CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616d69acbd0c336c6a127893/mahfudz-siddiq-minta-pengeras-suara-masjid-dikecilkan-dapat-serangan-mengejutkan

Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan

Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan

Penyimpangan dari prinsip ummatan wasathan terjadi bukan hanya karena faktor politik, tetapi faktor pemahaman. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfudz Siddiq mengatakan.

Menurut Mahfudz Siddiq, kultur umat Islam Indonesia adalah berada di tengah-tengah atau moderat (ummatan wasathan).

Terkait faktor pemahaman, Mahfudz Siddiq mencontohkan, pengalaman tiga tahun lalu, ketika ia meminta pengurus musala atau masjid dekat rumahnya mengecilkan volume pengeras suara. Karena di rumahnya ada balita sakit.

"Namun isu yang muncul kemudian adalah ada 'orang politik' yang melarang azan di musala, isu yang membuat saya harus memberi klarifikasi," ujar Mahfudz Siddiq, dalam rilisnya Minggu 17 Oktober 2021.

Persoalan pengeras suara itu, lanjut dia, menunjukkan dalam ummatan wasathan, diperlukan pemahaman keislaman yang baik. Misalnya suatu musalah dengan speaker yang bersuara kencang itu ada di sebuah kampung yang cuma berisi 20 rumah dengan jarak berjauhan, maka hal itu baik.

"Namun bila kampung itu sudah berisi 200 keluarga dan gang-gang di situ sudah sempit, maka speaker yang kencang justru akan mengganggu sendi-sendi kehidupan. Ini satu contoh, betapa faktor pemahaman keislaman yang baik itu sangat penting," tandasnya.

Karena itu, Mahfudz berharap agar umat Islam dapat memahani konsep Ummatan Wasathan di tengah-tengah masyarakat agar diterima oleh semua pihak, dan tidak terpengaruh oleh politisasi agama kelompok tertentu.

"Jadi bila kita mau membangun masyarakat yang Ummatan Wasathan, maka kebaikan dan keadilan atau keseimbangan harus menjadi nilai dan orientasi kita bersama," pungkas Mahfudz Siddiq.


Ekstrimisme Pemikiran dan Sikap Beragama yang Salah

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfudz Siddiq mengatakan, kultur ummat Islam Indonesia adalah berada di tengah-tengah atau moderat

Namun akibat pemahaman yang tidak utuh selama ini, kerap dijadikan sebagai agenda politik. Sehingga seringkali memicu ekstrimisme pemikiran dan sikap beragama yang salah.

"Kultur dasar muslim di Indonesia itu ummat tengahan (ummatan washatan). Tapi pemahaman yang tidak utuh dan agenda politik, yang seringkali memicu ekstremisme pemikiran dan sikap beragama," kata Mahfudz Siddiq dalam keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Hal ini disampaikan Mahfudz Siddiq dalam webinar Moya Institute bertajuk 'Umat Islam Indonesia: Ummatan Wasathan' secara daring di Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Menurut Mahfudz, menjadi orang Indonesia itu takdir. Sementara menjadi Muslim, Nasrani, Hindu, dan Budha adalah pilihan. Perbedaan pilihan keyakinan agama bertemu dalam kesamaan takdir, yaitu orang Indonesia.

Maka agenda politik keumatan, seharusnya justru untuk memperkuat takdir bersama Indonesia. Bukan malah sebaliknya, memecah-belah Indonesia.

"Budaya ummat tengahan akan kuat jika pemahaman terhadap ajaran Islam terus dibangun dan politisi tidak menjadikan sentimen agama sebagai alat dan agenda politik," katanya.

Sentimen keagamaan tentu saja dapat mengganggu konsep ummatan wasathan, serta memunculkan potensi terjadinya kembali pembelahan politik dan masyarakat yang luar biasa seperti pada Pemilu 2019 yang lalu.

"Konsep ummatan wasathan merupakan konsep masyarakat harmonis, moderat, dan berdiri di tengah sehingga dapat diterima oleh semua pihak," katanya

Menurut dia, apabila pembelahan politik terjadi lagi pada Pemilu 2024, maka konsep ummatan wasathan akan kembali porak poranda, karena beda pilihan politik, akibat agama di politisasi.

"Ketika Pilpres 2019 lalu, pembelahan politiknya luar biasa. Bahkan, sampai ada perceraian akibat perbedaan pilihan capres. Jadi pernikahan yang merupakan wahana ibadah dalam Islam, bisa porak-poranda akibat pilihan politik. Ini akibat dari politisasi agama," ujar Mahfudz Siddiq.

Mahfudz menjelaskan, ada dua esensi tentang ummatan wasathan, yang pertama adalah kebaikan atau al khairiyah. Dan yang kedua adalah prinsip keadilan atau keseimbangan.

Sedikit saja bergeser dari dua nilai tersebut, sambung dia, akan menjauh dari masyarakat ummatan wasathan, bahkan bisa membuat umat Islam menjelma menjadi faktor yang destruktif.

https://sulsel.suara.com/amp/read/20...ik-mengejutkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
"Ketika Pilpres 2019 lalu, pembelahan politiknya luar biasa. Bahkan, sampai ada perceraian akibat perbedaan pilihan capres. Jadi pernikahan yang merupakan wahana ibadah dalam Islam, bisa porak-poranda akibat pilihan politik. Ini akibat dari politisasi agama," ujar Mahfudz Siddiq.


eits dah...lu dan pakees lah yg memulainya.
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mony372an dan 9 lainnya memberi reputasi
Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan

finally, ada salah one of former of member pks sadar.
you lucky sir, just cukup give klarifikasyen and masalah jadi beres.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kenapa marah bukankah itu sesuai Islam Nusantara yg kalian banggakan masak mau ikutin Wahabi arab yg mengatur adzan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
joeco123 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
Terkait faktor pemahaman, Mahfudz Siddiq mencontohkan, pengalaman tiga tahun lalu, ketika ia meminta pengurus musala atau masjid dekat rumahnya mengecilkan volume pengeras suara. Karena di rumahnya ada balita sakit.

"Namun isu yang muncul kemudian adalah ada 'orang politik' yang melarang azan di musala
, isu yang membuat saya harus memberi klarifikasi," ujar Mahfudz Siddiq, dalam rilisnya Minggu 17 Oktober 2021.



begitulah nasbung
selalu menggunakan HOAX untuk "membunuh" orang lain
orang klo bilang A, langsung di sebarkan dengan tambahan bumbu negatif
supaya bisa melakukan tindakan BARBARIAN


orang bilang toa suara keras
di bilang hina suara adzan

orang bilang kecilin suara
di bilang larangan untuk menggunakan adzan

gini nih bajingan nasbung yang bangga sering beribadah, yang ngerasa paling agamis, ngerasa pembela agama
dan tanpa malu mengatakan agama mengajarkan kejujuran

emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP


profile-picture
profile-picture
profile-picture
mabok.agama.set dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
si mahfudz sidik gak liat cermin, dia bergabung ke gelora,,coba dia suruh baca media corong partai gelora, yaitu gelora.co.id, isinya provokasi & SARA mulu, makanya ada rumus klo ada orang PKS & eks PKS ngomong, percayalah sebaliknya emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mony372an dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
whyjtilpg dan 3 lainnya memberi reputasi
Pantesan, ternyata dah pindah dari pekaes ni bapak..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kepala.Jenggot dan 4 lainnya memberi reputasi
Suara bisa dideteksi pakai desibel meter app di android, gw setel musik di ruangan pake speaker keluar 80-90 desibel itu udah keras banget. Gw yakin itu bisa lebih krn ketika gw lewat wuih gila suaranya menusuk bgt padahal jaraknya jauh, sayang pas ga bawa hape wkt itu.

Mahfudz Siddiq Minta Pengeras Suara Masjid Dikecilkan, Dapat Serangan Mengejutkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Apakah ini hny untuk pembeda dng PKS
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 2 lainnya memberi reputasi
sebenarnya petinggi PKS sudah tahu kalau mereka sedang memanfaatkan agama untuk politik

lihat saja kepala daerah dari partai ini
program kerjanya goblok2 emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 3 lainnya memberi reputasi
Jangan hanya lihat orangnya, tapi pahami dulu ucapannya. Ada benernya omongan doi, walau katanya doi dari kalangan partai yg ternoda.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh judogal
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
setuju , ganggu aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 2 lainnya memberi reputasi
{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yp9nn dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
padahal masih satu klan...

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 2 lainnya memberi reputasi
Abis nelen apa ni orang, tumben waras
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wa pernah beli obat paracetamol di toko obat, terus disaat bersamaan terdengar suara adzan nyaring banget (berhubung toko tersebut dekat dengan sebuah surau), nah wa waktu itu sakit pilek demam suara parau pas mau pesen obat asli gak kedengeran sama si penjual, bbrp kali mencoba sampe suara adzan ilang baru bisa kedengeran, jadi malu saya ma si penjual.

Kira-kira bagus kah suara TOA yang over begitu?
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan bajier memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Bukanya si mahfudz siddiq ini sedang berpolitik agama yak... Gue akuin mereka (PKS) emang jenius dalam berkomunikasi politik agama, partai-partai yang lebih dulu dari mereka sangat jauh tertinggal... emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
betadine dan b.omat memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo gamau dikecilkan, seenggganya diatur lah kapan penggunaannya. Ini udah gede, suara pecah, gatau waktu, dimaenin bocil, apa gak muak dengerinnya. Kalo pemerintah daerah takut, kan tinggal ngerahin ormas biar tangannya bersih. Atau stop aja hibah ke masjid2, jd winwin solution. Masjidnya nurut, pemerintah jg ga dicap kafir emoticon-Busa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fienka
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
yg bacot "orang" pks.... wtfemoticon-Tai:
profile-picture
serapionIeo memberi reputasi
Kan tuhanya msh budeg...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan 4 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di