CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Nah Lho! Fitch Soroti Utang RI yang Meroket, Bikin Khawatir
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a2dd8f868d8e0cdd4e88d5/nah-lho-fitch-soroti-utang-ri-yang-meroket-bikin-khawatir

Nah Lho! Fitch Soroti Utang RI yang Meroket, Bikin Khawatir

Nah Lho! Fitch Soroti Utang RI yang Meroket, Bikin Khawatir



Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga pemeringkat Internasional Fitch menyoroti situasi utang pemerintah Indonesia. Meskipun rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terbilang aman, namun rasio terhadap pendapatan negara amat mengkhawatirkan.

"Rasio utang terhadap pendapatan pemerintah akan naik menjadi 341% pada akhir 2021, jauh di atas median sejenis sebesar 253%," tulis laporan Fitch yang dikutip CNBC Indonesia, Selasa (23/11/2021).

Pemerintah harus merogoh kantong lebih dalam untuk membayar bunga utang pada tahun depan. Kondisi ini dianggap efek dari pandemi covid-19 di mana Indonesia juga bersama banyak negara lain membutuhkan banyak dana agar ekonomi tidak jatuh terlalu buruk.

Dalam APBN 2022, rencana pembayaran bunga utang adalah Rp 400 triliun. Tentu ini belum termasuk sedikit pengurangan akibat bantuan dari Bank Indonesia (BI) yang kembali dilakukan pada tahun depan.

"Pelaku pasar sejauh ini bereaksi positif terhadap perpanjangan SKB dengan BI, dengan imbal hasil obligasi dan nilai tukar tetap stabil secara luas. Namun, pembiayaan moneter yang berkepanjangan pada akhirnya dapat membuat investor ragu," paparnya.

Sementara itu untuk rasio utang terhadap PDB diperkirakan Fitch mencapai 43,1% pada akhir 2021, masih jauh di bawah median kategori 'BBB' (60,3%).

"Kami memperkirakan rasio utang akan mencapai puncaknya pada 45,1% dari PDB pada tahun 2022 sebelum menurun secara bertahap, difasilitasi oleh dimulainya kembali pertumbuhan PDB yang kuat dan kebijakan fiskal yang lebih ketat," paparnya.

Defisit fiskal diperkirakan mencapai 5,4% pada 2021 dan 4,5% pada 2022. Di bawah dari yang diperkirakan pemerintah, menurut Fitch ada efek dari lemahnya kemampuan pemerintah untuk merealisasikan belanja dan juga tambahan penerimaan dari kenaikan PPN.

"Ada risiko pengeluaran bantuan yang lebih tinggi, tergantung pada evolusi pandemi, meskipun pengeluaran pemerintah lainnya cenderung tidak mencapai target pengeluaran," jelasnya.

link


"Rasio utang terhadap pendapatan pemerintah akan naik menjadi 341% pada akhir 2021, jauh di atas median sejenis sebesar 253%," tulis laporan Fitch yang dikutip CNBC Indonesia, Selasa (23/11/2021).
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
halah yg punya hutang aja woles

fitch kurang pengalaman menilai ekonomi nkri

lu gatau apa kita punya kanjeng dimas & sunda empire hah?

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan 3 lainnya memberi reputasi
rating dari negara barat lu percaya


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
renofizaldy dan wilkes12 memberi reputasi
sby utang buat bansos nombokin krisis 2008
jokowi utang buat bansos infrastuktur nombokin krisis 2020
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Nah Lho! Fitch Soroti Utang RI yang Meroket, Bikin Khawatir
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Emang fitch siapa? Bank dunia? IMF? PBB?
profile-picture
renofizaldy memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Indom emoticon-Leh Uga klo dakwah riba sampe ngotot mendirikan syariah, ternyata jago utang riba,.. bayar bunga nya ajah 400 trilyun.
profile-picture
bontakkun memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Tenang.
Terkendali

Wkwkwk
Padahal tuh berita positifnya banyak, yang dilihat cuma negatifnya aja. Rating Indonesia juga masih bagus
Aneh bener sama orang sini. Oon
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan wilkes12 memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
Chum is fum
Nah Lho! Fitch Soroti Utang RI yang Meroket, Bikin Khawatir
Diubah oleh mr..dr
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
tenang ........... dgn ekonomi berbasis syariah besutan engkong Ma'ruf Amin semua hutang akan lunas .......... emoticon-Cool
profile-picture
bontakkun memberi reputasi
Sante presiden 24 ud g jabat lg makanya tetep lanjut ngutangnya yg bayar jg rakyat yg dipalak.

Ini negara hutang banyak bukan kurangi belanja.
emoticon-Toast
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
santai aje drun tinggal jual yg laen
trs dikumpulin di jawa-bali
makanye yg laen kite bakar n keruk sumber daya nyeemoticon-Leh Uga
profile-picture
whyjtilpg memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Post ini telah dihapus
tenang aja
bayar hutang bukan dari pendapatan negara tapi dari hutang lagi
profile-picture
wa2n43 memberi reputasi
yg dimaksud fitch sebenernye hutang yg dibentuk selama ini tidak menghasilkan pendapan negara yg cukup

kenaikan Debt di atas 100%
kenaikan PDB cuma 30%

buat buzzeRP disederhanain lg
utang lo naik 2 kali lipet
kakak pembina naikin tarif lo sepertiga

tambah sengsara ato tambah makmur
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan saigon77 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
kacau juga ya... ^_^
Oposisi bakal seneng dgn berita ini emoticon-Embarrassment
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Suruh rakyat yg bayar. Khan rakyat juga yg menikmati. Sama aja.

profile-picture
wa2n43 memberi reputasi
Wah bakal banyak produk yg akan di kenakan palak
Siap2 aja rakyat kencangkan ikat pinggang

Nikmat apa lagi yang kau dustakan
Kecuali nikmat pencitraan semata
emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
bigbuncit dan saigon77 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di