CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60fe17c8b956774e2d639e3e/cuitan-dr-faheem-younus-lebih-diterima-masyarakat-dibanding-pemerintah-kenapa

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?



Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Di awal Juli, masyarakat sempat panik ketika kasus covid semakin tinggi. Maka dari susu steril, kelapa hijau, hingga obat cacing atau vermint agak susah ditemukan karena semua diborong.

Semua hal yang bisa mengurangi dari dampak covid, memang saat ini diburu. Walau pemerintah sudah memberikan kabar bahwa semua hal diatas bukanlah obat untuk covid, karena pada dasarnya virus itu tidak bisa dilawan oleh obat apapun mereka akan mati sendiri tergantung inkubasi.

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Untuk virus covid sendiri dr Abidinsyah Siregar, dewan pakar Ikatan Dokter Indonesia, walau virus akan mati sendiri setelah 14 hari masa inkubasi pertaruhan terbesarnya adalah imun tubuh masing-masing, kalau imunnya kuat dia bertahan kalau tak kuat maka viruslah yang menang.

Seperti variant corona virus lainnya, mulai dari Mers, Sars, dan banyak penyakit "Infeksi Saluran Pernafasan Akut" lainnya jelas virus ini menyerang paru-paru yang bisa berakibat gagal nafas. Bisa dikatakan corona virus ini bukanlah virus baru namun kalau mutasi menjadi variant baru itu dimungkinkan.

Kita tidak tahu, bisa saja mutasi alami atau mutasi buatan dalam pengembangan senjata biologi di kota Wuhan. Hal ini diungkap oleh Ahli Virologi Tiongkok dr. Li Meng-Yan dimana ia mengirim email tentang Covid-19 kepada Ahli Penyakit Menular Amerika Serikat, dr. Anthony Faucy, namun bocor ke publik.

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Quote:


Terlalu banyak propaganda di dunia apalagi oleh negara adidaya agak riskan kalau langsung dipercaya. Sama halnya bila pemerintah di Indonesia memberikan sebuah info yang soft, tidak ingin membuat panik masyarakat, agar ekonomi tidak tumbang tapi bukannya diikuti malah dicemooh dan ditentang. Maklum efek kegagalan politik membuat dua kubu berseberangan, jadi bila pemerintah yang berkata pasti dianggap salah.

Untung saja ada cuitan dr Faheem Younus yang memberikan informasi seputar virus corona COVID-19 di akun Twitternya @FaheemYounus, bahkan dengan bahasa Indonesia.

Quote:


Disini jelas sang dokter ingin memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, walau pemerintah sudah mengatakan lebih dulu namun tak dianggap.

Maklum saja terkadang masyarakat Indonesia ini kalau dengan kulit putih, ras bangsa eropa, atau orang asing baik itu Arab, Korea, Jepang atau China apalagi ada embel-embel Amerika lebih di agungkan, hal ini tak lepas dari efek penjajahan dimana bangsa ras kolonial itu dianggap lebih sempurna karena doktrin nenek moyang kita dulu menjadi budak mereka. Bahkan tidak percaya dengan ras bangsa sendiri, entahlah karena sering bohong atau plin plan hanya netizen yang tahu.

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Lantas apa yang bisa meminimalisir covid-19, vaksin dan prokes yang disiplin hanya itu. Selebihnya imun tubuh, dan pikiran happy tidak diserbu dengan pemberitaan tentang kematian akibat covid yang diumbar media hingga membuat panik masyarakat dan juga tentunya pemerintah.

Andai saja yang diberitakan adalah hal yang positif, ternyata covid bisa sembuh, rajin olahraga dan konsumsi makanan sehat agar imun tubuh naik dan sanggup melawan virus, bakteri dan penyakit lainnya, hindari stress hidup dibawa senang.

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Kalau sekarang? Media gencar menebar ketakutan, ppkm membuat banyak orang stress cari uang susah, phk dimana-mana, tindakan petugas yang arogan, yang ada stress dan emosi tinggi maka covid pun senang mencari inang, masyarakat pada tumbang, yang sehat susah cari makan, ekonomi hancur, kerusuhan menjalar yang rugi siapa?

Karena sekali lagi mati dan hidup kalau percaya Tuhan hal itu sudah digariskan, kalau belum waktunya mati ya tidak akan mati, tapi kalau sudah waktunya mati mau berlindung dibalik baju anti covid pun ya tetap saja mati.

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Cuitan Dr. Faheem Younus, Lebih Diterima Masyarakat Dibanding Pemerintah!! Kenapa?





profile-picture
profile-picture
profile-picture
meooong dan 37 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Halaman 1 dari 4
Karena namanya islami


emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ieuaink dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
ane malah penasaran, obat apalagi yg bakal digadang setelah hidrochloroquin, ivermectin
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
karena dia FAHEM.. PAHEM.. PAHAM.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ane dimana2 selalu bilang. sistem perpolitikan kita pasca reformasi bermasalah. Gonjang ganjing perpolitikan terlalu banyak, polemik dan kontroversi dimana2. Padahal yg dipelajari rezim orba dari rezim orla adalah pentingya kestabilan politik akan mempercepat kemajuan ekonomi dan kesejahteraan. Maka bibit yg berpotensi melahitkan ketidakstabilan politik pd masa iu langsung diberangus. Makanya ada yg namanya operadi petrus. Ini diterapkan dan sukses. Buktinya 20 th terakhir orba pertumbuhan ekonomi 7-8%. Pasca reformasi kita kadung benci dan dendam kesumat sama orba. Bukannya dibenahi buruknya malah dijauhi total. Menciptakan sikap anti. Alhasil macam skrg. Politik tdk stabil, korupsi malah makin masif karena menyebar ke bawah2. rakyat terpolarisasi karena sistem pemilu langsung, ekonomi mandek 5% selama 20 thn.

Kita perlu coba 2 periode presiden baru 10 tahun. Kalau masih sama kek skrg. Kita butuh reformasi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suicideofreka dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 27 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 27 balasan
Terserah lahemoticon-Entahlah
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
Quote:


Maklum saja terkadang masyarakat Indonesia ini kalau dengan kulit putih ras bangsa eropa lebih di agungkan, hal ini tak lepas dari efek penjajahan dimana bangsa ras kolonial itu dianggap lebih sempurna karena doktrin nenek moyang kita dulu menjadi budak mereka. Bahkan tidak percaya dengan ras bangsa sendiri, entahlah karena sering bohong atau plin plan hanya netizen yang tahu.


klo kata gw bukan karena itu, tapi karena pendidikan di Indo ini jelas kualitasnya jauh di bawah pendidikan di negara-negara maju

termasuk ya you knowlah fakultas apa

sekarang universitas-universitas swasta kan banyak yang bikin FK, apa setiap dokter kualitasnya bisa setara? jelas tidak kan, apalagi yang background kampusnya kelas 2 atau bahkan kelas 3

yang background kampusnya kelas wahid dan FKnya juga kelas wahid aja belum tentu kompeten, apalagi sisanya

belum lagi tingkat literasi, riset dan publikasi baik secara kuantitas apalagi kualitas di negara kita begitu rendah, jelas berpengaruh pada kualitas lulusan-lulusan PT kita, mau dari fakultas apapun itu

jadi wajar aja, banyak orang intellectual lebih memilih mencari informasi dari para orang kompeten2 dari luar negeri daripada dengerin "pakar" dari negara sendiri

lah mantan menteri yang katanya DOKTOR aja blunder komentar2nya

lah baru aja ada kasus dokter tapi omongannya ngalor ngidul yang "katanya" udah jadi ODGJ, tapi gak ada bukti

gimana rakyat yang sebagian besar bodoh ini enggak semakin bodoh?

sudah banyak informasi dari berbagai dokter di luar negeri, bahwa Ivermectin bukan solusi, masih dalam tahap riset in vitro (itupun karena memang Covid gak ada obatnya jadi tahap "iseng-iseng berhadiah), dsb dll

eh di Indo malah mau diproduksi massal

padahal yang namanya obat = racun, masa rakyat disuruh jadi Guinea Pig cuma karena ada satu dua kasus yang bisa jadi cuma placebo effect atau bahkan sembuhnya cuma kebetulan saja bukan karena effect Ivermectin

namanya penggunaan obat terhadap manusia itu butuh riset mendalam, bahkan bisa bertahun-tahun, ini masa main produksi massal aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masajis130 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
mantep bre. bahasanya juga bagus. netral dan nggak nerat ke salah satu kubu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
dari kuar lebih diterima akal sehat awas kalo ini dokter kalo nyenggol pemerintah +62 bisa kena cap kadrun tunggu aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Karena yg bersangkutan tidak mengambil keputusan yg tidak enak yg berefek pada yg mendengar.

Kalau cuma kritik dan omong paling mudah, mengambil tindakan itu yg susah.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 3 lainnya memberi reputasi
memang ini adalah suatu hal yanga neh gans, waktu ada yang kena covid ane sebenernya juga sudah bilang gak guna, tapi ya biar warga lain tenang disemprotlah dengan santai
profile-picture
profile-picture
profile-picture
takseindahnama dan 2 lainnya memberi reputasi
media lokal terlalu banyak bikin berita yang menakut-nakuti dengan jumlah korban fantastis setiap hari tanpa henti, membuat masyarakat jadi takut dan stres.

harusnya media juga berperan aktif dalam menumbuhkan kembali rasa percaya diri masyarakat di tengah pandemi, sehingga masyarakat tidak stres dan diliputi rasa takut serta cemas.

alurnya sekarang itu seperti ini:

baca berita korban covid mencapai ratusan ribu > stres dan takut > belum divaksin > imun lemah > kena corona > isoman > R.I.P.

cmiiw analisa pribadi emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Inspiratif
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
alami.. mayoritas masyarakat lbh suka hal2 dari luar negeri..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
tbh, ane lebih suka baca tweet ini dripada si pandu riono
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
Dah faham feluuuuum??emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
Kirain Dr. Bernard Mahfouz emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh suk@tro
Krn namanya

Coba yg berpendapat itu namanya John atau Peter atau siapa yg ke kafir2an

Pasti gak bakal percaya emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Ya karena tu dokter bukan dari golongan pemerintah atau oposisi.

Dari CVnya jelas kaga seperti dimari dari musisi politisi bahkan dokter kecantikan pada bahas covid, penjelasannya pun logis kaga seperti obat nasi kucing,


Soal ras eropa!! Doi kan jelas-jelas kadrun.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh chigo.ji3
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
karena doi seorang dokter gan....
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan c4punk1950... memberi reputasi
Gak usah terlalu bangga sama USA

Banyak penipuan skala edan2an dari sana.

Contoh :

1. Lance Amstrong ( urusan gowes2 )
2. Bernie Madoff ( urusan urus duit orang )
3. Elizabeth Holmes ( urusan alat tes kesehatan abal2 )

Nipunya gak tanggung2 tuh manusia2 USA itu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di