CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Misteri Gunung Kemukus
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6136fdeead73d115ed63e5f2/misteri-gunung-kemukus

Misteri Gunung Kemukus

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 17
Lanjut gan
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wah sepertinya real story TS di balut dengan bumbu fiksi biar ga ketauan emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cangcutlevis703 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Lanjutt gan
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Part 5

Seperti biasa tokoku masih sepi, walau kali ini aku membawa keris semar mesem. Namun aku berfikir keras tentang sabdo palon nagih janji, apakah saat ini adalah masa itu, masa sulit di daerah Jawa dimana pagebluk menjadi raja.

Apa kehancuran didepan mata? Terlalu cepat bila kiamat sudah akan datang karena masih banyak orang yang sembahyang kepada Gusti Sang Hyang Widhi. Tapi satu yang kuambil poin dari bisikan itu adalah "wong jowo ilang jowone" (Orang jawa kehilangan jawa-nya).

Inilah pesan yang sepertinya ingin disampaikan jangan sampai nilai leluhur bangsa sendiri hilang berganti dengan bangsa asing, tapi kok walau semar mesem sudah di genggam tetap saja hingga matahari meninggi tak ada perubahan, toko masih saja sepi.

Tapi semenjak aku memegang pusaka ini pemikiranku lebih jernih, pikiranku lebih terbuka tidak kusut seperti hari-hari yang sebelumnya. Wajah muram berganti dengan berseri, bahkan senyumanpun mudah terukir kepada orang yang hilir mudik di depan toko.

Hingga aku melihat seorang anak yang cantik dan ibunya, nampak memilah milih pakaian yang kupajang. Tapi kuperhatikan anak itu nampak berbeda.

Kulihat dirinya menatap tajam kearah sudut tempat fitting room. Ia melangkah mendekat dan menengok kanan kiri seperti kehilangan sesuatu. Herannya ketika ia menatap langit-langit senyumnya mengembang, ia menyapa seseorang

"Haii....!!" Sapa anak itu ramah.

"Kamu ciapa?? Aku Dis !! Itu mama Dis!" Jari telunjuknya menunjuk ke arah ibunya.

"Hello...!!! Nama kamu ciapa??" Nampak ia terus bertanya.

"Ohh Putli, apa kabal?" Nampak ia tersenyum.

"Iya, bye... bye putli" sedangkan ibunya hanya tersenyum melihat kelakuan anaknya.

"Gendis?" tanyaku.

"Om ciapa, kok tahu namaku. Pasti om nguping mama ya, pas manggil aku!"

"Iya!" Ucapku sambil tersenyum.

Ibunya pun datang ke arahku, ia nampak anggun dan menawan dengan balutan dress warna merah dipadu dengan jilbab yang senada. Tidak terlihat bila ia sudah mempunyai anak, sungguh teramat muda untuk seorang ibu walau aku pun tak tahu umurnya.

Ternyata sosok wanita yang memberikan kisahnya di dunia maya ada dihadapanku sekarang, lidahku kelu tak bisa berkata. Darahku seakan terhenti ketika ia semakin dekat berjalan ke arah tempatku berada, bulir keringat mulai jatuh tanpa disadari.

"Maaf, mbak Ima!" Sahutku.

"Iya, rupanya kamu cukup akrab dengan kami. Sudah membaca kisahku?"

"Iya mbak, aku benar-benar interest dengan kisahnya"

"Terima kasih, nama kamu siapa?"

"Andi mbak" sambil menjulurkan tangan kearahnya, ia pun menyambut terasa lembut hingga ada aura yang tidak bisa dibayangkan.

"Gila!" Ucapku dalam hati wanita ini punya energi yang besar namun hatinya rapuh.

Tatapan yang syahdu seakan menghipnotisku, genggaman kami belum juga terlepas. Lalu aku merasa hal yang janggal tubuhku menggigil teramat dingin seperti di daerah kutub.

Dia tersenyum namun penuh dengan penderitaan yang dalam, aku mencoba melawan dengan meberikan aura kehangatan "mbak" ucapku memutus aliran energi yang mungkin hanya aku yang merasakan.

"Maaf! Tadi siapa namanya?"

"Andi, mbak! Maaf kalau saya tadi megang tangan mbak terlalu lama,"

"Ga apa mas!" Ucapnya tersipu malu.

"Oh iya mas Andi, terima kasih loh sudah membaca kisah Gendis!"

"Sama-sama, mbak! Makasih juga sudah datang di lapak saya"

"Oh iya! Ada yang mau saya kasih tau, tadi saya mendapatkan beberapa gambaran. Lekaslah ke Gunung Kemukus, karena ada sesuatu yang bisa diambil hikmahnya disana. Kemungkinan besar usaha mas Andi akan bertambah besar"

"Benarkah mbak?" Hatiku merasa ada harapan.

"Iya, maaf kalau tadi tak sengaja diramal. Bahkan tadi Gendis sempat bicara dengan khodam Putri Ontrowulan"

"Iya mbak, terima kasih banget ini loh mbak. Oh, ayahnya Gendis kemana?"

"Lagi ada urusan! Tadi dia antarkan kami, terus langsung pergi lagi"

"Bagaimana dengan hubungan kalian berdua?"

Terlihat ia menarik nafas halus dan panjang. Berusaha keras memikirkan jawaban yang harus diberikan.

Aku tahu lidahnya kelu untuk berkata, masih ada bimbang dalam hatinya. Walau ia telah membuka diri, dan berusaha untuk tegar.

"Sudah tak usah dijawab, semoga hati mbak tidak tersakiti lagi. Karena masih banyak hati yang bisa menjadi pelabuhan indah dimasa depan seperti aku" ucapku.

Ia tak percaya aku berkata begitu, matanya berbinar sendu penuh tanda tanya. Tapi belum sempat mulutnya berkata, aku kembali memotongnya.

"Salam saja sama mas Dedi nya mbak! Semoga hubungannya langgeng, semua untuk Gendis" sambil melihat anak itu yang sedang asik bermain dengan manequin.

"Makasih, mas Andi" ia tersenyum sedikit menggoda.

"Oh iya, ini ada hadiah untuk Gendis" aku berikan kepada si kecil mungil itu.

"Makacih, om baik deh" ucapnya lucu.

"Sama-sama cantik!"

"Mas Andi, tak usah lah begini" ia merasa sungkan.

"Tidak apa mbak, berkat mbak lapakku dimasa depan akan ramai bukan? Aku sangat berterima kasih mbak telah peduli denganku"

"Oh, ya mas sudah menjelang sore kami pamit dulu! Jangan lupa Gunung Kemukus"

"Iya, mbak! Bye Gendis"

"Bye, bye om baik" ia melambaikan tangannya padaku.

Aku melepas kepergian mereka dengan senyuman, terima kasih @makgendhis Semoga sehat selalu dan karomah si mungil dapat menjadi kebaikan untuk semua orang.


#Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fsm2909 dan 43 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Lihat 79 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 79 balasan
ahahahaha.. I can't stop laughing 😍🤭. 1st of all.. emaknya ndis nggak anggun 🤣🤣. Ane tomboy parah om 🤣🤣

Aahh terima kasih sdh masukin emak n ndis ke kisah om capunk 😍🙏
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrokuy dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Bismillah,
Hanya sekedar saran... Terlepas dari fiktif ataupun non fiktif dibalut fiktif...

Ada baiknya, setiap usaha mencari nafkah, harus diperhatikan prosesnya. Bukan hanya diri kita saja yang terkena dampaknya, tapi seluruh Fulan yang memakan dari hasil usaha tersebut.

Meski ada kemudahan perihal modal bank, ada baiknya dihindari. Tanpa disadari, ada bahaya serius dibelakang. Proses detoks, akan terasa sangat susah bagaikan hidup segan mati tak mau.
Lebih bijak memakai skema syirkah (inan, abdan, mudharabah, wujuh, mufawadah). Mohon maaf, apabila Fulan muslim, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam memberikan suri tauladan ini.

Meski ada kemudahan perihal bantuan gaib (pesugihan, efek pusaka, efek tirakat, efek amalan hingga ratusan kali bahkan ribuan kali), ada baiknya dihindari. Proses detoks, akan terasa banyak rintangannya.
Lebih bijak melakukan puasa Daud Alaihi Salam (niat untuk Allah, bukan ingin laris dagangan), santuni anak yatim piatu, shalat wajib berjama'ah di Masjid, minta doa restu ke Orang Tua-anak anak yatim piatu-Imam-Pak Ustadz. Tentunya, ikhtiar usaha tetap dimaksimalkan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kuyza.os dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Absent..ook...emaakk kopdar kaga ngajak
profile-picture
profile-picture
c4punk1950... dan makgendhis memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Penasaran



Part 1

Dirumah aku memikirkan apa yang baru saja terjadi, di dalam kamar aku tak bisa tidur selalu terngiang kata Gunung Kemukus. Tempat apa itu sebenarnya, aku sama sekali buta tentang tempat itu.

Kuputar-putar keris semar mesem, hanya sebilah keris yang bisa saja tak ada manfaatnya bila hanya di pegang namun akan bermanfaat bila dijual menjadi salah satu barang dagangan berupa acessories yang unik, sebagai cindera mata untuk wisatawan asing.

Entahlah! Pikiranku memang tak seperti Joyoboyo apalagi Ronggo Warsito, aku yo Andi pengusaha yang diambang kebangkrutan. Tapi menariknya ritual Gunung Kemukus yang memacu birahi, sebagai pemuda tanggung pastinya suka dengan ritual nikmat seperti itu. Tapi apakah itu kebenarannya! Semua masih misteri.

Dua wanita yang kutemui memang selalu mengarahkan agar aku pergi kesana, sebenarnya ada apa disana. Apa benar ilmu pesugihan itu memang ada, atau hanya rekayasa jin yang ingin ditemani nantinya mereka di neraka.

Padahal kalau di pikir secara logika, untuk apa sih jin yang berjenis syaitan ini susah payah menganggu umat manusia. Secara naluri manusia modern cenderung untuk berbuat kerusakan, tahun demi tahun berganti, abad demi abad berlalu, manusia saling membunuh dalam perang! Siapa yang benar? Entahlah ketika dua kelompok bertemu dengan berbeda pandangan baik suku, ras dan agama pastinya mereka selalu saja saling berperang, maka tidak akan bisa melihat siapa yang benar secara obyektif. Semua punya alasan, semua punya kebenarannya masing-masing, terlebih karakter jahil mereka pun tak lekang oleh zaman.

Maka tak heran manusia disebut jahiliah, karena mereka tidak begitu memahami mana yang baik dan jahat secara mutlak. Manusia hidup hanya menggunakan insting, dan kepercayaan, disini kalau mau bertanya Tuhan mana yang disembah pun semua menjadi rancu. Terlalu banyak Tuhan, terlalu banyak kepercayaan hingga manusia menjadi berkubu-kubu. Dan merasa dirinya paling baik, paling benar, paling suci, paling segala-galanya hingga berkata pada manusia yang tak seirama dengannya pantas untuk darahnya tertumpah.

Padahal kalau mau diselami lebih dalam, kita selalu diajarkan tentang budi atau akhlak. Namun sayang ilmu itu hanya sebagai teori semata tidak meresap dalam jiwa. Tak heran bila ada Menteri Agama yang korupsi, tak heran bila ada pemuka Agama yang cabul, kembali ke dasar apa yang mereka pelajari dari kepercayaan itu? Budi atau bukan!

Sama halnya Gunung Kemukus ini pasti ada misteri dibaliknya, apa yang menyebabkan banyak orang datang kesana pasti ada sesuatu yang bisa membuat batin lebih tenang, atau memang itu semua jebakan setan.

Aku harus cari tahu, semakin lama kok semakin penasaran dengan apa yang ada disana!

Tak terasa pergelutan dalam jiwa, pertanyaan dalam batin membuat waktu terasa cepat. Suara burung hantu menyapa menandakan hewan nocturnal mulai mencari rezeki, saatnya aku untuk istirahat agar esok bisa mendapatkan manfaat.

#Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fsm2909 dan 29 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
PERTAMAX DOONNGG AAAHH
profile-picture
profile-picture
c4punk1950... dan makgendhis memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
lanjutkaaann emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fakhrie... dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


Wah suhu besar semua enih emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Part 2

Pagi-pagi aku bertekad hari ini akan pergi melihat suasana Gunung Kemukus. Kebetulan besok jum'at pon katanya salah satu waktu yang tepat untuk datang kesana.

"Mbah, aku mau pergi dulu"

"Mau kemana kamu?"

"Anu mbah, mau refreshing naik gunung"

"Hati-hati le, gunung saat ini tidak bersahabat angin dan hujan lagi musimnya, toko kamu siapa yang nungguin?"

"Tutup dulu mbah, lagipula PPKM sepi"

"Ohh gitu, yo wes kamu hati-hati. Naik apa kesana?"

"Naik bus, kalau ndak ya kereta"

Si mbah hanya mengangguk, akupun pamit tak lupa salim tangan sama sesepuh yang dituakan.

Kupencet smartphone untuk membuka applikasi ojek online, rencana aku mau berangkat dari terminal Pulo Gebang menuju Solo. Kangen aku dengan Tirtonadi, banyak kenangan ketika pernah mempunyai seorang kekasih dari tanah Surakarta.

Namun sayang cinta tak selamanya abadi, dia telah pergi lebih dulu menuju keabadian. Sedangkan diriku terpuruk menuntut kekayaan, realistisnya hidup di dunia siapa yang kaya dia berkuasa, siapa yang punya uang dia bisa membeli segalanya hingga hukum pun bisa ia tundukkan.

"Loh kok nama drivernya cewek, mau ga ya perjalanan agak jauh dari sini lumayan 25km jarak tempuhnya" tanyaku dalam hati.

Lalu tak berapa lama, tibalah kendaraan sepeda motor yang kupesan. Seorang wanita muda, dengan gayanya sedikit tomboy.

"Mas Andi ya?" Ujarnya.

"Iya, ini mbak Ina?"

"Ya ke Pulo Gebangkan?"

"Bener mbak, tapi itu lumayan jauh loh kalau gak gini aja, saya yang bawa motornya mbak saya boncengin gimana?"

Dia nampak berfikir, lalu kemudian berkata "Waduh nanti saya ga enak mas, kan saya yang kerja"

"Ya ga apa mbak, nanti saya kasih bintang lima deh. Kasian saya kalau yang bawa mbak, lumayan jauh loh 25 km"

"Iya sih, tapi masnya bener nih mau yang bawa!"

"Iya, sebentar tapi mbak gendongin tas saya ya?"

"Ohh, siapp" ucapnya sambil tersenyum.

Aku pun memakai helm dan mengambil kunci yang ia berikan, sekarang aku berada di posisi yang mengemudi dan si mbak ojek online yang berada dibelakang.

Lalu..


#Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ce_montox dan 36 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
cinta mas andi bersemi dengan mba ina 😍
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Perasaan emak emak diatas...nikung pertamax gw mulu dagh...yarinn tmbh ndut tuw emak emak...wkwkwkwk...kabooorrr
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Note : sex scene akan di spoiler, disini akan ada permainan pada moral pembaca dimana nantinya akan diberikan pilihan A dan B, kepada sobat pilihlah sesuai dengan hati.

Pilihan A : tidak ada sex scene
Pilihan B : sex scene

Bila tidak mau memilih skip saja, karena tidak akan menganggu alur cerita utama.



Part 3

Motor pun berjalan pelan, hembusan angin menerpa wajah. Untuk membunuh kebosanan, aku putuskan untuk terus ngobrol dengan mbaknya.

"Mbak udah lama jadi ojek online"

"Udah 3 tahun mas"

"Hmm, lama juga ya!"

"Udah berkeluarga?"

"Udah mas, anak saya baru satu"

"Loh, kalau ada suami kenapa kerja jadi ojol?" Tanyaku bingung.

"Hidup tak semudah berkata cinta mas, perlu makan, perlu susu anak, pelu pampers, belum bayar kontrakan, listrik, jajan. Kalau saya ga bantu suami, gak akan cukup itu semua mas, belum lagi motor masih kredit"

Wanita itu merasa ada tempat curhat, ia mengeluarkan segala macam unek-uneknya.

"Iya sih mbak, makanya saya takut untuk jatuh cinta?"

"Loh! Jadi masnya belum berkeluarga?"

"Belum mbak, punya pacar aja juga belum!"

"Nah, mumpung masih bujangan mas. Cari duit deh banyak-banyak, masalah cewek sih mudah! Asal kan terjamin hidupnya, siapa sih yang gak mau"

"Oh, gitu ya! Emang kalau nikah apa adanya bukan ada apanya gimana sih mbak?"

"Ya nanti kaya saya, istri juga menjadi tulang punggung untuk bisa menjalani hidup. Tiap saat ada saja yang bikin hal bertengkar, yang beras abis, bayar cicilan nunggak, ekonomi susah itu bikin bete mas. Rumah tangga zaman sekarang, tak bisa jalan kalau tak ada uang"

"Seberat itukah hidup mbak?"

"Ya memang begitu, kalau ada yang bilang kalau sudah waktunya menikah ya silahkan nikah. Nanti rezeki datang dengan sendirinya, salah besar! Rezeki itu datang kalau dicari. Buktinya banyak juga kan orang yang bicara tentang ilmu akhirat tapi ujungnya jualan buku, jadi ahli hipnoterapis, jualan ayat untuk mendapatkan amplop yang tak seberapa, memberi kajian kebaikan berharap cuan itu banyak mas, kalau dulu kanjeng nabi boro-boro dibayar mas, orang mengajak pada keyakinan baru kok bayar ya pada minggat nanti membernya!"

"Waduh, si mbak ini bisa aja"

"Realistis mas kalau saya di posisi mereka ya sama saja, maka tak heran mas kunci semua masalah itu duit"

"Ihh, si mbak. Tapi iya sih, realistis ya mbak"

"Mas, maaf ya! Kok badan saya rasanya ada yang aneh, ga kaya biasanya"

"Kenapa mbak?"

"Ada yang aneh! Mau tanya mas punya pegangan ya?"

"Ga ada sih, cuma memang dikasih sama si mbah keris semar mesem"

"Pantes, kok saya ngerasa nyaman banget sama si mas! Sampai-sampai asik aja gitu curhat sama si masnya, padahal kita baru kenal"

"Ohh, ada pengaruhnya ya mbak?"

"Mungkin! Soalnya aneh aja saya ga pernah begini sebelumnya"

Tiba-tiba mbak ina memeluk tubuhku dengan erat dari belakang, tentu saja benda empuk di punggung membuat pandangan ke depan kurang fokus.

"Mbak..?"

"Maaf ya mas, saya ga bisa nahan. Kayak ada rasa nyaman, aman, damai gitu mas kalau dekat mas"

Badanku tiba-tiba hangat sepertinya auraku terbuka, "astaga apa yang harus dilakukan, apa bener ini gara-gara keris, atau mbak ojol ini aja yang kegatelan. Bodo amatlah yang penting enak, peduli setan. Toh setan juga ga peduli ma gw" ucapku dalam hati.

Sepanjang jalan pelukannnya semakin mesra, obrolan pun sering terputus dengan tarikan nafas berat seperti rasa nikmat yang terdalam. Hingga tibalah rasa itu harus usai, karena terminal Pulo Gebang sudah didepan mata.

"Mbak, sudah sampai" aku parkirkan motor di luar terminal. Kebetulan tempatnya agak sepi karena PPKM dan sejuk penuh pohon.

"Duh, kayaknya kok cepet banget ya"

Aku hanya mengangguk, "ini tasnya mas" aku mengambil dari tangannya.

Lalu aku memberikannya Rp 500 ribu, matanya terbelalak karena tak menduga.

"Mas ini banyak banget, makasih"ucapnya lembut.

"Ini buat bekal mbak, semoga cukup ya mbak buat keluarga"

Ia meminta nomor teleponku, aku pun memberikannya. Kami duduk dahulu di pinggir bawah pohon, karena aku juga minta nomor ponselnya. Karena tak enak saja bila ia menghubungiku aku tak kenal siapa yang telepon nanti.

Silahkan memilih A atau B

Spoiler for Pilihan A:


Spoiler for Pilihan B:


Aku, berkata "terima kasih mbak Ina"

"Aku yang terima kasih, hati-hati di jalan"

Aku pun pergi meninggalkan dirinya yang mematung, dan berfikir "gawat ini, kok bisa jadi begini?" Tapi terus aku langkahkan kaki ke arah loket bus menuju Solo.


#Bersambung

Note : Nanti bila cerita utama telah ending di pilihan akan ada kata next, itu akan membawa plot twist ending dari karakter cerita ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fsm2909 dan 34 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Lihat 14 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 14 balasan
emoticon-Cape d... bablas euy
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kaann...di tikung lageehh...ngerik power emak emak
profile-picture
profile-picture
c4punk1950... dan makgendhis memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Adegan hot di siang yg hot
Wess..misii..mo ke toilet dulu...wkkk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinandya dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
jelantah emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jenggalasunyi dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh blckmmb7
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Nenda dulu gan...
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 3 dari 17


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di