CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/610121300e0dcc08895b6eef/pukuli-kakek-kakek-hingga-tewas-junus-dikenal-arogan-dan-suka-rekam-anjing

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing

Junus Anugerah (41) tersangka kasus pembunuhan terhadap tetangganya sendiri dikenal arogan di lingkungan tempat tinggalnya di RT 01/ RW 15 Perumahan Duri Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat. Junus tega membunuh tetangganya sendiri, Agustanu Hamdani (59) hanya karena perkara anjing peliharaannya membuang kotoran di depan rumahnya.

Ketua RT 01, Afuk mengatakan, di lingkungan mereka, Junus tidak disukai para warga dan dia juga hampir tak pernah bertegur sapa dengan para tetangganya.

“Iya (arogan), banyak tetangganya yang tidak pada suka dengan dia (Junus),” kata Afuk saat ditemui Suara.com di Perumahan Duri Kosambi Baru, Cengkareng, Rabu (28/7/2021).

Jelas Afuk, Junus bukan baru pertama kali bermasalah dengan para warga hanya karena kotoran anjing. Sebelumnya dia telah berkali-kali cekcok hanya karena persoalan tersebut.

“Jadi memang banyak yang bermasalah dengan dia, karena anjing doang. Dia enggak suka (kotoran anjing di depan rumahnya). Kalau dia pas ada di rumah, dia lihat dari CCTV ada yang anjing buang kotoran diuber (dikejar) sama dia,” kata Afuk.

Bahkan karena tidak sukanya dengan kotoran anjing, Junus hampir setiap minggu melapor kepada Afuk berupa rekaman CCTV. Terkadang Junus mengirimkannya ke grup WhatsApp warga.

“Sampai tiap minggu dia mengirimkan video rekaman CCTV ke saya. Masa saya mau urusan yang beginian,” kata Afuk.

Padahal kata Afuk, anjing yang buang kotoran bukan persis di halaman rumahnya, melainkan di jalan umum yang memang berada di depan kediaman Junus.

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing

“Saya bilang, ‘pak Junus itu kan anjing bukan buang kotoran di tanah Anda, tapi di jalanan umum. Itu tanah siapa?, saya ngomong begitu ke dia. Kan itu tanah umum, enggak ada yang punya,” jelas Afuk.

Kronologi Kasus

Seperti diketahui, Agustanu Hamdani meninggal dunia, usai dipukul oleh tetangganya Junus Anugerah (41, karena diduga cekcok perkara kotoran anjing.

Peristiwa terjadi di Perum Duri Kosambi Baru, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu (24/7/2021) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan peristiwa berawal saat anak korban membawa anjing peliharaannya berkeliling kompleks.

“Terus anjing kelepas buang kotoran di depan rumah pelaku,” ujar Bintang saat dihubungi wartawan, Selasa (27/7/2021).

Melihat ada kotoran anjing di depan rumahnya, pelaku langsung memarahi anak korban, sambil menantang meminta korban untuk menemuinya.

“Pelaku bawa-bawa bapaknya (korban), ‘bawa bapakmu kesini.’ Dia (anak )bawa bapaknya. (Korban datang), mungkin bapaknya enggak terima kalau anaknya dimarahi,” jelas Bintang.

Pada saat itu adu mulut antara pelaku dengan korban terjadi dan kemudian berujung pemukulan.

“Cekcok di situ, akhirnya (pelaku) dipukul di bagian pipi (korban),” ujar Bintang.

Peristiwa pemukulan itu sempat di saksikan beberapa tetangga dan anak korban. Kekinian para tetangganya telah dijadikan saksi.

Setelah mendapat pukulan, korban langsung terkapar di tanah. Korban sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB meninggal dunia.

Diduga korban meninggal, karena kepalanya terbentur ke tanah setelah mendapatkan beberapa pukulan dari pelaku.

“Dipukul jatuh, kemungkinan besar kepala terbentur,” jelas Bintang.

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing Sedang Pup

sadis bener ini kelakuan kaum ruko saya bhinneka saya pancasila, cuma gara2 emoticon-Tai anjing emoticon-anjing nyawa kakek aseng melayang emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 17 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Mampus u kena batunya. Semoga korban dilapangan kuburannya. Semoga siarogan ditusbol dipenjara.
profile-picture
profile-picture
bajier dan Harachi memberi reputasi
ya kalo di jalan umum, ya ngga perlu marah segitunya...
pelaku sepertinya ada gangguan kejiwaan..

bukan melulu anjing yg lagi jalan2 dengan orang yg bab di jalan ... ada juga kucing, burung, kelelawar dll...

emoticon-Ngakak
profile-picture
Sr00n3y memberi reputasi
“Saya bilang, ‘pak Junus itu kan anjing bukan buang kotoran di tanah Anda, tapi di jalanan umum. Itu tanah siapa?, saya ngomong begitu ke dia. Kan itu tanah umum, enggak ada yang punya,” jelas Afuk.


penjelasannya bagus loh padahalemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sr00n3y dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 35 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 35 balasan
mukanya si junus pasti ada jidat item pakai pecis , gamis ,sarung

fixxxxxxx gak mungkin engga emoticon-Mademoticon-Mademoticon-Mademoticon-Mademoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mokoisthebest dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Chinese vs Chinese....

Sungguh sangat kebasukian sekali perilakunya emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
croosboy dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Seharusnya ini orang ditanyai
Apakah anda rasis terhadap orang cina, jawa dan papua?
Diubah oleh xrm
Kalau otak dipakai, maka sulit untuk menyalahkan pelaku
Jadi pelaku bisa salah, bisa tidak, ada aksi, ada reaksi

Tapi pemilik anjing jelas salah, karena punya peliharaan tidak mau tanggung jawab, buang kotoran entah di area umum masih dalam kampung tidak mau bersihkan
Bau kotorannya, kalau terinjak orang lewat menjijikkan


Pernah mengalami sendiri punya warga kampung punya anjing lebih dari 1, buang kotoran di jalan umum kampung

Anak-anak sekolah, orang kerja setiap pagi disuguhi kotoran anjing bertebaran di jalanemoticon-Busa:

Si pemilik anjing sudah dimediasi untuk tanggung jawab, tapi mencari alasan sajaemoticon-No Hope

Untung di kampung itu tidak ada yang seperti pelaku di atas,
Kalau ada, bakal dibunuh berkali² mungkinemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 20 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 20 balasan
klo diluar negeri orang ajak jalan asuw wajib bawa plastik dan harus buang tokai asunya sendiri...klo ga kena pasal...mau itu dijalan raya kek ato di taman umum kek


profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
gara gara tai.. harusnya pak rt yg adil juga itu

punya anjing cukup lepas dihalaman lah. nggk usah digembala
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan ATR42 memberi reputasi
ternyata kekuatan media dan sosmed itu besar ya
untung tuh orang punya cctv
kalo liat dari cctv sih yg nyolot duluan si kakek

yg punya rumah negur anak kecil cuma teriak woi itu anjingnya jgn berak sembarangan dong

trus tiba2 si kake dtg, yg punya rumah juga nyante, tapi itu kakek nyolot terus, nyolot terus, nyolot terus....sampe yg punya rumah kepancing

ditanya sampe 2x jadi bapak maunya apa? masih juga nyolot

ane gak belain siapa2 ye emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Gegara tai anjing jd bunuh2an. Bar2 sekali pemikiran.
Dulu pernah punya pengalaman begini, kucing peliharaan tetangga sering berak depan rumah, cara kasih tau yang bener bukan diajak ngobrol, yang bener sekop taik kucingnya lalu lempar didepan rumah pemilik kucing tsb.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Eprot91 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Quote:



Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing


lidah tak bertulang.
Di Indo, masi banyak yang punya anjing, kelakuannya kek anjing.
Peliharannya buang tai tapi ga mao beresin, pdhl bau nya udah kek apaan tau.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PneumonoCyclone dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh inihendry
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Kalau sudah begini , si pelaku jadi susah juga dipenjara...solusinya kasi racun depan rumah atau gak sniper anjing atau kucing yg berak depan rumah
profile-picture
yify memberi reputasi
Kalo di luar negeri pemilik anjing harus sedia kantong buat jaga2 anjingnya boker di jalan teus pemilik wajib ambil tainya, kalo dari krontologisnya nih RT juga punya dendam pribadi ama pelaku, harusnya RT kan menengahi, tuh juga udah berulang kali anjingnya buang kotoran di tempat umum, harusnya kan bisa RT ngasih tahu baik2 ama pemilik anjingemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr.g0g0n dan 4 lainnya memberi reputasi
Gara-gara TAIK... ANJINGGG

emoticon-Ngakak
YAHH KAN PERSIS AMA TANAH LELUHURNYA
BERAK DI JALAN SEMBARANGAN DI MANA" GA MAU BERSIHIN PULA
DITEGOR MALAH GALAKAN YG BERAK NANTI emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
SERU SIHH SAMA" KAUM KEBASUKIAN ADA YG MATI GARA" BERAK ASW emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
di lingkungan saya di atur, kalau mau bawa keluar hewan peliharaan harus bawa wadah untuk menaruh kotoran, apakah anjing atau kucing

karena memang mengganggu kotoran kedua binatang itu
profile-picture
profile-picture
2pic dan bajier memberi reputasi
Masuk penjara dah

{thread_title}
profile-picture
androidiot memberi reputasi
Ini jelas sih yang punya rumah bakalan risih kalau hampir selalu ada kotoran anjing depan rumah.
Walaupun itu jalan umum tapi itu depan rumah dia.

Yang pada punya anjing pun tolol, mau pelihara tp gak mau ngurusin kotorannya.

Jadi dalam hal ini, satu RT di area itu salah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
2pic dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di