- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet yang Muncul Lagi, Jubir Presiden: Itu Hak Prerogatif
TS
tribunnews.com
Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet yang Muncul Lagi, Jubir Presiden: Itu Hak Prerogatif
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Isu reshuffle kabinet mulai terdengar lagi di telinga masyarakat.
Kabar tersebut bermula saat relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jokowi Mania mengklaim akan ada reshuffle kabinet pada bulan Oktober 2021.
Isu tersebut semakin diperkuat dengan masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke koalisi Jokowi.
Mendengar kabar simpang siur itu, Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman mengatakan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.
Namun Fadjroel menegaskan bahwa saat ini Presiden Joko Widodo dan jajarannya fokus menangani pandemi COVID-19.
Khususnya percepatan vaksinasi COVID-19 guna mencapai HERD Immunity pada akhir Desember 2021.
Fadjroel Rachman buka suara terkait isu reshuffle kabinet yang datang dari relawan Jokowi, Jokowi Mania (KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM)
"Presiden Joko Widodo memiliki hak prerogatif untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle. Hingga saat ini Presiden Joko Widodo bersama seluruh menteri dalam Kabinet Indonesia Maju fokus mengerjakan upaya penanganan pandemi covid 19."
"Khususnya, di bidang kesehatan terutama vaksinasi yang diharapkan mencapai target HERD immunity pada akhir Desember 2021," papar Fadjroel dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (9/9/2021).
Ia juga menjelaskan, presiden terus berupaya memberikan perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi di Indonesia.
Terutama pemulihan ekonomi bagian usaha mikro kecil dan menengah.
"Kemudian pada perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi khususnya di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Jadi sekali lagi Presiden Joko Widodo memiliki hak prerogatif untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle."
"Akan tetapi hingga saat ini semua menteri dalam Kabinet Indonesia Maju bekerja keras dan fokus untuk menangani pandemi Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi," jelas Fadjroel.
Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer ((KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D))
Sebelumnya, relawan Jokowi, Jokowi Mania mengungkapkan reshuffle kabinet pada awal Oktober 2021.
Relawan tersebut ialah Joman dan Immanuel Ebenezer atau Noel.
"Selambat-lambatnya awal Oktober. Saya dapat info terupdate," ungkap Ketua Joman, Immanuel Ebenezer atau Noel, dikutip Tribunnews.com, Rabu (8/9/2021).
Namun Noel menyebut siapa saja menteri yang akan direshuffle hanya Jokowi yang tahu.
Bahkan Noel juga mengungkapkan menteri yang akan direshuffle sudah mulai menjauh.
Mereka hanya berkomunikasi lewat ajudan, tidak secara langsung.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Kabar tersebut bermula saat relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jokowi Mania mengklaim akan ada reshuffle kabinet pada bulan Oktober 2021.
Isu tersebut semakin diperkuat dengan masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke koalisi Jokowi.
Mendengar kabar simpang siur itu, Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman mengatakan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.
Namun Fadjroel menegaskan bahwa saat ini Presiden Joko Widodo dan jajarannya fokus menangani pandemi COVID-19.
Khususnya percepatan vaksinasi COVID-19 guna mencapai HERD Immunity pada akhir Desember 2021.
Fadjroel Rachman buka suara terkait isu reshuffle kabinet yang datang dari relawan Jokowi, Jokowi Mania (KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM)"Presiden Joko Widodo memiliki hak prerogatif untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle. Hingga saat ini Presiden Joko Widodo bersama seluruh menteri dalam Kabinet Indonesia Maju fokus mengerjakan upaya penanganan pandemi covid 19."
"Khususnya, di bidang kesehatan terutama vaksinasi yang diharapkan mencapai target HERD immunity pada akhir Desember 2021," papar Fadjroel dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (9/9/2021).
Ia juga menjelaskan, presiden terus berupaya memberikan perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi di Indonesia.
Terutama pemulihan ekonomi bagian usaha mikro kecil dan menengah.
"Kemudian pada perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi khususnya di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Jadi sekali lagi Presiden Joko Widodo memiliki hak prerogatif untuk melakukan perombakan kabinet atau reshuffle."
"Akan tetapi hingga saat ini semua menteri dalam Kabinet Indonesia Maju bekerja keras dan fokus untuk menangani pandemi Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi," jelas Fadjroel.
Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer ((KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)) Sebelumnya, relawan Jokowi, Jokowi Mania mengungkapkan reshuffle kabinet pada awal Oktober 2021.
Relawan tersebut ialah Joman dan Immanuel Ebenezer atau Noel.
"Selambat-lambatnya awal Oktober. Saya dapat info terupdate," ungkap Ketua Joman, Immanuel Ebenezer atau Noel, dikutip Tribunnews.com, Rabu (8/9/2021).
Namun Noel menyebut siapa saja menteri yang akan direshuffle hanya Jokowi yang tahu.
Bahkan Noel juga mengungkapkan menteri yang akan direshuffle sudah mulai menjauh.
Mereka hanya berkomunikasi lewat ajudan, tidak secara langsung.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
0
472
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan