CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616d9eca09533b271e013974/penjualan-rokok-menurun-karena-euforia-ini-sadarkah-kamu

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

Selepas shalat Isya biasanya warung rokok mas Darkun dipenuhi beberapa orang bersenda gurau sambil tak lupa ngudut dan ngopi. Warung kopi kelas jalanan mas Darkun jauh dari kata sederhana, lebih-lebih sederhana bahkan.

Hanya ada 1 bangku kayu memanjang sekitar 1.5 meter, dan 1 bangku bakso yang alasnya diberi beberapa lapisan kardus yang dibentuk menjadi bantalan bangku itu. Bangku bakso berwarna biru pudar itulah singgasana mas Darkun yang setia belasan tahun menemaninya.

Kemarin sore tatapan saya tembus mengarah jauh, ada yang janggal, biasanya tatapan saya tertahan oleh meja kecil yang atapnya beralaskan terpal buluk berwarna coklat tua.

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

"Lah, kemana warung mas Darkun?", tanyaku kepada salah satu penghuni rumah. "Pulang mas, kembali ke kampung", lanjut adikku menjelaskan.

Penasaran saya keluar rumah dan mencari jawaban kepada orang yang kukenal dekat dan biasa sebat dua sebat di tempat mas Darkun. "Mas Darkun, kemana Wan?", tanyaku. "Nyerah dia, harus pulang kampung, jualan sepi", jawab Wawan kepadaku.

Singkat cerita apa yang diceritakan Wawan pada intinya adalah selain akibat Covid-19 orang kini sibuk dengan gadgetnya. Yang biasanya dua jari telunjuk ini 'menyekek' batang rokok kini perannya digantikan jempol dan telunjuk menyentuh layar smartphone.

Yang biasanya anak usia belasan tahun beli roko diam-diam kini lebih membelanjakan uangnya untuk beli quota game online smartphonenya, dan para orang dewasa langganan mas Darkun biasa beli sebungkus atau setengah kini durasinya semakin berkurang.

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

Orang-orang asyik berselancar di sosial media, jari-jari mereka kini sibuk nge-tap, scroll dan scroll, mengetik dengan kedua jempolnya, hampir tak sempat 'menyekek' rokok lagi.

Secara angka, biasanya dalam sehari bisa sebat 2-4 kini berkurang jadi 2-3, berkurang 1 batang rokok. Tinggal dikalikan berapa juta perokok se Indonesia, tentu sangat banyak. Ketergantungan orang akan rokok kini beralih kepada smartphone.

Harga rokok yang kian tinggi, keuntungan yang sangat tipis bagi penjual rokok eceran semakin berat mendapat untung manakala orang kini lebih berhemat disaat Covid-19 melanda, tapi tidak pada pembelian quota internet.

Belum banyak yang menyadari kehadiran smartphone ini bakal menggeser kejayaan rokok, secara konseptual keduanya sama sekali tidak sama tapi memiliki persamaan dikala orang butuh eksistensi, butuh teman, butuh ritual di waktu tertentu.

Akankah dominasi smartphone semakin membesar dan menenggelamkan keberadaan rokok? Semua orang tidak akan mengira betapa dahsyatnya ketergantungan manusia terhadap smartphone saat ini.

Sampai ketemu mas Darkun, semoga nasibmu lebih baik disana. Aamiin.


Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?
Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?
Copyright © 2016 - 2021 iskrim
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS
Sumur : sebuah opini | img : gugel 

Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
phyu.03 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh iskrim
Halaman 1 dari 3
Penjualan Rokok Menurun Karena Euforia Ini, Sadarkah Kamu?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rakatanaka707 dan 3 lainnya memberi reputasi
ane ngeliat nya ini sebagai hal positip, mengingat ane perokok pasif karena lingkungan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abieplur dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Nikmatnya ngopi sambil ngerokok bareng teman2 emoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cakilhpe dan 2 lainnya memberi reputasi
kondisi kek gini emang maksa kita buat puter otak gan, semua jadi serba mahal emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
ashrose dan iskrim memberi reputasi
Engga juga.
Tetep laris kok.

Bahkan temen gw yg dulu anti banget dg asap rokok, bisa jadi tukang bakar duit hanya dengan sebuah serangan sepele, "lu engga gaul".
emoticon-Ngakak

Btw gw bukan perokok.
profile-picture
profile-picture
rakatanaka707 dan mcdrey memberi reputasi
Jaman smp belajar ekonomi persaingan tidak langsung (or whatever lah, pokoknya intinya gtu)
profile-picture
profile-picture
rakatanaka707 dan iskrim memberi reputasi
bener sekarang byk yg megang hp drpd rokok, tp klo lg maen(keluar) kadang anak muda tetep beli rokok
profile-picture
profile-picture
rakatanaka707 dan iskrim memberi reputasi
Ngudud ada penikmatnya tersendiri emoticon-Leh Uga
profile-picture
black.robo memberi reputasi
Paling juga banyak lagi
profile-picture
zeze6986 memberi reputasi
Mas Darkun kalo liat peluang dan ada modal dikit ini bisa sewain wifi murah sama tempat nyaman buat kongkow...

Nggak cuma gorengan, rokok, kopi... cuan dari sewa wifi juga masuk.

Insyaallah dapur ngebul lagi.

emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rakatanaka707 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh jlamp
Quote:

Yoyoooiii... emoticon-Smilie


Quote:

Temen ane sehari biasanya bisa 1 bungkus, skrg 1 bungkus bisa 2 hari, sisa waktunya habis buat game emoticon-Games


Quote:


Orangnya gaptek banget oom gan, pegang hp android aja gak ngerti palagi sampa ngurus wipi emoticon-Belo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ogahruwet dan 2 lainnya memberi reputasi
Wah ngga nyangka ya, ternyata alternatif rokok malah gadget, kirain dulu permen lah, kopi lah atau es teh lah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ogahruwet dan 2 lainnya memberi reputasi
Merokok dikombinasi dgn kopi kemudian ngumpul² bareng di warung sambil berbincang tentang kondisi ekonomi & politik versi orang kecil yg seolah seperti ekonom & politikus itu sungguh nikmat yg tiada tara.
emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr.johnnyoutlaw dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:

Kerja pemerintah juga jadi lebih ringan emoticon-Big Grin

Quote:


Betuuul banget emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
jlamp dan black.robo memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
mungkin juga skrg udh banyak yg pake rokok ngelinting sendiri, modal awal 200rb buat beli alat lintingnya, 100rb buat tembakau, kertas dan filternya tp rokoknya bs dpt banyak bs buat sebulanan ........

ini mnrt info dr staff kntr ane, ane udh mantan perokok, jd udh ga ngikutin hrg rokok lg
profile-picture
jlamp memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Udah keliatan dari 4 tahun yg lalu, secara ane kariawan umur 40 up n di kantor ane yg ngudud di taman gedung tinggal 2 orang doang
profile-picture
dieq41 memberi reputasi
rokok 1 panther 1 kang, bayarnya minggu depan sekalian
ngongkrong sekejap, siapa tau nanti ada kolega dateng nawarin sebat lagi buat nyambung emoticon-Big Grin
profile-picture
dieq41 memberi reputasi
alhamdulillah udah pada sadar, walaupun ketergantungan smartphone kurang baik juga, tapi lebih banyak manfaatnya selain lebih sehat karena gak merokok, lebih irit karena gak bakar duit, dan potensi mendapatkan lebih banyak informasi dan ilmu walaupun bisa juga informasi tersebut negatif.
rata2 bocah dulu ngerokok gara2 g ada kegiatan dan pengaruh lingkungan ngeliat orang ngerokok digoda buat nyoba emoticon-linux2 sekarang matanya udah pada teralihkan sama gadget mungkin ada 1-2 yg mabar sambil megang rokok ditelunjuk tapi jarang emoticon-Big Grin repot mabar sambil megang rokok sekalinya fokus maen tau2 rokok udah habis emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
iya sih skarang bnyak orang lebih khawatir ngak punya quota inet drpada ngak punya beras.
padahal kn bisa sebat sambil ngegim, emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 3


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di