CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Rebutan Pilih Kuliah, Ngotot Nilai A+, Pengalaman Mengajar Bahasa Indonesia di Korea
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614c2dcc1141cb3948446923/rebutan-pilih-kuliah-ngotot-nilai-a-pengalaman-mengajar-bahasa-indonesia-di-korea

Rebutan Pilih Kuliah, Ngotot Nilai A+, Pengalaman Mengajar Bahasa Indonesia di Korea

Rebutan Pilih Kuliah, Ngotot Nilai A+, Pengalaman Mengajar Bahasa Indonesia di Korea

Indonesia merupakan satu dari sekian target market potensial komoditas barang dan jasa dari Korea Selatan. Hal itu menjadikan bahasa Indonesia sebagai jurusan dan mata kuliah favorit di kampus-kampus Korea Selatan. Ada nilai plus bagi mahasiswa dan lulusan sarjana yang memiliki kemampuan berbahasa Indonesia.

Yuna Nuna, seorang mahasisiwi Korea Selatan yang mempelajari Bahasa Indonesia mengundang dosennya di kanal Youtube Yuna Nuna pada publikasi (22/09/2021). Sang dosen bernama Tami. Oktober 2021, Tami genap memasuki tahun ketiga mengajar Bahasa Indonesia di Hankuk University of Foreign Studies.

Kepada Yuna, Tami menceritakan pengalamannya mengajar Bahasa Indonesia. Berikut beberapa pengalaman menariknya.

1. Mahasiswa dari jurusan lain lebih banyak mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia daripada mahasiswa yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Jurusan Pertama.

Minat mahasiswa jurusan lain yang ingin mempelajari Bahasa dan budaya Indonesia ini menandakan bahwa mata kuliah Bahasa Indonesia memang favorit, khususnya di Hankuk University. Yuna juga pernah menceritakan pada konten lain, pemilihan mata kuliah Bahasa Indonesia itu sampai rebutan karena kuota pesertanya sangat terbatas.

2. Ketika Orang Korea Minum-minum, Sang Dosen Memilih Air Biasa

Budaya minum sampai teler sudah sering kita saksikan dalam drama Korea. Tami pun mengalaminya. Dia menerima ajakan makan dan minum-minum agar dapat menjalin keakraban dengan rekan kerja dan mahasiswanya. Namun saat tos gelas minum, Tami memilih air biasa saja. Bukan minuman yang memabukkan seperti bir atau makgeolli.

Orang Korea memaklumi sikap Tami. Terlebih dia berhijab. Sikap ini patut kita tiru manakala berada di situasi pesta atau perayaan orang-orang Korea. Bukannya ikut-ikutan minum sampai teler.

Rebutan Pilih Kuliah, Ngotot Nilai A+, Pengalaman Mengajar Bahasa Indonesia di Korea

3. Mahasiswa Sangat Kompetitif

Kompetisi antar mahasiswa Korea sangat ketat. Tami punya pengalaman mahasiswa yang mendapatkan nilai B mengirimkan surel. Si mahasisiwa memohon Tami menurunkan nilainya menjadi C saja. Si mahasisiwa ingin mengulang guna mengejar nilai A. Bahkan mahasiswa yang mendapatkan nilai A-0 (A nol) saja ada yang kecewa karena ingin nilai A+.

Perilaku seperti itu belum pernah Tami temukan di Indonesia. Pada umumnya mahasiswa Indonesia cukup puas dengan nilai B. Tidak begitu ngotot ingin mendapatkan nilai yang sangat memuaskan.

4. Mahasisiwa Curang Mengaku

Ada satu pengalaman Tami di kelas listening. Mahasiswa yang melakukan ujian secara daring ternyata merekam audio ujian listening agar bisa didengarkan berulang-ulang. Si mahasiswa kemudian mengakui kecurangannya melalui e-mail.

Tami menghargai kejujuran si mahasiswa namun tidak mentolerir kecurangannya. Sang dosen kemudian menawarkan ujian ulang kepada seluruh mahasiswa. Ada mahasiswa yang menerima dan menolak ujian ulang. Sebagian mahasisiwa yang nilainya sudah bagus menolak, tapi mahasisiwa lain juga mau ujian lagi karena dapat memperbaiki nilainya.  

5. Profesi Guru Sangat Dihargai

Pada hari guru nasional Korea, Tami mendapat bingkisan dan ucapan penghargaan. Pada masa pembelajaran daring, mahasiswa membuat video ucapan yang membuat Tami terharu. Hal itu sangat berkesan manis pada diri Tami karena di Indonesia dia belum dihargai sedemikian rupa oleh anak didiknya.

Rebutan Pilih Kuliah, Ngotot Nilai A+, Pengalaman Mengajar Bahasa Indonesia di Korea

Itulah beberapa pengalaman Tami yang mengajar Bahasa Indonesia di Korea. Tidak heran apabila kita menemukan makin banyak orang muda Korea Selatan yang mampu berbahasa Indonesia, ya.

Memang ujung-ujungnya duit. Tetapi semoga ada dampak positif juga bagi bangsa Indonesia. Misalnya budaya Indonesia diterima dan dihargai. Jadi Indonesia ekspor komoditas budaya juga ke Korea Selatan, bukan hanya dari Korea Selatan saja.



Sumber

profile-picture
profile-picture
profile-picture
anpansa46688 dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Bangga nggak, nih, bahasa Indonesia diminati orang Korea?
Diubah oleh Kokonata
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
tapi banyakan orang sini yang belajar bahasa korea
profile-picture
profile-picture
99tata99 dan Rinka17 memberi reputasi
Biasa aja
profile-picture
margaery memberi reputasi
bahasa mandarin aja biar dikira PKI
Disini nilai B udah gak neko2, pernah sih ada yg dapet b masih ikut semester pendek biar A
"Hal itu sangat berkesan manis pada diri Tami karena di Indonesia dia belum dihargai sedemikian rupa oleh anak didiknya."



Pahlawan tanpa tanda jasa hmmmm emoticon-Leh Uga
ane malah mikirnya

kayak apa ya rasanya pacar cewe koreaemoticon-Kaskus Banget

mantul
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Pengen jadi artis kali di sini
profile-picture
margaery memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Klo dosen killer pelit nilai c aja udah bersyukur g ngulang.
Pgn kuliah lg sampe s2 emoticon-Malu to bingung siapa ygmau. Biayain
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kata siapa di indonesia gak ada yang kecewa karena nilai gak sempurna?
Circle lu kali emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Orang Korea cepat belajar bahasa Indonesia.

Ane pernah job interview di Perusahaan Korea, diinterview langsung oleh orang Korea. Interview berbahasa Inggris tapi sekali-kali interviewernya berbahasa Indonesia dgn fasih tanpa accent.
Ane kira Chinese Indonesian belakangan dia bilang dia Korean yg baru belajar bahasa Indonesia belum sampai 2 thn
profile-picture
adrianfuzagame memberi reputasi
nice info..... tambahin lagi dong thread2 positif macam ni.... emoticon-Toast
korea kyk orang2 ny kompetitif sih, ga heran cepat maju negara nya
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Saling menghargai itu yg penting, moga jdi contoh ut smua guru, bhwa pendekatan persuasif itu perlu k anak didik
Besok besok korea bikin drama bahasa indonesia
Wah lebih di hargai ya profesi guru. Persis lah kayak di sini (tp mimpi..!)
Mental persaingan disana sgt kuat ya. Kalau disini banyak santainya , haha

_______________________________________________
mampir ke Hot Thread ane ya gan emoticon-Smilie


Spoiler for Mengenal Brainwave Software:


Semoga bermanfaat untuk semuanya emoticon-norose
emoticon-Paw
Diubah oleh greasemonkey09
Post ini telah dihapus
Kalo emang perlakuannya baik ya gak usah ditolak lah dan balik jg sama baiknya
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di