CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pemilik Kedai Kopi Pilih Penjara Daripada Bayar Denda PPKM, Alasannya Masuk Akal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60ee2ae3d1dbff173558241c/pemilik-kedai-kopi-pilih-penjara-daripada-bayar-denda-ppkm-alasannya-masuk-akal

Pemilik Kedai Kopi Pilih Penjara Daripada Bayar Denda PPKM, Alasannya Masuk Akal

Pemilik Kedai Kopi Pilih Penjara Daripada Bayar Denda PPKM, Alasannya Masuk Akal

Seorang pemilik kedai kopi bernama Asep Lutfi (23 tahun) terbukti bersalah karena melanggar aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun Asep lebih memilih hukuman penjara daripada membayar denda.
 
Pilih Penjara
 
Berdasarkan publikasi Republika Selasan (13/7/2021), Asep mendapat hukuman denda Rp 5 juta subsider penjara 3 hari. Pemilik kopi tersebut memilih hukuman penjara saja selama 3 hari karena merasa lebih realistis daripada membayar denda.
 
Alasannya ternyata cukup masuk akal. Kedai kopi Asep masih kecil. Selama 3 hari, sulit bagi Asep mendapatkan keuntungan Rp5 juta. Maka dari itu Asep memilih hukuman penjara 3 hari saja.
 
Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mendatangi kedai kopi Asep pada 7 Juli sekitar pukul 20.00 WIB. Pada saat itu ada beberapa orang yang sedang menikmati kopi di kedainya. Akibatnya Asep mendapat sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Pemilik Kedai Kopi Pilih Penjara Daripada Bayar Denda PPKM, Alasannya Masuk Akal
Sidang pelanggaan PPKM Darurat di Kota Tasikmalaya, Selasa (13/7). | Foto: Republika

 
Alasan Menerima Pengunjung
 
Asep mengakui dirinya salah. Dia menerima pelanggan minum kopi di tempat padahal aturan PPKM melarang hal itu. Sebenarnya pelanggan yang tengah minum adalah orang-orang yang dikenalnya.

Alasan membiarkan pengunjung menikmati kopi di tempat juga terkait masalah pemasukan. Penjualan dengan sistem take away sulit bagi kedai kopinya. Tidak banyak orang yang memesan kopi dengan cara take away. Akibatnya penghasilan kedai kopi Asep turun drastis.
 
Asep memilih kurungan penjara saja sebagai hukuman. Denda 5 juta sangat besar bagi Asep yang memiliki kedai kopi di Tuguraja, Cihideung, Tasikmalaya. Penghasilan kedai kopinya tidak seberapa.
 
Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Ahmad Sidiq menjelaskan bahwa Asep mendapat waktu untuk memikirkan pilihan hukuman. Bahkan untuk hukuman denda, Asep mendapat  waktu dua pekan untuk melakukan pembayaran . Namun Asep lebih memilih kurungan di di Polsek Indihiang atau Rutan.
 
Fakta PPKM di Jawa Barat
 
Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat dalam video CNBC, Jum’at (9/7/2021) menjelaskan bahwa PPKM Darurat terhadap 50 juta warga harus proporsional. Banyak tantangannya. Para pelanggar bukannya tidak tahu terhadap aturan, namun keadaan membuat mereka tetap melanggar. Misalnya ada karyawan perusahaan non esensial masih bekerja di kantor karena perintah atasannya. Bukan kemauannya sendiri. 

Pemilik Kedai Kopi Pilih Penjara Daripada Bayar Denda PPKM, Alasannya Masuk Akal

Beberapa wilayah di Jawa Barat seperti Depok, Sukabumi, dan Kota Bandung, mobilitas masyarakatnya masih kurang dari 10%. Namun PPKM Darurat di Jawa Barat sudah membuahkan hasil dengan indikasi menurunnya bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit yang menjadi rujukan Covid-19 di Jawa Barat.
 
Dikutip dari Okezone publikasi (12/7/2021). sebelum PPKM Darurat terlaksana BOR di Jawa Barat mencapai 90,60 %. Setelah pelaksanaan PPKM selama seminggu, BOR turun sampai 87,6%. Ridwan Kamil terus berharap, BOR terus turun dan menjadi awal pengendalian Covid-19 yang masih tinggi di Jawa Barat.
 
CNN Indonesia mempublikasikan pada (12/7/2021), Jawa Barat mengumpulkan denda PPKM Darurat sekitar Rp773 juta. Perolehan denda tersebut dari 564 pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan PPKM Darurat. Total terdapat 7.700 pelanggaran di Jawa Barat selama pemberlakuan PPKM darurat. Rinciannya terdiri dari 6 ribuan pelanggaran oleh perorangan dan 1.623 berasal dari pelaku usaha. Meski mendapatkan dana ratusan juta, Ridwan Kamil mengaku tidak bahagia dengan pendapatan denda itu.
 
Pelanggaran perorangan akibat tidak pembawa surat negatif dan makan di tempat. Pelaku usaha melanggar jam operasional, tidak melaksanakan prokes pandemi Covid-19 dan dan staf yang beraktivitas masih 100%.  





Sumber 1234
Foto kopi freepik.com





profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 25 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5
Ya Allah, mudahkanlah rezeki para pedagang kecil selama pandemi Covid-19 ini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
theni dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Disuruh tutup? Boleh aja asal kebutuhan primer - sekunder kami selama ppkm dipenuhi yg nyuruh tutup emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldean1605 dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 63 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 63 balasan
5 juta mah diganti kurungan sebulan, gw juga mau, murah kan gw. emoticon-Wakaka
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Wah mending jualan bubur ya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
entertainer dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
masuk akal banget bro..
ga boleh buka tapi harus bayar 5jt kan sulit ya.
keuntungan dari mana?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adamaitsu dan 2 lainnya memberi reputasi
haha modus aja itu buat malak 5 juta, lumayan itu buat beli rokoknya aparat emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 5 lainnya memberi reputasi
iya sie mending penjara 3 hari kelar... drpd denda
profile-picture
mudokons memberi reputasi
5 juta itu penghasilannya sebulan, jelas bakal milih dipenjara 3 hari lah. Kecuali hukuman kurungannya sebulan, baru jadi pertimbangan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
madjoeki dan 3 lainnya memberi reputasi
PPKM emang sangat berlawanan sama kondisi perut, ane sebagai konsumen yang lapar saat jam 9 malam, nasi di rumah sudah habis, ya harus beli nasi goreng di luar yang sepi banget tp untungnya masih ada abang penjual nasi goreng yang masih buka menolong perut yang lagi lapar, sebagai penjual juga kelihatan sangat terburu2 saat masaknya takut kalau ada satpolPP lewat juga bahaya, dia juga butuh uang, karena penjual nasi goreng emang lakunya rata2 malam hari. semoga abang2 penjual nasi aman dari virus dan satpolpp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 9 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh nyantaiwaelah
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
5jta, itumah diatas UMR stempat wkwkwkwkwk
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan mudokons memberi reputasi
Lanjutkan pak
Ada 2 jenis kriminal: kriminal bodoh dan kriminal pintar.

Kriminal Jalanan adalah kriminal bodoh.

Sementara kriminal pintar adalah pejabat dan pemuka agama emoticon-Smilie

Pemerintah emang sampah gan pake istilah PPKM bukan lockdown supaya terbebas Dari kewajiban memberi Makan Rakyat emoticon-thumbdown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ane juga gt lah bayar uangnya ke mana
masuk akal mending dipenjara 3hari daripada dia jualan sebulan belum tentu dapet 5jt
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mudokons dan 2 lainnya memberi reputasi
makanya uda kubilang dr dulu gaji,tunjangan smua anggota hewan,mentri,polisi,pns dll yg keenakan tiap bulan dapat itu potong setengah buat kami yg swasta..
jangan cuma larang doank anjeng
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 14 balasan
Dlu ada BLT boleh lah dihukum... Skrg kaga ada BLT tp dihukum klo ga kerja... 🤣 🤣 🤣
masuk akal juga, 2 minggu blm tentu dpt 5jt.
kalo gini malah jaksanya yg bingung emoticon-Ngakak
profile-picture
j1a107202 memberi reputasi
Beberapa hari lalu ada berita di kota Bandung penjual bubur ternama kena denda 5 juta lantaran langganan maunya makan di tempat.mungkin kalau pilih penjara merasa malu kuatir nama jatuh atau ga kepikiran juga kalau mending ditahan
profile-picture
mudokons memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ane kasihan sm pemilik kedainya emoticon-Mewek
sadar ngak sih kita smua telah diboh2 in oleh plandemi ini.
si pembuat aturan udah bodoh, yg jadi korban rakjel yg cba bertahan hidup.
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan dalamuka memberi reputasi
Rumah makan bebek sawah yg di padang heboh krn byk yg makan pas ppkm cuma di denda 500k.
Padahal restonya gede + rame penuh yg makan.
Ga adil hrsnya sama di denda 5jt
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di