CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengapa Minat Baca Buku di Indonesia Rendah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/617667dc2ed6c818425728af/mengapa-minat-baca-buku-di-indonesia-rendah

Mengapa Minat Baca Buku di Indonesia Rendah?

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 5
Karena tingginya minat berkomentaremoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Mnrt Ane sih lnh baikx baca buku cetak gan.
Cz ntah knp baca 2 cetak lbh mudah di ingat dr pada lwt hp atw ebook
Kertas dari plastik?
Disaat kantong kertas dianggap lbh "ramah lingkungan" dari kantong plastik.
Kertas mudahb didaur ulang, pohon bisa ditanam lagi, walau butuh waktu beberapa tahun, tapi jauh lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan plastik untuk terurai yang mencapai ratusan tahun.

Mungkin bikin penjualan ebook secara legal lebih terjangkau serta pembacaan ebook digital bisa dihitung ke dalam tingkat literasi adalah solusi yg lebih baik.

Beberapa waktu belakangan ini saya lebih sering beli di google playbook daripada beli fisik.
Diubah oleh febritom
Quote:


Gw counter terkait buku cuma terbit 18 ribu judul

Ya gimana mau banyak, kalau masyarakatnya aja mental gratisan, enggak bisa menghargai karya orang

Ya orang juga males nulis, yg ada bukunya dibajak, diplagiat, atau pada ngemis2 minta digratisin kalau di platform digital macam Wattpad

Penghasilan kita jg terlalu rendah untuk belanja buku yg kita gk tahu isinya bakal menarik atau gk, drpd beli buku 200 ribu, mending beli e-book bajakannya 5 ribu perak, gitu mindsetnya kan

Masalah ketersediaan buku di luar pulau jawa memang betul, tp selarang hampir semua orang punya ponsel, dan Perpusnas punya aplikasi buat baca banyak sekali buku disana secara gratis, kalau memang niat baca juga enggak harus buku juga gk harus buku fisik, tiap hari buka Kaskus aja sudah membaca kan

Kalau masalah pajak, kenapa mesti mengistimewakan penulis saja, tarif yg diperlakukan ke mereka itu sama seperti tarif pekerja lepas apapun koq, itu mah dasar Tere Liyenya aja, emang udah survey gitu pajak pekerja lepas macam penulis di negara yg literasi dan publikasinya sangat tinggi itu rendah2 atau jauh lebih rendah dr Indonesia?

Intinya sih gini
Bangsa pemalas
Bangsa berpendapatan rendah, bukan bukunya yang mahal
Bangsa yg memang kulturnya bukan kultur membaca sejak ribuan tahun, mana manuskrip2 era sansekerta cm sedikit kan makanya sejarah Indonesia jg gk sedetail kalau kita lihat sejarah China dan Jepang yg umurnya ribuan tahun tapi dokumentasinya detail, macam Silsilah Kaisar China dan Jepang dr paling pertama sampai terakhir aja terdokumentasi dengan baik

Masuk masa Sejarah dr Pra Sejarah, yg artinya timbul tulisan aja telat bgt dibanding peradaban dunia, makanya kalah peradaban

Miskin tulisan ya mengakibatkan juga miskin jumlah orang bisa baca tulis

Jadilah kultur kita itu malas membaca
profile-picture
profile-picture
profile-picture
money30 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mungkin perlu dibuat survei dulu, minat baca di indonesia rendah u/ golongan mana?
Tapi buku mahal itu benar loh...
Tìdak menarik bagi orang2, membaca buku atau jurnal2 yang benar2 bermanfaat. Lebih tertarik cari link bokep, kalo ada berita skandal film bandingin aja pasti lalu lintas melonjak buat cari2 link di google emoticon-Ngakak
Sebetulnya lebih tepat disebut teralihkan menjadi semangat baca status sosmed orang
Miskin literasi emoticon-Leh Uga

Terbiasa cuma baca judul doang emoticon-Leh Uga
Terakhir ane ngelihat harga buku novel, angkanya nyentuh harga buku import kayak manga yg kadang ane beli di kinokuniya atau buku anak-anak berbahasa Inggris.

Ane sih masih tertolong sih minat bacanya kalau ada penjual buku bekas, meski gak semua buku yg ane minati ada, tapi paling nggak ada judul yg udah gak beredar yg mungkin bikin ane tertarik.

Dan pembajakan tentunya masih merepotkan sih, gan, apalagi itu merugikan penulis dan industrinya juga.
pola asuh dan pola didik juga ngaruh.

Berapa banyak orang tua yang membacakan buku ke anak balitanya sebelum tidur?

Berapa banyak orang tua yang memberi hadiah buku kepada anaknya?

Berapa banyak guru di sekolah yang mengajak diskusi tentang buku alih2 sekedar ngoceh satu arah di depan kelas?

ya wajar kalo urutan buncit...
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Saya masih suka baca buku kok sesekali, dirumah ada lemari buat simpen buku, anak saya juga sesekali suka minta dibelikan buku. Walaupun sekarang banyak e-book, sensasinya sangat beda ketika baca buku cetak.
Diubah oleh jipop
Pernah denger dari om dedy irvannya jagat review, beliau bilang kalo mungkin bukan minat bacanya yg rendah, tapi kemampuan bacanya yg rendah
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Karena kadrun kebanyakan lebih senang mendengarkan ceramah drpd membaca, sehingga gampang dikibulin oleh penceramah yg dalam banyak kasus juga bloon... Dapat pengetahuan dari dengar sana sini
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Malah bagus karena banyak orang mudah ditipu
Bacot its numero Uno emoticon-Cool
mash rendah minat bacanya ye gan
hehe
Kebanyakan mah sekarang anak mudanya hobi main game. Ya, walaupun gak semua tapi mayoritasnya gitu, kalo gak main game ya main sosmed nah kalo bosen baru main sama gebetan. Haha
Untuk buku novel dan kumpulan cerpen berkwalitas lumayan banyak pembaca saya kira. Tapi untuk buku ilmu pengetahuan jarang yang minat, karena pembahasan ilmu pengetahuan karya penulis indonesia terlalu berbelit-belit, ngak to the point aja apa yang mau dibahas. Makanya orang lebih suka baca buku terjemahan dari bahasa asing saja atau memang berbahasa asing (ingris).
Gw masih suka kok baca" buku, daripada lewat hp mending gw beli buku. Soalnya mata gw kena radiasi g kuat, sekalian buat koleksi gan
Halaman 3 dari 5


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di