KOMUNITAS
Home / FORUM / All / ... / Cinta Indonesiaku /
Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6125b4c78d8aa15f41790ff2/kisah-bung-hatta-dan-sepatu-bally-yang-tak-pernah-terbeli

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli

Kemerdekaan Negara Republik Indonesia sangat erat kaitannya dengan perjuangan para pahlawan. Mereka berjuang dengan gigih untuk mengusir penjajah dari Tanah Air Indonesia. Tak sedikit dari mereka yang gugur di medan perang. Kegigihan, ketangguhan dan semangat jiwa nasionalisme para pahlawan kemerdekaan patut kita banggakan sampai kapanpun.

Terlepas dari banyaknya masalah polemik kenegaraan yang terjadi saat ini, sebagai Warga Negara Indonesia yang baik, kita harus tetap selalu mengenang dan menghargai jasa para pahlawan. Dengan begitu, kita bisa lebih memahami arti perjuangan, semangat nasionalisme, serta semangat persatuan dan kesatuan.

Setiap pahlawan memiliki kisahnya masing-masing. Salah satu yang menarik untuk diketahui adalah kisah tentang Bung Hatta dan Sepatu Bally.

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli

Suatu hari, di tahun 1950, Wakil Presiden Muhammad Hatta pulang ke rumahnya. Begitu menginjakkan kaki di rumah, ia langsung ditanya sang istri, Ny Rahmi Rachim, tentang kebijakan pemotongan nilai mata ORI (Oeang Republik Indonesia) dari 100 menjadi 1. Pantas saja hal itu ditanyakan, sebab, Ny Rahmi tidak bisa membeli mesin jahit yang diidam-idamkannya akibat pengurangan nilai mata uang itu. Padahal, ia sudah cukup lama menabung untuk membeli mesih jahit baru. Tapi, apa kata Bung Hatta? "Sunggguhpun saya bisa percaya kepadamu, tetapi rahasia ini tidak patut dibocorkan kepada siapa pun. Biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara. Kita coba menabung lagi, ya?" jawab Bung Hatta.

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli

Kisah mesin jahit itu merupakan salah satu contoh dari kesederhanaan hidup proklamator RI Bung Hatta (1902-1980) dan keluarganya. Sejak kecil, Bung Hatta sudah dikenal hemat dan suka menabung. Akan tetapi, uang tabungannya itu selalu habis untuk keperluan sehari-hari dan membantu orang yang memerlukan. Saking mepetnya keuangan Bung Hatta, sampai-sampai sepasang sepatu Bally pun tidak pernah terbeli hingga akhir hayatnya. Tidak bisa dibayangkan, seorang yang pernah menjadi nomor 2 di negeri ini tidak pernah bisa membeli sepasang sepatu. Mimpi itu masih berupa guntingan iklan sepatu Bally yang tetap disimpannya dengan rapi hingga wafat pada 1980.

Bung Hatta baru menikah dengan Ny Rahmi 3 bulan setelah memproklamasikan kemerdekaan RI bersama Bung Karno atau tepatnya pada 18 November 1945. Saat itu, ia berumur 43 tahun. Apa yang dipersembahkan Bung Hatta sebagai mas kimpoi? Hanya buku "Alam Pikiran Yunani" yang dikarangnya sendiri semasa diasingkan ke Banda Neira tahun 1930-an. Setelah mengundurkan diri dari jabatan Wapres pada tahun 1956, keuangan keluarga Bung Hatta semakin kritis. Uang pensiun yang didapatkannya amat kecil.

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli

Dalam buku "Pribadi Manusia Hatta, Seri 1," Ny Rahmi menceritakan, Bung Hatta pernah marah ketika anaknya usul agar keluarga menaruh bokor sebagai tempat uang sumbangan tamu yang berkunjung. Ny Rahmi mengenang, Bung Hatta suatu ketika terkejut menerima rekening listrik yang tinggi sekali. "Bagaimana saya bisa membayar dengan pensiun saya?" kata Bung Hatta. Bung Hatta mengirim surat kepada Gubernur DKI Ali Sadikin agar memotong uang pensiunnya untuk bayar rekening listrik. Akan tetapi, Pemprov DKI kemudian menanggung seluruh biaya listrik dan PAM keluarga Bung Hatta.

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli

Bung Hatta adalah pendiri Republik Indonesia, negarawan tulen dan seorang ekonom yang handal. Di balik semua itu, ia juga adalah sosok yang rendah hati. Sifat kesederhanaannya pun dikenal sepanjang masa. Musisi Iwan Fals mengabadikan kepribadian Bung Hatta itu dalam sebuah lagu berjudul "Bung Hatta".

Kisah Bung Hatta dan Sepatu Bally yang Tak Pernah Terbeli


Sumber:
Opini Pribadi dan [1]
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 3 lainnya memberi reputasi
Bung hatta pun menangis melihat bangsa sekarang ini
emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
ogahruwet dan biohazard89 memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
pemimpin bangsa di awal revolusi.. selalu lebih sederhana, yaa πŸ₯ΊπŸ₯Ί beda sama pemimpin era now 😌😌
profile-picture
biohazard89 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


jangankan zaman dulu taun 40an, daya beli masyarakat masih rendahnya luar biasa

hari gini beli sepatu Bally 10 jutaan ke atas itu mah karyawan gaji ratus jutaan

emoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk

kenapa gw bilang karyawan? ya jarang sih orang mau pake pantofel, apalagi kalau harganya 10 jutaan gitu buat apaan kalau cuma dipake special case, mending beli loafers
profile-picture
biohazard89 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
kasian bener bung hatta padahal bung karno mau nikah lagi tinggal ngomong ke perdana mentri
profile-picture
biohazard89 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalau saja spirit bung hatta terlampir di tiap2 hati pejabat masa kini, mungkin ekonomi masyarakat lebih baik...
profile-picture
biohazard89 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


×
Β© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di