CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6164c933011708147730c5c0/pandora-papers-cara-orang-kaya-main-main-dengan-pajak

Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak

Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak

Hello GanSis selamat beraktivitas, untuk menemani aktivitas kesibukkan GanSis hari ini TS mau ngajak sedikit diskusi tentang hal yang terhangat mengenai Pandora Papers, bagi GanSis yang belum tahu Pandora Papers, Pandora Papers bisa disebut sama seperti Panama Papers merupakan dokumen yang berisi mengenai nama-nama orang-orang terkenal di dunia yang mempunyai kekayaan yang mereka simpan diluar negaranya, biasanya uang mereka ini ditaruh di negara menganut Tax Heaven.

Bocornya dokumen keuangan Pandora Papers ini GanSis belakangan menjadi perbincangan di Indonesia. Pasalnya beberapa pejabat Indonesia diketahui namanya masuk ke dalam Pandora Papers, setelah sebelumnya muncul juga Panama Papers. Beberapa rangkuman dari The Guardian, Pandora Papers ini GanSis memuat data dari perusahaan yang disewa oleh klien-klien kaya untuk menyembunyikan assetnya melalui investasi secara Offshore di negara-negara surga pajak (Tax Heaven) seperti Panama, Dubai, Monako, Swiss, dan kepulauan Cayman. Pandora Papers juga mengekspos rahasia dari 35 pemimpin dunia, serta mengungkap aset tersembunyi yang dimiliki 300 pejabat publik lainnya di dunia seperti menteri, hakim, walikota bahkan jenderal militer di lebih dari 90 negara.

Dikurip juga dari Al Jazeera, selain politisi dan kepala negara seperti Raja Jordania bahkan presiden Russia, penyanyi Shakira dan mantan kapten kriket India Sachin Tendulkar termasuk diantara selebritas dan bintang olahraga yang disebutkan didalam penyelidikan. Lebih lanjut GanSis Pandora Papers bisa disebut sebagai skandal penggelapan harta kekayaan dan penggelapan pajak orang terkaya dunia. Dokumen tersebut berisi 11,9 juta data finansial dari 14 perusahaan keuangan offshore, yang diperoleh dari International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) dari sebuah sumber anonim.



Data Pandora Papers mengungkapkan jejak beberapa tokoh dunia yang memanfaatkan negara surga pajak (tax heaven) untuk membeli properti bahkan menyembunyikan aset mereka. Dengan begitu mereka bisa menghindari kewajiban membayar pajak, yang berpotensi mengurangi penerimaan negara dari sektor perpajakan. Hingga saa ini, data tersebut menyebut sekiranya ada 330 politisi dari 90 negara, serta 130 miliarder yang ada di daftar Forbes, bahkan ada beberapa nama selebritis terkenal, pelaku tindak kejahatan penipuan hingga kepala negara, menteri bahkan hakim. Figur yang disebutkan ini mereka membentuk shell company atau perusahaan cangkang, tanpa menjalankan operasional bisnis sebenarnya.

Pendirian sebuah shell company memang belum tentu mengindikasikan sebuah pelanggaran ya GanSis, namun mereka biasanya digunakan untuk hal-hal yang berpotensi melanggar hukum. Contoh saja dalam kasus yang disebutkan Pandora Papers, perusahaan cangkang dimanfaatkan untuk menutupi bisnis yang sebenernya dijalankan oleh perusahaan raksasa atau orang-orang berpengaruh. Sama seperti kasus sebelumnya yakni Panama Papers, dalam Pandora Papers ini ada beberapa nama politisi Indonesia yang disebut.

Nama orang Indonesia pertama yang disebut adalah Menko Bidang Perekonomian Bapak Airlangga Hartanto dan adiknya Gautama Hartanto, yang tercatat memiliki perusahaan cangkang (Shell Company) di British Virgin Island, yang merupakan yurisdik bebas pajak di Karibia. Menko Bidang Perekonomian yakni Airlangga dilaporkan memiliki dua perusahaan bernama Buckley Development Corporation dan Smart Property Holdings Limited. Sementara itu, Gautama memiliki perusahaan bernama Ageless Limited. Dalam dokumen Pandora Papers, Airlangga dan sang adik dilaporkan mendirikan perusahaan cangkang sebagai kendaraan investasi serta untuk mengurus dana perwalian dan asuransi. Namun, Airlangga mengklaim tak mengetahui pendirian perusahaan tersebut. Dia juga tak mencantumkan keberadaan dua perusahaan tersebut dalam laporan harta kekayaannya.

Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak


Sementara di lain sisi ada juga tokoh yang masuk kedalam Pandora Papers yakni Menko Marves (Kemaritiman dan Investasi) Bapak Luhut Binsar Pandjaitan. Nama Luhut muncul ketika pertama kali ditunjuk menjadi presiden Petrocapital pada 2007 di Ekuador. Pertemuan itu juga mengesahkan perubahan nama perusahaan jadi Petrostar-Pertamina International SA, yang bertugas memproduksi dan mengangkut minyak bumi. Menurut pernyataan juru bicara Luhut, Jodi Mahardi, mengungkapkan bahwa Luhut hanya menjabat sebagai eksekutif Petrocapital selama tiga tahun sejak 2007. Soalnya, ketika Luhut memimpin perusahaan tersebut, saat itu dikatakan perusahaan Petrocapital gagal memperoleh eksplorasi migas yang layak. Selain itu, Jodi membantah bahwa Luhut berkongsi dengan perusahaan mintak milik pemerintah dan mengubah nama perusahaan.

Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak


Sebenarnya GanSis orang-orang yang terlibat dalam Pandora Papers sebetulnya belum tentu mereka melanggar hukum dan mengemplang pajak dalam kasus ini harus dibedakan motifnya atau niatannya terlebih dahulu ya GanSIs, apakah Tax Evasion atauka Tax Avoidance. Disini TS coba jelasin dua hal ini ya Tax Evasion dan Avoidance secara singkat aja ya. Tax Evasion ini merupakan upaya menghindari kewajiba pajak dengan membayar di bawah kewajibannya, Tax Evasion ini merupakan tindakan ilegal ya GanSIs.

Sedangkan Tax Avoidance merupakan tindakan untuk mengefisiensikan pembayaran pajak dengan mencari celah dari peraturan pajak, namun dengan prosedur yang legal dan tidak melanggar hukum juga dikenal dengan sebutan Tax Planning. Lalu kalau ditanya orang-orang yang namanya tercantum dalam Pandora Papers ini termasuk dua Menko di Indonesia apakah masuk ke kategori Tax Evasion atau Avoidance?. Jawabannya campur-campur ya GanSIs.

Sebenarnya todak semua pihak yang memilih menempatkan uang di luar negeri menempatkan uangnya di luar negeri itu alasannya karena mau melakukan pencucian uang atas dasar tindak kriminal atau bisnis ilegal. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga yang motifnya memang untuk melakukan pencucian uang secara ilegal (tax evasion). Sebagai bahan tambahan wawasan kita ya GanSIs untuk sebuah aksi pencucian uang sendiri ada 3 cara yakni:

1. Placement (Penampungan): uang dari sumber ilegal dioper ke tempat penampungan dari rekening lain sampai perusahaan luar negeri

2. Layering (Penyamaran Jejak) jadi uang dikirim ke rekening atau instrumen lain seperti crypto dan emas hingga tidak dapat dilacak.

3. Integration yakni Aset dilebur jadi satu dengan aset legal, seperti tempat makan yang selalu sepi tapi tak bangkrut-bangkrut, namun hal ini jangan disalah artikan secara bulat-bulat ya GanSis.

Nah ketiga hal ini menjadi cara pencucian uang bagi kalangan orang kaya, dan kasus Pandora papers ini seringkali dianggap sebagai tindakan Placement (penampungan) dalam salah satu mekanisme pencucian uang. Makanya orang-orang yang namanya tercantum di Pandora Papers, Panama Papers merupakan orang-orang yang sangat identik dengan pencucian uang jika dilihat dari skala umum ya GanSis. Ada tambahan juga GanSIs dengan menepatkan dana mereka di negara Tax Heaven, bukan bearti uang yang mereka miliki mengendap di negara tersebut ya GanSis. Uang tersebut dapay balik ke negara asalnya dengan nama bank offshore yang digunakan. Sehingga kekayaan mereka yang menempatkan dananya di luar negeri "Tidak Terlacak" deh saat masuk lagi ke dalam negeri.

Jadi intinya GanSis Pandora papers ini merupakan isu yang besar dimana para pemimpin negara, politisi, hingga artis terkenal berusaha untuk bersembunyi agar tidak membayar pajak yang besar dan hal ini berpengaruh negatif ke negara asal karena pendapatan negara dari pajak berkurang dan dapat berimplikasi kepada pengurangan dana pajak yang akan dipakai demi kepentingan umum. Bagaimanapun yang kaya akan semakin kaya dengan kekayaannya tapi pajak yang selalu diburu dan menjadi korban adalah masyarakat kelas bawah yang pendapatannyapun tak sebesar dengan pendapatan para pengusaha ataupun politisi.

Demikian thread TS kali ini semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita ya GanSIs, kalaupun kedua menteri yang namanya ada di Pandora Papers berusaha mengemplang pajak kita doakan agar mereka cepat tobat aja GanSis.

Sekian dari TS sampai ketemu di thread selanjutnya ya GanSis.

emoticon-Haiemoticon-Haiemoticon-Haiemoticon-Haiemoticon-Hai

Terimakasih, Danke, Arigatou Gozaimas.....

Pandora Papers, Cara Orang Kaya Main-main dengan Pajak

Spoiler for Sumber dan Referensi:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
rony25 dan 28 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
intinya yang kaya ingin tetap kaya dan tak mau repot repot bayar pajak untuk bantu rakyat bawah dengan menyembunyikan kekayaan di negara surga pajak, sedangkan rakyat kecil susah makin dicekik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
hoahem, terus kenapa? mau malakin si kaya buat bayar pajak? terus kalaupun ada yang bisa maksa mereka bayar , duit pajaknya bisa bikin lo kaya juga? paling banter lu dapat askes atau jalanan deket rumah lo kinclong cok....emoticon-Ngakak

Intinya kalau lo bukan pihak berwenang, lo ga usah mikirin beginian, mikirin aja besok mau makan apa.....emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jipop dan 26 lainnya memberi reputasi
Lihat 28 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 28 balasan
nice thread gan..
profile-picture
profile-picture
david1094 dan seojoon memberi reputasi
Mayan nambah elmu emoticon-2 Jempol
Ini agak susah gan, banyak yg bayar pajak tp ga dapet pembangunan n fasilitas jd kan males bayar pajaknya karna banyakan juga pajak dikorup, jd lebih baik dipake buat beli yg lain yg jelas2 keliatan... Dulu ane pernah punya client pemgusaha gede, kalau bahas pajak pasti selalu bilang ngapain bayar mahal2 org kita bayar mahal tp duitnya dikorup jg, jd menurut ane si yg males bayar pajak itu mungkin mikirnya gitu juga
profile-picture
profile-picture
freedomjustice dan ichad14 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ibaratnya gini, di jalan dari rumah ke sekolah, ada sekelompok preman tukang palak. Ada 2 anak, yang satu miskin, satu kaya.

Yang miskin cuma bisa pasrah tuap hari kena palak karena dia cuma bisa jalan kaki. Sementara yang kaya ke sekolah naik mobil, dan dianter supir, jadi si preman nggak punya kesempatan buat malak.

dalam hal pajak, orang2 super kaya punya duit buat bayar konsultan pajak, keuangan dan hukum yang bisa cari celah dari aturan. Sementara orang biasa cuma bisa pasrah urusan pajak. Selama nggak melanggar hukum, itu ya previlege sih menurut gue. Itu kenapa mereka bayar ahli kok. Bego aja ahlinya kalo sampe melanggar hukum.

nggak adil? lah sejak kapan dunia bisa adil? Dari jaman perang masih pake batu juga penguasa/pemilik modal hidupnya lebih enak kok...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oliviamunn dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yuniharto
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Hah kaya mau di bawa mati tuh harta,bs jadi masalah sampai ke anak cucunya
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bahkan sekarang sdh ga pke NPWP
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Makanya pepatah "tax the rich" itu adalah pembodohan publik

Karena semakin berduit semakin mudah menghindari pajak. Orang berduit bisa bayar orang dan punya koneksi untuk bantu urusan pajaknya. Tinggal simpan duitnya di luar negeri. Atau bisa pindah kewarganegaraan sekalian. Yang rugi pemerintah sendiri

Sementara semakin miskin semakin mudah taat pajak
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Ane ga biasa baca2x soal politik or wat so ever.. Ane baru tau istilah pandor paper emoticon-Big Grin.. Thx yowh dah sharing info beginian wlopun ngeselin krn org2x yg pny jabatan & kekuasaan suka ngindarin bayar pajak
emoticon-Traveller
semoga terbongkar yaaa.
maksudnya nggak hilang seiring waktu atau isu lain
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Parah ya pejabat dimari emoticon-Cape d...
Paman AHA sama opung itu cm puncak gunung es
Yg kaga ketauan lebih banyak emoticon-Blue Guy Bata (L)
Naisuu inpo gann emoticon-Toast
Toh mereka tidak bayar pajak juga tidak dikejar petugas Dirjen Pajak dan ngga sangsi...emangnya kita bakal dikirimi surat dan didatangi petugas Dirjen Pajak...tinggal mereka masih punya hati nurani dan masih punya rasa malu atau ngga aja terhadap Rakyat NKRI Tercinta ini...Gan emoticon-Shakehand2
Yg kaya menghindar pajak -> target setor ke negara kurang -> palakin orang menengah ke bawah dengan berbagai cara ini itu demi nutup target setor ke negara

emoticon-Leh Uga
seru nih, ayo di bongkar nama2nyaemoticon-Belgia
pasti ada beye dan president2 ternama dunia jugaemoticon-Swiss
thank for sharing ganss....keren infonya hehehe
pajak itu mahal yg kaya aja ngindar
Gmna kek ane yg kismin Mo mkn di restoran ayam tepung jg mikir2 pajaknya..
ppn skrng Naik 11%
emoticon-Matabelo
Kalau aku jadi dewan direksi atau Dewan komisaris aku rela di gaji Rp 1 Juta.plus portofolio saham.bebas bayar PPH
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Diubah oleh meimeiput
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di