CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616e6ba098f3e30ca250d993/88-tahun-yang-lalu-albert-einstein-lolos-dari-pembataian

88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !

88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !

Albert Einstein

Hai Kaum Yang Berfikir

HAI GanSis. Adakah dari kalian para KASKUSer yang lahir pada bulan ini?, setidaknya kalian harus tahu sedikit banyak tentang sejarah dari Einstein di bulan kelahiran kalian ini. Di thread ini TS ingin berbagi kisah dari seorang ilmuwan ternama dan tersohor seantero bumi, Albert Einstein.

Sangat menarik untuk membahas sesuatu tentang Beliau ini. Dari mulai Teori Relativitasnya hingga tulisan-tulisan keseharian yang Ia miliki. Semua orang ingin mengetahui sejarah dan kepribadian dari seorang Einstein.

Sudah banyak sumber yang membahas tentang biodata dan semua kesuksesannya didunia para ilmuwan. Tetapi, ada latar belakang dari di Einstein yang mungkin belum GanSis ketahui sebelumnya, salah satunya adalah kenapa Ia ber-emigrasi ke Amerika Serikat?.

Tanggal 17 Oktober 1933 adalah tanggal Albert Einstein tiba di Amerika Serikat. Dimana sebelumnya, pada Januari 1933, Partai NAZI telah menang dan menduduki kekuasaan tertinggi di Jerman.


Amerika Serikat dan Status Agama
Pada tahun tersebut Einstein sudah berada di luar Jerman, dimulai dari tahun 1930 saat Einstein berkunjung ke Amerika Serikat dalam kunjungan sebagai peneliti di Institut Teknologi California. Institut ini lebih dikenal dengan sebutan Caltech, tepatnya terletak di Pasadena, California. Einstein memulai penelitiannya dan sempat beberapa bulan berinteraksi dengan para "penghuni" Institut Caltech.


88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !


Dalam kesehariannya, Einstein diketahui sebagai orang yang menganut Pasifisme, yaitu paham yang berlawanan terhadap kekerasan dan perang. Pasifisme memiliki keyakinan bahwa, pertikaian internasional dapat dan harus diselesaikan secara damai. Beberapa tokoh lain yang dikaitkan dengan pasifisme adalah Martin Luther King Jr, Mahatma Gandhi, George Orwell dan Khan Abdul Gaffar Khan.


Terkait status agamanya, beberapa sumber menyangsikan kepercayaan yang dianut oleh Einstein. Ada yang mengatakan bahwa Einstein tidak beragama dan tidak mengakui Tuhan, selain itu juga Einstein disebut sebagai seorang yang Agnostik. 


Berbeda dengan pernyataan di atas, selama di New York, Einstein pernah bergabung pada perayaan Hanukkah di Madison Square Garden. Hannukah sendiri adalah perayaan hari besar kaum Yahudi (Jewish) selama delapan hari sebagai Penahbisan Bait Allah.

 
Disamping itu, Einstein juga diajak berkeliling di Gereja Riverside oleh Pastor Dr. Harry Emerson Fosdick, untuk menunjukkan patung buatan gereja. Patung tersebut berbentuk wujud seluruh tubuh Einstein yang terpahat dipintu masuk gereja bagian barat. Pintu ini mendapat sebutan sebagai "Arch Of Scientists", bertujuan untuk mengabadikan sosok ilmuwan-ilmuwan ternama seperti Faraday, Gallileo, Newton, Archimedes hingga Darwin.

 88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !



Selama perjalanan, Einstein selalu menulis dan menjadi sebuah rutinitas yang tidak dilewatkan. Tulisan tangan itu menjadi sebuah bundelan buku harian yang diberikan kepada anak gadisnya Margot. Tulisan-tulisan ini adalah sumber sejarah yang telah diberikan dan dikoleksi oleh Universitas Hebrew di Yerusalem. Margot mewasiatkan agar tulisan tangan Einstein ini diizinkan untuk dipublikasi ke masyarakat dengan syarat, publikasi tersebut direalisasikan setelah 20 tahun sejak tanggal Einstein wafat.

Dari ratusan tulisan tersebut, terdapat sebuah tulisan yang diyakini sebagai status keyakinan dari seorang Albert Einstein. Tulisan tersebut berkaitan dengan suratnya kepada seorang sahabat bernama Michele Besso, seorang yang terlahir sebagai Italia-Yahudi, namun telah pindah agama menjadi Kristen.

Quote:



Persekusi dan Emigrasi
Kemenangan Partai Nazi dan pengukuhan Adolf Hitler sebagai Kanselir Jerman oleh Presiden Paul von Hindenburg pada tahun 1933, mengawali niat Einstein untuk tidak pulang ke Jerman. Einstein sempat kembali ke Eropa setelah melakukan perjalanannya ke Amerika Serikat. Kabar adanya persekusi dan diskriminasi terhadap selain Kaum Arya menjadikan Einstein dan istrinya Elsa semakin yakin untuk mengurungkan niat kembali ke kampung mereka.


Ketika Presiden Paul von Hindenburg meninggal pada Agustus 1934, Hitler menjadi diktator, Ia menggabungkan kewenangan Presiden dan Kanselir menjadi miliknya. Sebutan Fuhrer (pemimpin) Jerman didapatkan dibulan wafatnya Hindenburg itu pula. Rasisme dan Antisemit menjadi bagian ideologi rezim ini. Pada masa ini, semua harus serba Jerman, rezim ini meninggikan derajat Ras Arya, Ilmuwan pro-NAZI mendapat posisi yang luas untuk meneliti dan menyebarkan karyanya.

Sementara, kaum Yahudi dan Rom/Gipsi adalah kaum yang sering mendapatkan diskriminasi dan persekusi. Tokoh-tokoh agama yang menentang segera dipenjarakan. Kebijakan pendidikan hanya difokuskan pada biologi rasial, kebijakan kependudukan dan wajib militer. Para ilmuwan non-NAZI juga mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Rumah Einstein "digrebek" dan perahu layarnya disita oleh NAZI. Naskah-naskah sains yang ditulis oleh beberapa ilmuwan menjadi koleksi tidak terpakai, karena tidak sesuai dengan ilmu "Fisika Jerman". Dosen dan sipil yang berkebangsaan Polandia diusir dan dieksekusi di kamp penampungan.

88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !


Einstein hanya kembali ke Eropa tepatnya di Belgia. Einstein adalah salah satu ilmuwan yang mendapatkan ancaman pembunuhan, siapa saja yang dapat membawa kepalanya dijanjikan hadiah USD 5.000,-. Pada tanggal 23 Maret 1933 di Belgia, Einstein meletakkan kewargenegaraannya di Konsulat Jerman, dari pihak NAZI pun telah mencabut kewarganegaraan kaum Yahudi.


Pada Juli 1933, Einstein bergerak menuju Inggris dan bertemu dengan Sir Winston Churchill sebagai Perwira Militer Britania Raya. Einstein meminta bantuan untuk menyelamatkan teman-teman ilmuwan Yahudi yang masih berada di Jerman. 


Einstein juga meminta bantuan Turki untuk mempekerjakan para ilmuwan yang terusir tersebut. Pemerintah Turki dibawah pimpinan Perdana Menteri Ismet Inonu menyanggupi untuk menampung dan mempekerjakan lebih dari 1.000 ilmuwan.


Pada Oktober 1933, Einstein yang sudah berusia 54 tahun, kembali ke Amerika Serikat setelah mendapatkan tawaran mengajar di Institute Of Advanced Study. Tempat ini juga merupakan penampungan para ilmuwan asal Jerman yang anti NAZI.


Pada tahun 1935, Einstein mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Amerika Serikat secara permanen dan dikabulkan. Tetapi sayangnya, setelah setahun lebih berada di Amerika Serikat, sang istri meninggal pada Desember 1936 dengan hasil diagnosa karena adanya masalah jantung dan ginjal.

Holocaust
Ketika rezim NAZI berkuasa dari tahun 1933 hingga 1945, korban dari ras inferior sangat banyak. Ras inferior tersebut adalah termasuk Yahudi, Rom, Soviet, Polandia, dan Etnis Berkulit Hitam . Para penyandang penyakit mental dan disabilitas dihabisi dengan program Eutanasia. Program ini adalah pembantaian untuk mengurangi beban pemeliharaan negara terhadap tunjangan hidup mereka. Program ini dilaksanakan di rumah sakit dan kamp penampungan di Jerman.


88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !


Pada tahun 1939, Program Eutanasia ini semakin meluas dan melibatkan 6 lokasi. Lokasi ini disiapkan untuk menjadi "kamar gas" pembantaian, kamar gas ini disamarkan menyerupai kamar untuk mandi. Program rahasia ini diberi kode "T4". Mereka yang akan menghirup gas karbon monoksida di ruangan ini adalah :

> Penderita cacat mental dan fisik <

> Tidak berdarah Jerman, atau yang terkait dengan darah Jerman <

> Pelaku kejahatan yang tidak waras atau yang melakukan tindak kriminal <

> Mereka yang telah ditahan selama lebih dari 5 (lima) tahun <

Kita tahu, Einstein tidak berdarah Jerman murni. Walaupun lahir di Ulm, Kerajaan Wurttemberg, Jerman, Einstein lahir dari lingkungan keluarga Yahudi Azkenazim. Maka dari itu, jika dikala itu Einstein tidak bergerak cepat untuk melarikan diri ke Amerika Serikat, siapakah yang akan menolong dirinya?, justru Beliau-lah salah satu pencetus untuk dapat menyelamatkan para ilmuwan keluar dari Jerman.



* * *
88 Tahun Sudah Terlewati

Sejarah Masih Saja Tertulis Dan Dibahas

Sejarah Akan Terus Terukir

Kejahatan Menjadi Bagiannya

Tapi Kepahlawanan Akan Selalu Abadi

Terima Kasih.

emoticon-Maaf Aganemoticon-Maaf Aganemoticon-Maaf Agan


Spoiler for Source:

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nilwatikta1965 dan 20 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !

Mantap bre emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
zeze6986 dan jenggalasunyi memberi reputasi
Diubah oleh direktur.muda
emoticon-2 Jempol tritnya keren
profile-picture
profile-picture
zeze6986 dan jenggalasunyi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Seperti nya Hitler dengan Nazi nya khawatir dengan kecerdasan orang-orang yahudi.

Orang-orang jewish (yahudi) setau ane terkenal dengan cara berpikir mereka yg jenius dan brilian.

Udah hal umum kek nya kalau orang yahudi itu pinter2.

Begitu juga Einstein yg punya latar belakang yahudi. Makanya doi migrasi dari Jerman ke US.

Opini pribadi :

Kalau aja Hitler dulu bisa bekerja sama dengan orang2 Yahudi, niscaya dunia saat ini akan berada di bawah genggaman Jerman.


profile-picture
profile-picture
hilmiazizi19 dan novieria1111080 memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
profile-picture
profile-picture
ferist123 dan SP4DE memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalo dibayangin jaman dulu serem juga ya bre emoticon-Takut
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sudah terbukti orang² Yahudi jenius
88 Tahun Yang Lalu, Albert Einstein Lolos Dari Pembataian !

Tak lbh tak kurang holocaust bagian kcil nya krna kbanggan dr sebuah ras.
Yahudi adalah ras yg superior vs arya ras yg dianggap jg ras pling perfect.
Dtmbh hitler prcya koltuisme
Diubah oleh jenggalasunyi
Ngeri jaman segitu
Ane dulu waktu kecil ngirain si einstein lahir ditahun sebelum masehi wkwkwk
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngeri bgt dah !!! emoticon-Takut
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Akhir nya.... Ybs lolos dr target pembunuh di benua eropa, krn bs mngungsi ke daratan amrik, gan......
profile-picture
zeze6986 memberi reputasi
Hitler pun punya darah yahudi..
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
pikirannya jauh menerawang, akhirnya selamat migrasi ke mamarika emoticon-Smilie
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Berasa baca novel thriller 😬
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
einstein si jenius, emaknya ngidam apaan ya pas hamil?emoticon-Matabelo
profile-picture
zeze6986 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Nazi Jerman menganut ideologi fasisme/junta militer seperti Indonesia orba menganut fasisme.
Ada lawan politik langsung disingkirkan.perekonomian Jerman dikuasai warga Jerman keturunan semit/Israel.
Yg disingkirkan mayoritas orang orang kaya
Diubah oleh meimeiput
hmm.. nice inpoh gan emoticon-2 Jempol
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngeri juga zaman dulu
Persaingan kekuasaan ras diselesaikan dengan cara "T4'
emoticon-Takut
profile-picture
sultzn memberi reputasi
Konon katanya Frankenstein juga yahudi..tapi gk ada otak cm gede badan
emoticon-Embarrassment
Halaman 1 dari 3


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di