CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/612c8038c2074b060814c33b/cerita-lama-polemik-internal-terulang-bagaimana-sejarah-awal-keraton-kasepuhan

Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?

Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?

Quote:



Dikutip dari

Keraton Kasepuhan Cirebon
Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?
Quote:


Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?

Sejarah Awal
Keraton kasepuhan Cirebon didirikan oleh Pangeran Cakrabuana pada masa perkembangan islam atau sekitar 1529. Pada awal dibangunnya, Keraton Kasepuhan merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati yang merupakan keraton tertua di Cirebon. Keraton Pakungwati, yang terletak di sebalah timur Keraton Kasepuhan, dibangun oleh Pangeran Cakrabuana (Putera Raja Pajajaran) pada 1452, bersamaan dengan pembangunan Tajug Pejlagrahan yang berada di sisi timurnya.

Pada 1529, cicit Sunan Gunung Jati yang bernama Pangeran Mas Zainul Arifin atau Panembahan Pakungwati I membangun keraton baru di sebelah barat daya keraton lama.

Keraton baru ini dinamai Keraton Pakungwati, mengabadikan nama Ratu Dewi Pakungwati. Sejarah Keraton Kasepuhan berkaitan dengan runtuhnya Kerajaan Cirebon yang dimulai pada 1666, pada masa pemerintahan Panembahan Ratu II atau Pangeran Rasmi.

Pada saat itu, Sultan Amangkurat I, penguasa Mataram yang juga mertua Panembahan Ratu II, memanggil menantunya tersebut ke Surakarta dan menuduhnya telah bersekongkol dengan Banten untuk menjatuhkan kekuasaannya di Mataram.

Setelah Panembahan Ratu II diasingkan dan wafat di Surakarta pada 1667, kekosongan dalam Kerajaan Cirebon diambil alih oleh Mataram.

Pengambilalihan sepihak ini memicu amarah dari Sultan Ageng Tirtayasa yang berkuasa di Banten.Sultan Ageng Tirtayasa kemudian turun tangan untuk membebaskan dua putra Panembahan Ratu II yang juga diasingkan oleh Mataram, yaitu Pangeran Kartawijaya dan Pangeran Martawijaya.

Pada 1677, terjadi konflik internal di Kesultanan Cirebon karena perbedaan pendapat di kalangan keluarga mengenai penerus kerajaan.

Oleh karena itu, Sultan Ageng Tirtayasa memutuskan untuk membagi Kesultanan Cirebon menjadi tiga, yaitu Kesultanan Kanoman, Kesultanan Kasepuhan, dan Panembahan Cirebon.

Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Pangeran Kartawijaya yang bergelar Sultan Anom I, Kesultanan Kasepuhan diberikan kepada Pangeran Martawijaya yang bergelar Sultan Sepuh I, dan Pangeran Wangsakerta menjadi panembahan di Cirebon.

Sejak saat itu, Sultan Sepuh I menempati Keraton Pakungwati yang kemudian berganti nama menjadi Keraton Kasepuhan

Peta Letak Pembagian Wilayah Keraton Cirebon
Cerita Lama Polemik Internal Terulang, Bagaimana Sejarah Awal Keraton Kasepuhan?

Well setelah membaca Thread kali ini, bagaimana komentar agan terhadap polemik internal yang kembali terjadi di Keraton Cirebon? semoga masalah internal cepat selesai dan berdama kembali ya aamiin...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kronggahan dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh penikmatsenja06
Halaman 1 dari 2
Sangat Bermanfaat gan Informasinya , jadi pengen buat Kerajaan sendiri
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Info yang menarik
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bahkan sebelum penjajah masuk, intrik perebutan kekuasaan subur di Nusantara
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ane asli cirebon, besar dan hidup juga di cirebon ...

kalo keraton kesepuhan sih ga terawat gan ... emang jadi obyek wisata, tapi manajemennya kacau balau... guide yang selalu memaksa dan mematok harga, obyek wisata yang sepertinya dibiarkan saja, tanpa perawatan lebih.... dan areanya lumayan kotor ...

tapi lebih "kotor" lagi itu keraton kanoman, karena bagian depannya adalah pasar kanoman, sehingga sangat sulit masuk ke kanoman, harus melalui pasar yang lumayan jorok ... dalamnya... ya begitulah ..

sedangkan keraton kacirebonan, mungkin ini yang paling terawat, mulai dari seni tari yang banyak mengundang turis asing buat berkunjung, makanan khas, hingga perawatan area keraton, hanya karena wilayahnya sangat kecil, jadi kesannya suram ...

sedangkan keraton keprabonan... entah ada dimana ...

kalo konflik di kasepuhan ... sudah tidak aneh...
dengan (maaf) kualitas para elang (bangsawan) seperti itu, saya tidak bisa mengharapkan lebih untuk peningkatan kualitas keraton kasepuhan ...


sorry kalo bahasanya agak kasar, tapi emang itu kenyataannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atamlee dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
Nice share...
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
salah satu cara itu setiap keraton pengelolaan diambil alih oleh pemda, menjadi cagar budaya & museum, kalo masih menganggap budaya itu memang sakral dan punya nilai estetika, kecuali segerombolan keluarga yg menganggap itu milik mereka, yang ada berebut tanah & bangunan sesama saudara, memang gak aneh karena keluarga keraton juga tidak punya penghasilan lain selain menyerap para turis berkunjung
profile-picture
Aramina memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
amangkurat 1 bngsd
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ditunggu kisah menarik lainnyaemoticon-Cendol Gan
Akhirnya runtuh semua kan? Masih menunggu nih dinasti keraton yogya dan solo kapan runtuhnya
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sudah biasa sepertinya kerajaan di tanah jawa konflik perebutan kekuasaan..kisah ken arok yg paling terkenal

~Bata only~
profile-picture
profile-picture
rizki dan gordongreed memberi reputasi
Para org keraton itu kerjanya apa yak?? Mreka kerja apa?? Mksdny penghasilanny dr mn gt?
Sudah biasa kalau polemik ada di sebuah kerajaan
1452 emoticon-Turut Berduka
Kesultanan jadi kesepuhan Cirebon sebagai cagar budaya mirip seperti kasunanan Surakarta.
Nggak seberuntung kesultanan Yogyakarta rajanya punya kedaulatan politik pemerintahan mirip negara bagian Malaysia
Perebutan kekuasan di internal kasepuhan, ga kenal keluarga klo udh syahwat yg menguasai.
akhir taun lalu ke sono. guidenya sih baik. tp sampe dalem ktemu yg katanya sih 'pangeran'nya. eh malah ngejual minyak sm air doa. huasem wkwk
intrik2 kerajaan sangat mewarnai jaman kerajaan2 berbagai masalah lingkyngan istana juga menyertai perebutan dan kudeta sejak mataram , terus ada lagi VOc makin runyam bukan begitu bang @ableh80 @volcom77

dari rumah aku cuma 4 KM jadi dari kecil sudah serings sekali main ke keraton ini ,Salam Sehat
Diubah oleh kadrunslayer
UUD kah yg dipikirkan?
Keraton termuda

Bapak mertua ane salah satu orang keraton kasepuhan, gelarnya ane rahasiain ya gan

Jadi pas kesana ada cerita, guidenya mau matok harga ceritnya, tapi pas Bapak mertua ane nunjukin sesuatu, langsung pada ngacir sambil nunduk gitu.

Ga semua orang bisa lihat sampe ke dalam dan boleh duduk di kursi raja-raja, masuk ke kamar-kamar bagian belakang, ane bisa masuk kesana gan, tapi ane ga boleh foto

Di bagian susunan keturunan ane diajarin sejarah para turunannya gan, sampe yang ga ada ditulis di dinding itu


emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di