CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61690b392ed5ea09a25fc390/bengkak-biaya-kereta-cepat-kini-lebih-mahal-daripada-tawaran-jepang

Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang

Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang


JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tengah jadi sorotan. Ini karena beberapa BUMN yang menggarap proyek tersebut kondisi keuangannya tengah mengap-mengap. Selain itu, proyek tersebut terancam mangkrak karena biaya pengerjaanya membengkak menjadi 8 miliar dollar AS atau setara Rp 114,24 triliun. 

Padahal sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melakukan estimasi biaya pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung adalah sebesar 6,07 miliar dollar AS.  Dengan demikian, setelah perkiraan pembengkakan anggaran mencapai 8 miliar dollar AS, artinya terdapat kenaikan sekitar 1,9 miliar dollar AS atau setara Rp 27,09 triliun. 

Baca juga: Dilema Kereta Cepat: Sampai Bandung 46 Menit, Tapi Cuma di Pinggiran 

Sebagai rencana menyelamatkan proyek kerja sama Indonesia-China itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung. 

 Dalam Pasal 4 Perpres Nomor 93 Tahun 2021, Jokowi mengizinkan penggunaan dana APBN untuk membiayai Kereta Cepat Jakarta Bandung. Padahal sebelumnya, Jokowi beberapa kali tegas berjanji untuk tidak menggunakan uang rakyat sepeser pun untuk mega proyek tersebut. Tawaran Jepang lebih murah Menilik ke belakangan, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sebenarnya pertama kali diajukan Jepang. 

Negeri Sakura itu menawarkan proposal pembangunan ke pemerintah Jokowi melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Saking seriusnya menawarkan proyek tersebut, JICA bahkan telah menggelontorkan modal sebesar 3,5 juta dollar AS sejak 2014 untuk mendanai studi kelayakan. 

 Nilai investasi kereta cepat berdasarkan hitungan Jepang mencapai 6,2 miliar dollar AS, di mana 75 persennya dibiayai oleh Jepang berupa pinjaman bertenor 40 tahun dengan bunga 0,1 persen per tahun.  

Belakangan di tengah lobi Jepang, tiba-tiba saja China muncul dan melakukan studi kelayakan untuk proyek yang sama. Hal itu rupanya mendapat sambutan baik dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat itu, Rini Soemarno.

Rini bahkan menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi China Xu Shaoshi pada Maret 2016. 

China kemudian menawarkan nilai investasi yang lebih murah, yakni sebesar 5,5 miliar dollar AS dengan skema investasi 40 persen kepemilikan China dan 60 persen kepemilikan lokal, yang berasal dari konsorsium BUMN. 


Dari estimasi investasi tersebut, sekitar 25 persen akan didanai menggunakan modal bersama dan sisanya berasal dari pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahun.  Selain itu, China menjamin pembangunan ini tak menguras dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia.  



Penegasan semua biaya Kereta Cepat Jakarta Bandung tanpa uang APBN kemudian disahkan pemerintah Jokowi lewat penerbitan Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung. Meski demikian, Jokowi kemudian meralatnya agar APBN bisa ikut mendanai kereta cepat dengan menandatangani Perpres Nomor 93 Tahun 2021.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut bahwa pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah hal wajar. 

Dia menyebut, adanya pandemi Covid-19 menjadi biang kerok terhambatnya proyek ini yang pada akhirnya berdampak pada biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung bengkak. 

“Jadi hanya kemarin masalah corona ini membuat semuanya jadi terhambat, jadi jangan diplintir ini ada hal-hal lain dan sebagainya gitu ya,” ungkap Arya Sinulingga.

 “Dan pembengkakan-pembengkakan itu adalah hal yang wajar, namanya juga pembangunan awal dan memang itu membuat beberapa hal agak terhambat,” sambungnya. 

Arya menilai, dalam pelaksanaan dan progresnya, sebenarnya capaian proyek ini sangat bagus karena sudah mencapai hampir 80 persen. Dengan capaian itu, pemerintah ingin pembangunan ini terus berlanjut dan jangan sampai tertunda. 

Karena itu, pemerintah memutuskan adanya pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung pakai APBN. 

Baca juga: Kilas Balik Kereta Cepat: Ditolak Jonan, Kini Mau Pakai Duit APBN

“Di mana-mana kemunduran-kemunduran yang sebelumnya itu akan menaikkan cost, itu sudah pasti. Jadi inilah langkah yang harus diambil supaya pembangunan yang 80 persen dan sangat bagus ini, itu bisa tetap terlaksana,” tegasnya. Arya Sinulingga membantah bahwa proyek ini dikerjakan tanpa adanya perencanaan matang. Adanya pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung menurutnya tak lepas dari sejumlah perubahan. 

“Kenapa sampai anggarannya bertambah, dimana-mana ketika buat kereta cepat atau juga yang seperti ini kayak jalan tol dan sebagainya, itu memang di tengah perjalanan, apalagi yang panjang gitu ya, itu pasti ada perubahan-perubahan desain,” ungkapnya. Perubahan itu terjadi karena ada kondisi geologis dan geografis yang berbeda dan berubah dari awalnya yang dipekirakan dalam pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.






kompas


dihitung 100 tahun pun ga balik modal, makanya Jonan dulu nolak. akhirnya ketipu menlen kan emoticon-Big Grin

Mana bunganya dari china lebih mahal 19 kali lipat dari jepang emoticon-Leh Uga








profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tenglengwotik
Halaman 1 dari 4
Waduh padahal kata tim pencebok lebih murah dr Jepang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 6 lainnya memberi reputasi
Dikasih harga wajar sama Jepang gamau sih. Akhirnya overbudget hampir 30 triliun emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 5 lainnya memberi reputasi
Terus masalahnya di mana drun? Lapor polisi gih.

emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
topana dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
baikapuk dan 5 lainnya memberi reputasi
dari awal udah unfaedah

lebih baik buat jembatan selat sunda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang


Waktu dan tempat di persilahkan
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Quote:


Kalau China bilang sesuatu, artinya kebalikannya yang akan terjadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
baikapuk dan 8 lainnya memberi reputasi
Mungkinkah duitnya abis buat bayar TKAseng?
profile-picture
imogenist memberi reputasi
Mahakarya milik Iwokoj.

Bengkaknya sebagian besar di pembebasan lahan saja, karena menggunakan prinsip ganti untung

Pembebasan lahan dihargai sekurangnya 7jt/meter, dan duitnya pun masuk ke pemilik lahan/rakyat Indonesia sendiri bukan ke China

profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Dikibulin ama komunis emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
nurade247 memberi reputasi
lol

Ngakak asliemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
ferist123 dan hantumasam memberi reputasi
trus dibangun jepang bakal ga overbudget?
. . study case HSR taiwan, MRTJ .. .emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Mahal karena pake chinesesiumemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
reita96 dan adamyvon memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Masih ada anies dan pormula e, selalu ada dan siap untuk disalahkan dan dimaki2
profile-picture
botolchivas memberi reputasi
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang

1. swelling up or not, ayy do not care. yang penting ayy bisa wara-wiri from Bandung to Jakarta vice versa

2. tawaran from Japan juga no ada guaranti the proyek speed railway pasti jalan until finish. proyek shinkansen Mumbai-Ahmedabad in lndia, misal.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
yoi, mending sama Jepang karena dariawal langsung ngutang pake APBN emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
baikapuk dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh galuhsuda
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalo proyeknya molor.. Ujung2nya mau cina ato jepang ato lokal pun ya sama aja.. emoticon-Malu (S)

Tuh buktinya proyek LRT (lokal) dan MRT (jepang) ya bengkak2 juga d banding "penawaran" awalnya.. emoticon-Malu (S)



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cantona78 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
murahlah 1 triliun/km emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
b.omat dan harytanoe memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gile bengkak lebih 30% (6.1B ke 8.0B)

inget dulu Bank dunia ngritik feasibility study ga mendalam maka efek bangun infrastruktur kurang manfaat (mungkin ini salah satunya)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nurade247 dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di