CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616ccaf80b0c2455f876a5bd/militer-berpolitik-kamu-suka-atau-tidak

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?



Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Dimasa reformasi setengah hati ini kita selalu memilih pemimpin dari kalangan sipil, bahkan Calon Presiden yang diusung saat ini walau mantan militerpun statusnya sudah dianggap sipil. Para mantan Jenderal memang kerap sekali berpolitik aktif ketika mereka pensiun, bukan tanpa sebab politik itu memang memberikan kehidupan yang lebih layak untuk keluarga bila sukses.

Militer aktif sebelum masa Reformasi memang kerap berpolitik terutama di Parlemen, karena ada Departemen Pertahanan dan Keamanan dalam Dwifungsi dan Kekaryaan ABRI (1978) bahkan di era orde baru dinyatakan Dwifungsi ABRI "punya dasar hukum yang kuat" karena didukung UUD 1945.

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Quote:


Tentu di zaman Orde Baru kita akan banyak melihat perwira aktif di militer rangkap jabatan menjadi menteri, gubernur, hingga Walikota atau Bupati, bahkan dahulu wakil presiden dari militer aktif pun sah saja secara hukum seperti Umar Wirahadikusumah (1983-1988), Soedharmono (1988-1993), dan Try Sutrisno (1993-1998).

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Sebenarnya semua itu bermula dari keadaan damai di Indonesia, setelah banyak pemberontakan dihentikan tugas tentara menjadi jauh berkurang. Lantas saat itu Jenderal Nasution mengambil jalan tengah agar tentara dapat berperan terbatas dalam pemerintahan sipil.

Ide Nasution ini membuahkan hasil ketika dirinya pernah ditunjuk oleh Presiden Sukarno sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan pada 10 Juli 1959 dalam Kabinet Kerja III, lantas di era jatuhnya Sukarno ia kembali mendapatkan jabatan sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) sejak 1966, bahkan hingga masa orde baru tetap berlanjut sampai tahun 1972.

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Ide Pak Nasution inilah yang menjadi landasan Dwi Fungsi ABRI yang kita kenal dimasa orde baru, hingga di parlemen ada Fraksi TNI/Polri di DPR. Namun semenjak reformasi bergulir fraksi ini mulai dihilangkan, namun pensiunan militer yang statusnya sudah menjadi sipil tetap bisa bertarung dalam kancah politik di Indonesia.

Tentu timbul pertanyaan untuk masyarakat, khususnya kaskuser disini! Sebenarnya kamu suka kalau militer turut berperan aktif dalam politik negeri ini atau tidak?

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Sebab, selama kita dipimpin oleh mereka yang berada di militer keadaan lebih kondusif. Walau hak suara untuk kritik terhambat, atau lebih suka seperti saat ini dimana sipil yang menjadi pemimpin dan membatasi ruang gerak militer aktif untuk melakukan kudeta seperti yang terjadi di Myanmar?

Pealihan kekuasaan dari Sukarno ke Suharto banyak orang mengatakan hal itu termasuk kudeta militer, karena hal ini terkait dengan pengerahan militer yang berada di tubuh PKI.

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Sejak saat itu negara juga tidak mewajibkan sipil untuk mendapatkan pelatihan militer, ditakutkan bila sipil dapat pelatihan militer akan banyak perang saudara karena pemberontakan di Indonesia hampir semua adalah para militer atau tentara yang ikut berjuang mengusir penjajah yang tidak sepaham dengan pusat.

Terlihat tanpa ada wajib militerpun masih ada rakyat yang angkat senjata untuk memberontak seperti OPM saat ini yang masih eksis. Apalagi wajib militer akan mengeluarkan dana yang besar juga, karena negara harus memfasilitasi semua kebutuhan sipil yang ikut dalam wajib militer. Ada wacana tentang Komcad namun hingga sekarang wacana ini tak terdengar gaungnya.

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Maka untuk menstabilkan pertahanan dan keamanan negara, Presiden dari rakyat sipil yang pertama kali dilakukan adalah mengganti Panglima TNI yang loyal terhadap dirinya. Hal ini terjadi pada Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang tidak sejalan dengan keinginan Presiden akibat memerintahkan nobar film G30S/PKI ketika ingin masuk masa pensiun, saat itu ia digantikan oleh Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Memang militer berpolitik atau tidak ada kelebihan dan kekurangan, namun tindakan tegas dan terukur sebenarnya bisa juga dilakukan oleh sipil seperti Menteri Kelautan Ibu Susi, namun kalau mengembalikan Dwi Fungsi ABRI atau Presiden kembali dipimpin oleh mantan militer bagaimana? Karena SBY terbukti bisa dua periode, kamu setuju atau tidak!

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

Apa lebih baik sipil yang memimpin negara, terlihat di tangan Jokowi sipil lebih berkualitas? Apa tanggapanmu dengan hal ini gan...

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

emoticon-I Love Indonesia

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik,klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Militer Berpolitik, Kamu Suka Atau Tidak?




profile-picture
profile-picture
profile-picture
koi7 dan 31 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Junta militer mini
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
klo ane sih biasa aja..mau militer berpolitik silahkan asalkan sesuai jalur, dan amanah... kalaupun dia nyata nyata " bertaring " karena punya power militer yg notabene punya kekuatan "memaksa" harus digunakan untuk menjaga keamanan dan kestabilan semata bukan untuk tujuan2 yg menekan pihak tertentu demi kepetingan sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 12 balasan
Militer kan alat negara gan, mosok negara di pimpin alat.. emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
advantagging dan 11 lainnya memberi reputasi
gak zamannya milterisme memengang kendali pemerintahan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caurboy dan 2 lainnya memberi reputasi
Engga, sama spt agama berpolitik.
22nya ga bagus.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
345love dan 11 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
ane termasuk yang tidak setuju karena keterlibatan militer dalam politik akan menurunkan profesionalisme anggota militer itu sendiri, militer memiliki aturan militer sendiri dan dilaksanakan dalam keadaan darurat yang fungsi utamanya mempertahankan keamanan dan stabilitas wilayah operasi sedangkan aturan sipil dibuat selain untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas juga untuk mensejahterakan dan menegakan hak asasi manusia diwilayah tersebut.
dalam keadaan tertentu dimana pemerintah secara jelas sudah melanggar konstitusi dan menindas hak-hak rakyat baru ane setuju agar militer turun membantu rakyat, untuk "mereset" pemerintahan agar berjalan sesuai konstitusi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
advantagging dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Aragons
sebenarnya boleh dan sah saja kok. cuma paham bagaimana menempatkannya dan kapan implementasinya.

militer juga harus paham politik dan perkembangannya sehingga dapat mengambil pelajaran dan menentukan langkah-langkah dalam antisipasi ancaman keamanan dan pertahanan negara sesuai dengan kondisi dan situasi yang berkembang.

jangan kudet jadi militer mah.

emoticon-2 Jempol
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
I don't like it.
emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 2 lainnya memberi reputasi
Ane kurang suka kalo militer berpolitik ataupun militer digunakan untuk meloloskan skenario politik.
Namun harus diakui, kadang peranan militer juga diperlukan untuk menangani situasi politik yang carut marut.
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 6 lainnya memberi reputasi
Jaman orde baru Indonesia menganut fasisme/junta militer.politik dan keamanan dibawah kendali militer.( Dwi fungsi ABRI). termasuk partai politik.golkar partai pemerintah dua partai gabungan multi partai jaman orde lama. Cuma pupuk bawang biar terkesan negara demokrasi.
Ada lawan politik besok hilang.dagangan orde baru tuduhan PKI menyingkirkan lawan politik . demi stabilitas keamanan nasional.
Film film wajib ditonton tentang kepahlawanan Suharto mirip film film Korea Utara

Negara Myanmar sama orba Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i.macintosh dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh meimeiput
Gak suka
Belum pernah nemu negara dipimpin militer yg demokrasinya jalan

Di negara2 afrika, korsel jaman dulu, indo jaman dulu, myanmar skg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
klo militer boleh berpolitik, warga sipil diperbolehkan punya bedil. biar adil.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PACIFIC2012 dan 7 lainnya memberi reputasi
Lupa yah kejadian nyanmar gara2 tentara berpolitik?
profile-picture
profile-picture
addendum. dan c4punk1950... memberi reputasi
Fasisme Dan komunis hampir sama
Fasisme negara dikelola militer
Komunis negara dikelola serikat buruh
Sama sama anti demokrasi
profile-picture
profile-picture
addendum. dan c4punk1950... memberi reputasi
KKP era Bu Susi (murni sipil) vs KKP era Edhy Prabowo.

Wis, biar TS yg nulis kelanjutannya.

Biar gak tuman, sukanya bikin trit maunya lempar bola panas.

Habis kasih umpan trs nonton, yg baca tritnya yg disuruh main bola panas. TSnya lbh suka cari aman. Cm giring tipis2.
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ini banyak pro dan kontranya gan, itu juga kenapa dulu dwifungsi abri bisa kontroversial. kalo sekarang yg sempet rame tuh kudeta di myanmar kemaren
profile-picture
profile-picture
addendum. dan c4punk1950... memberi reputasi
idealnya militer ga boleh berpolitik, krn mrk bs memakai kekuatan militer utk mencapai kekuasaan. Krn ilmu politik adalah ilmu untuk menguasai negara, sedangkan tujuan militer adalah kestabilan keamanan negara. Kl dah pensiun ya bisa2 aja..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agus774 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sibuk.nyaleg
Militer main politik cepat lambat pasti mereka bakal pake peluru tajam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zuribamboe dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus
Halaman 1 dari 6


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di