R bertambah. Mahasiswi itu berinisial D, dia memberanikan diri melapor ke polisi setelah dua rekannya lebih dulu melapor.

"Iya benar, karena ada dua seniornya yang melapor, jadi dia ikut melapor juga," kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/12/2021).

Masnoni mengatakan mahasiswi tersebut ditemani dua rekannya yang lebih dulu melaporkan kasus dugaan pelecehan oleh dosen. Pelapor disebut memberikan keterangan bersama dua orang saksi lainnya. Pelecehan diduga dilakukan dosen R via percakapan media sosial.

"Untuk korban baru ini, dia tidak buat lagi LP. Karena kasus laporannya sama seperti dua korban sebelumnya," sambungnya.

Kasus dugaan pelecehan mahasiswi Unsri mencuat karena adanya laporan seorang mahasiswi yang mengaku dicabuli dosen berinisial A. Polisi telah melakukan gelar perkara atas kasus tersebut dan sudah menaikkannya ke status penyidikan.

"Kemarin sudah dilakukan gelar perkara dan sekarang naik dari penyelidikan ke penyidikan. Berarti itu memang sudah kuat, kita mengarahnya ke penyidikan yang lebih akurat," kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni kepada wartawan, Sabtu (4/12).

Baca juga:
Unsri Tuding BEM Hambat Kerja Tim Etik Usut Dugaan Dosen Cabuli Mahasiswi

Sebagai informasi, ada dua terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan tiga mahasiswi Unsri. Polisi menegaskan proses hukum terus berlangsung.

"Kita terus bergerak menyelidiki dan mendalami tiga laporan pelapor. Dua oknum dosen diduga sebagai terlapor, satu yang dilaporkan DR dan satu lagi dilaporkan C dan F," kata Masnoni.

Dosen A disebut telah mengakui perbuatannya. Dia juga telah dicopot dari jabatan kepala jurusan. Sedangkan Rektorat Unsri menyebut dosen R yang diperiksa tidak mengakui perbuatannya.

https://news.detik.com/berita/d-5841...n-bra-via-chat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Zero dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Astajiim

Napa pak dosen kagak ketik aja PAP .

mahasiswi bakal kirim



*bahas bahan skripsi emoticon-Leh Uga
dipenjara aja tapi ruang privat, tetap beri kuliah via zoom, aplikasi di hp cuma ada zoom, michat. wajib nonton XXX minimal 2 jam/hari.
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Kenapa ga nyewa aja
Blok emoticon-Ngakak
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Itu yudisium yg ngurus gak cuma satu orang. Itu satu dekanat kalau terbukti mempersulit, harus mempertanggungjawabkan juga. emoticon-Blue Guy Bata (L)
Sekarang mereka berkelit, "harusnya sesi dua"

Seenggaknya sudah diadili di Twitter sih, sekarang jadi kampus blacklist isi sex offender emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan 2 lainnya memberi reputasi
agama dosennya apa nih?emoticon-Mad
profile-picture
phantomias memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
nasib mahasiswi jadi budak seks

seharusnya nurut saja demi cumshoot eh cumlaudeemoticon-Ngakak
Bingung dosen nya itu siapa sih sampe di bela univ dan petingginya sampe segitu,justru kampus menyerahkan dosen tersebut dan di tindak tegas malah membuktikan kalau mreka serius dlm pemberantasan pelecehan seksual di kampus.ini malah sampe intimidasi sampe gimana gitu bela nya
Malah skrg siapa yg mau kesana lg jd mikir para cewe
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Jaman mIRC masih dibawa2
emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
aftadizca memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
dosen goblok emoticon-Mad

coba ketik kata konci the power of lobe, pasti bakal keluar penampakan segar emoticon-Hammer2
profile-picture
hilmiazizi19 memberi reputasi
Positif thinking aja, sapa tau mau dibeliin. Alasannya, kan dah mau lulus. Seblm lulus kasih hadiah dl
Indonesia darurat kasus dosen cabul. Unri, Unsri, UI, UGM, UPI, dan banyak kampus negeri lainnya dipenuhi dosen2 cabul. Sementara permen PPKS masih disandera ama partai2 komservatif di DPR
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gh20 dan 5 lainnya memberi reputasi
Dosen cabul mulai byk disorot semenjak isu konsen, mampus emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gh20 dan 3 lainnya memberi reputasi
indon, bandarnya para munapig
profile-picture
superman313 memberi reputasi
seharusnya rektornya ikut mundur, karena gagal menciptakan lingkungan belajar yg aman buat anak didik
profile-picture
superman313 memberi reputasi
mahasiswi kurang cerdik nich ..justru kalo ada dosen hobby chat cabul ..udah jaminan ente bakalan lulus ..ladenin ajah chat nya .. cd pink , bra double D ..bikin chat sampe mupeng tuch dosen cabul....trus bilang ke pak dosen .. dgn sedikit manja .. pak dosen yg tamvan .. boleh ndak chat nya saya upload ke rektor ... auto lulus ... pinter dikit lah wong udah mahasiswi kok .. emoticon-Leh Uga
profile-picture
TryItFirst memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
Ga ada ss isi chatnya gimana ya tuh, nama pelakunya juga belum dibuka....bau2 damai ini mah emoticon-Leh Uga
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Post ini telah dihapus
Gw yakin pasti ada yg mau dimungkinkan duit untuk mesum mangkanya si dosen keterusan mengulangi aksinya ke mahasiswi lainnya
Jaman edan kabeh serba mesum, besok gawe robot wae yo robot mesum...
emoticon-Najis
Post ini telah dihapus
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di