CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Yusril Siapkan Argumen Meyakinkan Gugat AD/ART PD Era AHY
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614c63243a5d2e422466f2c0/yusril-siapkan-argumen-meyakinkan-gugat-ad-art-pd-era-ahy

Yusril Siapkan Argumen Meyakinkan Gugat AD/ART PD Era AHY

Yusril Siapkan Argumen Meyakinkan Gugat AD/ART PD Era AHY

Jakarta -Advokat Yusril Ihza Mahendra membenarkan kantor hukum dia dan Yuri Kemal Fadlullah, IHZA&IHZA LAW FIRM SCBD-BALI OFFICE, digandeng empat orang eks kader Partai Demokrat mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung terkait uji formil dan materiil Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat era Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Yusril menjelaskan AD/ART bisa digugat ke MA.

Dalam keterangan resminya, Kamis (23/9/2021), Yusril dan Yuri mengatakan langkah menguji formil dan materiil AD/ART Parpol merupakan hal baru dalam hukum Indonesia. Keduanya mendalilkan Mahkamah Agung berwenang menguji AD/ART parpol karena AD/ART dibuat oleh sebuah parpol atas perintah undang-undang dan delegasi yang diberikan Undang-Undang Partai Politik.

"Nah, kalau AD/ART parpol itu ternyata prosedur pembentukannya dan materi pengaturannya ternyata bertentangan dengan undang-undang, bahkan bertentangan dengan UUD 1945, maka lembaga apa yang berwenang untuk menguji dan membatalkannya?" kata Yusril.

Yusril menyebut ada kevakuman hukum untuk menyelesaikan persoalan di atas. Mahkamah Partai yang merupakan quasi peradilan internal partai, disebut tidak berwenang menguji AD/ART, begitu juga Pengadilan Negeri yang berwenang mengadili perselisihan internal parpol yang tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah Partai, tidak berwenang menguji AD/ART. Yusril menyebut Pengadilan TUN juga tidak berwenang mengadili hal itu karena kewenangannya hanya untuk mengadili sengketa atas putusan tata usaha negara.

"Karena itu, saya menyusun argumen--yang insyaallah cukup meyakinkan--dan dikuatkan dengan pendapat para ahli antara lain Dr Hamid Awaludin, Prof Dr Abdul Gani Abdullah dan Dr Fahry Bachmid, bahwa harus ada lembaga yang berwenang menguji AD/ART untuk memastikan apakah prosedur pembentukannya dan materi muatannya sesuai dengan undang-undang atau tidak. Sebab, penyusunan AD/ART tidaklah sembarangan karena dia dibentuk atas dasar perintah dan pendelegasian wewenang yang diberikan oleh undang-undang," ujar Yusril.

Yusril dan Yuri mengatakan kedudukan parpol sangatlah mendasar dalam kehidupan demokrasi dan penyelenggaraan negara. Ada 6 (enam) kali kata partai politik disebutkan di dalam UUD 1945 dan puluhan kali partai politik disebut di dalam undang-undang, bahkan ada undang-undang khusus yang mengatur partai politik seperti yang sekarang berlaku, yakni UU No 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik dengan perubahan-perubahannya.

Di dalam UUD 1945, Yusril melanjutkan, disebutkan antara lain bahwa hanya partai politik yang boleh ikut dalam Pemilu Legislatif (Pileg), hanya partai politik yang boleh mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden. Usai Pemilu, fraksi-fraksi partai politik memainkan peranan besar dalam mengajukan dan membahas RUU, membahas calon duta besar, Panglima TNI dan Kapolri, Gubernur BI, BPK, KPK dan seterusnya. Di daerah, sebelum ada calon independen, hanya partai politik yang bisa mencalonkan Kepala Daerah dan Wakilnya. Begitu partai politik didirikan dan disahkan, partai tersebut tidak bisa dibubarkan oleh siapapun, termasuk oleh Presiden. Partai politik hanya bisa dibubarkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi.

"Nah, mengingat peran partai yang begitu besar dalam kehidupan demokrasi dan penyelenggaraan negara, bisakah sebuah partai sesuka hatinya membuat AD/ART? Apakah kita harus membiarkan sebuah partai bercorak oligarkis dan monolitik, bahkan cenderung diktator, padahal partai adalah instrumen penting dalam penyelenggaraan negara dan demokrasi?" ujar Yusril.

Yusril mengingatkan partai-partai yang punya wakil di DPR RI juga mendapat bantuan keuangan yang berasal dari APBN, yang berarti dibiayai dengan uang rakyat. Yusril berpendapat jangan ada partai yang dibentuk dan dikelola 'suka-suka' oleh para pendiri atau tokoh-tokoh penting yang dilegitimasi oleh AD/ART yang bertentangan dengan undang-undang, bahkan UUD 1945.

"Mahkamah Agung harus melakukan terobosan hukum untuk memeriksa, mengadili dan pemutus apakah AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 bertentangan dengan undang-undang atau tidak? Apakah perubahan AD/ART dan pembentukan AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 telah sesuai dengan prosedur yang diatur oleh undang-undang atau tidak? Apakah materi pengaturannya, seperti kewenangan Majelis Tinggi yang begitu besar dalam Partai Demokrat, sesuai tidak dengan asas kedaulatan anggota sebagaimana diatur dalam UU Partai Politik?" kata Yusril.

"Apakah wewenang Mahkamah Partai dalam AD/ART yang putusannya hanya bersifat rekomendasi, bukan putusan yang final dan mengikat sesuai tidak dengan UU Partai Politik? Apakah keinginan 2/3 cabang Partai Demokrat yang meminta supaya dilaksanakan KLB baru bisa dilaksanakan jika Majelis Tinggi setuju, sesuai dengan asas kedaulatan anggota dan demokrasi yang diatur oleh UU Parpol atau tidak? Demikian seterusnya sebagaimana kami kemukakan dalam permohonan uji formil dan materiil ke Mahkamah Agung," imbuhnya.

Yusril menyebut Menteri Hukum dan HAM memang diberi kewenangan untuk mengesahkan AD/ART partai politik ketika partai itu didirikan dan mengesahkan perubahan-perubahannya. Namun, sebagai pejabat yang hanya bertugas untuk mengesahkan, Menteri Hukum dan HAM disebutnya biasanya dalam posisi 'tidak enak' untuk memeriksa terlalu jauh materi pengaturan AD/ART partai politik, apalagi menteri yang berasal dari parpol juga.

"Menkumham tidak boleh punya kepentingan terhadap AD/ART sebuah partai yang diminta untuk disahkan. Jadi urusan prosedur pembentukan dan materi pengaturannya memang lebih baik diuji formil dan materiil oleh Mahkamah Agung. Sehingga jika seandainya Mahkamah Agung memutuskan AD/ART itu bertentangan dengan UU, maka Menkumham sebagai Termohon tinggal melaksanakan saja amar putusan Mahkamah Agung, dengan mencabut Keputusan Pengesahan AD/ART partai tersebut," kata Yusril.

"Kami berpendapat bahwa pengujian AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung ini sangat penting dalam membangun demokrasi yang sehat di negara kita. Bisa saja esok lusa akan ada anggota partai lain yang tidak puas dengan AD/ART-nya yang mengajukan uji formil dan materiil ke Mahkamah Agung. Silahkan saja. Sebagai advokat, kami bekerja secara profesional sebagai salah satu unsur penegak hukum di negara ini sesuai ketentuan UU Advokat. Keterlibatan kami dalam menangani judicial review ini adalah juga tanggungjawab kami kepada negara dalam membangun hukum dan demokrasi," jelas Yusril.

Yusril menegaskan posisinya di dalam perkara ini sebagai advokat, lepas dari ranah politik. Yusril menegaskan dirinya tidak bertanya apakah 4 orang yang diwakilinya itu mengikuti KLB di Sibolangit atau tidak. Yusril menyebut keempat orang tersebut punya legal standing untuk mengajukan JR ke MA.

"Bahwa ada kubu-kubu tertentu di Partai Demokrat yang sedang bertikai, kami tidak mencampuri urusan itu. Urusan politik adalah urusan internal Partai Demokrat. Kami fokus kepada persoalan hukum yang dibawa kepada kami untuk ditangani," katanya.

https://news.detik.com/berita/d-5737...art-pd-era-ahy.

Kasihan AHY.. Dapat musuh baru lagi.. emoticon-Malu (S)

Quote:




emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)


profile-picture
profile-picture
profile-picture
dinhogiloba dan 9 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
ada yg gak terima ... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan valkyr9 memberi reputasi
waduh kalo musuhnya mikimos berat ini gus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 5 lainnya memberi reputasi
padahal ini orang dulu pecatan mentri jaman pepo sekarang balik nyerang pepoemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Yusril Siapkan Argumen Meyakinkan Gugat AD/ART PD Era AHY
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Naaaah kan maen dah
Maeeen…emoticon-Big Grin
profile-picture
valkyr9 memberi reputasi
insyaallah ustadz AHY bakal mampu menghadapi serangan dari sikafir yusril

Pokoknya siapapun yg berusaha menjatuhkan ustadz AHY auto kafir


emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Bentar dia lagi kuliah d sby emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Waduh lawan berat, AHY gak mikir kesitu apa ya? Dia bakal pakai sapa buat lawan yusril? Alamak pepo bakal mewek lagi nih.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Rame deh. Ada tontonan lagi. Masuk tipi lagi. Bayaran lagi.

emoticon-Ultahemoticon-Ultahemoticon-Ultah
profile-picture
valkyr9 memberi reputasi
Ucil, ,,,lawan yang berat
profile-picture
profile-picture
hantu.jin.yung dan valkyr9 memberi reputasi
Yusril, Moeldoko ini bukan kerjaan ecek-ecek pasti mukidi ada di belakang semua ini karena yg bisa menang 2024 itu Demokrat yang akan menggagalkan semua megaproyek mukidi seperti ibukota baru makanya pake ucril. Kalau mampu sewa pengacara Tomi itu lawan berat buat ucril
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Penguasa takut ama demokrat dan ahy

Sampah dah
profile-picture
topkomputer memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Quote:

Ceker akhirnya dapat proyek .... emoticon-Bata (S)

=================================


Quote:


Quote:


Mereka belum merasakan bata si ceker emoticon-Mad (S)
profile-picture
valkyr9 memberi reputasi
Waduhh... Kode keras nih
profile-picture
profile-picture
valkyr9 dan 37sanchi memberi reputasi
Quote:



kubu seberang?emoticon-Embarrassment

pasti jokowi lagi yang disalahinemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
udah jelas kalah AHY . AD / ART partai banyak yg d langgar TERMASUK YG PALING PENTING YAITU KETUA PARTAI MINIMAL HARUS SUDAH AKTIF MENJADI KADER MINIMAL 5 TAHUN.....

nah itung aja si AHY berapa lama aktifnya d demokrat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 5 lainnya memberi reputasi
Ad/art masalah internal selama tidak bertentangan dg pancasila mana bisa ikut campur
profile-picture
valkyr9 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bentar lagi ada yg baperan mewek sambil nyalahin rejim...

Sudah biasa...

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aluwungs dan 2 lainnya memberi reputasi
Kadrun jd bela demokrat😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wah angel iki angel


Segera sewa lawyer no 1 republik ini, ahy harus segera pakai jasa bambang widjojanto ama deni indrayana neh emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh androidiot
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di