- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Kondisi Pengungsi Afghanistan di Jakarta, Terlunta-lunta Tidur Beralas Kardus
TS
tribunnews.com
Kondisi Pengungsi Afghanistan di Jakarta, Terlunta-lunta Tidur Beralas Kardus
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah pengungsi yang berasal dari Afghanistan menggelar aksi demo di depan kantor Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Jakarta, Selasa (24/8/2021).
Para pengungsi yang sudah lama bertahan di Indonesia tersebut menuntut UNHCR untuk segera menempatkan mereka secara permanen di negara ketiga.
Mereka ingin melanjutkan hidup secara normal, mendapatkan pekerjaan hingga mendapatkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.
Dikutip dari Kompas.com, Indonesia adalah salah satu negara yang menampung pencari suaka untuk sementara.
Meski demikian, Indonesia tidak menjamin penempatan mereka secara permanen.
Para pengungsi juga tidak diizinkan bekerja di Indonesia.
Hingga akhir Desember 2020 lalu, Indonesia menampung 13.745 pengungsi dari 50 negara.
Lebih dari separuhnya berasal dari Afghanistan, yang kemudian tinggal di kamp pengungsian.
Sebagian dari mereka juga mencari rumah sewa sendiri berbekal uang jatah bulanan dari UNHCR sebesar Rp 1,6 juta.
Bahkan, tidak sedikit pula dari pengungsi tersebut yang hidup luntang-lantung di jalanan.
Pencari suaka dari Afganistan, Sudan dan Somalia beraktivitas di Trotoar Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7/2019). Para pencari suaka tersebut menetap di trotoar untuk menuntut kepastian perlindungan dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).
Para pengungsi di depan Rumah Detensi Imigrasi, Kalideres, Jakarta Barat menggunakan terpal dan kardus untuk alas tidur.
BACA SELENGKAPNYA
Para pengungsi yang sudah lama bertahan di Indonesia tersebut menuntut UNHCR untuk segera menempatkan mereka secara permanen di negara ketiga.
Mereka ingin melanjutkan hidup secara normal, mendapatkan pekerjaan hingga mendapatkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.
Dikutip dari Kompas.com, Indonesia adalah salah satu negara yang menampung pencari suaka untuk sementara.
Meski demikian, Indonesia tidak menjamin penempatan mereka secara permanen.
Para pengungsi juga tidak diizinkan bekerja di Indonesia.
Hingga akhir Desember 2020 lalu, Indonesia menampung 13.745 pengungsi dari 50 negara.
Lebih dari separuhnya berasal dari Afghanistan, yang kemudian tinggal di kamp pengungsian.
Sebagian dari mereka juga mencari rumah sewa sendiri berbekal uang jatah bulanan dari UNHCR sebesar Rp 1,6 juta.
Bahkan, tidak sedikit pula dari pengungsi tersebut yang hidup luntang-lantung di jalanan.
Pencari suaka dari Afganistan, Sudan dan Somalia beraktivitas di Trotoar Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7/2019). Para pencari suaka tersebut menetap di trotoar untuk menuntut kepastian perlindungan dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Para pengungsi di depan Rumah Detensi Imigrasi, Kalideres, Jakarta Barat menggunakan terpal dan kardus untuk alas tidur.
BACA SELENGKAPNYA
0
311
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan