CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61ab7896bce90161fe66cd79/pelecehan-seksual-sudah-ada-di-kampus-zaman-old-korban-bungkam-karena-alasan-ini

Pelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini

Pelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini

Seorang teman seangkatan kuliah awal tahun 2000-an mengomentari maraknya pelecehan seksual oleh dosen di kampus X. “Perasaan zaman kuliah dulu, nggak ada dosen kecentilan, deh…”Dia menyertakan tangkapan layar berita pelecahan tersebut di akun media sosialnya.

Beberapa teman lain mengomentari bahwa dia salah. Kuliah zaman old juga ada beberapa kasus pelecehan oleh dosen. “Dulu juga ada, tapi tidak diviralkan. Berarti kamu nggak tahu ya, cerita angkatan-angkatan kita…”
 
Saya turut membenarkan komentar teman yang kedua itu. Sejak dulu sudah ada kasus pelecehan dosen kepada mahasisiwi. Namun hanya jadi gosip atau kasak-kusuk di kalangan mahasiswa dan mahasisiwi. Tidak sampai tersebar di media massa.
 
Sebelum Media Sosial Marak
 
Bukan rahasia lagi, di kampus-kampus ada saja dosen yang suka dengan mahasiswi cantik. Perlakuannya dengan si cantik ini beda sekali dengan perlakuan kepada mahasiswa lainnya. Bahkan tanpa usaha belajar matian-matian si cantik bisa mendapat nilai A. Cukup bikin si dosen ini senang aja.
 
Soal bikin senang inilah yang jadi masalah. Ada dosen yang bisa dibuat senang cukup dengan senyuman atau tutur kata lembut dan sopan. Namun ada juga dosen yang minta lebih dari sekadar senyum. Misalnya… duh ngenes nih kalau mau dibahas. Pokoknya seputar urusan bawah perut.
 
Hanya saja, di era sebelum tahun 2000 itu, kasus pelecahan jarang terungkap. Kalaupun mau diungkap, ada potensi korban malah jadi tersangka. Mahasisiwi yang menjadi korban pelecehan bisa dituduh kegatelan, penggoda, dan lainnya.
 
Terlebih jika si dosen sudah punya nama besar di kampus. Si dosen cenderung lebih dipercaya daripada mahasiswi yang bukan siapa-siapa. Maka dari itu, korban cenderung tutup mulut daripada berkoar-koar malah jadi tersangka.
 Pelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini

Zaman Now Bisa Teriak di Media Sosial
 
Saat ini kita berada di era media sosial. Orang bisa mengungkapkan apa saja dengan nama asli atau anonim. Termasuk soal pelecehan seksual. Perhatian dan pengusutan bisa diperolehnya asalkan mau membuka diri dan membicarakan kasusnya. Bantuan akan berdatangan baik secara personal maupun dari lembaga bantuan psikologi, hukum, dan lainnya.
 
Lihat saja kasus MS yang mendapatkan pelecehan dari rekan-rekan kerjanya di KPI. Begitu mengirimkan surat terbuka melalui Whatsapp kepada wartawan, yang kemudian bocor ke media sosial, kasusnya langsung viral. Apalagi tempat terjadinya pelecehan adalah KPI yang sering  melakukan sensor konten asusila di televisi.
 Pelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini

Maka para korban pelecehan seksual di kampus-kampus saat ini tiada kendala eksternal lagi untuk melaporkan kasusnya. Kendalanya balik ke internal, diri sendiri. Siapkah terkenal? Menjadi sorotan, mendapat dukungan sekaligus hater yang besar kemungkinan berasal dari lingkungan terdekat korban?
 
Mungkin tindakan pertama yang bijak adalah mengadukan kasus ke psikolog dan pakar hukum dulu. Bukan langsung menyebarkan di media sosial. Atasi kendala dalam diri dulu. Sebab hidup korban tak akan sama lagi setelah kasus diungkap dan banyak nama orang besar yang terseret sebagai pelakunya.
 
Sumber: pengalaman dan pengamatan pribadi
Foto dari Freepik.com




emoticon-Shakehand2

emoticon-Hansip



Boleh Baca Juga






profile-picture
profile-picture
profile-picture
knightadde dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Yakin banget, Agan dan Sista pasti pernah nemu kasus pelecehan seksual di kampus dulu. Namun karena berbagai alasan, kasus itu kayak jadi rahasia umum aja di kalangan internal kampus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 4 lainnya memberi reputasi
tambahan gan, klo teriak ga cuma di sosial media aja, di tempat bersembunyi antara aku kau dan dinding yang tahu..zaman sekarang hal yang sangat penting bgt buat org itu isi perut dan persoalan dibawah perut..😂😂
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
Malu
Gak berani laporPelecehan Seksual Sudah Ada di Kampus Zaman Old, Korban Bungkam Karena Alasan Ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Zero dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
College is fun as long as you don't die.

Tsugumi Ohba, Death Note, Vol. 4: Love (Death Note, #4)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Kokonata
gw jaman dulu sih ga pernah dgr pelecehan seksual.. yg sering kegiatan seksual.. bungkam.. krn suka sama suka..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Zero dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
di sekolah2 jg banyak terjadi. emoticon-No Hope
malah lebih banyak jaman dulu karena masih belum ada medsos emoticon-Leh Uga
Post ini telah dihapus
kalo jaman ane kuliah sih ane ga pernah denger gan....soalnya ane jg jarang kuliah
profile-picture
k3nm4st3r memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
edann….
profile-picture
k3nm4st3r memberi reputasi
banyak emang sih
cuman kalo jaman old mau viral in nya gak ada media

alhadil cuman di pendem ama di ikhlasin aja
profile-picture
k3nm4st3r memberi reputasi
Yup, mmg itu sebuah fenomena jaful, gan..... Skrg sih era mefsos, jd lbuh bruntung tuk generasi masa kini......
profile-picture
k3nm4st3r memberi reputasi
Bhuaaanyakkkkkk....


Semoga kedepan gada lagi mahasiswi yang bungkam cuma karena takut nilai anjlog.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
hmmmm
ane kuliah di fakultas hukum Universitas Gedung Manten, jogja. tahun 2005 ada kok dosen yg suka ngajak mahasiswi ena2 dengan imbalan nilai A. dosen lain juga pada tau tapi gak ditindak. gak tau deh sekarang masih idup gak dosennya. ane cek di daftar pengajar udah gak ngajar di kampus itu lagi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Zero dan 2 lainnya memberi reputasi
Serem juga ye..
profile-picture
k3nm4st3r memberi reputasi
ane nggak tau apakah ini udah termasuk tahapan pelecehan seksual atau bukan. tapi temen ane dulu, cewe, ada yg suka di bbm chat genit sama dosen cowo.. dosennya nggak mau kontak sama ketua kelas, maunya urusan tugas, jadwal dll sama temen ane ini. tapi kadang ditanyain udah makan belum, udah tidur belum, sampai diajak makan bareng berdua di resto.

sama temen ane, dicuekin dan nggak direspon chatnya, kecuali kalau urusan jadwal atau tugas kuliah baru temen ane respon. abis itu temen ane cerita ke kami sekelas sambil nunjukin chatnya.

ane penasaran, dosen ini sadar nggak ya dia jadi bahan omongan mahasiswanya. soalnya biasanya kami pada poker face di kelas. wkwkwk
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
keknya ane pernah melewati masa dimana yg cantik nilainya A terus. bahkan absen bolong2


gua mati matian, dpt C
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Memang dosen banyak yg agak 'miring' kok emoticon-Big Grin
Kalau jaman ane kuliah (04) lebih byk hubungan simbiosis mutualisme antara dosen dan mahasiswi nya, itu yg sering ane dengar dan ane liat sendiri. Karena dosen kasih iming2 nilai bagus, mahasiswi nya OK2 aja. Mahasiswi dapat nilai bagus, dosen mesum dapat kue apem, mahasiswa cowo ngudut + ngutang kopi dikantin 😅
profile-picture
fachri15 memberi reputasi
emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Saling dan merasa
emoticon-Big Grinemoticon-Ngacir
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di