CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
3 Alasan Utama Kenapa Acara Lamaran Nikah Tidak Perlu Lebay dan Diviralkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6153c4ef4d74812a7a52378d/3-alasan-utama-kenapa-acara-lamaran-nikah-tidak-perlu-lebay-dan-diviralkan

3 Alasan Utama Kenapa Acara Lamaran Nikah Tidak Perlu Lebay dan Diviralkan

3 Alasan Utama Kenapa Acara Lamaran Nikah Tidak Perlu Lebay dan Diviralkan

Lima tahun terakhir Agan dan Sista pastilah melihat fenomena acara lamaran dari generasi Z yang mewah. Disebut mewah karena acara lamaran sudah meriah sedemikian rupa seperti resepsi pernikahan saja. Ada juga acara lamaran yang disiarkan live melalui media sosial bahkan stasiun televisi swasta menggunakan frekuensi publik.
 
Mewah atau sederhana, bahkan tidak ada acara lamaran sama sekali kembali pada individu masing-masing. Namun ada alasan penting kenapa acara lamaran sebenarnya tidak perlu berlebihan bahkan bela-belain diviralkan demi cuan atau apapun juga. Pembahasan fokus pada syariat Islam ya, Agan Sista. Mohon maaf apabila tidak sesuai dengan agama dan keyakinan Agan dan Sista.
 
1. Hukum acara lamaran tidak wajib
 
Acara lamaran dalam Islam sebenarnya tidak wajib. Mayoritas ulama berpendapat seperti itu, meskipun ada pula yang menyebut hukumnya sunnah. Dalil hukum acara lamaran sunnah berdasarkan hadis dari Ismail bin Ibrahim.
 
Bahkan As-Syaukani berdasarkan pendapat Imam Tirmidzi menyebutkan bahwa langsung menikah tanpa lamaran terlebih dahulu boleh saja. Maka dari itu, Agan dan Sista yang mau nikah tidak perlu pusing memikirkan acara lamaran yang berlebihan, fokus saja pada akad nikahnya.   
 
2. Tukar cincin bisa jadi syirik
 
Tukar cincin dalam acara lamaran sudah menyimpang dari syariat Islam. Begitulah menurut pendapat ulama. Tidak ada dalam sejarah Rasulullah Muhammad dan sahabatnya tukar menukar cincin antara calon pasangan pengantin.
 
Ketika cincin diyakini sebagai penyatu, pengikat yang membuat hubungan langgeng sampai pernikahan atau setelahnya mengarah pada perbuatan syirik atau menyekutukan Allah SWT. Sebagian ulama menilai pertukaran cincin sama sekali tiada faedahnya.
 
3. Laki-laki haram memakai emas  

Terkait tukar menukar cincin, pada akhirnya cincin akan dipakai oleh pasangan yang akan menikah. Padahal emas murni itu haram bagi laki-laki menurut kesepakatan alim ulama. Tiada bantahan lagi soal ini.
 
Bagaimana kalau emasnya campuran?
 
Zaman now perhiasan emas kebanyakan tidak murni lagi. Ada logam campuran selain emas dalam cincin. Kalaupun emas menjadi tidak haram lagi, poin 2 tetaplah menjadi pertimbangan. Nggak usah kayak bocah yang percaya kekuatan cincin bisa menyatukan dua hati dan lainnya. Syirik itu.
 
Banyak alasan lain yang menyebabkan acara lamaran sebaiknya sederhana dan privat saja. Agan dan Sista bisa menambahkan sendiri di kolom komentar. Silakan, ya.
 
Tidak perlu juga kita menyebut acara lamaran si itu dan si anu. Saya yakin mereka juga sudah mendapat nasihat dari orang yang paham agama. Tapi ada pertimbangan lain semisal kontrak kerja yang membuat acara lamaran dibuat spesial.


Sumber


Konsultasi Syariah
Republika

Tempo

Gambar 1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
v3ah1307 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Kokonata
Halaman 1 dari 2
Thread ini kalau dibilang nyinyirin lamaran si ono atau si ini, terserah ya. Sekadar mengingatkan aja intinya
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan sadipul memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Yg paling ditakutin itu kalo lamaran udah digembargemborin taunya kaga jadi nikah emoticon-Takut

Atau krn terlalu heboh lamarannya, mendekati hari H si pasangan trnyta buat kesalahan fatal tp kaga enak buat dibatalin krn udah heboh lamaran emoticon-Entahlah emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
Cendol donk gan dan kucingkampung97 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Mending si isyana.. diam²... ting tong... kimpoi3 Alasan Utama Kenapa Acara Lamaran Nikah Tidak Perlu Lebay dan Diviralkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
NecroTorture dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh penthouse.3
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
Quote:


1. Tidak Wajib + mesti dirahasiakan dari publik, kebalikan dari pernikahan yang wajib diumumkan ke publik.

di kasus pelaku pada foto itu malah kebalik, kegiatan Khitbah di bikin pesta, nikah secara agama/siri malah diem2, padahal public figure, beda kalau nobody ya yang perlu diumumkan paling sanak famili dan tetangga saja

walhasil jadi timbul fitnah sana sini kan, benar atau tidaknya nikah sirinya jadi dipertanyakan sama publik akibat perilaku janggal udah nikah siri, koq lamaran lagi, akad nikah lagi

lagian di era pandemi memang banyak orang yang menikah secara agama tapi resepsi belakangan, jadi ketika resepsi bahkan tengah hamil 4 bulan atau lebih, itu enggak masalah, karena pada undangan sudah tertulis Akad tanggal berapa

nah pada kasus pelaku pada foto apakah ada informasi tersebut di publik? gimana enggak timbul fitnah sana sini udah tekdung duluan dengan cara tidak halal?

ya akibat prosesi agama cuma buat mainan ya gitu

2. Tergantung niat sebenernya, karena memang segala perbuatan itu tergantung niat, kalau sekadar lucu-lucuan, seru-seruan, atau simbolis tok, tanpa ada niat meyakini si cincin itu bakal bikin langgeng sampai pernikahan, atau berniat tasyabuh pada budaya orang non-muslim, seharusnya tidak mengapa, cuma niat orang kan ga ada yang tahu, bahkan diri sendiri saja belum tentu sesuai, yang di mulut A, ternyata di dalam hatinya B, bahkan tanpa disadari.

3. Terkait pada poin 2 ini, cincin biasanya dari emas, makanya sekarang banyak cincin-cincin pernikahan atau tunangan itu berbahan platinum atau silver, memang bukan emas, tapi akal2an ini bukti tidak pahamnya suatu larangan dalam agama itu dibuat kenapa, la Platinum jauh lebih mahal dari Emas, apalagi yang berlian, dipake cowok gitu, intinya hindarilah hal-hal berbau Tasyabuh dan bermewah2, gw sendiri gak pake cincin2an dan menolak secara tegas pada bini untuk pakai2 cincin, tapi kalau buat bini ya gak masalah gw beliin cincin, balik lagi tadi, semua perbuatan tergantung niat, dan niat gw beliin cincin bukan sebagai cincin pernikahan yang katanya diyakini buat mengusir "nyamuk", tapi sekadar mahar.
profile-picture
profile-picture
santosvanjones dan strezzmannn memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Makanya ane denger2 kok ribet amat ada lamaran segala macem
emang gak boleh langsung ke KUA aja gitu? hemat duit dan waktu lah.

toh perjalanan sebenernya setelah itu
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gimana mau lamaran, pasangan aja nggak punya emoticon-Hammer
profile-picture
penyukabiru memberi reputasi
Ilmunya yang bagus mas, tapi terkesan menggurui. Terlalu kaku dalam pembawaannya. Terkesan sangat textbook sekali.

Balik lagi, kembali ke niat awal dan tujuan dari penggunaan cincin tersebut. Lumrahnya cincin digunakan untuk menandakan bahwa orang tersebut telah berkeluarga.

Jika anda melihat teman-teman anda yang menggunakan cincin emas dalam prosesi, nasihatilah mereka selepas prosesi selesai. Jika belum, sarankan mereka menggunakan cincin yang tidak terbuat dari emas.

Ga perlu textbook atau menggurui seperti ini. Saya sebenernya ga suka thread seperti ini.
profile-picture
profile-picture
strezzmannn dan 99tata99 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane sempet mau setuju keras ketika TS menyebutkan acara lamaran tidak perlu dipublikasi.

Sempat berpikir alasan semacam :

1. Frekuensi milik publik, harusnya digunakan untuk kebaikan dan edukasi, bukan buat gengsi.
2. Pamer/showoff mengundang sentimen iri hati terhadap publik figur lainnya.
3. Menjadi suatu standar baru, berasa keliatan sukses kalo sudah dipublikasi umum.

Tapi yah gpp, itu alasannya TS.
Tentu saja, bahkan balikin ke 3 generasi ke belakang, mereka pasti juga mau nikah modal mempelai pria, mempelai wanita, wali, saksi, ijab kabul saja.
Tapi apakah semudah itu?

Di luar alasan ke 3, faktor satu dan dua adalah adat yang mensyaratkan hal tersebut, berdasarkan asimilasi dari budaya penduduk nusantara saat Islam masuk ke nusantara.
Sepasang cincin identik digunakan sebagai penanda sepasang manusia akan segera menuju pelaminan, jadi jangan dilihat dari aspek perhiasannya.
Faedah bagi sebagian orang itu berbeda, jadi pendapat sebagian ulama ini jangan digunakan sebagai dasar hukum sampai menggunakan kata haram atau menyimpang.

FYI, bukan berarti di jaman Rasulullah ga ada/ga pernah dilakukan belum tentu semua itu haram.
Belum ada dalil yang menjelaskan kalo Playstation itu haram, padahal di jaman Rasulullah itu nggak ada.
profile-picture
profile-picture
penyukabiru dan 99tata99 memberi reputasi
Diubah oleh artwing
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane dl lamaran cuma pertemuan antar 2 keluarga aja. Tujuannya untuk mengenalkan masing2 keluarga & penentuan tanggal pernikahan. Cincin malah suami ane semua yg beliin, bkn tukar cincin sih jdnya.

Kalau sekarang2 lamaran & nikah malah jadi konten.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
artikel sobat misqueen, ini duit duit mereka, yg cari duit mereka, yg sukses mereka, yg kimpoian di gang blokir jalan orang minggir dlu, selama ga mengganggu kepentingan umum dan merugikan orang lain ya silahkan, silahkan bermewah2 mereka yang bekerja keras mereka yang menikmatinya
Diubah oleh anthraxxx
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Memang bener seperti yang agan tulis, tapi terkadang masyarakat kita masih jauh dari pemahaman islam yang haqiqi, kalo dipaksakan kadang kitanya yang dianggap aneh di masyarakat, sok ide lah, sok islami lah, sok alim lah, dll. Memang mengembalikan ke ajaran islam yang murni perlu perjuangan lahir batin gan,
dibalik acara/pesta mewah, selalu ada karyawan katering/EO yg berbahagia.
profile-picture
profile-picture
penyukabiru dan xandernathaniel memberi reputasi
Lamaran mewah ya
Hmmm, banyak duit sih
Hahhaha
Lebih pas sederhana, dan hanya keluarga. Tak perlu teman dekat dan apa itu lah. Dalam syari'at agama islam, urusan pernikahan melalui jenjang. Jenjang khitbah/ melamar tahapan mendekati pernikahan. Hal itu bisa saja dibatalkan oleh salah satu pihak. Artinya, jika gagal belum viral tak susah pakai malu. Pada suatu kejadian juga ada, saat hendak ijab, calon pengantin wanita mendadak meninggal dunia. Akhirnya... Ya atas Kehendak Allah sang penguasa jagad raya. Akhirnya keluarga pun berusaha bagaimana acara tetap berlangsung, tanpa harus menanggung malu karena gagalnya acara. Harus ada pengganti...

Intaha...✌️✌️🍍🔥🔥🔥🔥
Kayanya ada hadistnya deh bagi yg muslim utk tidak terlalu dibesar-besarkan utk acara khitbah dan hanya mengundang saudara terdekat saja. Cmiiw emoticon-Imlek
Lamaran itu ga usah diviralkan...

Justru acara nikah itu yg hrs diviralkan biar ga dianggap kumpul kebo
Takutnya nanti kalau udah menyebar eh gak jadi menikah...kan malu juga nih.
Di Jawa banyak mas, ada Mas Joko, Mas Budi.
Lamaran yg wajar2 ajalah sesuai situasi dan kondisi.
karena jaman sekarang, publisitas nomer satu
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di