Kaskus

News

SalmaMarketsAvatar border
TS
SalmaMarkets
Memahami Candlestick Dalam Forex Trading Indonesia, Khususnya Pemula
Bermain di forex trading Indonesia maka trader harus paham terhadap trend agar dapat melakukan transaksi secara tepat. Dalam hal ini, setidaknya seorang trader mampu mengetahui secara jelas posisinya berada di mana dan bisa membaca pergerakan harga sesuai informasi tersebut.
 

Trend pergerakan harga dari berbagai jenis instrumen finansial termasuk aset digambarkan dalam bentuk grafik sehingga memudahkan para trader mengetahui pola pergerakan yang terjadi sebelumnya. Grafik penunjuk tersebut dinamakan candlestick yang sering menjadi acuan terpopuler para trader Indonesia maupun internasional.

 

Alasannya karena pada candlestick menampilkan refleksi pergerakan harga yang cukup mendasar sehingga bisa dijadikan indikator untuk memprediksi perubahan pasar keuangan. Namun dalam membaca indikator tersebut bukan semata-mata dengan menghafal saja. Apalagi dengan menghafal ratusan pola tersebut tidak berpengaruh langsung terhadap performa trading.

 

Maka dari itu, setiap trader wajib memahami dengan tepat cara membaca candlestick. Bagi yang belum terlalu paham, Kami akan berikan reviewnya disini, khususnya bagi trader pemula. Yuk, simak dulu disini.

Memahami Candlestick Dalam Forex Trading Indonesia, Khususnya Pemula
 

 

Dasar-dasar Membaca Candlestick di Forex Trading Indonesia 

 

Mendalami tentang forex trading Indonesia salah satunya dengan mempelajari cara membaca candlestick dengan benar. Pahami dasar-dasar sebagai berikut:

 

1. Harga Buka

 

Candlestick akan menunjukkan warna hijau ketika ada tren harga naik, dan menunjukkan warna merah ketika tren harga turun. Perhatikan di harga buka yang diperdagangkan pada suatu time frame, ditunjukkan oleh bagian bawah atau atas tubuh.

 

2. Harga tertinggi

 

Disebut ekor atas, yakni ketika mencapai harga tertinggi maka akan ada ekor di atas tubuh. Namun jika sejak pembukaan harga sudah menjadi harga tertinggi maka tidak ada ekor atas.

 

3. Harga terendah

 

Sementara pada harga terendah akan ditunjukkan dengan adanya ekor di bagian bawah tubuh. Apabila harga pembukaan menjadi yang terendah Maret tidak ada ekor.

 

4. Harga Terkini

 

Disebut juga harga close, menunjukkan harga terbaru atau terakhir yang diperdagangkan pada suatu time frame.

 

Saat membaca candlestick maka akan muncul pola-pola tertentu atau yang disebut seperti marubozu, doji, spinning tops dan lainnya. Pola tersebut terbentuk karena adanya pertempuran antara seller maupun buyer. Dibandingkan harga open, harga close lebih menunjukkan kondisi terakhir sehingga terbentuk badan candle stick.

 

Sedangkan shadow pada candlestick terbentuk karena adanya harga tinggi dan rendah. Trader bisa melihat seberapa kuat salah satu pihak mendorong harga dengan melalui panjangnya shadow. Apabila posisinya upper shadow panjang, artinya buyer perusahaan meningkatkan harga sedangkan ketika lower shadow panjang, maka seller sedang berusaha menjatuhkan harga.

 

Tren Harga Market 

 

Untuk ikut bermain dalam forex trading Indonesia maka setiap trader harus memahami tentang candle stick seperti yang sudah kami jelaskan di atas. Karena fitur ini menjadi satu-satunya cara untuk melihat pergerakan harga di pasar keuangan. 

 

Melalui grafik/ chart tersebut juga bisa menjelaskan mengenai dampak sentimen investor yang digunakan untuk analisis teknis dalam menentukan kapan waktu paling tepat untuk keluar masuk dari trading. Teknik membaca grafik tersebut dikembangkan di Jepang pada sekitar tahun 1700 yang dulunya digunakan untuk melacak harga beras.

 

Agar lebih memahami tentang pola candlestick, setiap trader juga harus memahami mengenai pergerakan trend harga pasar. Karena trend harga pasar nantinya akan berkorelasi dengan chart yang bisa digunakan untuk menyimpulkan posisi profit maupun kerugian. Berikut beberapa istilah yang harus diketahui oleh trader:

 

1. Bullish

 

Terjadi saat pasar sedang bergerak naik yang dapat dilihat pada titik harga terendah akan terus bergerak ke atas. Baik yang di titik low akan meningkat ke higher low, begitu juga titik high meningkat di higher high.

 

2. Bearish

 

Merupakan kebalikan dari Bullish Trend karena pada Bearish Trend titik tertingginya turun menjadi lower high sedangkan titik rendahnya menjadi lower low.

 

3. Sideways

 

Terjadi ketika harga bergerak di antara dua garis resisten dan support yang sejajar. Cukup mudah dipahami bukan?

 

Bagi yang ingin coba menggali profit besar dengan trading maka bisa mendaftar di broker forex terbaik Salma Market. Broker forex Salmamarket menyediakan MetaTrader dengan teknologi termutakhir yang akan memberikan pengalaman perdagangan valas menguntungkan bagi Anda.

 

Yuk, coba ikutan daftar dan raih banyak profit dengan bertrading. Sudah banyak para trader yang sukses meraih profit besar di forex trading Indonesia.

Diubah oleh SalmaMarkets 21-08-2021 15:19
0
174
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan