CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Se-Indonesia Nyesel Baru Tahu! Ternyata Begini Awal Kisah Relief Gajah di Borobudur
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60f8d82f39022003ba7cc22b/se-indonesia-nyesel-baru-tahu-ternyata-begini-awal-kisah-relief-gajah-di-borobudur

Se-Indonesia Nyesel Baru Tahu! Ternyata Begini Awal Kisah Relief Gajah di Borobudur

Se-Indonesia Nyesel Baru Tahu! Ternyata Begini Awal Kisah Relief Gajah di Borobudur

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan Pariwisata Berkualitas (Quality Tourism).

Salahsatu upaya yang dilakukan yaitu dengan membuat Paket Memberi Makan Gajah di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

Paket Memberi Makan Gajah ini merupakan aktivitas nyata yang dapat dinikmati pengunjung, sebagai hasil interpretive panel relief Gajah yang ada di Candi Borobudur.

“Jadi ada korelasinya nih, ada benang merah antara edukasi relief Candi Borobudur, dengan aktraksi/aktivitas di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Belajar tentang relief Gajah, disambung dengan aktivitas Memberi Makan Gajah. Ini akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik bagi pengunjung”, kata Pujo Suwarno, Marketing & Sales Vice President PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

Kantor unit Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) diberikan amanah untuk memelihara 5 Gajah, yaitu Bona, Zela, Echa, Lisi, dan Indra. TWCB bekerjasama dengan pihak terkait, merawat kelima Gajah ini dengan sepenuh hati. Disediakan tempat hidup yang layak, konsumsi makanan yang baik, serta perawatan kesehatan yang juga diperhatikan.

Para pawang Gajah menjaga dan merawat mereka dengan penuh kasih sayang, sesekali bermain bersama dan diajak jalan-jalan di sekitar kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

Bahkan, pengunjung Candi Borobudur juga dapat berinteraksi dengan Gajah-Gajah tersebut. Pengunjung dapat berbagi kasih sayang dengan fauna Gajah, memberi makan dan berfoto bersama.
Saat berinteraksi dengan Gajah, pengunjung akan mendapatkan Story Telling dari Pawang mengenai kehidupan Gajah.

Berbicara perihal fauna Gajah, ada nilai-nilai edukasi yang dapat kita teladani dari relief Candi Borobudur, salahsatunya Cerita Jataka Gajah Agung yang berkisah tentang Pengorbanan Seekor Gajah di Padang Pasir.

Relief ini terdapat di sisi selatan Candi Borobudur, Lantai 3/Lorong 1, pagar langkan bagian atas, bidang H di Panil ke 6, 7 dan 8.

Dikisahkan, Bodhisatwa terlahir sebagai Gajah yang mulia. Pada suatu hari sang Gajah sedang berada di pinggiran hutan yang dikelilingi padang pasir.

Tiba-tiba sang Gajah bertemu dengan sekelompok orang yang sedang kelaparan, kehausan dan keletihan, serta merintih meminta pertolongan.

Hati sang Gajah tergerak untuk menolong orang-orang itu. Sang Gajah kemudian menyuruh rombongan itu untuk berjalan ke lembah di kaki gunung.

Gajah itu berkata bahwa disana ada danau yang airnya sangat jernih, di dekatnya ada seekor Gajah mati, sehingga mereka bisa memakan daging Gajah tersebut, dan  mengambil ususnya untuk dijadikan kantung-kantung air sebagai bekal perjalanan pulang.

Sekelompok orang itu kemudian berjalan menuju tempat yang ditunjukkan oleh sang Gajah. Sementara itu, sang Gajah pergi mengambil jalan lain untuk mendaki gunung dari sisi berbeda.

Sesampainya diatas gunung, sang Gajah lalu menjatuhkan dirinya ke bawah, tepat pada posisi lembah kaki gunung. Saat rombongan itu sampai di lembah kaki gunung, mereka menemukan danau dengan air jernih dan seekor Gajah yang sudah mati.

Betapa gembiranya mereka melihat mata air dan bangkai Gajah yang masih segar. Mereka kemudian memotong-motong daging Gajah itu dan memakannya.
Tak lupa merekapun menyimpan air menggunakan usus Gajah.

Rombongan kemudian melanjutkan kembali perjalanan. Tubuh mereka telah kembali segar dan kuat.

Mereka sama sekali tidak tahu bahwa bangkai Gajah yang mereka makan adalah bangkai dari Gajah yang mereka temui di tengah perjalanan.

Gajah yang telah mengorbankan dirinya untuk menolong mereka.

Ini adalah salah satu kisah keteladanan yang dapat kita pelajari dari relief-relief Candi Borobudur.

Kunjungan wisata ke Candi Borobudur tidak hanya untuk kebutuhan foto saja, namun ada nilai experience lebih yang bisa didapatkan, yaitu belajar sejarah dan menggali nilai-nilai edukasi dari relief-relief yang terpahat pada dinding Candi Borobudur, salahsatunya pendidikan moral mengenai arti pengorbanan seperti yang dikisahkan dalam cerita diatas.

Dengan demikian, kunjungan wisatawan akan menjadi lebih bermakna, dan timbul keinginan untuk datang kembali mendengarkan series cerita yang lainnya.

Baca Berita Selengkapnya;
https://www.industry.co.id/read/8963...h-di-borobudur

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jeffraid dan 17 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Gajahnya sungguh baik hati dan berakhlaq mulia emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan 3 lainnya memberi reputasi
kenapa ga masjid aja dijadikan tempat wisata
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shouteveryone dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Gajah yg berbudi luhur, beda dengan onta
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamarnr dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Kisah keteladanan yg bagus sekali emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamarnr dan 2 lainnya memberi reputasi
Kenapa Gajah yang ada di padang pasir? Harusnya kan Onta

emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamarnr dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 18 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 18 balasan
Ntar ada yang belingsatan dah ga suka ngeliat indahnya ajaran buddha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PiranH.Jr dan 3 lainnya memberi reputasi
Perasaan atau bagaimana juga termasuk pas pembuatan candi itu selain pakai tenaga manusia juga pakai tenaga hewan untuk mengangkut batu besar nya, salah satunya ya gajah itu
profile-picture
saya.kira memberi reputasi
Quote:


Sejak kapan gajah 🐘 bisa berbicara bahasa manusia ?
Apa buktinya ?

Apakah boleh mengajarkan agama dengan berbohong ?
Lihat 34 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 34 balasan
Itu pasti gajahnya sulaiman emoticon-Big Grin
borobudur itu buddha
saat kelahiran buddha, ibu nya mimpi di beri bunga teratai oleh seekor gajah
makanya gajah dianggap suci oleh penganut buddha
gak cuma buddha sih, hindu juga sangat menghormati gajah (dewa ganesha)
ganesha adalah anak dari batara siwa dan dewi parwati (durga / rangda), tapi sang dewi merahasiakan hal itu dari suami nya (siwa)
ganesha adalah dewa pengetahuan, makanya ITB pake logo ganesha
awalnya ganesha gak berkepala gajah kayak gitu
siwa murka kala ganesha menyatakan parwati adalah ibu nya
dianggap selingkuh, akhirnya siwa penggal kepala ganesha sebagai pelampiasan amarah nya ke parwati istri nya
parwati sedih luar biasa dan berusaha menyelamatkan anaknya itu
satu2nya cara menyelamatkan ganesha adalah mencari memengal kepala baru yg seusia dgn ganesha yg masih anak anak itu, sayangnya hal itu tak mudah
karena semua anak pasti tidur di temani ibu nya, ortu nya, dll
bahkan hewan sekalipun kalo anaknya tidur pasti di temani ortu nya
kecuali gajah ! gajah tidur membelakangi anak nya
akhirnya di putuskan kepala gajah menggantikan kepala ganesha
ganesha juga merupakan salah satu dewa yg disembah oleh suzanna sang aktris horor legend itu
suzanna sendiri aslinya kristen, namun ia juga menganut agama kejawen dan melakukan ritual2 ala hindu juga
kebanyakan orang sakti jaman dulu kek gitu, punya lebih dari 1 agama
walau sudah tiada, suzanna di yakini masih hidup dan suka mengunjungi rumah penduduk sekitar pemakaman nya, hanya sekedar untuk say hello saja
hal itu diamini sendiri oleh suami nya cliff sangra
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamarnr dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kesimpulan, tujuan, fungsi, dll dongeng dari agama Buddha berbeda jauh ya dengan agama mayonais dan rivalnya itu.
profile-picture
profile-picture
vickytej2301 dan MafTrack memberi reputasi
untung gajahnya gak disalib..
profile-picture
starbox.design memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Wahh.. Baru tau ane gan.. Nice info... emoticon-Salam Kenal
Lha trs nabi sulaimannya manaaa??
emoticon-Marah
profile-picture
Somad.Monyong memberi reputasi
Tragis ya
Bunuh diri dengan cara yg mulia
Kaya junjunganya kristen
Cuma sigajah lebih keren ceritanya
profile-picture
profile-picture
vickytej2301 dan saya.kira memberi reputasi
Quote:


Jadih relief gajah diborobudur itu bukan peninggalan nenek moyang beribuh2 taon yg lalu ? emoticon-Bingung hanya sekedar relief dadakan karena ada hiburan naek gajah area borobudur..
Dan arkeolog klean ketipuk emoticon-DP dengan menjelasken bahwa gajah itu kendaraan dewa budis begitu ?
Se-Indonesia Nyesel Baru Tahu! Ternyata Begini Awal Kisah Relief Gajah di Borobudur

Semut aja bisa ngomong apalagi gajah.
profile-picture
Kranevitter memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
emoticon-Ngakak
Jadi ini gajah adalah calon Budha?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di