CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Bengkulu /
Aktivitas Fisik Anak Sehatkan Jantung Melalui Permainan "Sekejar"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60ffaf44a985e96d31606dc3/aktivitas-fisik-anak-sehatkan-jantung-melalui-permainan-quotsekejarquot

Aktivitas Fisik Anak Sehatkan Jantung Melalui Permainan "Sekejar"


Bengkulu adalah sebuah provinsi yang berada di pulau Sumatera, Indonesia. Ibu kota provinsi Bengkulu ada di kota Bengkulu. Provinsi ini terletak di bagian Barat Daya Pulau Sumatra, yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Lampung. Pada tahun 2020, jumlah penduduk provinsi ini sebanyak 2.010.670 jiwa, dengan kepadatan 101 jiwa/km².

Kebudayaan Bengkulu sangat kental bercirikan dengan budaya Melayu yang memiliki beberapa ciri berbeda karena dipengaruhi oleh suku-suku berbeda yakni kebudayaan Rejang, Melayu Serawai, Melayu Kaur, Mukomuko, Pekal, dan Melayu Lembak.

Permainan tradisional merupakan salah satu bagian dari kebudayaan Bangsa yang beraneka ragam coraknya. Setiap daerah di wilayah Indonesia mempunyai permainan rakyat tersendiri dan menunjukkan ciri khas tersendiri. Begitu pula dengan Bengkulu, yang kaya akan permainan tradisional anak-anak.

Aktivitas Fisik Anak Sehatkan Jantung Melalui Permainan "Sekejar"

Pada dasarnya permainan tradisional di daerah Bengkulu sampai sekarang masih digemari masyarakat, walaupun sudah mulai memudar. Faktor penyebabnya adalah banyaknya permainan berbasis teknologi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

Salah satu permainan khas Bengkulu yang terkenal adalah Sekejar.

Aktivitas Fisik Anak Sehatkan Jantung Melalui Permainan "Sekejar"

Sekejar adalah permainan dari Bengkulu. Dinamakan sekejar, karena sepanjang pelaksanaan permainan para pemainnya selalu saling kejar mengejar. Permainan ini dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Persyaratan untuk dapat berlangsungnya jenis permainan ini adalah harus mengumpulkan pemain minimal 6 orang. Orang yang lebih dahulu turun dari gawang, dapat ditangkap oleh orang yang turun kemudian. Lebih jelasnya adalah orang yang kemudian turun dari rumah, berhak menangkap orang yang dahulu turun dari rumah.


Sumber:
Opini Pribadi dan [1]


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di