CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Militer dan Kepolisian /
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60f526da945aae205e416f5e/all-about-torpedo---senjata-andalan-kapal-selam

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Dalam pertempuran matra laut, "torpedo" menjadi salah satu senjata yang ditakuti. Lazimnya senjata ini dipakai dan diluncurkan oleh kapal selam, namun pada perkembangannya, tidak hanya diluncurkan oleh kapal selam. Torpedo masa kini juga bisa diluncurkan oleh pesawat, helikopter dan kapal permukaan.

Pada dasarnya, torpedo adalah peluru kendali yang bergerak di dalam air, sehingga mampu melacak dan mengejar sasarannya sendiri. Dengan ukuran relatif kecil dan bergerak di dalam air, membuat torpedo sangat sulit dideteksi. Jika berhasil dideteksi, maka akan sulit untuk menghadangnya.

Ledakan torpedo akan menimbulkan "bubble jet effect", yang mampu mematahkan struktur rangka dan mengoyak badan kapal. Jika torpedo mengenai kapal yang berukuran besar, bisa dipastikan kapal tersebut akan terbelah menjadi dua bagian. Pada kesempatan kali ini ane akan membahas serba-serbi torpedo, mulai dari sejarah, cara kerja, serta perkembangan torpedo dari masa ke masa.

Sebelum melanjutkan membaca tulisan ini, ane sarankan agan dan sista untuk menyiapkan camilan dan minuman sebagai teman membaca, karena pembahasan ini akan panjang. Bagi yang tidak suka pembahasan panjang, ane sarankan untuk tidak melanjutkan membaca tulisan ini. Ane akan mulai thread kali ini dari sejarah torpedo. Selamat membaca emoticon-Angkat Beer


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ilustrasi torpedo modern.

Ilustrasi: id.depositphotos.com




BAGIAN 1: Sejarah Torpedo


Senjata berupa proyektil yang mampu bergerak di dalam air ini pertama kali dikembangkan pada abad 19. Pada masa tersebut juga mulai dikembangkan ranjau darat dan juga ranjau laut. Sebenarnya ide mengenai torpedo sudah ada sejak tahun 1200 Masehi.

Tepatnya pada tahun 1275, ilmuwan militer Arab yang bernama Hasan Al-Rammah, menulis ide tentang senjata berbentuk seperti telur yang mampu bergerak di dalam air dan membawa peledak. Namun, teknologi pada masa itu belum mampu mewujudkan ide tersebut.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ide tentang torpedo yang dibuat oleh Hasan Al-Rammah.

Ilustrasi: weaponsandwarfare.com



Torpedo baru benar-benar bisa dikembangkan memasuki abad 19, ilmuwan Inggris bernama Robert Whitehead pada tahun 1886 untuk pertama kali memperkenalkan torpedo. Torpedo ini lantas diberi nama sesuai namanya, yakni "Whitehead". Torpedo Whitehead dinilai sebagai torpedo pertama yang berfungsi secara efektif, meskipun sebelumnya ada beberapa orang yang membuat prototype torpedo, tapi belum bisa bekerja dengan baik.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Robert Whitehead, ilmuwan asal Inggris yang berhasil membuat torpedo untuk pertama kali.

Foto: wikipedia.org



Nama torpedo diambil dari nama jenis ikan pari yang memiliki sengat listrik. Pada awalnya, nama torpedo digunakan untu menyebut istilah ranjau laut. Namun, sejak tahun 1900, istilah torpedo digunakan untuk menyebut proyektil yang mampu bergerak dengan tenaga sendiri di dalam air.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ikan pari torpedo, nama senjata torpedo diambil dari nama ikan ini.

Foto: www.naturamediterraneo.com



Setelah keberhasilan Inggris dengan torpedo Whitehead, Jerman dan Prancis kemudian juga mulai menciptakan torpedo dalam waktu yang hampir bersamaan. Torpedo Whitehead digunakan untuk pertama kali dalam Perang Pachoca tahun 1877, meskipun penembakan torpedo ini gagal. Kapal perang Inggris waktu itu, yaitu HMS Shah, menembakkan torpedo kepada kapal Huáscar milik pemberontak Peru. Namun, kapal tersebut berhasil menghindari torpedo tersebut. Pasalnya torpedo Whitehead kehabisan tenaga sebelum mencapai sasaran.

Sejarah mencatat, torpedo berhasil menenggelamkan kapal untuk pertama kali dalam pertempuran Rusia-Turki tahun 1878. Waktu itu, kapal milik Turki yang bernama Intikbah, berhasil ditenggelamkan setelah 2 torpedo diluncurkan dari kapal Veliky Knyaz Konstantin milik Rusia.

Pada perkembangannya, torpedo mulai digunakan secara luas selama Perang Dunia 1 dan 2. Jerman menjadi negara yang paling sukses menggunakan sekaligus mengembangkan torpedo dalam pertempuran. Selama Perang Dunia 1, U-Boat milik Jerman berhasil menenggelamkan lebih dari enam ribu kapal sekutu. Baik kapal dagang dan kapal perang, sebagian besar diantaranya ditenggelamkan dengan torpedo.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ilustrasi U-21 Jerman selama Perang Dunia 1.

Ilustrasi: Willy Stöwer



Jika Jerman berhasil dengan torpedonya, Amerika Serikat justru mengalami masalah pada torpedonya. Torpedo Mark 14 yang digunakan semasa Perang Dunia 2, mengalami banyak permasalahan. Salah satu contoh kasusnya terjadi pada tanggal 14 Desember 1941, saat itu USS Seawolf menembakkan total 8 torpedo ke kapal Jepang. Dari 8 torpedo yang ditembakkan, 7 meleset, sementara satu torpedo mengenai sasaran, parahnya satu torpedo tersebut tidak meledak.

Karena menemui jalan buntu dalam upaya memperbaiki masalah torpedonya, Angkatan Laut Amerika sampai meminta bantuan dan saran dari Albert Einsten. Einsten kemudian menemukan masalah torpedo tersebut, ternyata mekanisme detonator mengalami kerusakan saat menghantam target, sebelum sempat meledakkan hulu ledak.

Einsten menyarankan penambahan ruang kosong di ujung torpedo, hal ini dilakukan untuk mengurangi impact saat menghantam sasaran. Namun, Angkatan Laut Amerika Serikat tidak menindaklanjuti saran Einsten tersebut. Akibatnya pada bulan Juli tahun 1943, torpedo yang ditembakkan USS Tinosa ke kapal tanker Jepang mengalami kegagalan. Torpedo memang berhasil mengenai sasaran, tapi tidak meledak.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Saran Einstein untuk masalah torpedo Amerika, yaitu dengan menambahkan ruang kosong di ujung torpedo, tapi saran ini tidak pernah ditindaklanjuti.

Ilustrasi: Tangkapan Layar Lycma Mil-Tech/Youtube



Angkatan Laut Amerika lantas melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah beberapa torpedo mereka gagal meledak, akhirnya mereka menemukan masalah tersebut. Masalah itu terdapat pada komponen berbentuk cincin pada detonator, yang bentuknya terlalu tipis, sehingga rusak saat menghantam target.

Angkatan Laut Amerika kemudian mengganti komponen tersebut dengan memakai bahan yang lebih tebal, setelah itu masalah teratasi. Pada akhirnya, saran dari Einsten tidak pernah dipakai. Saat mereka mencoba memperbaiki sendiri permasalahan torpedo tersebut, ternyata malah berhasil. Sejak saat itu torpedo milik Amerika bisa diandalkan untuk menenggelamkan kapal musuh.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Dengan mengganti komponen berupa cincin dengan bahan yang lebih tebal, masalah pada torpedo milik Amerika bisa diatasi.

Ilustrasi: Tangkapan Layar Lycma Mil-Tech/Youtube




BAGIAN 2: Cara Kerja Torpedo


Torpedo modern dapat diluncurkan dari berbagai platform, mulai dari kapal permukaan, helikopter dan pesawat terbang. Pada platform kapal permukaan, torpedo diluncurkan dari tabung peluncur, torpedo diluncurkan dengan udara bertekanan. Jika diluncurkan dari helikopter dan pesawat, maka torpedo dijatuhkan langsung dari ketinggian.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Peluncuran torpedo MK 46 dari kapal permukaan.

Foto: wikimedia.org


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Peluncuran torpedo dari helikopter.

Foto: royalnavy.mod.uk


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Peluncuran toepedo MK 54 dari pesawat P-8A Poseidon.

Foto: US Navy



Sementara peluncuran torpedo dari kapal selam, memakai tabung peluncur. Tabung tersebut memiliki pintu kedap air di kedua ujungnya, penggunaan pintu kedap air ini bertujuan agar saat mengisi torpedo dari dalam kapal selam, air laut tidak masuk ke dalam kapal selam.

Saat torpedo akan diisi, pintu depan ditutup, dan pintu belakang dibuka. Sementara saat akan diluncurkan, pintu depan dibuka, sementara pintu belakang ditutup. Saat diluncurkan, torpedo akan di dorong keluar dengan aliran air berkecepatan tinggi. Setelah itu, torpedo akan bergerak dengan dorongan baling-baling (propeller) yang berputar.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Diagram peluncuran torpedo dari tabung peluncur pada kapal selam.

Ilustrasi: wikipedia.org



Baling-baling torpedo biasanya ada dua, yang berputar berlawanan arah. Hal ini bertujuan agar bodi torpedo tidak ikut berputar akibat momen yang dihasilkan oleh baling-baling. Baling-baling torpedo umumnya memiliki bilah yang banyak, hal tersebut bertujuan untuk memberi daya dorong yang besar, meskipun kecepatan putarannya relatif rendah.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Baling-baling torpedo umumnya memiliki bilah yang banyak.

Foto: bluebird-electric.net



Kecepatan baling-baling torpedo diusahakan tidak terlalu tinggi, jika putaran baling-baling tersebut terlalu tinggi, maka akan menghasilkan gelembung-gelembung yang disebut sebagai kavitasi. Gelembung ini adalah air yang berubah menjadi uap karena tekanan rendah pada sisi belakang baling-baling yang berputar sangat cepat.

Gelembung-gelembung ini akan menghasilkan suara akustik, yang dapat dideteksi musuh. Untuk itu, baling-baling pada torpedo diusahakan tidak menimbulkan gelembung kavitasi.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Baling-baling torpedo diusahakan agar tidak berputar terlalu tinggi, agar tidak menghasilkan gelembung kavitsai.

Ilustrasi: Tangkapan Layar Dansro24/Youtube




BAGIAN 2.1: Mesin Torpedo Zaman Dulu


Setelah mengenal cara peluncuran torpedo, kita beralih ke mesin gan sist. Memasang mesin pada torpedo merupakan tantangan tersendiri, karena torpedo berada di dalam air. Mesin konvensional jelas tidak dapat digunakan, karena jenis mesin ini membutuhkan udara untuk beroperasi.

Dalam sejarahnya, berbagai metode pernah digunakan sebagai mesin penggerak torpedo, salah satunya adalah dengan menggunakan udara bertekanan yang disimpan dalam tangki. Udara bertekenan ini digunakan untuk menggerakkan mesin piston, putaran mesin kemudian menggerakkan baling-baling dan pada akhirnya mendorong torpedo.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Penggerak torpedo yang menggunakan udara bertekanan tinggi.

Ilustrasi: Tangkapan Layar vbbsmyt/Youtube



Pada perkembangannya, mesin torpedo juga pernah menggunakan roda gila (flywheel). Sebelum diluncurkan, roda gila diputar dengan sangat cepat. Inersia dari roda gila tersebut dimanfaatkan untuk memutar baling-baling torpedo melalui serangkaian roda gigi.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Penggerak torpedo yang menggunakan roda gila (flywheel).

Ilustrasi: Tangkapan Layar vbbsmyt/Youtube



Salah satu mesin torpedo yang sukses digunakan adalah sejenis mesin uap, yang disebut sebagai "wetheather". Cara kerja mesin ini adalah sebagai berikut, di dalam torpedo akan terjadi proses pembakaran bahan bakar khusus yang tidak memerlukan sumber oksigen dari luar. Gas hasil pembakaran ini digunakan untuk memutar mesin, sementara air yang digunakan untuk mendinginkan mesin berubah menjadi uap.

Uap yang yang dihasilkan ini digunakan sebagai tenaga tambahan yang digunakan untuk memutar mesin, sebagian besar torpedo pada masa Perang Dunia 1 dan 2 kebanyakan memakai mesin wetheather ini.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Sistem mesin uap pada torpedo.

Ilustrasi: maritime.org




BAGIAN 2.2: Mesin Torpedo Modern - Thermal


Pada mesin torpedo modern, pilihan mesinnya lebih sederhana, yakni thermal dan elektrik. Ane akan bahas thermal terlebih dahulu. Jenis thermal memakai metode pembakaran di dalam torpedo, mesin yang digunakan memakai bahan bakar khusus, yang di dalamnya sudah terdapat oxidizer. Sehingga proses pembakaran bisa dilakukan tanpa bergantung dengan oksigen dari sumber luar. Contoh bahan bakar yang digunakan adalah otto fuel II. Bahan bakar ini terdiri dari 3 jenis campuran, yakni propylene glycol dinitrate, 2-nitrodiphenylamine, dan dibutyl sebacate.

Karena torpedo berbentuk silinder, maka untuk efisiensi ruangan, torpedo membutuhkan mesin dengan desain khusus. Jenis mesin yang digunakan oleh torpedo adalah "swashplate". Dalam mesin ini, piston disusun melingkar dengan sekuen gerakan yang diatur oleh plat berbentuk piringan. Torpedo yang memakai mesin ini adalah MK 46 dan MK 48 buatan Amerika.

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Mesin swashplate pada torpedo MK 46.

Ilustrasi: Tangkapan Layar mkwmr/Youtube



Kelebihan dari torpedo thermal adalah memiliki kecepatan lebih tinggi dan jarak jangkaunnya yang jauh. Kelemahannya adalah torpedo ini cukup berisik, sehingga akan mudah dideteksi. Selain itu, karena gas pembakaran harus dikeluarkan melalui exhaust, torpedo akan kehilangan tenaga pada kedalaman laut. Karena tekanan gas harus melawan tekanan air yang besar.



BAGIAN 2.3: Mesin Elektrik


Pada mekanisme ini menggunakan baterai dan motor listrik, keunggulannya adalah torpedo menjadi lebih senyap, sehingga sulit dideteksi. Karena tidak mengeluarkan sisa pembakaran melalui exhaust, torpedo ini tidak kehilangan tenaga pada kedalaman.

Jenis baterai yang digunakan, misalnya alumunium silver oxide, lithium ion dan silver oxide zync. Saat ini torpedo elektrik lebih banyak digunakan, karena mudah dirawat, aman, serta bisa dibuat secara modular. Misalnya untuk menambah jarak jangkauan, cukup menambah panjang torpedo. Sehingga mampu membawa baterai dalam jumlah lebih banyak.

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Contoh baterai yang digunakan pada torpedo elektrik.

Ilustrasi: ksbatteries.com




BAGIAN 3: Cara Torpedo Menghantam Target Sasaran


Torpedo pada masa awal tidak dilengkapi sistem kendali, torpedo hanya bergerak lurus, sehingga harus dibidik dengan tepat saat ditembakkan. Torpedo pada awalnya hanya dilengkapi giroskop dan kontrol kedalaman untuk mempertahankan arah dan kedalaman.

Pada masa Perang Dunia, Jerman memakai torpedo yang dapat diprogram dalam pola tertentu. Setelah diluncurkan, torpedo akan bergerak dengan pola tersebut, sehingga kemungkinan mengenai sasaran lebih besar. Sementara pada torpedo modern, sudah dilengkapi sistem pemandu, sehingga bisa melacak dan mengejar sasaran secara tepat.

Seperti halnya kapal selam, torpedo memakai gelombang suara untuk melacak targetnya. Hal ini karena gelombang elektromagnetik yang digunakan seperti peluru kendali di udara, tidak berfungsi baik di dalam air. Sebaliknya, gelombang suara mampu merambat lebih baik di dalam air daripada di udara.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Torpedo memakai gelombang suara untuk melacak targetnya.

Ilustrasi: artikelnesia.com



Ada beberapa sistem pengendali pada torpedo, yang pertama adalah sonar pasif.

1. Sonar Pasif

Akan mendengar suara dari target, misalnya kapal selam atau kapal permukaan. Kemudian sistem dalam torpedo akan melacak arah sumber suara tersebut dan mengarahkan torpedo untuk mengenainya. Pada torpedo tipe lama, dilengkapi dengan dua sensor pada kedua sisinya. Torpedo akan bergerak zig-zag seperti ular, dengan membandingkan kuat lemahnya deteksi sensor di kedua sisi, maka akan diketahui arah target. Sehingga torpedo bisa diarahkan ke target tersebut.



All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Torpedo tipe lama dibekali sensor di kedua sisinya, sehingga torpedo akan bergerak zig-zag menuju targetnya.

Ilustrasi: Tangkapan Layar Lycma Mil-Tech/Youtube



Namun, torpedo modern tidak perlu melakukan gerakan zig-zag lagi untuk mencari target. Pada torpedo modern, deteksi sensor pasif dapat digerakkan secara digital, sehingga tak perlu repot-repot bergerak zig-zag layaknya ular.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Torpedo modern sudah dilengkapi sensor digital, sehingga tidak perlu bergerak zig-zag seperti ular.

Ilustrasi: atlas-elektronik.com



2. Sonar Aktif

Dengan metode sonar aktif, torpedo akan memancarkan ping berupa gelombang suara, gelombang ini akan dipantulkan oleh target. Dengan menganalisa gelombang suara tersebut, posisi sasaran dapat diketahui secara tepat. Kemudian sistem kendali pada torpedo akan mengarahkan torpedo tersebut ke target sasaran.

Torpedo yang menyerang kapal perang permukaan memakai metode homing, di mana sistem pada sensor kendali akan melacak jalur jejak ombak di belakang kapal yang bergerak. Torpedo akan berada di jejak kapal dan akan mengejar kapal tersebut.



All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Metode sonar aktif pada torpedo.

Ilustrasi: cdn.asp.events




Lanjut Post #2 emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PhaantomPain dan 37 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh si.matamalaikat
Halaman 1 dari 3
BAGIAN 3.1: Penggunaan Kabel Fiber Optik Pada Torpedo


Torpedo modern saat ini gan sist, menggunakan kabel pengendali, antara kapal selam dengan torpedo yang ditembakkannya, dihubungkan dengan kabel tipis. Kabel ini bisa berupa kabel tembaga, namun umumnya memakai kabel fiber optik. Penggunaan fiber optik akan memberikan bandwidth yang besar untuk transmisi data antara sistem kapal selam dengan torpedo.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Torpedo modern menggunakan kabel pengendali yang sangat tipis.

Ilustrasi: Naval Group



Di dalam torpedo modern terdapat gulungan kabel, yang jika direntangkan panjangnya, bisa mencapai puluhan kilometer. Sebelum torpedo ditembakkan, sistem kendali pada kapal selam akan melakukan program terhadap torpedo, yang meliputi informasi sebagai berikut:

- Kedalaman dan jalur torpedo.
- Tingkat noise akustik bawah laut, untuk mengatur frekuensi dan amplitudo sonar saat diaktifkan.
- Jarak & lokasi target.
- Kill Box musuh.

Ane akan terangkan sedikit mengenai kill box, kill box adalah batas yang dibuat secara digital, di mana torpedo akan mencari dan menghancurkan target. Jadi torpedo hanya akan mengenai dan mencari sasaran di dalam kill box tersebut. Penggunaan kill box ini bertujuan agar torpedo tidak salah sasaran, mengenai yang bukan merupakan targetnya.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Kill box yang diatur secara digital, bertujuan agar torpedo mengenai musuh yang berada di dalam kill box tersebut.

Ilustrasi: Tangkapan Layar Lycma Mil-Tech/Youtube



Pada saat torpedo yang dilengkapi kabel fiber optik tadi ditembakkan, torpedo keluar dari tabung di dorong dengan tekanan air. Setelah keluar, torpedo akan menyelam ke bawah terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah kabel tertabrak oleh kapal selam yang meluncurkannya. Setelah itu, torpedo akan meluncur ke kill box yang sudah ditentukan. Pada fase ini sensor torpedo tidak aktif.

Torpedo meluncur berdasarkan rute yang telah diprogramkan sebelumnya, ketika terjadi perubahan rute karena target berbelok atau merubah kecepatan, maka update (pembaruan rute) akan dikirim melalui kabel. Setelah torpedo meluncur ke dalam kill box, torpedo akan mengaktifkan sonarnya. Bisa berupa sonar aktif atau pasif.

Jika menggunakan sonar pasif, torpedo tidak akan terdeteksi, karena tidak memancarkan apa pun. Torpedo hanya akan mendengarkan dan melacak suara yang dihasilkan oleh kapal permukaan atau kapal selam musuh. Suara tersebut berasal dari suara mesin atau baling-baling kapal.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Untuk melacak target, torpedo bisa memakai sonar pasif, dengan cara mendengarkan suara dari putaran baling-baling atau mesin kapal selam dan kapal permukaan.

Ilustrasi: obengplus.com



Jika menggunakan sonar aktif, torpedo akan memantulkan gelombang suara, gelombang ini jika mengenai sasaran, akan dipantulkan kembali. Kemudian gelombanng tersebut akan dideteksi oleh sensor akustik. Selanjutnya sistem kendali pada torpedo akan memproses informasi ini untuk menentukan lokasi target dengan sonar aktif.

Dengan memakai sonar aktif, pelacakan target akan lebih akurat, tapi musuh bisa mendeteksi torpedo yang mengarah kepadanya. Meski bisa dideteksi, hal itu sudah terlambat. Waktu antara torpedo terdeteksi dan mengenai target sangat singkat, tidak cukup waktu untuk melakukan penghadangan atau meluncurkan pengecoh.


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ilustrasi torpedo yang menuju kill box dengan memakai sonar aktif.

Iluatrasi: Tangkapan Layar Lycma Mil-Tech/Youtube




BAGIAN 4: Bubble Jet Effect


Ketika torpedo berhasil mengenai sasaran, torpedo otomatis akan meledak, mekanisme detonasi bisa menggunakan impact. Yaitu akan meledak saat menabrak target. Cara kedua dengan menggunakan proximity, artinya torpedo dapat diprogram untuk meledak tepat di bawa lambung kapal.

Ledakan di dalam air yang tepat berada di bawah lambung kapal akan memberi efek kerusakan yang besar, hal ini disebut sebagai "bubble jet effect". Saat terjadi ledakan di bawah lambung kapal, ledakan tersebut akan mendorong air ke segala arah. Berbeda dengan udara yang dapat terkompresi, air nyaris tidak dapat terkompresi.

Karena tidak dapat terkompresi, tekanan ledakan yang disalurkan air tidak berkurang, sama dengan pusat ledakan. Efek ledakan ini kemudian mendorong kapal ke atas, se-per sekian detik setelah ledakan hilang, pusat ledakan menjadi vakum. Sehingga menarik air ke pusat ledakan dengan sangat cepat, badan kapal juga akan tertarik ke bawah secars mendadak.

Tabrakan air yang bertemu di bekas pusat ledakan, kembali menimbulkan gelombang kejut ke arah luar. Akibatnya badan kapal akan terdorong ke atas lagi, deformasi berlawanan arah yang terjadi dengan sangat cepat, membuat struktur kapal tidak lagi bisa menahannya. Hal ini membuat rangka kapal patah dan dinding kapal terkoyak, ledakan torpedo yang mengenai kapal besar bisa membuat kapal terbelah dan mematahkannya jadi dua bagian. Sulit dideteksi dan menimbulkan efek kerusakan yang besar, membuat torpedo menjadi senjata yang ditakuti oleh kapal laut.



All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ilustrasi bubble jet effect yang ada di dalam air, ketika torpedo berhasil menghantam targetnya.

Ilustrasi: Screen Shot Warped Perception/Youtube


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Efek bubble jet effect yang terjadi akibat ledakan torpedo bisa merusak struktur kapal.

Ilustrasi: gregoryelich.org


All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ledakan torpedo juga bisa membelah kapal dan mematahkan kapal menjadi dua bagian.


Ilustrasi: Getty Images/Pinterest





BAGIAN 5: PENUTUP - Torpedo Milik Angkatan Laut Indonesia


TNI AL sepanjang perjalanannya mengawal kawasan laut Indonesia pernah memakai berbagai macam torpedo, untuk melengkapi kapal permukaan, kapal selam serta helikopter pemburu kapal selam. Berikut ini adalah inventaris torpedo TNI AL:


1. Mark 46

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Foto: seaforces.org


Torpedo Mark 46 (MK 46) ini dipakai oleh TNI AL sejak tahun 1974, kedatangan torpedo buatan Amerika ini bersamaan dengan pembelian 4 unit kapal perusak kawal Kelas Samadikun, yang merupakan kapal bekas milik Angkatan Laut Amerika. Pada tahun 1980-an, jumlah torpedo Mark 46 semakin bertambah. Tercatat frigate Kelas Fatahillah dan Kelas Ahmad Yani dipersenjatai dengan Mark 46 sebagai senjata anti kapal selam. Dengan jangkauan mencapai 10 km, torpedo ini juga bisa diluncurkan melalui helikopter pemburu kapal selam TNI AL, yakni AS565 Phanter.


2. A-224S

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ilistrasi: navaltechnology.com


Torpedo buatan Italia ini memperkuat TNI AL sejak era 2000-an, torpedo ini dipakai sebagai senjata anti kapal selam pada kapal korvet SIGMA, yakni Kelas Diponegoro. Kelas kapal ini terdiri dari 4 kapal. Torpedo buatan Italia ini sudah memakai mesin elektrik, dan memiliki jarak jangkauan 13 km. Saat ini varian terbaru dari torpedo A-244S juga sudah dipasang pada helikopter AS565 Phanter milik TNI AL.



3. AEG SUT 533 mm

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Foto: kkip.byproweb.co.id


Mendapat lisensi dari Jerman, PT DI kemudian mulai memproduksi secara lokal torpedo ini di Indonesia. AEG merupakan akronim dari "Allgemeine Elektrizitäts-Gesellschaft", nama perusahaan Jerman yang memproduksi torpedo ini. Sementara SUT adalah akronim dari "Surface and Underwater Target".

Torpedo ini punya kaliber yang lebih besar, yakni 533 mm atau setara dengan 21 inch. Torpedo ini menggunakan tenaga motor listrik dengan sumber tenaga dari baterai yang terbuat dari bahan silver zync. Dengan jarak jangkauan mencapai 28 km, torpedo ini menjadi senjata andalan dua kapal selam Indoensia di dekade 80-an, yaitu KRI Cakra 401 dan KRI Nanggala 402. Selain itu, torpedo ini juga menjadi senjata di kapal patroli cepat FPB 57 m. FYI gan sist, inilah jenis torpedo yang rencananya akan ditembakkan oleh kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali beberapa bulan lalu.



4. Black Shark

All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Foto: finmeccanica SpA


Torpedo ini dibuat oleh perusahaan "Whitehead Sistemi Subacquei (WASS)", asal Italia. Torpedo ini juga menggunakan tenaga dari motor listrik, dengan memakai baterai yang terbuat dari alumunium silver oxide. Black Shark punya jarak jangkauan mencapai 50 km. Torpedo ini menjadi senjata andalan bagi kapal selam Kelas Nagapasa TNI AL yang dibuat oleh Korea Selatan. Kelas kapal selam ini terdiri dari 3 kapal, yakni KRI Nagapasa 403, KRI Ardadedali 404 dan KRI Alugoro 405.



THE END



Demikian pembahasan panjang mengenai torpedo kapal selam, yang menjadi senjata yang ditakuti dalam pertempuran matra laut. Semoga sedikit pengetahuan yang ane ketahui ini bisa bermanfaat untuk agan dan sista, sampai jumpa emoticon-Angkat Beer





Referensi Tulisan: 1.2.3.4.5.6
Ilustrasi Gambar: Google image dan berbagai sumber
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PhaantomPain dan 26 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh si.matamalaikat
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam


Kali ini bahas torpedo, jangan lupa komeng gan emoticon-Toast


-------



Tambahan mengenai torpedo dari para Kaskuser, semoga bisa menjadi referensi tambahan untuk semuanya emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Quote:






Quote:


Quote:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh si.matamalaikat
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Cara masukin ke kapal selamnya gimana ya Gan, secara kapal selam dibuat secara detail dam minim celah, gk sperti kapal kargo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gabener.edan
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Klo mcm borei tuh
Ada ballistic ny

Narony posisi berdiri x y

Btw klo propeller gk boleh terlalu cpt, menghindari kavitasi
Brrati torpedo yg d sub gk bgtu cpt y
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
VA-111 Skhval... supercavitating torpedo berkecepatan 200 knot..
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam
berpendorong roket, saat meluncur badannya diselubungi gelembung udara, jadi meminimalkan gesekan antara badan dgn air... maka kecepatannya bisa tinggi...

bahkan varian awal tak memiliki sistem pemandu mandiri, soalnya mesin pendorong + super kavitasinya sendiri udah bising..emoticon-Big Grin
...cmiiw..

besok Hari Raya Kurban, cari "torpedo" yg lain...emoticon-Big Grin
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Wahh.. Baru tau ane gan.. Nice info... emoticon-Salam Kenal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
Torpedo Soviet VA-111 Shkval
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam
Awalnya "monster perang" ini dikembangkan di bawah pemerintahan Soviet, torpedo supercavitating, yang dioperasikan pada awal 1977, memiliki kecepatan lebih dari 200 knot (370 km per jam atau 230 mil per jam)

Torpedo super cepat dirancang sedemikian rupa sehingga mereka dapat menghancurkan musuh sebelum sempat mendeteksi atau bertindak.

Torpedo VA-111 diluncurkan dari tabung torpedo 533 mm dengan kecepatan 50 knot (93 km per jam) sebelum mencapai kecepatan 200 knot dengan menggunakan pengapian roket berbahan bakar padat.

Menurut beberapa laporan, torpedo ini juga bisa mencapai kecepatan 250+ knot, dengan pekerjaan sedang dalam pengembangan versi 300-knot (560 km per jam).
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Senjata paling seram dan mematikan di lautan ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi

kita jadi beli kapal selem baru kah ?

R.I.P Nanggala 402
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 3 lainnya memberi reputasi
Torpedo yg paling gede dan paling kenceng putarannya yg mana? emoticon-flower

Black Shark ya jangkauan 50km
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ninggalin sendal dulu... ntar baca, panjang soale.

Btw Torpedo, inget alm Suheri PNS ahli torpedo yang ikut gugur pada musibah KRI Nanggala 402.

Nice thread Om ts.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 7 lainnya memberi reputasi
ane malah anggap kasel ASU, virginia class = "torpedo" gede berawak emoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
Mantul gan..kebetulan ane suka membaca, apalagi yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 2 lainnya memberi reputasi
Bersama dengan rudal anti kapal, torpedo memang masih menjadi andalan matra laut khusus untuk menghancurkan target permukaan dan bawah air.
Berdasarkan peran dan kebutuhannya, saat ini pengembangan torpedo terbagi menjadi dua, yaitu :

1. Torpedo sebagai amunisi serang untuk menghancurkan target di permukaan dan dalam laut.
Torpedo jenis ini sudah sangat familiar karena torpedo yang ada sekarang nyaris semuanya berada di kategori torpedo serang.
Torpedo jenis ini mengutamakan daya luncur, jangkauan serta kecepatan, kemampuan deteksi target dan anti deteksi karena dirancang stealth serta punya pilihan jenis warhead.
Parameter inilah yang membuat torpedo menjadi senjata andalan dan mematikan karena dapat meluncur cepat dari jarak jauh serta sulit dideteksi dan ditangkal serta memiliki daya hancur besar dan mematikan.
Kekurangan dari torpedo serang adalah dari segi dimensi dan beratnya serta terbatasnya wahana peluncurnya. Semua itu membuat membuatnya jumlah stoknya menjadi terbatas didalam kapal permukaan, kapal selam dan pesawat atau helikopter ASW.
Jenis torpedo serang yang masih menjadi bintang di lapangan adalah :

A. Torpedo kelas berat Mk 48.
Torpedo ini banyak dipilih karena dirancang khusus untuk dapat mendeteksi, mengejar dan menghancurkan sesama kapal selam di laut dalam serta kapal permukaan berkecepatan tinggi.

B. Torpedo kelas ringan Mk 54.
Torpedo ini banyak dipilih karena fleksibilitas sistem peluncurnya baik dari kapal selam, kapal permukaan dengan dengan wahana peluncur Mk 32 tubes atau VLS Mk 41 ASROC serta pesawat atau helikopter ASW bila torpedo MK 54 ditambahkan High Altitude Anti Submarine Warfare Weapon Capability / HAASWC kit.

2. Torpedo sebagai anti torpedo dan menjadi bagian dari sistem pertahanan di kapal permukaan dan kapal selam.
Torpedo jenis baru ini dibuat setelah menyadari sulitnya proses deteksi dan tangkal serangan torpedo lawan karena umumnya torpedo baru dapat terdeteksi setelah berada cukup dekat dengan kapal permukaan dan kapal selam yang terkadang tidak cukup waktu untuk meluncurkan dan meledakkan decoy atau bermanuver menghindar dengan cepat.
Karakter dari torpedo jenis ini adalah mampu diluncurkan dengan memanfaatkan peluncur torpedo yang ada di kapal permukaan, kapal selam, pesawat dan helikopter ASW, berukuran kompak dan berbobot ringan, mampu berakselerasi cepat dan berkecepatan tinggi, punya sistem deteksi yang sensitif serta berdaya hancur tinggi.
Parameter inilah yang yang dibutuhkan karena torpedo sebagai bagian dari sistem pertahanan membuatnya harus fleksibel dan mampu diluncurkan dengan cepat serta punya daya tangkal tinggi bila ada serangan torpedo lawan. Ukuran yang kompak dan ringan berarti tidak terlalu menjadi beban dan masalah bagi logistik kapal.
Torpedo jenis ini sebenarnya masih dalam proses pengembangan dan belum banyak pabrikan alutsista yang ikut mengembangkan.
Saat ini pihak Northrop Grumman dan Raytheon masih mengembangkan jenis torpedo jenis ini dengan konsep Compact Rapid Attack Weapon / CRAW bagi US Navy bersamaan dengan standarisasi sistem peluncur torpedo heavy weight dan lightweight baik di kapal selam, kapal permukaan dengan tubes atau VLS serta dari pesawat dan helikopter ASW.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gonugraha76
torpy gak cuma dijatuhkan dari pesawat/heli atau diluncurkan dari tabung, ada juga yg "dilempar" dgn tenaga roket/jet emoticon-Big Grin

Milas (Itali), pake pendorong milik rudal Otomat. Kita beli FREMM sekalian beli Milas ini gak yah..??
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

Ikara (Australia) pake torpedo Mk46
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam

SSN-14 Silex (Soviet) gabung sama rudal antikapal permukaan. Yg silinder ijo di bawah itu torpedo, yg silinder atas rudal permukaan...
All About Torpedo - Senjata Andalan Kapal Selam
...cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh jagotorpedo
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


ada caranya gan, susah buat ane menjelaskannya dalam bentuk tulisan emoticon-Hammer (S)

coba di search di youtube gan, sudah banyak yang membahas, kalau lihat video lebih mudah dipahami. cmiiw



Quote:


master @gonugraha76 lupa disebut nih emoticon-Big Grin



Quote:


sejauh yang ane pahami seperti itu gan, putaran propeller diusahakan tidak menimbulkan kavitasi. biar gak mudah di deteksi oleh musuh. sekarang kebanyakan memakai versi elektrik, dengan tenaga penggerak dari motor listrik. karena lebih aman, sulit dideteksi dan bisa dibuat secara modular. cmiiw



Quote:


terimakasih tambahannya gan, kalau gak salah torpedo Spearfish buatan Inggris memakai mesin turbin gas ya ? tapi ane belum paham seluk-beluk torpedo tersebut.


btw ane gak terlalu suka torpedo lain di gambar yang terakhir emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


salah satu kegilaan Blok Timur semasa Perang Dingin gan, sampe 300 knot emoticon-Hammer (S)


Quote:


betul gan, paling ditakuti di pertempuran matra laut


Quote:


katanya mau beli bekas gan, entah jadi beli atau tidak


Quote:


kalau di TNI AL, Back Shark sist. kalau secara umum Mk 48 dan Mk 54 buatan AS masih jadi bintangnya, cmiiw.



Quote:


turut berduka gan, beliau satu2nya PNS yang ikut dalam rombongan KRI Nanggala. beliau juga punya keahlian di bidang senjata.



Quote:


kok bisa begitu gan ? emoticon-Big Grin


Quote:


sama2 gan, semoga bisa bermanfaat gan. ane cuma copas dan menambahkam sedikit apa yang ane ketahui, cek kulkas gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)



Quote:


terimakasih tambahannya om, Mark Series buatan AS masih jadi idola yak.

kalau di TNI AL, Black Shark jadi bintangnya. cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Gailham dan 4 lainnya memberi reputasi
Serem" yak torpedo, gak bisa dilihat hanya bisa didengar
profile-picture
profile-picture
jlamp dan jagotorpedo memberi reputasi
emoticon-CoolNjimak
profile-picture
profile-picture
jlamp dan jagotorpedo memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di