CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/617a40ef4e852b08ea3fc09e/pentingnya-keberadaan-musuh-bersama

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Coba bayangkan ada beberapa kerajaan yang berdiri di wilayahnya masing-masing. Masing-masing kerajaan ini hidup dengan damai tanpa ikut campur masalah kerajaan lain. Dan kemudian, sesosok monster tiba-tiba muncul dan memporak-porandakan kerajaan yang berada di wilayah paling barat. Setelah puas menghancurkan satu kerajaan, monster itu pun bergerak kearah kerajaan terdekat untuk menghancurkannya juga.

Kerajaan kedua pun bersiap menyambut monster tersebut. Tidak seperti kerajaan pertama mereka sudah siap dengan pasukan tempurnya. Prajurit-prajurit sudah dilatih dan persenjataan sudah dipoles. Akhirnya, mereka tetap hancur dibasmi. Begitu juga kerajaan ketiga, keempat dan seterusnya.

Akhirnya, sisa-sisa kerajaan yang masih berdiri pun sadar bahwa mereka tak bisa menang melawan monster tersebut, setidaknya jika mereka bertarung sendiri-sendiri. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk saling berjabat tangan dan mengerahkan seluruh upaya untuk membasmi monster tersebut dari peradaban. Dengan gabungan kekuatan mereka pun berhasil mengusir monster tersebut dan persahabatan kuat pun terjalin antar kerajaan dan membuat mereka jauh lebih makmur dibanding sebelumnya.

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Percaya atau tidak, kisah seperti itu sungguh-sungguh terjadi. Kerajaan-kerajaan itu adalah kerajaan kuno yang dulunya berdiri di Indonesia dan monster tersebut adalah penjajah yang ingin mengeruk seluruh kekayaan alam kita. Kerajaan-kerajaan yang tersisa pun bersatu membentuk NKRI dan akhirnya berhasil mengusir penjajah.

Sekarang coba bayangkan, apa yang akan terjadi bila Indonesia tidak pernah dijajah? Yep, tak perlu dibayangkan karna tak ada gunanya membayangkan itu. Poin penting yang perlu kita ambil adalah Indonesia berhasil bersatu berkat keberadaan penjajah, berkat adanya musuh bersama.

Selain pemimpin bertangan besi, musuh bersama adalah salah satu cara paling efektif untuk menyatukan sebuah organisasi. Keberadaan musuh bersama inilah yang bisa meningkatkan motivasi orang-orang dan membuat mereka lebih aktif dan giat dalam bekerja. Keberadaan musuh bersama jugalah yang membuat pihak-pihak yang awalnya sulit bekerjasama harus bergandengan tangan.

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Bicara tentang musuh bersama, ada satu sosok di Indonesia yang sering kali dijadikan musuh bersama oleh banyak pihak. Sosok tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama atau lebih kerap disapa Ahok. Dari aktivitas saya di forum BP saya sadar bahwa Ahok merupakan sosok yang sering sekali disorot meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta (sekarang Ahok mengisi jabatan komisaris pertamina).

Beberapa mantan pejabat (sebagiannya merupakan mantan napi koruptor) memiliki posisi yang mirip dengan Ahok, yakni mantan narapidana yang mengisi jabatan penting di BUMN. Contohnya adalah Emir Moeis yang diangkat sebagia komisaris PIM. Kendati demikian orang-orang ini jarang sekali diliput oleh media sedangkan Ahok selalu diliput sampai ke kehidupan pribadinya.

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Keberadaan Ahok ini, percaya atau tidak, merupakan bahan bakar yang penting untuk memantik semangat banyak pihak yang tengah lesu karna tak adanya tujuan. Contohnya adalah PA 212 yang semata-mata terbentuk demi menyeret Ahok ke penjara. Masalahnya, meski tujuannya sudah terpenuhi, organisasi ini tetap masih berdiri dan sering kali melakukan aksi setiap ada berita mengenai Ahok. Saat Ahok diangkat menjadi komisaris pertamina mereka berdiri dan menyuarakan ketidaksetujuannya. Saat nama Ahok menjadi salah satu kandidat gubernur ibukota baru para pelopor 212 kembali menyuarakan ketidak setujuannya. Perlahan tapi pasti sosok Ahok dibentuk menjadi orang yang dibenci, menjadi musuh bersama 212 atau yang lebih parah, musuh bersama umat Islam.

Beberapa orang mungkin sudah menyadari bahwa isu agama menjadi lebih sering terjadi sejak pilkada Jakarta 2017. Beberapa orang mungkin masih ingat dengan betapa brutalnya pilkada tersebut yang mana berakhir dengan dijebloskannya Ahok ke penjara. Kini setelah Ahok bebas dari penjara sosoknya tetap saja dijadikan musuh kendati dia sudah tidak lagi terjun ke dunia politik. Meskipun mudah saja bagi semua orang untuk mengabaikannya (lagian kan dia sudah dihukum penjara) namun namanya terus saja diseret di setiap permasalahan yang melibatkan 212 dan FPI. (contohnya saat sidang Rizieq Shihab)

Pentingnya Keberadaan Musuh Bersama

Sepenting itulah sosok Ahok dalam mempertahankan semangat juang PA 212. Tanpa Ahok PA 212 tidak akan pernah tercipta dan sebagian umat Islam (saya tak berani mengatakan seluruhnya) tidak akan bersatu membela agama.

Ironis, sungguh ironis. Menyatukan sebuah organisasi dengan mengkambing hitamkan satu orang itu tak ada bedanya dengan memukuli anjing demi menciptakan tempat wisata halal. Meski demikian seperti itulah faktanya, tanpa keberadaan musuh bersama organisasi-organisasi kuat (dan bahkan negara) tidak akan pernah tercipta.

Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.

sumursumur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Saya bukan pendukung ahok, bukan juga pendukung anies. Saya bahkan bukan orang jakarta jadi semua yang tertulis disini tak ada hubungannya dengan perasaan pribadi jadi tolong jangan memulai perang di kolom komentar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reix.reix dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
negara ini ndak akan pernah maju dari status 'berkembang' karena yang diurus receh2 begituan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apawaal dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
PA 212 masih punya satu musuh bersama lagi, bahkan ini lebih besar.

namanya Joko Widodo, presiden NKRI.

semua orang lain yang mereka hina 'hanyalah' orang-orang yang sealiran dengan Jokowi. Ahok salah satunya, walau dia target pertama.

tapi selagi mereka sibuk bikin narasi kopong untuk melengserkan presiden RI ini, yang diincar cuek bebek, minim bahkan gak ada respon, dan sibuk bekerja.
profile-picture
profile-picture
gomamon. dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Bukan pendukung keduanyaPentingnya Keberadaan Musuh BersamaPentingnya Keberadaan Musuh Bersama
profile-picture
profile-picture
Cucigosok dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Musuh bersama adalah pemersatu dua atau lebih kelompok yg berseberangan, sementara sih. Abis tumbang tuh musuh bersama, ya berantem lagi emoticon-Leh Uga
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Post ini telah dihapus
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kantor kita pernah kerjasama dengan Pemprov DKI dulu.

pagi kirimkan proposal lewat Whatsapp ke Pak Ahok, siangan jam 11 langsung team kami dihubungi oleh teamnya Pak Ahok dan langsung dah hari itu kita kerjasama (waktu itu kita buat forum gratis dan kita undang perwakilan dari Pemprov DKI sebagai salah satu member verified).

seumur-umur kerjasama dengan pemerintah...baru kali ini paling cepet.

ahok sudah menjalani hukumannya, kita tiru semangatnya. kita tiru bagaimana dia keras kepala mempertahankan uang negara meski dia adalah triple minoritas. Saatnya bagi Anda dan saya untuk bangkit, berdiri bagi bangsa ini.
Siapapun kita, apapun warna kulit kita, apapun kepercayaan kita maka kita hendaknya berdiri bagi bangsa ini.

Salam Sumpah Pemuda !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
l..l, dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
demi kekuasaam dan uang, hidup seseorang ancur mereka bodoamat
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalau musuh bersamanya macam virus copid tapi ga ada vaksin, misalnya.....mau lu apain emangnya? hahahahaha emoticon-Ngakak emoticon-Wakaka emoticon-Leh Uga
Naikan harga BBM,
Buat bayarin gajinya aHoax komisaris Pertaminyak emoticon-Leh Uga
Diubah oleh harakiri02
ok, lah..... kasus ahok sdh lama selesai nya, gan..... emoticon-Matabelo

terus, kira2..... siapa lg pihak2 yg akan dijadikan sbg musuh bersama itu pd masa kini, ya..... emoticon-Takut (S)
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kalo ane netral, bukan berada di pihak cebong maupun kadrun
emoticon-Ngacir
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bukan musuh bersama, karena yang terpenting adalah link pemersatu bangsa. emoticon-Wowcantik
profile-picture
comrade.frias memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Setiap persekutuan yang terjadi karena mempunyai tujuan yang sama.

Dan tujuan yang sama itu termasuk melenyapkan musuh bersama.

Persatuan seperti ini yang tujuannya berdasar kebencian terhadap musuh bersama hanya akan menimbulkan perpecahan kembali setelah musuhnya berhasil dilenyapkan, apalagi kalau musuh bersama itu diciptakan oleh pihak yang mempunyai tujuan berkuasa.

Akan ada musuh musuh yang di ciptakan kembali selama pihak yang bernafsu berkuasa itu belum berhasil mencapai tujuan absolutnya.

Kalau dari contoh TS, misal Ahok. Setelah Ahok kalah di Pilkada DKI tempo dulu, apakah masyarakat DKI menjadi lebih berhasil ? Lebih kaya ? Makmur ? Bebas banjir ? mendapat kehidupan yang lebih layak ?

Bahkan setelah Ahok kalah, hal itu belum cukup karena pihak tersebut belum mendapatkan kekuasaan seperti yang di inginkan. Dan kemudian diciptakan lagi musuh bersama lagi, Jokowi. Setelah Jokowi, siapa lagi yang akan menjadi musuh bersama ?

Perbuatan membuat musuh bersama itu bersifat konstan sedangkan musuh yang dibuat itu bersifat variabel tergantung kepentingan dan mereka lupa, yang kenyang makmur sejahtera itu hanyalah kelompok elite elite sedangkan para pendukung setelah pulang masih berkutat mencari makan.



profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jangan lagi ada permusuhan wahai semua orang....hidup damai akan lebih indah.
dalam sejarah bangsa kita memang sangat mudah di adu domba.. isu apa yg paling gampang di goreng.. isu agama... preman jalanan yang tidak pernah beribadah mereka akan berani mati jika agamanya di hina.. salah siapa kalo begini.. yg pasti bukan salah ahok atau anies,,, yg salah adalah yg memiliki kepentingan dan tidak ingin melihat bangsa ini damai,,

Kasian anak" dr pernikahan pertama...😕
Ini kan sama saja dengan "Musuh dari musuhmu adalah teman"
Kalo bokep artis adalah pemersatu bangsa(t)
Ahok tu bukan target utama
Target utamanya jokowi
Ahok target termudah karena dobel minority ,& mulut kadang offside
Halaman 1 dari 2


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di