CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
RESENSI BUKU KEGAGALAN HIDUP
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61aaa778fc1ac71bf9363ff0/resensi-buku-kegagalan-hidup

RESENSI BUKU KEGAGALAN HIDUP



“Hidup adalah rangkaian masalah,
setiap rangkaian itu adalah energi negatif (-)  yang melahirkan energi negatif (-)”. Katakanlah yang negatif (-) adalah negatif (-), maka hasilnya positif (+)
 
(Adang)
 
 
Hidup adalah serangkaian masalah, sekali lagi HIDUP = MASALAH. ia adalah konstanta tertinggi di kehidupan ini (alam jagat semsta inipun mendukung). Ketika di rumah saya tidak ada internet dan setiap hari harus beli kuota, saya pasang internet untuk memudahkan hidup saya mengakses berbagaimacam informasi, di saat yang bersamaan saya sedang mencari masalah baru dan solusi dalam waktu yang akan datang. Benar saja, tetangga saya marah sebab rumahnya terlewati kabel internet saya, ada solusi dalam hidup ada masalah yang saling bergantian. Tidak pernah usang ataupun selesai, hidup ini bagian terbesar dari TITIK TERENDAH, namun ini adalah kemenangan. 

setiap selesai masalah dalam hidup, maka itu adalah masalah baru. saya lulus S-1 adala masalah baru, hendak kemana saya, begitupun dengan yang lulus S-3, mau apa setelah lulus, sementara ilmunya gitu - gitu ajah (normatif, posotivisme), ketika praktek menjadi hampa, hanya tulang belulang yang berserakan, sehingga masyarakat adalah sasaran penelitian, dan tidak ada kontribusi yang sejatinya.  Pencapaian manusia bukan terletak pada gelar pendidikan tertinggi atau  / jabatan fungsional tertinggi (Profesor), pencapaian manusia tertinggi adalah bisa melewati dan memberikan solusi dari masalah yang ada. ada yang tidak sekolah sampai S3, bahkan hanya lulus SMA, tetapi ia bisa jadi Dosen di Jepang.......  

 

Panjang lebar saya kutip masalah dari Mark Manson;

 

“Masalah kesehatan Anda dengan cara membayar kartu anggota gym,Anda menciptakan masalah baru, seperti hari harus ba­ngun lebih awal agar bisa ke tempat latihan tepat waktu, mandi keringat selama 30 menit di atas elliptical (mesin latihan stasioner), kemudian mandi dan ganti baju sebelum ke tempat kerja supaya tidak menyebarkan bau tak sedap di seluruh kantor”.

 

 

Uang bukan segalanya,

Tetapi segalanya menggunakan uang.

 

Mau tidur enak, tinggal cari hotel yang berbintang,

Apakah nyamannya tidur, nyenyaknya tidur dapat di beli?

 

Entah siapa yang pertamakali bilang uang bukan segalanya, dan segalanya butuh uang. Dari sejak lahir sampai meninggal, yang menjadi perkaranya / dalam kehidupan ini adalah Uang. Lahiran pakai uang, di rumah sakit, di Rumah Bersalin di Dukun Beranak sekalipun, pakai uang. Selama saya ber-uang, Kita semuanya memiliki uang, tentunya akan dihormati, didengar, disetujui, disanjung tinggi. Semua perkataa Kita adalah wahyu dan perintah, Kita dielu-elukan, karena uang.

 

   Jack Maberkata, bahkan kentutmu pun wangi, bijak dan menginspirasi kalau kau ber-uang. Mungkin tidak persis seperti itu, tapi intinya kurang lebih sama.

 

Benar uang bisa membeli minyak wangi yang termahal di dunia, tetapi uang tidak dapat membeli nafas yang teratur dan segar, bisa membeli makanan enak, tetapi Uang tidak bisa beli nafsu makan.

 

Bisa membeli rumah mewah, tetapi uang tidak dapat membeli kenyamanan yang tinggal di dalamnya, bisa membeli vitamin yang termahal, tetapi uang tidak dapat membeli kesehatan.

 

Dengan uang Kita bisa membeli tempat tidur yang mewah, tetapi tidak dapat membeli rasa tidur nyenyak, bisa membeli suasana pesta, tetapi uang tidak dapat membeli rasa gembira dan suka-cita.

 

Uang bukan segalanya, namun segalanya butuh uang. Tetapi segalanya yang mana? Kebahagian, haruskah dengan uang, banyak mobil, rumah mewah, hidupnya tidak nyaman, hidupnya acak- acakan, setiap hari di kejar – kejar cicilan, di kejar ‘bunga bank’, di kejar ketidawarasan hidup. Sederhana, yang penting cukup. Sederhana yang penting bisa beramal. Membantu yang lemah, tidak mengecewakan manusia lainnya. Memang Uang bisa membeli tiket berlibur panjang, tetapi uang tidak dapat membeli rasa senang menikmati liburan itu. Uang bisa membeli wanita-wanita cantik, tetapi tidak dapat membeli cinta yang sejati.

 

Uang bisa membeli buku ini (kalau saya jual), tetapi tidak bisa membeli pemahaman terhadap buku ini. Kalau saya gratiskan, apakah pemahamannya akan sampai, belum tentu, apakah maknanya akan sama dengan apa yang saya pikirkan, belum juga. Lantas apakah ketika Anda mengundang saya untuk menjadi pembicara tentenga TITIK TERENDAH KEHIDUPAN,apakah pemahamannya akan dapat? Uang bisa memanggil saya, tetapi tidak dengan interpretasi saya. Buku ini bebas untuk ditafsirkan, namun penafsir pertamanya adalah “AKU”, - “AKU MENULIS, MAKA AKU ADA”.     

 


profile-picture
profile-picture
profile-picture
rakkaadywikarta dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Maa syaaAllah luar biasa dengan tulisan kaka ini, membuka paradigma saya. Saya sangat setuju dengan tulisan ini, memang hidup adalah masalah. Setiap ada masalah dan menemukan solusi pasti selalu muncul masalah baru. Namun memang yg saya pahami tingginya suatu masalah adalah nilai kualitas diri. Artinya, jika masalah kecil mampu kita atasi maka masalah masalah selanjutnya pun akan kita bisa atasi juga. Dan itu bisa menjdi cermin siapa diri kita, masalah besar bisa kita atasi maka kualitas diri kita pun akan meningkat.

Tentang "uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang" itu betul adanya. Meskipun kebahagiaan bukan dihasilkan dengan uang, namun dengan uang kita bisa menciptakan kebahagiaan. Karena pada hakikatnya masalah hidup banyak yg terjadi karena ekonomi. Untuk masalah akhirat pun kita sebagai umat muslim bisa menciptakan amal jariyah kita dengan uang yaitu membangun pesantren, mesjid, rumah yatim piatu, panti jompo, dll.

Terimakasi atas tulisan yg sangat inspiratif ini, semoga banyak keberkahan yg bisa di ambil dari tulisan ini. Aamiin
Menurut saya maksud dari "uang bukan segalanya" adalah jika kita memiliki cukup uang hidup maka jangan jadikan dirimu sebagai hamba uang. Memang di dunia ini uang merupakan alat jika kita ingin mendapatkan beberapa barang atau jasa. Tapi jangan sampai hanya karena kita ingin memiliki uang atau saat kita memiliki uang yang cukup, kita menjadi lupa diri dan melupakan nilai-nilai sosial yang ada di sekitar kita. Tidak semua hal bisa ditukar dengan uang misal kasih sayang keluarga, pertemanan yang erat, hubungan harmonis, orangtua, kesehatan, nyawa. Semua hal itu tidak bisa di tukar uang seberapapun banyaknya jadi hidup harus seimbang materi perlu tapi menjaga hubungan baik, merawat diri sendiri juga dibutuhkan.
Sangat menginspirasi, benar adanya bahwa kehidupan merupakan suatu masalah, tetapi di setiap masalah pasti ada solusi yang dapat di pecahkan. Mengapa bisa terjadi? semua adalah sama-sama manusia tetapi ada yang terpuruk karena masalah ada pula yang menjadi lebih kuat dan bahkan lebih sukses dari sebelumnya karena memiliki masalah. Ketika masalah hidup datang tanpa kenal ampun, jangan pernah menyerah. Untuk itu yang kita butuhkan adalah bagaimana cara mengahadapi masalah dan bahkan menjadikan masalah sebagai landasan untuk bangkit melompat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

Sebuah kalimat "uang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang" benar adanya. Uang menjadi sarana penting yang selalu di butuhkan dalam hidup ini. Uang dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidup, termasuk untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa sebagian besar orang akan selalu berusaha menghasilkan lebih banyak uang dari waktu ke waktu. Tetapi di balik ini semua, uang tidak dapat membeli kebahagian dalam hidup, seperti dapat memenuhi kebutuhan dasar, menikmati pengalaman hidup dan memiliki ikatan sosial.
Menurut Saya hidup itu adalah pilihan. Kita mempunyai hak untuk memilih, masalahnya diantara kita tidak sadar bahwa kita telah memilih. Masa depan kita adalah akumulasi pilihan pilihan hari ini.
Hidup juga tidak asal mempunyai planning tapi juga harus bertahan hidup seperti makan dan minum, zaman skrng makan dan minum bisa dibeli tapi untuk membelinya kita butuh uang, Kebanyakan orang orang sekarang diperbudak dengan uang untuk membeli sesuatu yang mereka inginkan.

Kita sebagai manusia yang berakal jangan sampai hanya berorientasi pada uang karena seolah olah uang bagi para penggila uang adalah segalanya padahal dengan orientasi pada uang saja kita telah kehilangan waktu gang kita tidak bisa putar kembali. Semoga kita semua tidak jadi manusia yang diperbudak oleh uang.
Setelah saya baca ternyata memang benar uang bukan lah segalanya akan tetapi uang adalah segala yg kita butuhkan , mungkin bagi orang lain uang adalah jalur kebahagian tp menurut saya ketika uang menjadi prioritas dalam hidup maka ketika uang itu tidak ada hidup bukan menjadi apa-apa.
Memang hidup itu perlu uang tp kebahagian itu nomer satu , banyak yg disalahgunakan sehingga di dunia mengejar harta demi kenahaguan tetapi tidak memikirkan akhirat.

Terimakasih tulisan ini sangat memotivasi hidup karna kebahagian tidak selamanya tentang uang.
Setuju sekali, menurut saya itu lah seninya hidup masalah justru jangan 1 dan itu itu saja harus banyak karena dengan itu kita tumbuh dan berpikiran terbuka datang - selesai - datang lagi - selesai lagi. satu masalah bukan hal yang abadi pasti ada penyelesaiannya dan itu yang membuat kita kuat sebagai manusia. datang - selesai - belajar - datang lagi - belajar dari masalah sebelumnya - selesai - tambah ilmu begitu seterusnya dan ga abis abis😁.
Tapi kalau masalahnya uang urusan mungkin bisa berkepanjangan. kalimat Kebahagiaan tidak perlu uang agaknya hanya kalimat penenang saat orang yang sebenarnya perlu uang tapi Naif. kalimat tersebut hanya cocok diungkapkan oleh orang yang benar-benar telahir kaya 😅 menurut saya di lapangan nya uang bisa membuktikan tanggung jawab baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, nggak jarang juga kan membuktikan kesetiaan. Jadi memqng benar, uang memang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang😄
Tulisan ini keren parah si bagi saya pribadi. saya memang sudah tau kalo uang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang. Akan tetapi dengan di uraikan dengan menambah bumbu bumbu pengetahuan yang lain, menjadikannya lebih sempurna untuk dibaca dan itu juga yang membuka logika saya tentunya. saya merasa buku ini related banget dengan kehidupan sehari hari, ya contohnya ketika kita hendak bepergian kemana pun pasti membutuhkan uang untuk naik angkutan umum tanpa uang ya tidak bisa naik dong yaa.

Kemudian kalimat hidup = masalah. ya ini memang betul adanya dan dirasakan juga oleh saya pribadi dari saya kecil sampe sekarang hidup selalu ada aja masalah, selesai satu masalah datang lagi masalah lain. tapi ya bagaimana lagi mungkin sudah ketentuannya seperti itu. dan saya juga berpikir mungkin dengan datangnya masalah itu akan menjadikan kualitas diri saya lebih bagus.
Saya sangat setuju dengan tulisan ini, memang hidup adalah masalah. Setiap ada masalah dan menemukan solusi pasti selalu muncul masalah baru. Namun memang yg saya pahami tingginya suatu masalah adalah nilai kualitas diri. Artinya, jika masalah kecil mampu kita atasi maka masalah masalah selanjutnya pun akan kita bisa atasi juga. Dan itu bisa menjdi cermin siapa diri kita, masalah besar bisa kita atasi maka kualitas diri kita pun akan meningkat.
Sebuah kalimat "uang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang" benar adanya. Uang menjadi sarana penting yang selalu di butuhkan dalam hidup ini. Uang dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidup, termasuk untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa sebagian besar orang akan selalu berusaha menghasilkan lebih banyak uang dari waktu ke waktu
Massya Allah ketika saya membaca artikel dari ts pola pikir saya terbuka, saya pernah berada di titik terendah saya dan saya di ejek oleh teman saya, tetapi saya diam dan saya berfikir bagaimana cara agar saya keluar dari zona yang sangat terpuk saya, dan pada akhirnya saya menemukan titik nya , dan saya harus bangkit, ketika saya bangkit saya belajar tentang kesalahan itu agar tidak terulang kembali, dan pada sampai saat ini saya masih seperti itu

Terimakasih
Menurut saya Kalimat HIDUP MASALAH dan setiap masalah akan
menemukan solusi memang benar adanya. Dan pada hakikat nga semua yang ada dibumi ini akan hidup berpasang pasangan seperti sulit-mudah, senang-sedih, tertawa menangis dan masih banyak lagi. Begitu pun dengan masalah yang tidak akan pernah lepas selama kita masih hidup, tetapi harus kita yakini juga bahwa Setiap masalah akan ada solusi dan itulah yang selama ini terjadi semasa kita hidup. Bahkan tidak semua masalah bersifat buruk ataupun besar, tanpa kita sadari di balik semua masalah yang kita hadapi terdapat menjad: hikmah didalamnya yang bisa membuat hidup kita lebih baik lagi dan lebih bijak dalam menghadapinya.

"Uang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang itu adalah kalimat yang tak asing bagi kita, tetapi itu sangat realistis. Bagaimana tidak ? Untuk mencapai kebahagiaan, bukan uang yang menjadi tolak ukurnya. Akan tetapi, segala sesuatu yang kita butuhkan untuk menjadi yang bahagia perlu uang untuk menukarnya. Dan harus kita renungi juga tidak selamanya bahagia bisa dibeli dengan uang. Ada salah satu pepatah mengatakan " Bahagia bukan milik mereka yang memiliki segalanya, tapi mereka yang bersyukur memiliki hal yang tak bisa dibeli dengan uang". Makna yang tersirat di dalam kalimat tersebut yaitu (kebahagiaan ) kebahagiaan tidak melulu soal uang atau materi, tetapi
tergantung bagaimana cara kita menikmati dan bersyukur tergantung
atas kehidupan yang kita miliki.
saya sangat setuju dengan tulisan ini karena emang dalam hidup adalah serangkaian masalah, saya juga setuju emang hidup bukan segalanya tentang uang tapi sekarang segalanya harus ada uang. mungkin dalam umur saya sekarang menginjak 22 emang banyak banget masalah terutama soal uang apalgi diumur sekrang banyak banget hal hal yg pasti mengeluarkan uang. seringkali saya merasakan disaat mau pergi atau keluar dengan teman selalu ada kendala soal uang dan dari situ saya berpikir untuk berubah dan jangan berlebihan, setelah saya membaca tulisan ini juga saya berpikir untuk lebih ke hal hal yang sederhana dan bisa membuat saya tenang dan nyaman menjalani hidup.
saya sangat setuju dengan tulisan ini, memang masalah tidak ada habisnya, begitu juga masalah ini yang membentuk kita menjadi manusia yang sangat kuat jika manusia tidak ada masalah mungkin hidup akan terasa hampa masalah itu seperti bumbu bumbu kehidupan kalau tidak ada, hambar rasanya.
memang benar bahwa uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang, tapi jangan sampai kita lupa menjadi manusia, mengejar mimpi sampai tak punya rasa, mengerjar mimpi sampai lupa keluarga, initinya tetap takan ada yang di bawa mati semuanya pasti bakal kembali ke tanah, panjang umur pejuang rupiah dan sehat selalu jangan lupa jaga ke sehatan
membaca tulisan ini membuat berfikir menjadi lebih terbuka ,dmn uang memang bukan segalanya tp segalanya membutuhkan uang , semua memang akan kebih terasa aman jika kita punya uang,tp masalah bukan hanya ttg uang tp ttg dmn kita mencari hal” sederhana dr pemahaman sebuah nilai dr sini lebih mengerti dan semoga lebih mengenal lg hal” yg dibutuhkan,semoga apa yg dikasih dr pemahaman dr thread ini sampai kepada arti dan maknanya kepada pembaca lain,dr sini saya tau arti nilai dr yang dirasakan jg pemahaman yg bukan ttg materi. makasi yaa pa
Saya sangat setuju dengan permbahasan yang bapak bicarakan, hidup adalah masalah.. (kalau tidak mau ada masalah ya jangan hidup..hehe) apa yang kita lalukan sebenarnya selalu berdampingan dengan masalah, namun kita selalu bisa melewatinya.. insya allah
Ketika kita menjalakan hidup tentunya dengan uang, uang bukan segalanya tapi segalanya pakai uang.. yang saya pahami tentang pembahasan itu seperti kita bisa membeli segalanya dengan uang namun uang tidak akan bisa membeli perasaan,moment,kebahagiaan seperti di lagu jessie J yang berjudul price tag ( money can't buy happines) menurut saya itu lagu yang bisa menyadarkan kita untuk tidak selalu melihat dunia yang membuat kita jadi hidup serba tertekan, coba untuk menjadi sederhana namun cukup. Kenapa harus hidup elit kalau sederhana namun bahagia saja cukup.

Viralnya kasus dedi mulyadi "MAHASISWA ARTINYA"

menurut saya,
Dedi Mulyadi ada hak untuk membersihkan sampah karena tidak ada dasar hukum siapa saja yang harus membersihkan sampah karena dia juga termasuk warga purwakarta. Hal ini juga justru sangat bagus karena bisa mendorong warga untuk bisa membersihkan sampah terutama warga yang dekat dengan pasar rebo tersebut. Di satu sisi pun pak dedi kurang tepat, karena jika pak dedi berniat baik pun seharusnya tidak usah di publikasikan sehingga netizen timbul statement ingin menaikan pamor pa dedi/pansos

Terkait yang dilakukan mahasiswa itu didasari oleh pengetahuannya tentang hukum yang mengatur wewenang seorang anggota DPR RI dalam menjalankan tugasnya, dimana dalam hal ini Dedi tidak diharuskan menjalankan kegiatan tersebut karena sudah ada lembaga-lembaga terkait yang seharusnya bekerja membersihkan lingkungan.

Menurut saya uang adalah segalanya. Kenapa disebut segalanya? Karena uang sangat penting bagi kehidupan kita, tanpa uang kita tidak dapat membeli kebutuhan hidup, tidak dapat membeli apa yang diinginkan. Namun ada pula hal-hal yang tidak dapat dibeli dengan uang, Nafas yang Tuhan beri hari ini tidak dapat dibeli dengan uang, kesabaran , dan kebahagiaan pun tidak bisa dibeli dengan uang.
Setelah saya membaca tulisan ini, pola pikir saya jadi lebih terbuka. Memang benar kalau hidup adalah serangkaian dari masalah. Setiap manusia pasti sekarang punya masalah dalam hidupnya, satu masalah selasai lalu timbul masalah baru, terus saja berputar seperti itu. Menurut yg saya pahami juga dengan adanya masalah itu justru menjadikan kita lebih dewasa dalam menghadapi persoalan hidup, menjadikan kita lebih kuat dalam setiap menghadapi masalah.

Uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. Sumber bahagia bukan hanya dari uang saja,ya memang benar. Kita sebagai manusia memang selalu merasa kurang cukup, sehingga selalu melupakan hal hal kecil yg sebenernya menjadi sumber bahagia. Padahal kita sebagai manusia hanya jangan terlalu serakah soal uang, karena uang bisa juga menjadi masalah..

Terimakasih atas tulisan yg inspiratif ini..
Tidak ada orang yang hidup tanpa masalah, masalah membuat orang semakin dewasa.
Ketika seluruh alam semesta ini tiada, hanya ada satu entitas yang disebut Zat, ketika Zat yang tunggal ini ingin dikenal maka Zat tersebut membelah membuat bayang-bayang dirinya, mereka sama tapi tak serupa, mereka serupa namun tak sama. konsep chaos terjadi dalam pembelahan itu antara Zat dan Sifat, antara Aku dan Engkau, antara Tuhan dan Nur Muhammad. ketika Tuhan bertanya siapakah diantara kita yang Tuhan maka Muhammad menjawab "Saya adalah Tuhan" lalu Tuhan menjawab "Saya lah yang Tuhan" lalu mereka sepakat untuk menguji siapa diantara kita yang benar Tuhan. Tuhan berkata kepada sifat/Nur "Bersembunyilah kamu, jika saya bisa menemukan Mu, maka saya adalah Tuhan. begitu pun sebaliknya" maka bersembunyilah Nur Muhammad , dan Tuhan menemukanya. lalu ketika Tuhan bersembunyi, Nur Muhammad mencarinya hingga jutaan bahkan miliarin tahun. dia terus mencari, mencari, dan mencari. hingga akhirnya dia menyerah karena Dia tidak bisa menemukan Tuhan dimanapun. Lalu Tuhan muncul dan berkata. "Kamu kalah dan saya adalah Tuhan yang sejati, selama ini saya bersembunyi didalam dirimu sendiri. Maka dengan itu kita adalah cinta yang sejati". dan lahirlah pengakuan dari sang cahaya Muhammad dan berkata AsyhaduallaillahaillaAllah wa asyhaduannaMuhammadarrasullah".
chaos terjadi dan tercipta lah alam semesta. Nur Muhammad terus menerus bekerja dan bekerja, bergerak dan bergerak menjadi alam raya. Ia berenang dalam air, tanah, api, dan angin. Chaos alam semesta adalah berenang Nur Muhammad dalam ada dan bersemayamnya Tuhan dalam ketiadaan.
Ingat pula ketika Adam tercipta dan chaos pun tetap ada, ketika Ia memakan buah dan diturunkan ke Bumi. Adam terus berusaha dan berusaha, bergerak dan berusaha. hingga manusia saat ini.
begitulah alasan mengapa masalah, masalah dan masalah terus ada, bergantian satu dengan yang lainya. karena hakikatnya hidup adalah untuk berusaha dan bergerak, mencari dan mencari. hingga pada akhirnya semua berakhir pada ketiadaan. Angka 0 dan 1 itu simbol antara ada dan tiada. antara kesempurnaan yang tidak terdefinisi dan ada yang terdefinisi.
Hidup adalah sebuah usaha, manusia akan mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang dia usahakan. Uang adalah simbol dari usaha manusia. Uang hanyalah gambaran bagaimana manusia bisa mau berpikir dan berusaha untuk bisa menghargai waktu hidupnya yang singkat dan bagaimana ia bisa bertahan hidup. Semua manusia itu sama , tapi yang membedakanya adalah amal nya atau perbuatanya. yang di zaman ini, bagaimana amal dan perbuatan manusia bisa diukur bagaimana ia menggunakan uangnya. uang bukan segalanya tapi dari uang itu tercermin bagaimana manusia itu dapat diukur.

Teuku Abuzar Akbar
Baik setelah saya baca dan saya simak dan saya pikirkan kembali, bahwasannya memang benar sekali kalau uang itu memang bukan dari segalanya, tetapi hidup ini memang sangat membutuhkan yang namanya uan, contoh nya saja saya sendiri saya sekarang sangat sangat membutuhkan uang sekalih, karena banyak sekali hal apapun di dalam dunia ini yang pasti nya selalu mengeluarkan yang namanya "uang".
Tapi kita harus balik lagi kita renungi atau kita pikirkan kembali tidak selamanya ingin bahagia itu harus dibeli dengan uang, karena kalo orang yang benar benar bahagia itu adalah orang yang benar benar mensyukuri apapun hal yang telah ia punya, karena tidak semuanya bisa dibeli dengan uang apalagi "Keluarga" seperti itu maka dari itu syukuri apa yang telah kita punya.

Terima kasih dengan adanya tulisan ini saya sangat termotivasi bahwa jika hidup itu atau kebahagiaan itu tidak semuanya harus dengan uang. Tapi dengan bagaimana kita selalu bersyukur apa yang telah kita miliki atau dapatkan.
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di