KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Sejarah India-Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60ff370223dade7f9c1cd1a1/sejarah-india-indonesia

Sejarah India-Indonesia

Orang India Indonesia adalah kelompok masyarakat yang telah menetap di Indonesia, kebanyakan dari mereka berasal dari suku Tamil di India Selatan. Kelompok suku masyarakat Tamil dari India Selatan banyak terdapat di daerah Sumatra Utara (Medan, Pematang Siantar, dll) dan DKI Jakarta. Banyak dari mereka yang didatangkan oleh pemerintah kolonial Inggris untuk bekerja di perkebunan-perkebunan yang dibuka di daerah tersebut. Marimutu Sinivasan adalah seorang pengusaha India-Indonesia yang berasal dari suku Tamil, yang dilahirkan di Sumatra Utara.

Sejarah India-Indonesia
Masyarakat India-Indonesia kontemporer di Kuil Sri Mariamman

Di Jakarta, masyarakat Tamil-Indonesia mempunyai organisasi yang bernama "Indonesia Tamil Tamram" yang bergerak dalam pelestarian bahasa dan budaya Tamil, membangun saling pengertian antara orang India dan Indonesia, dan memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak Tamil di Indonesia untuk belajar bahasa ibu mereka. Untuk maksud tersebut, organisasi ini mengadakan kursus bahasa dan budaya, membagikan literatur dalam bahasa Tamil, menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait, seperti debat, drama, tarian, dan musik, mendatangkan artis-artis terkenal dari India dalam bidang tari, musik, drama, dll.

Sejarah India-Indonesia
Masyarakat India-Indonesia

Kelompok suku masyarakat Punjabi dari India Utara banyak terdapat di kota-kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dll. dan pada umumnya mereka hidup sebagai pedagang. Banyak dari mereka yang beragama Sikh. Beberapa tokoh terkemuka dari masyarakat ini misalnya adalah Raam Punjabi, raja sinetron Indonesia dan istrinya, Rakhee Punjabi, H.S. Dillon, pakar ekonomi pertanian.Kehidupan masyarakat Indonesia keturunan India dikemas dengan begitu unik dalam serial televisi "Raj's Family" di salah satu stasiun televisi swasta.

Seorang tokoh Punjabi-Indonesia yang sering terlupakan adalah Gurnam Singh, pelari maraton pada era 1960-an yang menjadi pelari tercepat Asia pada Asian Games 1962 di Jakarta. Gurnam Singh juga berasal dari Sumatra Utara.

Orang-orang Gujarati dahulu datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Islam. Pada saat ini, mereka terkonsentrasi dalam satu wilayah yang dinamakan sebagai Kampung Pekojan.

Selain itu, di Indonesia ada pula kelompok suku masyarakat Sindhi yang juga banyak berperan dalam dunia perdagangan di Indonesia. Mereka umumnya bergerak di bidang industri garmen dan tekstil, makanan dan pertanian, perfilman, intan permata dan batu-batu mulia. Masyarakat Sindhi di Indonesia mempunyai organisasi sosial yang bernama "Gandhi Seva Loka" yang banyak memberikan bantuan kepada komunitas mereka sendiri, serta menyelenggarakan proram orang tua asuh secara teratur. Organisasi ini juga menolong kaum fakir-miskin di kalangan masyarakat yang lebih luas, khususnya ketika ekonomi negara dilanda krisis yang berkepanjangan.

Di dalam aktivitas sosialnya, masyarakat India-Indonesia mendirikan sekolah Gandhi International School di Jakarta. Selain itu, ada pula beberapa Gurdwara, yakni tempat ibadah bagi mereka yang beragama Sikh, dan kuil bagi mereka yang beragama Hindu dan Jain.

Berbagai kelompok masyarakat dari anak benua India telah datang ke kepulauan Indonesia sejak masa pra-sejarah. Di Bali, misalnya, berbagai sisa keramik sejak abad pertama Masehi telah ditemukan. Malah nama Indonesia sendiri berasal dari bahasa Latin Indus "India" dan bahasa Yunani nêsos "pulau" yang secara harafiah berarti 'Kepulauan India'.

Sejarah India-Indonesia
Dewa Harihara (gabungan Siwa dan Wisnu), dari situs Majapahit.

Sejak abad ke-4 dan ke-5, pengaruh budaya India menjadi semakin jelas. Bahasa Sanskerta digunakan dalam berbagai prasasti. Namun sejak abad ke-7, huruf India semakin sering dipergunakan untuk menulis bahasa-bahasa setempat yang kini sudah mengandung banyak kata pinjaman bukan saja dari bahasa Sanskerta, tetapi juga dari berbagai bahasa Prakerta dan bahasa-bahasa Dravida.

Selain itu, masyarakat pribumi Indonesia pun mulai memeluk agama-agama India, khususnya Siwaisme dan Buddhisme. Namun ada pula pemeluk Wisnuisme dan Tantrisme.

Diyakini pula bahwa berbagai penduduk India juga menetap di Indonesia, bercampur gaul dan berasimiliasi dengan penduduk setempat, karena pada abad ke-9 dalam sebuah prasasti dari Jawa Tengah disebutkan nama-nama berbagai penduduk India (dan Asia Tenggara):

[...] ikang warga kilalan kling ārya singhala pandikiri drawiḍa campa kmir […] (Brandes 1913:1021).
[...] warga sipil yang dapat dimanfaatkan adalah: orang-orang dari Kalinga (India Selatan), Arya (yakni, India Utara), Sri Lanka, orang-orang dari Pandikira(?), bangsa Dravida, Campa, dan Khmer […]

Belakangan, dengan bangkitnya Islam, agama Islam pun dibawa ke Indonesia oleh orang-orang Gujarat sejak abad ke-11, bukan untuk menggantikan sistem-sistem keagamaan yang sudah ada, melainkan untuk melengkapinya.


Warisan India di Indonesia
Warisan agama Hindu yang masih tersisa di beberapa tempat di Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan, adalah bukti-buktinya. Kisah epos Mahabharata dan kisah klasik Ramayana telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang Indonesia. Banyak nama orang Indonesia yang menggunakan nama-nama India atau Hindu, meskipun tidak berarti bahwa mereka beragama Hindu. Nama-nama seperti "Yudhistira Adi Nugraha", "Bimo Nugroho", "Susilo Bambang Yudhoyono", semuanya mencerminkan pengaruh India yang sangat kuat di Indonesia.

Sejarah India-Indonesia

Selain itu di beberapa tempat, tampak sisa-sisa keturunan masyarakat India yang telah berbaur dengan masyarakat Indonesia. Nama-nama keluarga (merga) di kalangan masyarakat Batak Karo, seperti Brahmana dan Gurusinga yang tampaknya berasal dari nama-nama India, menunjukkan warisan tersebut.

Sejarah India-Indonesia
Toko India di Pasar Baru, sebuah wilayah pemukiman kaum India di Jakarta (1920)

Di Jakarta terdapat daerah yang dinamai Pekojan di Jakarta Kota, dan Koja di Jakarta Utara. Kedua daerah ini dulunya adalah pemukiman orang-orang India Muslim yang disebut juga orang Khoja. Mereka umumnya berasal dari daerah Cutch, Kathiawar dan Gujarat. Mereka berasal dari kasta Ksatria. Pada abad ke-14, komunitas ini mengalami perubahan besar ketika seorang mubaligh Persia, Pir Sadruddin, menyebarkan agama Islam di antara mereka dan memberikan kepada mereka nama "Khwaja", dan dari kata ini diperoleh kata "khoja" atau "koja". "Khawaja" sendiri berarti "guru, orang yang dihormati dan cukup berada".


Pengaruh India di Masakan Indonesia
Pengaruh India terhadap masakan Nusantara, dapat ditelusuri lewat hubungan antara Kesultanan Mughal di India dengan Aceh, sekitar abad 15 hingga abad 16. Beberapa pengaruh Mughal diduga dapat ditemukan dalam masakan yang pedas dan bersantan. Terdapat dua pendapat berbeda soal asal usul rasa pedas ini. Pertama, sumber pedas disebutkan berasal dari cabai yang dibawa oleh bangsa Portugis ke Mughal, hingga sampai ke Nusantara. Kedua, orang India sebenarnya sudah mengenal cabai, jauh sebelum orang Portugis datang.

Masakan Indonesia dengan pengaruh India, diduga terdapat dalam megana atau cacahan sayur nangka, yang masih bisa ditemui di daerah Pekalongan, Wonosobo, dan Temanggung. Masakan ini berada di wilayah-wilayah yang merupakan bekas daerah kerajaan Hindu awal di Jawa, yaitu Kalingga.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/India-Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh LordFaries4.0
Halaman 1 dari 2
sekedar menambahkan agan TS. FYI, selama berabad-abad lamanya, Nusantara dianggap sebagai India (Hindia) oleh bangsa-bangsa dunia. gak cuma Nusantara, tapi seluruh wilayah Asia Tenggara. secara umum, wilayah India membentang dari Bactria (Balkh) di barat sampai Maluku di timur. tapi tidak semua bangsa mempunyai pengetahuan yang sama tentang batas-batas wilayah yang disebut India. Ibnu Nadim menyebut kalo di timur sampai Champa. Marco Polo menyebutnya sampai Malaka. Odorico de Pordenone menyebut Pangasinan di Filipina dan Sunda (Pakuan Pajajaran) sebagai India. sementara untuk di barat, wilayah Persia Akhemenei yang paling timur (Hindu Kush) juga disebut India. lalu Bactria di Afghanistan dan Gandhara di Pakistan selama berabad-abad juga disebut India (Indo-Yunani).

memasuki periode kolonial, para ahli Eropa membagi India menjadi dua:

Hindia timur, meliputi seluruh Asia Tenggara (kecuali Papua).
Hindia barat, meliputi Afghanistan sampai Bangladesh (termasuk dataran utama India).

dalam antropologi, istilah yang digunakan untuk merujuk "India" ini adalah "Greater India / Indian sphere" untuk membedakan dataran utama India dengan wilayah lainnya. kalo di bahasa Indonesia, istilah yang digunakan adalah Hindia (yang diserap dari bahasa Arab: Al-Hind / Hindiyyah).

Sejarah India-Indonesia

menariknya, justru seluruh bangsa Asia Tenggara pada masa itu tidak pernah menyebut wilayahnya sebagai India emoticon-Big Grin

jadi penyebutan "India" sejak abad ke-3 SM sampai abad ke-19 semata-mata bukan tiponimi (nama baku), melainkan penyematan sewenang-wenang dari para penjelajah/budayawan asing.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Purbopriyono dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
kl bahas india dikepala gw cuma ada pani puri golgappa emoticon-Ngakak (S)

Sejarah India-Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
11 12 karakteristik manusianya, Indo - India itu. Liat aja corak filmnya ke arah dramatic
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 2 lainnya memberi reputasi
pemerintah kita masih terobsesi dengan India, dengan menggunakan banyak istilah2 sansekerta.
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan johanbaikatos memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Sejarah yang menarik
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan pakisal212 memberi reputasi
Semakin kemari semakin pesek pesek. emoticon-EEK!
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Orang india budaya nya kuat ya.
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
jenis manusianya sama dengan indo, kacau2 dan sama2 suka bully agama orang
cuma bedanya india menyebar ke seluruh dunia, di eropa banyak banget indiheemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Aneh jg ya.... Orang2 bule londo lbh sk sebut wilayah kep nusantara sbg kep hindia belanda..... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Aceh noh mukanya kek India haha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sekata kata orang eropa aja dah. Nah itu amerika aja di bilang india. Manusianya di sebut indian emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan pakisal212 memberi reputasi
Diubah oleh nonaontop
Populasi paling banyak sepertinya Di Medan ya bre? emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 2 lainnya memberi reputasi
Aca septriasa...berasal dari bahasa india
Acha...acha...
profile-picture
profile-picture
maroonia dan pakisal212 memberi reputasi
Dalam konteks saat ini, bagaimana tingkat asimilasi masyarakat India-Indonesia terhadap warga setempat gan? Apakah ada tekanan juga dari penguasa?
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
jaavaanees logon kee tarah bhaarateey bhee kaale kaale hote hain
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Kok india dimari ga kayak di singapur malay yah.. kayak tingkat keramaian dan pengaruh2nya deh... malah dari tiongkok sana yg rame dimari...

Apa perasaan ane atau mungkin di kota ane ga rame kali yak wkwks. Mending diem di medan atau bali deh...

Terus klo orang india ibadah ke Pura Hindu Bali apa bisa? Apa kudu kuil?
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan pakisal212 memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 14 balasan
dari jaman kecil smpe sekarang slh satu yg terkenal toko Bombay Textile...
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
orang india tu pikirannya pada ribet...banyak yg keblinger soalnya

kesemerawutan lalulintas di sono aja masih mendingan di sini kalo dibandingin

di sono udah pada jual beli klakson sepanjang perjalanan...budek budek ah kuping
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 2 lainnya memberi reputasi
Wow... Ternyata ini toh yg buat banyak pedagang kain tu keturunan india...
Nice info gan
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
3 M murah meriah muntah
profile-picture
pakisal212 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di