CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jika Tak Bayar Commitment Fee Formula E, Pemprov Jakarta Bisa Digugat Arbitrase
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61400e98dc57b4285c154534/jika-tak-bayar-commitment-fee-formula-e-pemprov-jakarta-bisa-digugat-arbitrase

Jika Tak Bayar Commitment Fee Formula E, Pemprov Jakarta Bisa Digugat Arbitrase

Jika Tak Bayar Commitment Fee Formula E, Pemprov Jakarta Bisa Digugat Arbitrase

Senin, 13 September 2021 | 17:55 WIB
Jika Tak Bayar Commitment Fee Formula E, Pemprov Jakarta Bisa Digugat Arbitrase
KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI
Konferensi pers Formula E 2020 di Monas, Jakarta pusat, Jumat (20/9/2019)

Penulis: Singgih Wiryono
Editor: Sandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar surat laporan rencana atas kegiatan Formula E dari Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut potensi gugatan arbitrase atau ke pengadilan internasional jika Formula E tidak terselenggara.

Surat laporan tersebut dibenarkan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak.

"Iya sudah dikonfirmasi betul," kata Gilbert saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (13/9/2021).

Dalam surat yang dikeluarkan 15 Agustus 2019 itu, Dispora menyebut Pemprov DKI Jakarta harus mengalokasikan anggaran pembayaran Commitment Fee lima tahun berturut-turut sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani bersama Formula E Operation (FEO).

"Dan apabila kewajiban tersebut tidak bisa dilaksanakan, maka akan dianggap sebagai perbuatan wanprestasi yang dapat digugat di Arbitrase Internasional di Singapura," tulis Dispora DKI.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan nota kesepahaman yang sudah ditandatangani antara Pemprov DKI dengan FEO, Pemprov DKI Jakarta wajib membayar Commitment Fee dengan rincian:

Sesi 2019/2020 sebesar 20 juta Poundsterling
Sesi 2020/2021 sebesar 22 juta Poundsterling
Sesi 2021/2022 sebesar 24,2 juta Poundsterling
Sesi 2022/2023 sebesar 26,62 juta Poundsterling
Sesi 2023/2024 sebesar 29,282 juta Poundsterling

Jumlah lima tahun commitment fee yang harus dibayar Pemprov DKI setara 121,102 Poundsterling atau setara Rp 2,3 triliun.

Hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com masih mencoba meminta konfirmasi kepada Pemprov DKI perihal surat tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menolak berkomentar mengenai polemik ajang balap Formula E di DKI Jakarta.

Orang nomor satu di DKI Jakarta ini tersenyum dan tertawa saat melakukan wawancara bersama awak media di depan Lobi Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/9/2021).


Anies malah menyindir awak media yang bertanya polemik Formula E.

"Cari judul," kata Anies lalu meninggalkan awak media.

Tidak hanya sekali Anies menghindari pertanyaan terkait penyelenggaraan Formula E.

Saat ditanya awak media terkait isu interplasi Formula E, Anies mengatakan saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang sibuk menekan penyebaran Covid-19.

"Ini (interpelasi) persoalan yang tidak menyita perhatian kami sama sekali, justru malah kami lebih fokus nanganin Covid-19," ujar Anies di Jakarta Barat, Jumat (27/8/2021).

Di tengah pandemi Covid-19, Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur yang meminta ajang balap mobil itu harus terselenggara pada tahun terakhir masa jabatannya, yakni 2022.

Anies mengeluarkan Ingub Nomor 49 Tahun 2021 dan menugaskan seluruh perangkat daerah di bawah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta untuk menggelar balap mobil listrik itu.

"Formula E: target keluaran: terselenggara lomba Formula E, target waktu: Juni 2022," tulis Anies.

Instruksi ini kemudian dikritik dua fraksi DPRD DKI Jakarta, yaitu Fraksi PDIP dan Fraksi PSI. Kedua fraksi tersebut mengusulkan hak interpelasi.

Hak bertanya ditunjukan lantaran program Formula E dinilai belum siap dari sisi perhitungan finansial dan cenderung ke arah merugikan keuangan daerah.

Namun, tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta menolak hak interpelasi setelah berkumpul dengan Anies di Rumah Dinas Gubernur di Jalan Suropati, Menteng Jakarta Pusat.

Di meja makan itu, kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik, tujuh fraksi bersepakat untuk menolak interpelasi dan meminta semua pihak berfokus pada penanganan pandemi Covid-19

Sumber:
https://megapolitan.kompas.com/read/...a-bisa-digugat


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Halaman 1 dari 5
Maju kena mundur kena....

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 16 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
tujuh fraksi dprd dki penggemar anus... eh anies
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Makanya PDIP Plerjuangan ditolak interpelasinya. Bloon sih PDIP, apa mau digugat kalau rencana Formula E dibatalkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bomgie dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Commitment Fee terakhir dibayar 2020, pembayaran terakhir dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, pembayaran commitment fee langsung diserahkan ke panitia penyelenggara acara, sehingga tidak lagi transit ke PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib Formula E. Komisi E DPRD DKI sebagai mitra kerja Dispora dan Jakpro sebagai penanggung jawab acara balap mobil listrik itu, sedang menunggu kajian ulang, feasibility study. Kajian ulang, bukan berarti belum ada kajian, kajian ulang dengan kondisi seperti ini, masih layak atau tidak, sampai sekarang marena situasi Covid.

Kritik keras tentang Formula E disuarakan Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mendesak Pemprov DKI menyerahkan revisi studi kelayakan Formula E yang ditargetkan akan digelar pada 2022. Politikus PSI itu mengingatkan Pemprov agar tidak ngotot menggelontorkan uang di masa pandemi Covid-19.

"Namanya juga studi kelayakan, ini akan menentukan layak atau tidaknya dilakukan. Jangan memaksakan ego dan menghambur-hamburkan uang rakyat," ujar Ara, Selasa (10/8).

Pada studi kelayakan soal komposisi keuntungan penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota selama 2020-2024, PT Jakarta Propertindo atau Jakpro mengklaim total keuntungan selama 5 tahun sebesar Rp3,12 triliun, terdiri dari pendapatan finansial PT Jakpro Rp544 miliar dan dampak ekonomi Rp2,58 triliun.

Namun, ujar Ara, studi kelayakan tersebut tidak memasukkan biaya commitment fee yang wajib dibayarkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI setiap tahunnya. Pada kontrak yang terikat selama 5 tahun tersebut tercatat biaya commitment fee selama 5 tahun sebesar 122,1 juta poundsterling atau sekitar Rp2,35 triliun.

"Dan juga terdapat biaya penyertaan modal PT Jakpro untuk membayar bank garansi yang nilainya naik 10 persen setiap tahun, totalnya Rp890 miliar selama 5 tahun. Sehingga total biaya penyelenggaraan yang tidak tercatat pada studi kelayakan sebelumnya mencapai Rp3,24 triliun," rincinya.

Ia menegaskan apabila biaya commitment fee dan bank garansi diperhitungkan, maka total biaya pelaksanaan berubah dari Rp1,24 triliun menjadi Rp4,48 triliun. Dan jika dibandingkan dengan keuntungan yang diklaim sebesar Rp3,12 triliun maka penyelenggaraan Formula E membuat Pemprov DKI rugi Rp1,36 triliun.

"Perhitungan dengan kondisi sebelum pandemi saja sudah dipastikan rugi Rp1,3 triliun, sekarang kita tunggu revisi studi kelayakan dengan kondisi pandemi. Buka studi kelayakannya ke publik, biar semua jelas, apakah Formula E layak diselenggarakan? Apakah Formula E layak dijadikan isu prioritas daerah? Ini prioritas gubernur atau prioritas warga Jakarta?" tegasnya.

Anies wajib membayar commitment fee Formula E sesi 5 tahun sebelum masa jabatannya berakhir pada Oktober 2022 mendatang. Sebab, hal itu sudah disepakati dalam MoU.

Jika Anies melanggar perjanjian tersebut, maka rencana gelaran Formula E akan dicap sebagai wanprestasi dan dapat digugat dalam arbitrase internasional.

Begitu mahal biaya pencitraan Anies.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
nah, jadi siapa yg menyebabkan Indonesia terjerat lintah darat asing ini? kagak malu elu masih menjabat?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Serba salah !
Dipaksakan pun hanya akan sia2 , tak dijalankan kena denda!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 6 lainnya memberi reputasi
Beginilah kualitas berpikir dari seorang....Anies

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Mistaravim
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yg penting fee sudah masuk kantong abud

buat kasi makan bajer tgupepek emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caurboy dan 3 lainnya memberi reputasi
kalo digugat arbitrase internasional...resikonya apa?terus yg kena siapa?dampaknya apa?
cuma tanya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ebureg dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
Baru tau ya culasnya bule. Cokin sama arab aja lewat coy....
emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
2019-2021 hilang duit 40juta pounds
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh p.star7
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Gaberner taeeekkk......
Duit triliunan dibuang buat balapan tamiya,udah gitu sampai sekarang gak keliatan balapannya kapan.




Oke..........oceeee.........................taeeekk.......
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caurboy dan 3 lainnya memberi reputasi
Bud Abud..., kena kibul gang selatan emoticon-Wakaka waktu pelantikan dipinjemin heli, sekarang kena sandera lo kan..., dah gue bilang hati-hati ma mafia selatan kagak percaya lo emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Pusing kan lo nies emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 5 lainnya memberi reputasi
Kalau di adain lagi pandemi
Kalau ga di adain pasti rugi

Oalah bud bud
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Beruntung anis urusannya bukan sama cina, jadi gak diprotes. Coba klo sama cina, dah di demo ini kaya jokowi yg sll berhubungan dgn cina emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
prasty.95 dan samsol... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
maju kena, mundur kena donk....emoticon-Ngakak
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Jika Tak Bayar Commitment Fee Formula E, Pemprov Jakarta Bisa Digugat Arbitrase

harga tiketnya lumayan, kira2 kaum monas mampu belinya?

padahal kebanyakan sumber penghasilannya dari demo ama BLT emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Siap2 cebokin
profile-picture
samsol... memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di