CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614609eb430fe6478a02fe4f/kalau-lihat-kondisi-ini-sepertinya-perlu-dipikir-ulang-untuk-infaq-di-masjid

Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.

Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.
google image

Quote:

Gambar thumbnail  trit ini terlihat seperti keranda mayat ya ? Itu bukan keranda mayat, tapi itu adalah kotak infaq yang tersebar di sosial media. Kotak infaq dibuat seperti itu memiliki tujuan yang sangat jelas dan tidak perlu embel-embel lainnya. Mengingatkan akan kematian. Setelah ingat kematian, muncul akan ketakutan terhadap siksaan neraka, karena ketakutan, ingat akan amal yang mereka lakukan di kehidupan, karena tidak percaya diri dengan banyaknya amal yang dia lakukan, dia dengan berat hati mengeluarkan uang yang nominalnya paling kecil dari dompetnya.
Kalau isinya banyak, mengeluarkan nominal yang cukupanlah, warna hijau atau biru. Begitulah cara kerja kotak amal yang berbentuk keranda tersebut. 
Quote:



Apakah ada pengguna KasKus yang sama penasarannya sepertiku? Atau ada yang sudah tahu jawabannya akan aliran dana tersebut lari kemana saja? Silahkan bagi-bagi informasi ya.
Ketika aku masih sekolah, ketika aku memiliki uang, aku selalu menyisihkan uang untuk pengemis yang ada di depanku yang kebetulan aku lewati saat shalat jumat. Namun, semakin kesini, aku semakin malas memberikan uang kepada pengemis, bukan karena apa-apa. Aku selalu berpikir, apakah pemberianku ini merubah hidupnya menjadi lebih baik atau akan menjerumuskannya menjadi orang yang malas? Aku melewati mereka dan tidak memberikannya. Kemudian, aku masuk masjid dan kotak amal melewatiku, akupun berpikir seperti apa yang aku tulis di atas. Jika memang uang ini dikumpulkan untuk tujuan kemaslahatan umat, akan sangat elok jika pengemis yang datang setiap jumat didata dan ditelusuri kemudian digunakan dana masjid untuk mengangkat derajat mereka, dari mengemis menjadi pedagang atau berwirausaha.
Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.

google image


Mudah sekali TS bilang seperti itu? Dipikir ngurus orang kayak ngurus ikan lele? Tinggal kasih dana trus mereka sukses gitu?

Tidak mudah memang, itu satu hal yang sulit. Dan permasalahan itu sebenarnya juga kewajiban negara untuk membuat aturan dan mengakomodir rakyatnya yang tidak sejahtera. Ditambah lagi, pengemis sekarang juga mulai ada yang bikin makan ati, yang ngasih masih ngontrak, situ yang ngemis udah punya tanah sama rumah. Dan ngemis malah dijadikan profesi. Jadi, ini masalah yang perlu pendataan yang serius, dan memang tidak mudah agar dana diterima oleh mereka yang memang berhak menerimanya.
Quote:

Aku pribadi lebih suka mengalokasikan dana yang langsung otomatis memotong penghasilanku dari rekening setiap bulan. Aku mengikuti salah satu program suatu lembaga yang menggalang dana untuk memberdayakan anak-anak dan itu menurutku lebih tertarget. Aku bisa meminta laporan apa saja yang sudah mereka lakukan dengan uang-uang yang sudah mereka kumpulkan tersebut. Bahkan, jika mau, para donatur dipersilahkan untuk datang ke lokasi tempat para anak diberikan pendidikan dan hidup yang lebih baik. Itu caraku memenuhi kewajibanku untuk zakat atas harta yang sudah dititipkan kepadaku.
Quote:

Secara pribadi, jika ada orang yang menggunakan uang masjid untuk kepentingan pribadi dan hanya melakukan pembangunan besar-besaran terhadap masjid dan tidak memiliki dampak positif yang signifikan kepada kondisi masyarakat sekitar, hal itu sangat-sangat tidak berguna sama sekali menurutku. Apalagi sampai hutang hanya untuk membangun menara masjid, yang secara fungsi, sudah tercover dengan toa. Lagian, hampir setiap tempat di Indonesia, utamanya jawa, banyak sekali masjid. Suara adzan akan menggema dimana-mana.
Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.

Solusinya apa? Pihak pengurus masjid lebih inisiatif dan peka terhadap kondisi sekitar masjid. Jika kebutuhan masjid hanya membersihkan dan menggaji pengurusnya 5 juta per bulan, alokasikan dana lainnya untuk hal-hal yang lebih manfaat lagi dan bisa dilihat hasilnya oleh masyarakat sekitar. Kalau perlu, ada program kerja layaknya program kerja menteri-menteri di sana setiap tahun. Namun, mungkin hayalanku ini hanya sampai hayalan saja.
Meskipun begitu, ada beberapa masjid di Indonesia yang memang menggunakan dananya dengan baik. Contohnya masjid Jogokariyan. Masjid ini memaksimalkan sumber dana yang ada untuk kemakmuran masyarakat sekitar masjid. Meskipun hal itu tidak akan bisa benar-benar maksimal tanpa kerjasama dengan pemerintah setempat. Jika semua masjid memiliki program yang jelas tentang bagaimana mereka mengatur keuangan dan digunakan untuk apa saja, jelas akan banyak orang yang semakin rela untuk menitipkan sebagian harta titipan mereka di masjid.

Kalau Lihat Kondisi Ini, Sepertinya Perlu Dipikir Ulang Untuk Infaq di Masjid.


google image

Jadi begitulah kiranya trit ini ditulis karena kecemasan pribadi. Aku menganggap KasKus sesekali jadi catatan harianku. Kalau memang itu menarik untuk ditulis, aku tulis di KasKus.



--
Terimakasih sudah membaca trit ini.
Sumber terlampir & opini pribadi.emoticon-rose

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 64 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Baca dengan santai, gan, sis.
profile-picture
profile-picture
agahigh dan yoseful memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ya betul,

duit sumbangan di mesjid tdk pernah diaudit dan ane rasa 70% nya dipakai cuma buat pembangunan fisik mesjid

bahkan ane pernah denger ada konflik sesama pengurus mesjid gara gara pembagian honor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atarack dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo sumbangan ke masjid nya sih, di kampung gw keliatan banget buat pembangunan fisik masjid.

Ada 2 masjid yg berdekatan (tapi beda kelurahan), dibangun super megah dg tower/menara yang menjulang tinggi banget. Yang satu, seluruh bangunan dicat dg warna emas, dg halaman parkir yang luas, sedangkan yg satunya bangunan masjid lengkap dg madrasah.
Masih di kelurahan kampung gw, ada satu lagi yang sedang di renovasi dg tower super tinggi.

Kalo pengemis mah profesi.
Gw udah sering liat mereka yg keliling kampung tuh di drop oleh agensi nya dari mobil. Ada juga yg lagaknya bawa map & daftar nama minta sumbangan atas suatu organisasi. Jelas tipu2 sih kalo ini.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 28 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Mesti pada pernah denger istilah "jangan pernah menjual ayat dengan harga murah". Bagi gw justru yg jualan ayat/agama ya mereka ini yg pake dalil untuk 'memprovokasi' orang lain agar berinfak.

Jadi, lu sebenernya lagi ga pgn berinfak/sedekah, trs datanglah ustat mengiming2i lu dgn surga dan lu tertarik, infak dah lu tapi atas dasar kemakan omongan berbau surgawi. Praktik kek gini marak di masyarakat, di rumah makan juga banyak tuh kotak infak, trs di tempelin stiker iming2i surga.

Ya ini opini gw ajasi. Justru yg kekgini adalah mereka yg jualan ayat/agama. Dan FYI orang yg bertugas narik kotak amal itu digaji dari hasil kotak tsb
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bikin minaret masjid yg tinggi trus ajuin tawaran sewa ke tower company, ato minta mrk yg bangunin minaretnya. Ntar minaretnya djadiin menara BTS, masjidnya dpt uang sewa.


Win-win solution, masjidnya dpt duit, yg punya BTS ga d rusuhin warga. Apalagi kl masjidnya d tengah pemukiman padat, pasti laku...

Btw mahal bener bikin minaret ampe 9M...

emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ane ga gitu paham tentang pengurusan masjid karena bukan muslim. Tapi masjid depan rumah ane lagi penbangunan besar besaran, ibarat kata bangun ulang lebih besar dan lebih megah.

Yang ane tau setiap hari minggu pada keliling buat cari dana dari umat dan hasilnya di umumin pakai toa masjid.

tiap jumat sehabis soljum keuangan masjid diumumin bahkan sampai nominal terkecil.

Its a big good, karena warga sekitar yang gotong royong kadang sampai 5RW merrka keliling.

Tapi intinya mungkin gini, jika ada disekitatan masjid tersebut yg mati kelaparan berarti penggunaan infak tersebut tidak tepat sasaran. Atau ada orang yang diusir dari kontrakan dan tidak mendapat bantuan bisa jadi ga berfungsi juga.

Pengemis itu profesi, beneran dah. Dia bisa tiap hari keliling untuk minta minta, sama aja kaya yang lainnya tiap hari dagang atau tiap hari kerja. Apa bedanya? Tapi mungkin ada yang benar2 terdesak harus mengemis bukan berarti harus tiap hari emoticon-Frown

Itu aja sih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 31 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Pengeluaran dan pendapatan biasanya ditempel u/ detail per item nya.
Secara garis besar diumumkan di setiap Minggu nya.

Mesjid ane dananya pasti dibawah 2 jt.
Kl ane liat list nya:
1.takmir.
2.listrik, air pemeliharaan dan kebersihan masjid dll.
3.santunan buat janda dan fakir miskin.
4.pengajian anak2, ibu 2dan bapak2.

Wajar dan terperinci.
Dilaporkan setiap bulan oleh takmir dan review baik buruk nya.

Kotak jumat dibuka setelah selesai dan ada saksi,
Langsung dicatet.
Ada kl donatur juga dibikinkan kwintansi.
Kek zakat mal atau sedekah yg gedhe (biasane japri dkm).

Jumat berkah rutin, bisa makanan besar atau snak.
Biasane ada yg ngasih oleh donatur dan nanti masjid menambahkan kekurangan nya.
Rutin nya berjumlah 100pxs, bisa lebih dan jarang kurang.


Kalo soal pembangunan, biasanya ada donatur yang ngasih nya.
Kalo kurang pending sulut sampai dana mencapai 90% baru mulai.
Biasanya banyak yg nyumbang dan ada sisa lebih.


But... Tiap masjid dan daerah berbeda 2.
Ada yg sudah baik keugan nya ada yg belom.

Malah ada masjid yg minus, nunggak listrik dan air serta pemeliharaan yg seadanya.
Karena masyarakat disekitarnya itu memang kategori penerima bantuan.

Kami saling bantu kok, kirim tenaga dan bantu keuangan.
Semuanya dicatet dan dilaporkan oleh takmir/DKM.

😇😇😇😇😇
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GuntinkQuqu dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pulaukapok
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Hmm ya tanya aja ke pihak pengurus masjid itu duitnya buat apa, kalau dijawab baik-baik dan mereka mau kasih tau detailnya ke ente sebagai donatur ya oke toh? lain cerita kalau pihak pengurusnya sembunyi2 kayak maling ayam, balesannya ketus pula ngancem2 ente masuk neraka atau gimana.........ente ga usah ngarep itu duit dipake buat bantu orang....emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SuaraLagita dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kan tiap soljum uang masjid d announced

Kan klo mslh pngemis or bantu2 skitar bru kpikiran gw
profile-picture
pulaukapok memberi reputasi
ngemis tuh mental , sedangkan duit masjid untuk kemakmuran masjid,. biasanya kalo untuk kalangan NU yg punya tradisi Maulid Nabi, sekedar duit itu untuk mengakomodasi setiap kegiatan rutin, bahkan kalo diperkoataan yg beda dlm penyelenggaraan dan pandangan ini ya digunakan untuk biaya bayar listrik, kebersihan, dan pastinya dialokasikan untuk kesemakmuran masjid (biasanya digunakan pd bulan2 Ramadhan).

kenapa harus infaq, krn masjid gak punya pemasukan rutin, juga gak berbisnis ky main saham? gitu, ngelawak. Bahkan kalo lu mau tegasin kadang kala pemasangan teknologi jg bertentangan dg ideologi dan kegunaan masjid.

Tempat ane tuh masjid besar tapi mempunyai ruang kelas khusus untuk anak-anak mengaji & hafalan Al-Qur'an. Gurunya (ustadz) gak dibayar, mereka mengajar dengan ikhlas, pembelian spidol, dsb. itu dari mana kalo bukan dari dana infaq yg dikelola?

Yang kedua, pengurus masjid (DKM) punya peran dalam mengisi kegiatan rutin jamaah, apa ya orang jadi takmir inisasi sendiri adzan dan jadi imam, tanpa struktural kan enggak, mungkin beda dg Masjid dg paham islam lain, yg lebih jelas ada jg yg pk kotak amal transparan pk kaca.

ane lebih ke pemahaman , infaq itu melatih untuk ikhlas, beda kalo cuma mau ajang pamer gede2an ngasihnya, toh di audit pengumuman gak disebutin siapa donatur infaq paling besar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
pengurus apapun itu (warung, arisan kampung, bahkan uang umat) apalagi berhubungan dengan pengelolaan dana sebaiknya dipilih orang yang paling amanah, jujur dan pandai di kampung tersebut. jangan sampai terjadi dana umat dipakai untuk beli mobil dan pergi keluar negeri dengan alasan berdakwah emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ogahruwet dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Gw dl mikirnya kek apa yg dibuat ts.
Tapi disisi lain pengemis ada yg jd pekerjaan.
Dikampung gw aja jd ribut sm kepengurusan musola krn letaknya di tengah" beda rt, ngeri aja berakhir sabetan golok
profile-picture
profile-picture
machin dan rtrn memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
"Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia bermegah-megahan dalam membangun masjid," (HR Abu Dawud).


"Akan datang suatu masa di mana banyak orang yang membangun masjid megah dan orang yang memakmurkannya sangat sedikit," (HR Ibnu Khuzaimah).


Memang susah golongan ini. Sudah dikasih tau masih aja bebal. Gak di kasih tau nanti malah makin sombong. Diingatkan malah dibilang kafir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
swikira dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kita kembalikan ke manual book...

Menurut q.s. At taubah 60
Sedekah itu unt org fakir, org miskin, pengurus mesjid, para mualaf, para budak, para ustadz (org yg mendakwahkan islam), org yg berhutang, org yg dlm perjalanan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ogahruwet dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
Relatif sih kalo ini gan. Pasti kalo setiap masjid ada laporan kasnya selalu dan rutin dibacakan detailnya setiap hari jumat ke masyarakat, menghitung uang dari box juga manggil saksi ga di Jawa ga di Jakarta. Tapi kalo liat komen diatas mungkin sebagai representasi bahwa ga semuanya mesjid, kadang ada aja yang emang bermasalah dengan cash flow nya, entah konflik antar Pengurus Masjid (red:Takmir), entah emang bener disalahgunakan, tapi menurut gw pribadi sih bisa dibilang hanya "Beberapa". Kenapa karena muslim itu punya budaya sama atau diistilah mereka hukum dan pedoman agama, meskipun pedoman (red:Imam/Madzhab) mereka berbeda. Jadi setiap masjid ya harusnya sama seperti yang gw sebutkan diawal kali. Jadi kalo ada penyelewengan dana atau kas ga jelas, kemungkinan beberapa masjid atau daerah tertentu aja, yang notabene udah pasti selalu ada itu.
profile-picture
profile-picture
Gailham dan machin memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalau masjid biasanya di umumin setiap sebelum solat jumat infaq yg telah di dapet sama digunain kemana, rata2 membangun mesjid atau untuk perawatan mesjidnya (bayar air,listrik, marbot dsb). Kalau pengemis itu menurut ane cuma profesi doang bukan fakir, karena pengemis yg kaya itu dh banyak gan, jadi jangan terlalu percaya ama penampilan mereka yg serba kucel.
Sama kayak daerah ane juga ada Gan. Uang masjid banyak tapi hanya nominal. Tiap ada kegiatan minta iuran door to door. Hiks
Nampak kali si TS ke mesjid tapi ga pernah dengar pengumuman pengurus dan biasanya ada laporan keuangan tertempel di dinding masjid.

Yg perlu diluruskan...
1. Sumbangan ke masjid... biasanya dibedakan kotak2nya. Ada kotak masjid, kotak anak yatim dan kotak madrasah. Maka penggunaan uang berdasar uang yg ada di kotak2 tsb. Dan tidak ada kotak utk pengemis dan gembel.
Jadi ga usah tanya lagi... kok gembel ga diurus.

2. Gembel dan pengemis itu skala nya terlalu besar utk masjid. itu urusan pemerintah yg megang duit APBD DAN APBN yg besar juga.

3. Pengurus itu biasanya ga digaji. itu sukarela. yg digaji biasanya gharim.. Yg tugasnya azan dan bersihkan masjid. ente bayangkan saja... pengurus sukarela harus menghandle gembel dan pengemis juga. mereka punya kesibukan dg kerjaan utk nafkah keluarga juga. ente aja diminta jd pengurus ga digajI... pasti MALAS.

4. prinsip ikhlas itu di agama islam adalah karna ALLAH. walau ente nyumbang... bukan krn allah.. tp karna kebanyakan duit.. Pengen buang duit... tetap tak ada pahala nya. Manusia pada dasarnya pelit. tapi bila dia memaksa diri nya menyumbang krn takut sama ALLAh.. maka itu sudah bagian dr iman.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh TERA.SERVO
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ga urus dan ga mau urus
pembangunan masjid buat apa lagi coba? liat aja disekitar situ pasti sudah banyak masjid, masih kurang juga? LMFAO, pengen lomba teriak-teriak apa gimana?
Secara izin juga paling cuma 10% dari sabang sampai merauke yang resmi secara izin dan bayar pajak, sisanya? asal bangun aja.
Kaya masjid deket rumah gw, berisiknya minta ampun subuh-subuh bangunin orang jam 4, kelar sholat yang full pake toa dilanjut ngaji yang full pake toa lagi, selesai-selesai jam 6 pagi emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S)
Pas dicek di kemenag ternyata cuma masjid tanah garapan doangm pantes pembangunannya makan jalan sedikit emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S) emoticon-Najis (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aryodhilla dan 3 lainnya memberi reputasi
entah gan.. klo ane sih, klo tiba2 pengen nyumbang ya nyumbang aja.. tapi malah males ngasih klo ada yg minta2 sumbangan di jalan2 gitu...
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di