CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616aab8595d663569a6389d1/pasukan-siber-dalam-genggaman-penguasa-dan-pengusaha

Pasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha

https://www.kompas.id/baca/polhuk/20...-dan-pengusaha

Pasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha


Quote:

Kumpulan artikel lengkapnya ada di Inside Indonesia edisi Oktober 2021: https://www.insideindonesia.org/edit...6-oct-dec-2021

Bacalah, ada tulisan-tulisan yang bagus sekali tentang cara kerja dan taktik cybertroops, juga beberapa proyek yang pernah dilakukannya. Ditulis dari sudut pandang akademisi/aktivis--dan sayangnya, mereka tidak menawarkan cara efektif untuk melawan pasukan dunia maya, hanya mengeluh soal etika dan idealisme.

Saya memandangnya begini. Pasukan dunia maya ini senjata terbaru di ajang pertarungan politik. Dalam segala macam perang, entah itu perang militer, ekonomi, budaya, dan tentu politik, orang menggunakan senjata. Tiap pihak berusaha menciptakan senjata lebih kuat untuk mengungguli senjata terdahulu. Istilahnya perlombaan senjata. Senapan mengalahkan pedang dan tombak. Kendaraan bermotor mengalahkan kuda. Bom nuklir mengalahkan bom biasa. Semua senjata itu tidak etis dan tidak bermoral, karena merusak, mencederai dan bahkan menghilangkan nyawa manusia. Namun manusia tetap saja memakai senjata. Mengapa? Karena menurutnya apa yang diperjuangkan dalam tiap perang itu lebih tinggi daripada nyawa manusia.

Pasukan dunia maya adalah senjata terbaru di dunia dengan internet. Sebelumnya senjata terkuat adalah internet itu sendiri, yang memperkuat dan memberdayakan individu. Suara individual menjadi kuat dengan internet, bisa mengalahkan senjata sebelumnya yaitu propaganda konvensional lewat media massa biasa. Namun internet juga memberi peluang anonimitas dan klon, sehingga suara satu atau sedikit orang bisa diperbanyak dan diperkuat dengan biaya murah--jadi pasukan. Pasukan itu kemudian digunakan untuk melawan suara individual terberdayakan sebelumnya--para aktivis, jurnalis dll yang sempat unggul karena suara dan pendapat pribadinya diperbesar volumenya oleh internet.

Tidak pernah ada yang menang perang dengan cara mempermasalahkan penggunaan senjata secara moral. Satu-satunya cara efektif adalah dengan menggunakan senjata yang lebih dahsyat lagi.

Mengeluhkan orang yang mampu beli pedang lalu menggunakan pedang itu untuk memotong lawan sebagai "tidak etis" itu sia-sia.

Coba blokir Twitter, misalnya. Twitter itu alat utama buzzer[p] di Indonesia. Putus akses Twitter di Indonesia dan saya pikir 60% sampai 75% "buzzer[p]" bakal hilang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
betadine dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Welcome to digital democracy. Seperti inilah satu dari bentuk dunia modern. Masalahnya memang, ketika kemampuan ini digunakan untuk hal2 yang tidak baik atau bahkan mencelakakan seperti hoax.

Pada prinsip utamanya, komunikasi digital dan diskusi internet itu tidak ada masalah, baik adanya. Buzzer kalau masih hanya sebatas penggunaan sewajarnya masuk diskusi internet yg masih sehat. Yg bermasalah adalah ketika privilege pengguna internet dipakai untuk tebar hoaks, dox, kampanye hitam, bot, dll.

Ane nunggu bentuk pemerintahan yg lain, teknokrasi sintetik emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Hasil penelitian nya menyebutkan bahwa buzzer, influencer dll yg d bayar itu bermain d twitter.. emoticon-Malu (S)

Coba sebutkan siapa yg hobby nya bermain tagar twitter??.. emoticon-Malu (S)



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Light siber.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
BuzzzeRp dibayar jabatan komisaris BUMN? Menggiurkan sekali.

Dan dipakai saat pengesahan RUU cipta kerja dan RUU KPK ? Pantas Denny Siregar dkk termasuk buzzer dimari giat bener posting. Dibayar Rp beneran mereka

Sampai sekarang loh buzzeRp ini mendiskreditkan eks pegawai KPK yang kontra sama RUU KPK dan diskenariokan ga lulus tes twk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peternakkadrun dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh harytanoe
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ah elah ngomongin orang justru kaum kadrun sendiri yg paling banyak bikin klonengan nyebar hoax.. (jihad online)

Bahkan sampek ada program pelatihannya segala
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh rs2006
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
tukang report kayak ente cocoknya jadi siber siberan....

kalau cuma di Kaskus bp ente ga dapat duitemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
Yg buzzer bayaran di kaskus bisa dilihat dari seberapa sering dia bikin trid...
Bikon penggiringan opini yg maksa dan berkualitas sampah.


Kalau gw satu kalipun gak pernah bikin trid di kaskus ini.

Ngapain ngabisin waktu jika lo gak dibayar.

Wkwkwkw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peternakkadrun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
aah. pada akhirnnya balik ke diri masyarakat. klo masyarakatnya pinter. berfikirnya logis dlm memilih ya ga ngaruh lah si buzzer2 laknatulloh

tp krna masyarakatnya kadrun. otak menghayal. hati demdam kebencian. ya gampang di hasyut,di bego2in buzzer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peternakkadrun dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh frimen
Siber siap emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan gabener.edan memberi reputasi
Pasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha

ini loh cikal bakal nya.... sebelumya pks payungan, arrahmanews, dakwatuna.

bajerRp cuma mereaksi fitnahan dari portal2 diatas.

dan kadrun didukung tempo ingin memberikan stigma negatif ke buzzerRp. emoticon-Gila

kadrun dan tempo yang sekarang itu sejatinya sampah peradaban emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 6 lainnya memberi reputasi
Istilah buzzer ada sejak zaman Jokowi
profile-picture
profile-picture
peternakkadrun dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Asttajjim emoticon-Kagets
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Hadramaut cyber army emoticon-army

Pasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 6 lainnya memberi reputasi
buzz or not? kok gw curiga ya kalo ada orang yg paksa pendapat nya bukan untuk berusaha bersikap netral/mendamaikan itu gw anggap adalah buzz.
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Salah satu pentolan mcaPasukan Siber dalam Genggaman Penguasa dan Pengusaha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peternakkadrun dan 4 lainnya memberi reputasi
Ada kesamaan pola buzzer anonim, baik di kaskus atau di facebook

1. pake profile pic anime (mungkin vvibu)
2. pake nama perempuan (seperti klonengan buzzerp yang sering posting berita dari corong partai tertentu di kaskus). Di facebook akun macam begini (nama akun cewek) sering berkata kasar ke orang yang beda pendapat, dan dari gaya makian kasarnya mengindikasikan pengendali akun sebenarnya laki-laki)
3. pakai fallacy argumentasi dalam mematahkan kritik. Biasanya pakai "whataboutism/tu quoque", "strawman fallacy" atau kalau sudah kepepet pakai "argumentum ad hominem".

Tapi ada yang lebih berbahaya, yaitu "budak cinta" / bucin. Berbeda dengan buzzerp, mereka rela membela junjungan tanpa dibayar.
Diubah oleh wiry
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ya mau ngerusuh atau bikin cuap secara massal itu ga bisa modal ingus doang......wajar aja kalau ada asumsi yang punya duit sama pemerintah ada kaitannya ke baku hantam informasi di era digital


Tapi tetep ada tipe cuitan yang bisa piral dan mantik keributan secara massal di luar buzzer2 itu, biasanya korban ketidak adilan di kalangan bawah yang implikasinya nyeret2 kaum menengah....emoticon-Ngacir
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tuh yang bodowoso tv yang dicekal polisi kemaren punya 750 akun medsos ngejelekin pemerintah demi adsense kek gitu bukan buzzer ya ??
Stqndar ganda banget ada yang pro pemerintah dibilang buzzer gara gara kalah debat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh namdokmai
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Pola yang beda, esensi sama saja. Dulu penggalangan opini atau massa sangat bergantung kepada struktur kemasyarakatan, saat ini sebaliknya.

Seseorang, yang tidak ketahuan juntrungannya, bisa pengaruhi jutaan massa lewat dunia maya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gagal.jadi.nabi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Buzzerp jasmev jokowi ahok memang laknat
profile-picture
gmc.yukon memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 2


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di